
Dewi berusaha membuka matanya yang masih terasa berat. kapalanya serasa sakit seperti ada sengatan listrik disana. Kedua bola matanya melihat sekeliling ruangan mewah tempatnya saat ini.
Oke... tadi aku sedang asik makan dengan alea... lagi-lagi panggilan alam harus ku turuti seetelah itu aku ke toilet. lalu tidak ingat apa-apa lagi dan sekarang aku berada dikamar ini. apa kejutan dari zain? ahh tidak mungkin dia bukan tipe orang seperti ini. Batinnya berusaha mengngiat semua kejadian beberapa jam yanng lalu.
Dewi beranjak, tangannya memutar knok pintu namun terkunci. langkahnya kembali ke dekat kasur , mencari ponselnya tapi tidak ada.
Beberapa menit kemudian wanita paruh baya membawa roti dan segelas susu. Dewi mendekat ingin bertanya namun wanita itu dengan cepat meninggalkannya, bahkan belum sempat aku mengucap sepatah kata.
Sejam beralalu Dewi masih menatap makanan itu di atas meja
"Apa aku akan mati jika memakannya,? Bagaimana kalau mereka menaruh racun pada makanan ini?" Dewi kembali meletakkan roti itu. "jika mereka ingin membunuhku, seharusnya dari tadi kan? Oke aku makan saja daripada aku mati kelaparan nanti."
Satu kali gigitan, dia masih hidup, dua kali gigitan ini enak, tiga kali hingga dia tidak sadar tiga potong roti sandwich sudah bersarang didalam perutknya. Satu kali tegukan
dia juga menghabiskan segelas susu didepannya..
Sejenak Dewi menunggu, apa ada reaksi setelah dia memekana semua roti dan susu ini. biasanya di film-filem yang dia nonton, mulut akan mengeluarkan busah jika keracunan makanan, Dewi menghitung sampai 60 detik namun dia masih sehat dan bernafas. Hanya saja dia ingin buang air kecil.
"Max..!" ucapnya setelah keluar dari kamar mandi.
"Silahkan duduk Dewi..!" ucapnya.
"Ada apa ini? Apa kamu yang melakukan ini padaku? kenapa? tanya dewi bertubi-tubi.
__ADS_1
"Maafkan aku dewi membawa paksamu, tentu zain tidak akan membiarkan ku membawamu secara baik-baikkan?" ucapnya "Aku membayangkan saat ini Zain pasti sangat menghawatirkan mu dan calon anaknya. ini belum seberapa dengan apa yang dia lakukan padaku Dewi" Ucap Max seraya melangkah mendekatinya, perlahan dewi mundur hingga sebuah tembok menghentikan langkahnya.
"Kenapaa kau lakukan ini Max, kalian kan bersahabat"
"Itu dulu... Sebelum Zain menghancurkan segalanya, merebut kebahagiaanku, wanita ku, ELISA... dia wanita yang kucintai kami akan menikah, tapi semua hanya angan, Zain membawanya pergi di hari pernikahan kami." .
Jelas diamatanya menyimpan kesedihan dan sakit mendalam. Sepenggal kenangan masa lalu terbesit di ingatannyaa. ketika elisa datang menemuinya
"maafkan aku Max... kita tidak bisa melanjutkan pernikahan ini, aku mencintaiZain.. maafkan aku Max aaku harap kau bisa melupakan ku"
" Tidak mungkin zain berbuat seperti itu tidak... apa lagi pada sahabatnya sendiri" ucap dewi.
"Tapi kenyataannya dia melakukannya dan saat ini aku akan membuat zain merasakan kehilangan orang yang dia cintai. merasakan hidup dalam keterpurukan, seperti yang kurasakan selama ini." ucapanya menatap tajam wajah dewi.
"YA AKU GILA WI... aku gila karena Zain mengambil semua yang kucintai ... pertama Elisa Dan saat ini dia juga memilikimu" ucapnya. dewi mengerutkan alisnya heran kenapa denganku?
"Aku akan membawamu pergi dari negara ini, aku akan memilikimu, hanya ada kita dan anak ini, aku tidak perduli jika dia anak zain, aku hanya ingin bersamamu" ucapnya penuh emosi.
oke tenang... Dewi menarik nafasnya lalu menghembuskannya perlahan agar persaannya lebih baik pikirkan bagaimana agar kau bisa keluar dari sini? Dewi tidak sia-sia dia mondar mandir tidak jelas, ide cemerlang begitu saja menghampiri otaknya.
Cicitan pintu terbuka membuat Dewi menatap kearah sana.
"awww" pekiknya memegang perut buncitnya dan berhasil wanita itu melangkah kearahnya, Tanpa wanita itu sadari Dewi mengambil ponselnya di saku baju wanita itu.
__ADS_1
"Nona apa anda tidak apa?" ucapnya khawatir
"Aku tidak apa.. Perutku hanya keram, kau bisa keluar aku ingin istirahat." Ucapnya.
*
*
Dewi
Max
Bersambung....
***aku mau berterima kasih ke kalian yang sudah mampir di karya aku.. maaf kalau banyak kekurangan.. semoga saran kalian bisa membuat aku lebih baik kedepannya*
*PLEASE JANGAN LUPA VOTE AKU YA BERAPAPUN ITU AKU BERTERIMAKASIH🥰*
satu lagi jejak 👍 ❤**
__ADS_1