
Al sudah sampai di rumah sang ibu, yg keinginan awal hanya mengambil barang yg di butuhkan untuk di bawa ke apartemen atasannya tapi ia urungkan, ia memilih bermalam di rumah sang ibu, entah apa yg di fikirkan Al , ia hanya merasa kesal dg sikap Ares,yg selalu ikut campur akan urusan nya.
Al termenung di dalam kamar, banyak notif pesan dari sang atasan yg ia abaikan.
[Al ini perintah cepat ke apartemen saya sekarang]
[Kamu berani mengabaikan saya?]
[Apa yg kamu inginkan? Kamu mau kabur dari saya?]
Dan masih banyak lagi chat dan panggilan dari Ares ,Al merasa risih dan mematikan ponsel nya.
Tok tok tok. . . .
"Al ayo makan malam, ibu sudah bikin kan ayam geprek kesukaan kamu" ucap sang ibu
"Ah iya Bu, sebentar lagi Al akan keluar "
" Baiklah ibu dan adikmu akan menunggu mu"
Setelah dirasa sang ibu sudah meninggalkan kamar nya Al segera bangkit dan mencuci muka, ia keluar kamar berjalan ke meja makan.
"Waah kelihatannya enak sekali Bu"
"Jelas enak kak, kpn ibu masak tapi rasanya hambar? Mungkin kakak aja yg kalau masak selalu gak enak" celetuk al
__ADS_1
"Dasar kamu ya bocah tengil"
"Aku sudah gede bukan anak kecil lagi"
"Sudah sudah jangan bertengkar, kalian ini kalau jauh rindu kalau dekat berantem terus " ucap sang ibu melerai anak nya yg adu mulut .
Al segera mengambil nasi dan menikmati nya , ia emang kangen masakan sang ibu yg menurut nya sangat lezat seperti restoran bintang 5.
Disisi lain.
Ares merasa gelisah karena Al tak kunjung pulang, di hubungi tapi nomor nya tidak aktif. Ia merasa bingung dg kelakuan nya sekarang, biasanya ia tidak pernah segelisah ini ketika ada masalah, ini hanya kesalah fahaman kecil tetapi membuat nya sangat berantakan. Ares termenung di balkon dg menyesap r*kok .
Arghhhh!!
"Aku Ares akan bisa melakukan apapun, akan ku taklukan kamu Al , lihat saja permainan ku. Kamu gak akan bisa lari dari ku Al , kamu sudah milikku " racau Ares
Drtt drtt drtt. . Ponsel Ares berbunyi langsung mengangkat nya tanpa melihat nama yg tertera, ia fikir Al yg menghubungi nya ternyata bukan.
"Ada apa pa? "
"Besok ada acara anniversary pernikahan papa dan mama jadi undang semua kolega kamu dan karyawan kamu"
"Ngapain sih pa, gak penting tau gak"
"Jaga bicara mu Ares , ia mama mu"
__ADS_1
"Heh, ia kan hanya mama tiriku"
"Walaupun mama tiri mu dia yg membesarkan mu dari kecil , apa kau tak ingat"
"ck , wanita itu sudah merebut kebahagiaan mamaku, disaat mama sakit papa malah menikah i wanita itu, papa sungguh jahat"
Ares langsung mematikan panggilan. Ia semakin kacau ketika mengingat kejadian mendiang sang mama. Ia merasa hidup nya sangat tidak adil.
Malam berganti pagi, Ares melihat kasur samping yg beberapa hari ini selalu ada Al di samping nya, ia segera bangkit dan berjalan ke kamar mandi bersiap ke kantor, jam masih terlalu pagi tapi Ares segera berangkat ke kantor.
Disisi lain .
Al dan keluarga nya sedang menikmati sarapan.
"Al apa kamu ada masalah?"
"Tidak Bu, aku tidak apa apa" bohong Al
"Ibu lihat sejak tadi malam kamu terlihat murung, lain kali kalau ada apa apa cerita lah"
"Aku hanya ada masalah pekerjaan Bu gak papa kog"
"Maaf Bu aku harus berbohong " ucap Al dalam hati .
"Baiklah , lain kali cerita jangan di pendam sendiri "
__ADS_1
Bersambung. . .