KAU CANDUKU

KAU CANDUKU
BAB 15


__ADS_3

Deg!


Jantungku berdetak cepat kembali akan perkataan yg Ares lontarkan. Aku merasa jantungku akan copot. Ia ternyata sudah memasuki mobilnya dan melambaikan tangan dg tersenyum manis.


"Duh romantis nya" ucap Alan saat melihat kejadian tersebut.


"Diam kamu anak kecil" ucapku merasa kesal


Al segera berjalan masuk kedalam rumah, dan mulai berkutat di dapur untuk memasak kan ibu tercinta bubur, ia pikir sewaktu waktu Al akan pergi setidaknya ibunya tidak akan kelaparan pikirnya.


Waktu berjalan begitu cepat , tak terasa sudah sore saja, ia segera berjalan ke kamar sang ibu.


"Ibu sudah makan dan minum obat?" tanya Al memastikan.

__ADS_1


"Sudah semua sayaang " jawab sang ibu.


"Bu nanti aku izin yaa, untuk keluar bersama teman teman" ucap Al meminta izin


"Iya keluar laah kamu pasti jenuh beberapa hari menjaga ibu saja di rumah sakit" ucap nya


" Tidak ibu, aku malah senang jika aku bisa merawat ibuku" ucap Al sambil memeluk sang ibu


"Terimakasih banyak ya nak, untuk semua yg kamu lakukan, maaf ibu selalu merepotkan muu sepanjang waktu, seharusnya kamu bersenang senang di usia kamu segini, tapi kamu malah menanggung beban yg sangat berat" ucap sang ibu dg berkaca kaca


mereka berdua menangis haru dg berpelukan, ibu Al merasa sangat beruntung mendapatkan anak yg sangat sayang dan berbakti begitupun Al sangat senang mendapat kan ibu bak hati malaikat. Setelah itu Al langsung kembali kekamar untuk bersiap ke apartemen Al, ia akan menepati janjinya, walaupun sebenarnya ingin sekali kabur, tapi Al tipe wanita bertanggung jawab .


Al merasa gugup dia akan resmi menyandang gelar nyonya Ares malam ini, dan ia takut akan di perlakukan secara kasar, tapi dia sadar dia hanyalah budak Ares yg menjadi penghangat ranjang nya. Al hanya memakai dress maroon selutut dan memake up tipis wajahnya, walaupun begitu Al terlihat sangat cantik dan anggun.

__ADS_1


dia segera mengambil tas dan tak lupa kartu akses ke apartemen Ares. dia berjalan keluar dari kamar nya dan menuju kamar sang ibu berada.


"Ibu aku berangkat dulu yaa, ibu segera istirahat jangan lupa obat sebelum tidur diminum dulu" ucap Al penuh perhatian.


"Anak ibu bawel sekali, iya ibu gak akan lupa, hati hati yaa dijalan jangan lupa kabari ibu kalau ada apa apa" ucap nya


"Iya ibuu siap" jawab Al berjalan keluar rumah, dia melihat sang adik ternyata tertidur di kamar nya, ia langsung keluar saja dan taksi yg di pesannya ternyata juga sudah sampai.


"Kita ke jalan anggrek nomor 22 ya pak"


" Baik nona" ucap supir taksi.


Al berasa gugupnya bertambah. Hingga keringat dingin yg ia rasakan, padahal ia sebelum nya tidak pernah merasakan ini saat akan bertemu dg atasannya tapi ini membuat nya sangat gugup, Tak lama ia sudah sampai, dan segera turun dari taksi, ia segera masuk ke lift dan menuju lantai dimana apartemen Ares berada. Saat ia sudah berada di depan pintu apartemen ia ragu untuk masuk, tapi ia ingat akan janjinya ia langsung menggunakan kartu akses nya dan otomatis pintu terbuka.

__ADS_1


Betapa terkejutnya ternyata sudah ada yg menunggunya di balik pintu.


Bersambung


__ADS_2