
"Selamat malam nona, Perkenalkan nama saya sisi,saya ditugaskan BPK Ares untuk mendampingi nona" ucapnya penuh sopan.
Belum sempat Al menjawab
"Mari nona ikut saya" ucapnya lagi Al hanya menurut mengikuti pelayanan yg di hadapan nya .
Al kemudian berjalan mengikuti pelayan Ares , ia masuk kesebuah kamar dan ternyata sudah terdapat MUA dan kebaya pengantin yg sangat indah, Al merasa semakin gugup dan gelisah.
Ia melamun memikirkan andai hari ini ia menikah dg orang yg ia cintai mungkin ia akan merasa sangat bahagia dan beruntung, Al ingin menikah satu kali seumur hidup, tetapi takdir berkata lain, ia harus menjadi wanita siri atasannya demi uang berobat ibunya.
ia mulai tersadar dari lamunannya kala pelayanan memanggil nya.
"Nona silahkan duduk, saya akan merias nona, karena 1 jam lagi acara akan segera dilaksanakan" ucapnya .Al hanya mengangguk tanda persetujuan,
dg telaten kuas mulai menari nari di wajah Al, ia memilih make up yg soft agar terlihat tidak menor karena ia suka yg simpel.
Sekarang Al wajah nya sudah di sulap menjadi sangat cantik bak ratu di negeri dongeng, dg rambut di cemol di tambah aksesoris mahkota kecil menambah kesan cantik nya, Kebaya yg dipilih Ares pun sangat pas dan cocok melekat ditubuh Al , membuat Al sangat cantik.
"Waah nona sangat cantik, den Ares akan terpana melihat nona" ucap sisi
__ADS_1
"jangan memuji saya, saya malu" terbukti perkataan sisi membuat pipi Al merona.
Toktoktok. . .
"Permisi acara akan segera dimulai, BPK Ares menugaskan saya untuk memanggil anda nona" ucap pria di depan pintu.
"Baik saya akan kesana "
Al berjalan pelan menuju ke ruang dimana akan dilangsungkan akad nikah. Ternyata tempat itu sudah di hias sedemikian rupa menjadi sangat indah, Al menjadi sangat gugup, Ares melihat Al dari kejauhan terpana karena kecantikan Al yg terpancar. Al terus berjalan mendekat ke arah Ares , membuat ares melongo tidak mengedipkan mata. Al pun sama melihat Ares dg setelan beskap dg lilitan batik di pinggang nya yg senada dg batik Al membuat kesan gagah dan tampan, tapi Al tidak melihatkan ke kagumannya terhadap Ares .
"Kamu sangat cantik" ucap Ares
"Jangan menunduk, wajahmu sudah di rias gak ada gunanya kalau terus menghadap kebawah" ucapnya
Ekhmm . . .
"Bisakah kita mulai?" kedua nya mengangguk tanda setuju.
Akad nikah berjalan dg lancar dan khidmat. sampai Al meneteskan air mata karena ia menyandang gelar istri siri atasannya. Ares memberikan Al mas kawin 12 gram emas logam mulia dan 12 ribu dollar Amerika. Ia tak tanggung tanggung untuk mas kawinnya . Al meraih tangan Ares dan menciumnya begitupun Ares mencium kening Al. Ares merasa sangat senang . Ares tak tau apa yg ia rasakan, ia merasa senang dan nyaman saat di samping Al , ia akan melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan Al .
__ADS_1
Semuanya telah pergi meninggalkan apartemen Ares, hanya tersisa Ares dan Al.
"ee pak dimana kamar saya?" tanya Al
"Aku sekarang suamimu, apa kamu akan terus memanggil saya dg sebutan bpk?" tanya Ares .
"Terus saya harus memanggil apa?"
"Bisa honey, sayang, terserah kamulah, senyaman kamu"
"Kalau begitu saya akan memanggil anda Mas saja" ucap an Al membuat ares tercengang
"Apa ? Mas? "
"Iya , apakah kamu keberatan?"
"terserah kamu, kamar kita ada di lantai 2 kamu langsung naik saja keatas " ucapnya dan langsung pergi meninggalkan Al
Bersambung. . .
__ADS_1