
Acara telah usai. Tamu dan keluarga sudah mulai meninggalkan gedung pernikahan. Alea dan Rapael melangkah ke kamar pengantin, mata alea berdecak kagun melihat dekor yang indah, ditengah kasur sudah ada ribuan kelopakk bunga mawar merah berebentuk love, tak lupa dua handuk berbentuk angsa saling berciuman disana. Rapel menutup pelan pintu kamar, sekali hentakan dia mengangkat tubuh gadis yang kini sah menjadi istrinya.
"Ahhh.." Teriaknya, Rapael menatap kagum wajah istrinya yang masih memakai make up
"Kenapa kamu sangat cantik sih?" Ucapnya masih menatap wajah istrinya penuh cinta. "aku mencintaimu Alea Cristian" ucapnya
"Aku juga mencintaimu" Ucap Alea, rapael yang ingin mendaratkan ciuman namun tangan alea menahan bibir suaminya
"kenapa?"
"biarkan aku menghapus make up dan mengganti bajuku, ini sangat gerah" Ucapnya. Rapael menurut dia mendudukkan istrinya disisi kasur
Alea terlihat kesusahan membuka res gaun miliknya, rapael yang sudah menanggalkan jas yang sejak tadi membuatnya gerah.
"Kenapa?"
entah setiap suara yang keluar dari bibir Rapael membuat debaran hebat di dada gadis cantik itu.
__ADS_1
"ini susah," ucapnya.
tanpa disuruh Rapael membuka res gaun itu, Alea yang melihat Rapael yang sudah tidak memakak baju dari pantulan cermin sungguh menambah getaran di dadanya. sedangkan Rapael berhasil membuka res gaun milik istrinya sungguh gejolak kelakiannya memberontak melihat lekuk tubuh Alea dibelakang sana, perlahan dia mendaratkan ciuman dipinggungnya seketika alea membatu .
Pria itu membalikkan tubuh Alea agar mereka saling berhadapan, Rapael mendaratkan ciuman lembut dikening pujaannya, kemudian turun ke pipinya. mata mereka bedua saling bertemu menatap penuh kasih hanya ada cinta disana.
perlahan Rapael membaringkan tubuh Alea diatas ribuan kelopak mawar merah. sekali lagi Rapael menatap wajah Alea yang suddah memerah, perlahan bibir mereka saling bertemu aroma nafas mereka bak wewangian. Rapael kian memperdalam ciumannya perlahan dia menyusupkan tangannya mengelus lembut perut istrinya yang rata
Alea mulai terbuai setiap sentuhan yang baru pertama kali dia rasakan ada desiran hebat dalam dirinya yang tak bisa ia jelaskan. Gadis itu teringat sesuatu hingga melepaskan pagutan yang sudah diujung hasrat yang membara. Napas Rapael terlihat memburu, bibirnya penuh dengan lip milik istrinya.
"Tunggu..!" ucapanya pelan
"Aku ingin menyiapkan sesuatu dulu sebelum kita melakukannya?" ucap Alea pelan, rapael mengerutkan alisnya tidak mengrti, apa Alea tidak menyadari milik suaminya sejak tadi sedang on?
"Menyiakan yang perempuan biasa lakukan sebelum memberikan m..."
Rapael kembali memagut bibir ranum milik istrinya.
__ADS_1
"itu tidak perlu. Aku sudah tidak bisa menahanya lagi sayang." ucap Rapael, dia kembali memulai aksinya tanpa Alea sadari kini dirinya sudah tidak memakai apa-apa lagi.
Sungguh sesuatu yang sama-sama baru mereka rasakan, dibawa lampu remang dan diatas ribuan kelopak bunga mawar merah Alea akan menyerahkan hartanya paling berharga pada pria yang sangat ia cintai, pria yang sudah berikrar janji suci didepan Tuhan. ini pertama kali bagi Alea sunggu Rapael harus bekerja keras dan lembut agar wanitanya tidak terlalu merasakan sakit.
Rapael menghapus tetes air mata istrinya, dan kembali memcium ranum itu, untuk membuat istrinya sedikit lebih rileks,
"aku akan pelan" bisiknya.
"Hemm..." Angguknya
Dan malam panjang penuh gelora panas itu terjadi, Rapael benar menepati ucapnnya dia melakukan sangat lembut,
Bersambung....
***aku mau berterima kasih ke kalian yang sudah mampir di karya aku.. maaf kalau banyak kekurangan.. semoga saran kalian bisa membuat aku lebih baikbkedepannya*
*PLEASE JANGAN LUPA VOTE AKU YA BERAPAPUN ITU AKU BERTERIMAKASIH🥰*
__ADS_1
satu lagi jejak 👍 ❤**