KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 82


__ADS_3

  Al sekarang sudah selesai menjalani beberapa pemeriksaan, dan hasil nya bagus, detak jantung nya pun normal walaupun belum siuman. Dokter memutuskan untuk di pindah ke ruang rawat inap VIP yg sudah di urus Ares, ia ingin memberikan kekasihnya kenyamanan.


 Disisi lain ayah Al sudah sadar dan mendengar Al berhasil akan operasi nya ia merasa senang. Ia tidak bisa mengembalikan kasih sayang dari dulu dan dia hanya bisa memberikan ginjalnya.


"Pak maaf bapak sudah tau akan konsekuensi hidup dg satu ginjal dan resiko nya besar, saya harap bapak jaga kesehatan dan makan makanan yg sehat"


"Iya dok terimakasih, saya sudah tau akan resiko nya, tapi hanya itu yg saya bisa kasih untuk anak saya, saya berharap dia akan selalu bahagia "


"Anak bapak akan merasa bersyukur mempunyai seorang ayah yg tangguh dan bertanggung jawab, kalau begitu saya permisi dulu"


Ayah Al mendengar perkataan itu hanya meringis, karena ia tidak seperti itu.


Disisi lain seseorang melihat dan mendengar percakapan tadi tanpa mereka sadari.

__ADS_1


Alan, ya Alan yg tidak sengaja mendengar percakapan tersebut, ia tak bisa lagi membendung air mata yg di tahan dari tadi, air mata nya meleleh ke pipi dg deras begitu saja. Ia tidak menyangka ayah nya rela mendonorkan untuk kakaknya.


 Setelah melihat dokter keluar ruangan Alan langsung masuk begitu saja tanpa permisi. Ayah Al mendengar pintu terbuka.


"Ada yang tertinggal dok?" tanya nya tanpa menoleh, merasa tak ada jawaban ayah Al menoleh ke arah pintu. Betapa tercengang nya anak laki-laki nya berada depan pintu dg derai air mata .


"A.. Alan "


" Belum cukup ayah menyakiti kak Al selama ini? "


"Apa maksud mu lan? Ayah hanya mencoba melakukan yg terbaik untuk kakak mu, apa kamu mau kakak mu koma terus ? Ayah hanya bisa memberikan ini untuk kakak mu , ayah yakin kakak mu akan membuka lembaran baru dg suaminya, apa ayah salah jika ayah ingin anaknya hidup dan bahagia? Apa ayah salah lagi dalam mengambil keputusan?"


"Ayah tau bahaya nya hidup dg satu ginjal, aku juga gamau kehilangan kak Al , aku juga gak mau kehilangan ayah, ak .. Aku aku ingin keluarga kita seperti dulu lagi, aku ingin ayah panjang umur, jika kak Al benci atau tak ingin ayah hidup gak mungkin kak Al akan membawa ayah ke rumah sakit"

__ADS_1


"Ayah tau ini resiko, tapi ayah tetap mengambil langkah ini, ayah tidak bisa membalikkan waktu ke masa lalu, tetapi ayah akan berusaha selalu ada untuk kalian, kata maaf saja gak akan cukup untuk menebus kesalahan ayah selama ini" ucap nya dg menunduk.


Alan tak mampir berbicara lagi ia langsung berlari menghambur ke pelukan ayah nya walaupun agak menjaga jarak agar tak terkena luka operasi nya yg masih basah.


"Makasih ayah makasih, aku tidak bisa memberi apa apa selain berucap kata makasih "


"Tidak perlu ayah ikhlas melakukan nya, maafkan ayah atas apa yg ayah lakukan selama ini"


"Aku sudah memaafkan yah, ayah gak mau ketemu ibu?"


"Ibu? apa ibu mu masih mau ketemu ayah mu ini, banyak kesalahan ayah kepada ibumu, mungkin akan sulit juga mendapat kan maaf"


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2