Kau Dewiku

Kau Dewiku
BAB 76


__ADS_3


Dewi berdiri didepan cermin melihat perutnya yang mulai membesar bahkan berat badannya pun naik drastis, Zain baru keluar dari kamar mandi dia melangkah memeluk istrinya dari belakang.


"Kenapa sayang?"


"By aku gendut ya? Apa kamu masih sayang sama aku kalau aku gendut?"


"Kenapa kamu berfikir seperti itu sayang hem? Bagaimanapun kamu, aku tetap sayang," ucapanya, zain memutar tubuh istrinya mereka saling nerhadapan "Aku bahkan lebih suka kamu seperti ini agar tidak ada lagi yang melirikmu"


"Apa sih By gombal banget, kamu pake baju kih... ini sudah hampir jam delapan bukannya kita harus cepat ke hotel hari ini ulang tahun perusahaan. kamu kan presedirnya"


"Oh iya aku hampir lupa, ini karena kamu yang selalu membuatku lupa ingatan yank" ucapnya.


"BY..."


"oke sayang sebentar"


***


Di hotel bintang lima ratusan wartawan sudah hadir mengabadikan momen ini terlebih Mereka akan tahu siapa sosok istri Zain D Abraham selama setahun ini disembunyikan.


Beberapa pengusaha kelas kakap melewatu red karpet, artis dan model papan atas yang bekerja sama dengan Corps.co ikut hadir dengan pesona masing-masing, beberapa kabinet negara menyempatkan hadir di ulang tahun Perusahaan raksasa ini. yang menjadi sorotan ketika salah satu perdana mentri dari negara I ikut hadir


"Sayang kau membuat ku cemas" Ucap Zain sebelum turun dari mobil.


"Ada apa By aapa aku aneh dengan perut membuncit sepertti ini?"


"bukan itu yank... kau semakin cantik dan aku tidak ingin mereka melihat mu" ucap zain sukses membuat dewi menganga


"kalau begitu mari kita disini sampai daddy marah-marah karena ulah mu yang sedikit konyol"


"ingat kau harus disisiku genggam tanganku jangan pernah lepaskan! kau hanya boleh tersenyum padaku " Ucap Zain. "Bagaiman kalau kau pakai topeng sayang agar tidak ada yang melihatmu?"


dewi memutar matanya jengah jalan satu-satunya dia harus menyerang balik


"By.. jika kau seperti ini terus aku akan benar-benar marah padamu, aku tidak akan bicara padamu selama sebulan, aku tidak akan memberimu jatah selama sembilan bulan."

__ADS_1


"Oke sayang kita turun.. Ahh kenapa malam ini kau sangat cantik sih" ucapnya


Huuu dasar om-om mesum otaknya langsung Konek kalau soal jatah...


Aiden membukakan pintu Mobil Limosine putih milik Zain, mereka berdua turun dengan anggunnya .Awak media tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, sosok istri tuan zain malik d abraham akhirnya muncul dipermukaan mereka juga dibuat kagum akan kecantikannya yang sedang hamil


"Tuan Muda Zain selamat atas kehamilan Istri anda" ucap salah satu wartawan.


Zain diminta memberi sambutaan, dia membungkukkan badannya sebagai ucapan terima kasih dan hormat disambut dengan tepuk tangan


"Dan malam ini saya akan perkenalkan wanita yang sangat aku cintai, yang selalu mendukung dan memuliakan ku, selalu menyertaiku dengan doanya, terima kasih kamu menghujaniku dengan ribuan cinta, aku mencintaimu Dewi Abraham" Media langsung menyorot wajah Dewi yang duduk bersama keluarga besar suaminya.


"Mami aku tidak menyangka Kak Zain bisa mengeluarkan kata romantis itu, aku yakin dia menyiksa Aiden dengan konsep itu" Ucap Alea berbisik diselingi tawa


"Hus... Aleaa apapun itu, mami bahagia mendengarnya apa kau tidak senang melihat kakamu yang sekarang?"


"Aku bahagia mami... " ucapnya.


"Wah... Mereka bahkan menyajikan lobster jutaaan rupiah ini." Matanya berbinar melihat semua makanan kesuakaannya.


Tangannya sudah penuh dua piring makanan. "Bagaiman caranya aku mengambil minuman itu? Ucap Alea.


Alea berbalik menatap Rapael


dia teringat kembali ucapan Rapael di pestival kuliner tempo hari


"Al. apa kau tidak tertarik padaku?" ucap rapael menatap dalam bola mata alea, sejujurnya jantung alea berdetak hebat saat pria itu melontarkan ucapannya "apa kau tidaak mengizinkan ku masuk ke ruang hatimu? Apa aku tidak bisa menjadi alasanmu merindu?"


Alea masih menatap tampa menjawab dia masih bingung dengan perasaannya, apa perasaan untuk pria didepannya adalah cinta, tapi setiap kali bersamanya jantung ini berdegub kencang


"Aku masih bingung dengan perasaan ku Rapael... Kasi aku waktu meyakinkan hatiku" ucapnya.. rapael tersenyum setidaknya dia tidak ditolak.. tapi hampir ditolak


"Aku akan menunggu keyakinan hatimu nona" ucapnya sedikit bercanda agar tidak terlalu kaku diantara mereka bedua


***


"Rapael kau juga disini?" ucap alea melangkah mencari meja kosong

__ADS_1


"tentu ..! aku mewakili ayah ku.."


"ohh... "


"Rapael kalau kau terus menatapku seperti itu aku juga akan malu


sendiri" ucap Alea salah tingkah.


"Kau cantik.."


Alea dibuat bersemu, dia sudah memantapkan hatinya bahwa pria didepannya telah berhasil mencuri hatinya, dia menerima segenap hati cinta yang pria ini suguhkan, kehangantan genggamannya membawa kedamaian tersendiri, dia mencintainya tapi bagaimana mengatakannya?


"Aku memang cantik kau baru menyadarinya?"


"Tidak.. Sejak awal bertemu kau sudah cantik"


"Hahha jangan bohong Rapael waktu itu kau memanggilku tante mengingatnya saja aku sangat kesal"


"Maafkan aku.. jika waktu itu aku tidak memanggilmu tante, mungkin kau tidak akan mengingatku kan? itu trik mengambil perhatian mu" ucap rapael


"kau berhasil mengambil perhatianku, dan menaikkan tekanan darah ku"


"bagaiman dengan hatimu apa aku juga berhasil mengambilnya?" ucap rapael menatap lekat wajah pujaannya


aduh bagaimana ini ? apa aku langsung bilang iya kau berhasil, apa tidk terlalu konyol... aduhhh ini pertama kalinya bagiku


"menurutmu?" ucap dewi dengan senyumnya


"mulai hari ini kau adalah milikku Alea" ucapnya mengklaim gadis didepannya adalah miliknya.


*


*


Bersambung....


***aku mau berterima kasih ke kalian yang sudah mampir di karya aku.. maaf kalau banyak kekurangan.. semoga saran kalian bisa membuat aku lebih baik kedepannya*

__ADS_1


*PLEASE JANGAN LUPA VOTE AKU YA BERAPAPUN ITU AKU BERTERIMAKASIH🥰*


satu lagi jejak 👍 ❤**


__ADS_2