
"Sudah lah cengeng banget sih " ucap Al padahal dari tadi dia sudah menahan air matanya agar tidak meleleh.
"Ayah apa bakalan datang ya?" gumam Al yg masih di dengar Riska .
"Hmm kalau itu gue gatau lah"
"Mungkin enggak, karena kata Alan saat ayah sudah sadar tapi aku malah koma dan saat Alan berjalan ke ruangan ayah katanya dia sudah pulang, hmm gue sebenarnya ingin ayah menjadi wali nikahku dari pada pakai wali hakim, tapi gatau lah" ucap nya dg wajah yg memanas .
"Udah jangan sedih itu udah mulai tuh denger gak?"
"Duh mulai gugup lagi gue"
"Santai santai nyonya muda Emerson " ucap nya dg terkekeh .
"Masih baru mau menjadi keluarga Emerson ege" ucap Al dg kesal .
Saat mendengar suara ijab qobul dimulai tiba tiba
__ADS_1
Deg!
Al merasa terkejut secara langsung ia mulai tak percaya
"Ris Lo denger gak? Itu suara ayah" ucap Al dg setetes air mata yg lolos
"Eh kog nangis sih, jangan nangis"
"Gue terharu, ayah bisa datang ternyata, ini gak mimpi kan?"
Saat Al dan Riska diam mereka tersentak kaget, tiba tiba ada yg memekik teriak "Saaaaah" Al dan Riska terkejut ijab qobul nya sudah selesai dan Al sudah resmi menjadi istri Ares , Riska langsung memeluk Al dg menangis haru .
"Waah selamat Lo sudah jadi istri orang sekarang"
"Duh kog gue cengeng "
"Yuk keluar " ucap Riska dan memegang lengan Al berjalan menuju tempat akad , disana semua terpana dg kecantikan Al, masih ada yg belum percaya jika itu Al.
__ADS_1
Ares sudah berdiri memandangi kekasih nya yg sudah resmi menjadi istri nya beberapa menit lalu, ia merasa terpesona akan kecantikan Al , padahal Ares sudah beberapa kali melihat Al menggunakan make up tapi menurut nya Al tambah cantik dan ia pangling.
Ares berdiri dg menggunakan beskap bewarna putih senada dg warna kebaya Al , tak lupa bawahan pakai batik jarik yg Senada juga dg pengantin wanita tak lupa memakai blangkon.
Ayah Al melihat putri nya berjalan segera meraih tangan nya dan menyerahkan sendiri kepada suaminya Al . Al dg senang hati menerima uluran tangan dari sang ayah dg mata berkaca kaca .
"Ayah terimakasih sudah mau menjadi wali nikah, terimakasih meluangkan waktu untuk ku" ucap Al di sela mereka berjalan ke arah pengantin pria , sang ayah hanya bisa mengangguk sebagai jawaban karena ia sudah menangis tersedu sedu.
Al melihat suaminya merasa terpesona. Betapa tampan nya suami nya memakai pakaian akad yg sudah di pilih mereka, rahang tegas , alis tebal, bibir tipis dg hidung mancung, ia melihat Ares dan memandang i nya dg senyum merekah.
Setelah sampai di depan Ares sang ayah segera menyerahkan anak nya kepada suaminya . Ares sangat terharu akhirnya bisa bersanding dg kekasih pujaan hati nya.
"Kamu sangat cantik, sampai aku tidak mengenali" ucapnya dg tersenyum.
"Kamu juga sangat tampan" ucap Al dg malu malu dan pipi memerah .
Al Meraih tangan Ares dg mengecupnya . Dan Ares mengecup puncak kepala Al dg begitu lama . Setelah itu mereka memasangkan cincin secara bergantian . Ares sudah memesan nya khusus untuk pernikahan mereka, dan sudah menyiapkan nya beberapa bulan lalu, di dalam lingkaran cincin ada nama mereka tersemat kan.
__ADS_1