
"Yank kamu masih marah? ini sudah seminggu aku tidak dapat itu..." Ucap Zain menusuk-nusuk lengan gadis itu dia seperti main skuishi entah selama kehamilan gadis ini sangat menggemaskan "kamu masih marah, seharusnya aku yang marah karena aku melihatmu bersentuhan dengan laki-laki lain.."
Seringai licik Dewi ingin menggoda suaminya. "Menyentuh bagaimana maksudmu? Apa seperti ini?" gadis itu mulai menyentuh dada Zain, tangan lembutnya membuat sensasi menyengat sehingga sesuatu dibagian tubuhnya bangki. Dewi semakin menggoda suaminya dia mengelus lembut milik suaminya.
"Sayang...." Suaranya trdengar menahan sesuatu. gadis itu semakin masuk kedalam memainkan milik suaminya hingga desahannya terdengar di sudut ruangan.
"Makan yuk aku lapar" Dewi menyudahi aktifitasnya dan beranjak pergi.
"terus ini bagaimana, udah nanggung yank" sungutnya manja
"By aku dan anakmu sedang lapar ini..."
"baiklah ayo kita makan" Ucapnya dengan perasaan yang berat.
*
*
*
"Aiden kau kenapa sejak tadi menunduk apa kau sedang cari kutu dibawa sana ?"
ya ampun tuan kutu mana ada di lantai adanya di kepala?
" Tidak tuan.. maafkan saya. saya masih merasa bersalah pada anda terlebih kepada nyonya muda. pasti dia sangat terkejut dengan keadaan saya tuan"
" jangan difikirkan aku sudah sering melihat mu seperti itu. tentang istriku tidak perlu kau khawaatirkan dia sudah mengerti." Zain mendekat kearah Aiden lalu memegang bahunya.
"jangan melukai dirimu! aku tau rindu mu akan Jen dan calon bayi mu tidak bisa kuredam hanya dengan kata-kataku. tapi pikirkan dirimu Aiden masih ada sesuatu yang harus kau lakukan bukan."
*
"kau bangun sayang?" Ucapnya merangkul pundak istrinya
__ADS_1
"Apa Aiden lagi pelakunya?" ucap dewi membuat Zain menatapnya
" Dia penculik handal, selalu berhasil membawa mu pergi dariku" ucapnya lagi.
"aku kerja sayang... ada beberapa kerjaan yang belum selesai, ini kan untuk mu juga dan anak kita" ucapnya lembut
"iya deh dimaafkan.." ucapnya. seraya berlari kecil kekamar mandi didekat dapur.
"Sudah..?" melihat istrinya keluar dengan wajah legah.
" Hampir saja aku ngompol By" ucapnya
"kenapa tidak ngompol saja ada aku kan yang akan membersihkannya" ucapnya mencubit hidung istrinya yang terlihat agak besar.
"memang kamu ngga jijik? aku ngompol disini?" ucapnya. zain menuntunya dudu di depan TV.
"kenapa harus jijik sayang? kamu ini istriku. semua ini terjadi karena ada bayi aku disini" ucapnya mengelus perut buncit istrinya.
"unchhh sayang ku" ucapnya mencubit pipi suaminya.
"hmmmm... tidak ada"
"ayolah ucapkan sekali lagi yank.. aku suka dengar kata itu." Zain mode merayu. "Yank bilang sekali lagi hemmm"
"Iya dehhh.. sayangku" ucapnya mengelus pipi suaminya. "Kau ini kenapa manja ssekali sih?"
"Emang ada yang marah kalau manja sama istri sendiri?"
"ada...!"
"Siapa yank. beritahu aku akan menentangnya saat ini juga."
"bapak presiden. hayo sana tantang beliau!" ucapnya meninggalkan zain dengan tawa.
__ADS_1
"Hemmm aku akan.... Yank tunggu! kok aku ditinggal sih? teriaknya
Zain menyusulnya, sekali hentakan dia menggendong Dewi yang sedang hamil besar.
" Aaa... By" pekiknya "awas saja kalau aku jatuh aku akan menyunat mu sekarang " ucapnya mengancam
"Habis dong, kamu mau pake apa nanti?" ucapannya
Bibi Emi, Tika, Fredi dan Aiden melihat tingkah tuannya dibuat menganga, hampir saja rahang mereka menyentuh lantai. Itukah ZainD Abraham yang terkenal Arogan dan kejam.
" Bibi kau paling lama kerja disini apa tuan selalu seperti itu?" Tanya Tika , Fredi pun ikut antusias ingin mendengar jawaban wanita paru baya itu
"Semenjak nyonya muda hadir dalam hidup tuan muda Zain dia lebih menghangat dan lebih perduli dengan sekelilingnya" ucapnya menerwang dengan senyum diwajahnya
"Wah Nona Dewi hebat bisa menjinakkan singa tua"
"Singa tua?"
"iya Bibi. lihat tuan zain itu kan lebih tua dari nona dewi. jadi dia singa tua dan pawangnya adalah nona dewi" ucap Tika ngelantur . membuat Fredi dan Aiden saling menatap mereka berdua menggeleng kan kepalanya, jika tuan muda dengar, hidupnya mungkin sudah terancam punah.
"Apa aku salah?"
Bersambung....
Zain
Dewi
***aku mau berterima kasih ke kalian yang sudah mampir di karya aku.. maaf kalau banyak kekurangan.. semoga saran kalian bisa membuat aku lebih baikbkedepannya*
__ADS_1
*PLEASE JANGAN LUPA VOTE AKU YA BERAPAPUN ITU AKU BERTERIMAKASIH🥰*
satu lagi jejak 👍 ❤**