
Al setelah istirahat segera kembali ke ruangan nya . Ia mengingat apakah kekasihnya sudah makan.
Tok tok
"Masuk" ucap Ares yg duduk di kursi kebesaran nya. Saat melihat siapa yg datang Ares segera beranjak dari kursinya dan menghampiri sang kekasih "Sayaang" Ares tersenyum mengelus kepala Al .
Al tersenyum geli " apakah kamu sudah makan tadi? Maaf aku tadi istirahat dg Riska sudah lama tidak menghabiskan waktu bareng dg nya" ucap Al merasa bersalah.
Ares tersenyum istri nya selalu mikirkan dirinya " Sudah tadi aku go maem" ucapnya dg tersenyum "sini duduk" seraya menarik tangan Al untuk ke sofa .
Al mengangguk pelan " Tapi aku masih banyak kerjaan yg belum aku kerjakan" ucapnya merasa tidak enak .
"Tidak apa apa kamu kalau capek jangan memaksakan untuk bekerja, apa tangan kamu masih pernah sakit saat kerja ?" tanya nya dg nada lembut .
"Tidak, ini sudah sembuh jangan khawatir " ucapnya bersandar pada dada Ares .
......................
Disisi lain Ara merasa senang ia mengetahui fakta lain yg membuat ia kaget. Ia yg terobsesi dg Ares menghalalkan segala cara agar Ares dan Al tidak menjadi satu.
Ara segera menghubungi seseorang.
"Halo bos" ucap seseorang di seberang.
__ADS_1
"Aku ada pekerjaan penting untuk mu"
"Asal bayaran nya sesuai oke aja"
Ara memberitahu rencananya kepada orang suruhan nya dg senyum smirk.
"Okee plan A sebentar lagi akan dilaksanakannya" ucap Ara dg tersenyum bangga, karena ia sudah membuat rencana yg banyak .
Al melamun ia merasa perasaan nya sedang tidak enak . entah akan ada apa tetapi ia merasa begitu gelisah .
"Hai" ucap Ares yg mengelus kepala Al
Al menatap wajah Ares .
"Ada apa ? Adakah yg membuat kamu kepikiran?" ucap Ares dg lembut , ia sebisa mungkin lembut di saat sedang bersama Al
"Aku gapapa" ucapnya dg tersenyum
"Emm aku sudah mengenal mu cukup lama Al , kamu tidak bisa berbohong dg ku, jika butuh tempat cerita , cerita saja , dg senang hati aku akan mencoba menjadi pendengar yg baik" ucap Ares dg memain kan rambut Al yg panjang .
Al hanya diam .
"Kalau belum bisa cerita tidak apa-apa" ucap Ares yg tidak ingin memaksanya . Al hanya tersenyum dan mengangguk.
__ADS_1
"Pulang kerja mau jalan jalan dulu?"
"Mau mau" ucap Al dg mengangguk antusias.
"Yaudah jangan ngelamun lagi sayang" ucap nya dg mengecup kening Al singkat "Aku kembali ke dalam dulu" ucapnya dg mengacak rambut Al gemas .
"Ih rambut ku berantakan nanti" ucap nya dg cemberut, Ares emang suka usil dg Al , entah saat Al cemberut menurutnya sangat menggemaskan sekali .
***
Ibu Al sedang belanja untuk sehari hari, ia pergi bersama Alan , akan tetapi Alan hanya mengantarnya dan nanti akan menjemputmu nya, jadi otomatis ibu Al mendorong troli nya sendiri .
Ibunya Al mengambil barang yg agak tinggi saat ibunya Al berhasil akan tetapi barang yg sebelah nya ikut terjatuh.
"Aaaaaa" teriak ibunya Al .tetapi ia bingung kog tidak mengenainya . Ia kembali mendongak ternyata ada yg menangkap barang tersebut sebelum mengenai tubuh ibunya Al .
"Ibu gpp?" tanya wanita di samping nya
"Tidak apa apa, terimakasih ya nak , mungkin kalau tidak ada kamu ibu akan kejatuhan barang itu" tunjuknya barang yg di pegang wanita di depannya .
"Sama sama Bu"
Bersambung. . .
__ADS_1