KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 51


__ADS_3

 Al duduk di kursi samping Ares


"Al aku emang tidak bisa romantis seperti pria lainnya, dan aku tak bisa merangkai kata kata indah, tapi aku akan menjadikan mu wanita ku satu satunya, aku ingin menikah dg mu secara sah agama dan negara, apakah kamu mau?" Al menganga akan ucapan yg Ares lontarkan .


Beberapa saat kemudian ia sadar " Apa bapak serius dg yg bapak bicarakan?"


"Ya aku serius, dan aku akan meminta izin kepada ibumu,Will you marry me aliesha?" tanya Ares sekali lagi, dg antusias Al mengangguk sebagai jawabannya "yes" dg senyum yg merekah di wajahnya .


Setelah mereka selesai bicara ibunya Al datang dg nampan yg berisi minuman dan cemilan, di saat itu juga Alan datang juga setelah keluar bersama teman teman nya .


"Wah ada bang Ares " ucap Alan


"Ini nak minumlah, maaf seadanya saja ya" ucap sang ibu.


"gpp buk saya malah ngrepotin "


"oh enggak sama sekali , ibu senang jika kamu mampir kesini"


"Mm maaf Bu , Alan kebetulan kumpul ada hal serius yg ingin saya sampaikan"


"Bicaralah nak"


"mm kedatangan saya kemari ingin meminta restu ibu dan Alan, saya ingin menikahi Al Bu"

__ADS_1


"Alhamdulillah ibu merasa senang nak, ibu pasti akan merestui kamu, tapi kamu coba tanya orang tua kamu dulu maaf ya, jika orang tua kamu mengatakan iya ibu akan dukung kepuasan kamu, gimana Kalau kamu Alan"


"Kog Alan di tanya sih Bu, ya jelas Alan setuju lah, impian Alan emang ingin punya Abang seperti bang Ares " ucap nya dg senyum merekah .


"Terimakasih ibu dan Alan, besok saya akan ke kediaman orang tua saya untuk meminta restu"


"Iya nak ibu tunggu kabar baik nya" ucap


Tak berapa lama Ares pulang akan tetapi tidak kembali ke apartemen melainkan ke mansion.


40 menit perjalanan Ares sampai di kediaman nya.


" Loh den Ares" ucap security rumahnya.


"Iya mang, tolong bukakan ya mang" ucap Ares dg ramah


Ares segera memarkirkan mobilnya di kediaman nya.


"Tumben kamu pulang" ucap papa Ares


"Gak boleh emang nya aku pulang?"


"Terserah kamu, ini juga rumah mu, papa kira kamu lupa kalau masih punya orang tua"

__ADS_1


"Terserah papa aku capek mau istirahat dulu* ucap Ares seraya berjalan menuju kamarnya .


Ia langsung membersihkan dirinya dan setelah itu berbaring di ranjang king size nya, ia melihat sekeliling kamarnya ternyata sama dan tidak ada yg berubah sama sekali , tak butuh waktu lama ia tertidur.


Tak terasa pagi telah tiba, Ares mengerjakan matanya melihat jam di nakas, ia segera bangun dan bersiap untuk ke kantor. Setelah selesai bersiap ia segera keluar dan turun ke meja makan.


"Pagi" ucap Ares


"Loh Ares kamu sudah pulang, kpn kamu pulang? Mama kog tidak tau"


"Tadi malam ma, sudah malam sekali"


"sini nak ayo makan"


"mm iya ayo kita sarapan setelah itu aku ingin berbicara sesuatu " ucap Ares dg tegas.


"Bicara apa nak?" kata mama Ares dg lembut


"Nanti saja ma" ucap Ares merasa jengah harus berputar pura baik di depan mamanya .


Akhirnya mereka menikmati sarapan pagi tanpa ada percakapan hanya dentingan sendok dan piring saja.


Tak berapa lama mereka menyelesaikan ritual sarapan nya .

__ADS_1


"Apa yg ingin kamu bicarakan?" tanya papa Ares langsung to the point.


Bersambung. .


__ADS_2