
Pertarungan yang terjadi di lingkungan tersembunyi, walaupun dilindungi dengan ilmu gaib. Pada dasarnya manusia yang berada di luar lingkup itu juga mengalami reaksi yang aneh.
Mereka tidak berada di lingkungan yang berdekatan dengan gunung. Tapi entah kenapa ada perasaan seperti gempa bumi yang berasal dari bawah kaki.
Segera saja penduduk di desa histeris dan menjerit.Dalam seumur hidup mereka tidak pernah tahu jika akan ada kejadian gempa bumi di desa mereka.
Dari desa sampai ke kota kecil semuanya mengalami hal yang sama persis.
Sekarang komunikasi sudah lebih lancar dari sebelumnya. Jadi gempa bumi lokal yang dialami oleh daerah terpencil ini tiba-tiba menjadi populer di internet.
Beberapa remaja segera merekamnya dan menguploadnya ke dunia maya. Tapi yang membuat populer bukanlah upload itu.
Masalah ini menjadi populer karena beberapa ahli yang mengatakan tidak ada kejadian seperti itu.
Lokasi desa sangat terpencil dan jarang sekali diakses dengan teknologi tapi tidak ada kaitannya dengan gempa bumi apapun.
Intinya kabar itu tiba-tiba saja menjadi kabar yang hoax.
Terlepas dari kabar ini hoax atau tidaknya yang jelas seribuan orang yang tinggal di desa dan kota kecil itu mengalami hal yang sama dan mereka tidak menyembunyikan apapun.
Ada sebuah kantor polisi kecil di sini dan mereka juga mengirimkan laporan yang sama jadi kabar hoax ini bisa di sebut keaslian nya .
Biasanya ketika terjadi gempa anda bisa menghitungnya dalam hitungan detik.Tapi yang aneh di sini kejadian gempa ini berkali-kali lipat dan itu durasinya tidak bisa dihitung.
Terkadang kurang dari satu menit ada juga yang terkadang lebih dari satu.
Ada yang berpikir ini adalah gempa susulan tapi gempa susulan apa yang terjadi lebih dari sepuluh kali dalam waktu kurang dari satu jam.
Pertanyaannya ini juga sudah di pikir kan oleh para menteri siluman sebelum nya.
Mereka tentu sudah memprediksi kejadian apa yang akan terjadi jika akan ada pertarungan antara bangsawan dari dunia siluman.
Walaupun tidak mempengaruhi kehidupan .Tapi tentu akan mempengaruhi area pertarungan tersebut.
Jadi mundur satu jam sebelumnya, ketika raja Siluman membuat pagar gaib baru di luar villa itu. Mereka juga membicarakan masalah ini kepada Arnold dan dini.
Dengan alasan situasi di luar sudah lebih kondusif . Pihak "Raja"terpaksa memindahkan pasangan ini ke langsung ke Denpasar terlepas dari cucu perempuan.
Jadi arnold dan dini sama sekali tidak curiga ada sesuatu yang terjadi di belakang punggung mereka.
Arnold memang ingin pindah ke Denpasar dan tidak ingin menetap di desa ini lagi karena sudah trauma.
Jadi dia setuju dengan cepat dan berangkat setelah itu dibawa oleh seseorang menggunakan mobil berwarna putih.
Arnold tahu ini adalah mobil khusus yang selalu dipakai oleh Raja. Jadi mereka tidak berpikir jika pasangan ini sudah ditipu.
Sementara itu cucu perempuan juga tidak perlu mengkhawatirkan karena dipikiran mereka, berada di tangan Raja lebih selamat daripada berada di tangan mereka sendiri.
Arnold dan Dini tidak berpikir pandi dan pak itam akan menyerah begitu saja. Selagi keduanya tidak ditemukan, mungkin mereka akan memikirkan penculikan lagi pada sang cucu.
Mana mereka tahu jika sebenarnya Pak Itam sudah lama mati dan sekarang Pandi juga terancam dengan nasib yang sama.
Seseorang yang mengurus kepergian itu berjanji kepada pasangan ini untuk juga mengirim Liza dan cucu perempuan ke sisi mereka jika tubuh Liza sedikit pulih.
Karena percaya dengan janji orang orang raja ,pada akhirnya pasangan ini benar-benar keluar dari villa gaib.
Sampai mereka meninggalkan villa keduanya tidak mengetahui jika bila itu tidak benar-benar ada.
Jadi pada saat desa dan kota kecil itu mengalami goncangan akibat pertarungan gaib. Arnold dan Dini sudah bergerak ke Denpasar.
Meskipun begitu mereka belum begitu jauh, oleh karenanya pasangan ini juga merasakan getaran yang sama.
"pah ada gempa pah, Gimana ini pah?"
"Supir, apa sebaiknya kita berputar arah dulu. gempanya begitu terasa sampai disini" kata arnold dengan supir, sebagai seorang ayah dan sebagai kakek yang baru sekali melihat cucu perempuannya. Tentu saja dia memiliki kekhawatiran yang cukup tinggi dengan gempa yang tidak diketahui ini.
"jangan khawatir tuan dan nyonya. Tuan selalu membangun hunian dengan teknologi tinggi yang mencegah banjir bahkan gempa bumi seperti ini"kata sang supir tanpa melirik ke belakang.
"Begitu kah?papa kalau gitu Mama sudah lebih tenang. pasti mereka baik-baik saja"
"Ya orang kaya memang selalu membuang-buang uang tanpa berpikir. Mungkin Raja hanya menganggap sepele membangun rumah Anti gempa seperti itu.Tapi jika keadaan sudah seperti sekarang baru terasa ada manfaatnya"
Dengan mudahnya pasangan ini dibohongi sekali lagi.
Sampai pada pertarungan Putri mahkota dan pandi mereka masih berada di tengah jalan. butuh waktu lama untuk benar-benar tiba ke Denpasar.
Pada saat itu, pandi menatap ke arah Putri mahkota dengan pandangan yang tidak percaya.
Bola api yang berwarna biru bukan tidak di tangkis tapi diterimanya seolah-olah itu ada camilan manis.
__ADS_1
Lihat saja bagaimana puasnya dia tersenyum sekarang.Tapi senyum itu mengandung sebuah ejekan yang sangat pasti untuk Pandi.
Putri mahkota menggosok perutnya dengan puas.
Dia berkata,"Paman, keponakanmu ini berterima kasih.um bola apinya memang sedikit panas. Tapi tubuhku yang dingin masih bisa menerimanya kok hahaha"
Huep.. hehehe
Lagi lagi Putri mahkota bersendawa.
Melihat betapa mudahnya bola api biru ditelan begitu saja oleh Putri mahkota. Pada akhirnya Pandi merasa dia akan gagal sebentar lagi.Sekarang jurus apa yang bisa dia keluarkan untuk membunuh Putri mahkota di depannya ini.
"Kalian semua"kata putri mahkota.
Tik...
Putri mahkota menjentikkan ujung jarinya dengan ringan.Secara tiba-tiba pagar gaib yang menghalangi semua orang untuk masuk hilang tanpa jejak.
Walaupun dalam kondisi yang lemah dan pingsan tidak satupun bangsa siluman yang mampu menggerakkan pagar gaib itu.
Paling-paling energinya terganggu dan tidak akan hilang sepenuhnya.
Inilah perbedaan yang paling nyata antara siluman ular biasa dengan Raja siluman ular putih.
Jika mereka mau, ilmu gaib yang dilemparkan bisa bertahan bahkan 10 tahun setelah kematian pemiliknya.
Tapi Putri mahkota memiliki ilmu yang lebih tinggi dibandingkan dengan raja siluman saat ini.Jadi dia bisa menghapus energi itu sesuka hati dan itu hanya perlu dengan satu jentikan tangan saja.
Setelah pagar gaib itu hilang ,beberapa pengawal yang tadi tidak masuk bisa masuk segera datang ke depan.
"bawa pulang raja ratu dan abidzar. mereka perlu istirahat"kata putri mahkota pada para pengawal elit kerajaan.
"baik putri mahkota"Raja dan ratu adalah prioritas saat ini.
Tanpa perlu perintah dua kali seseorang memanggul tiga orang ini dan hilang pada pandangan mata.
Sebelum benar-benar pergi ,Raja melirik Putri mahkota dan berpesan agar dia menjaga kestabilan dua dunia.
"Ayahanda,aku mengerti"kata putri mahkota.
Ketika sedang berbicara dia jelas melihat jika Pandi sedang berlarian menuju pintu gerbang gaib. Jelas saja penjahat itu ingin kabur.
Tapi begitu para pengawal dan raja dan ratu pergi.Hanya dengan jentikan jari pagar gaib terbangun lagi dan ini dua kali lebih kuat dari pagar gaib yang dibuat oleh Raja Siluman sebelumnya.
Pandi tidak tahu itu dia terus saja berlari tapi sayang ketika hanya tinggal satu langkah lagi, tiba-tiba saja kepalanya sakit seperti terbentur tembok.
Hanya dengan begitu sadarlah Pandi jika pagar gaibnya dibangun kembali.
"Sialan...
"Ohh sekarang hanya ada kau dan aku.hem aku berpikir apakah harus menghabisimu dulu atau memberikan kesempatan untuk memohon ampun?"kata putri mahkota.
Sembari berkata Putri mahkota mengulurkan ujung jarinya. Di mana ada api biru yang memancar di jari itu.
Rupanya setelah menelan bola api berwarna biru, energi api itu bergabung dengan setiap sel di dalam tubuhnya.
Sekarang dia bisa mengeluarkannya kapan saja dan itu tidak perlu mengeluarkan energi apapun .Karena bisa dikatakan api biru sudah menjadi bagian dari dirinya sekarang.
Jika putri mahkota ingin membunuh seseorang dia hanya perlu melemparkan api biru dan itu ..wess...
Hangus sudah.
Melihat keberadaan api biru di ujung jari lawan, Pandi merasa dia tidak akan pernah bisa menang lagi.
Raja siluman masih memiliki hati dan memberikan dia kesempatan untuk mengaku kalah dan menyerah.
Tapi gadis di depannya ini sepertinya bukanlah gadis yang pemaaf.
Namun begitu Pandi masih tidak percaya dia akan kalah dengan gadis yang bau kencur.
"kudengar ada hukum alam yang mengatakan para siluman tidak boleh bertarung dengan manusia .apa kau tidak tahu peraturan seperti itu?" kata pandi dengan hati hati.
Jika tidak bisa kabur dari pintu gerbang mungkin ada celah di sisi lain. Suatu tempat pasti memiliki titik butanya bukan.
Sekarang Pandi sedang mengulur waktu berbicara dengan Putri mahkota selagi mencari titik buta itu.
"Hahaha apa kau sedang mengulurkan waktu dan mengalihkan perhatian, pa..man?"
"sialan dia cukup pintar rupanya" kata Pandi di dalam hati.
__ADS_1
Kepala Pandi mulai cenat-cenut dan dia sedang memikirkan sang guru. Ke mana perginya sialan tua bangka itu di saat dia sedang membutuhkan pertolongan.
"Guru ke mana kau pergi tolong datang dalam bantu aku"Bisik Pandi.
Karena setengah kemampuannya sudah kembali ,dia juga bisa mengirimkan telepati pada seseorang yang dia inginkan.
Dalam hal gaib tentu saja bantuan yang diinginkan adalah pak itamngurunya sendiri.
Jika dia bisa mendapat kepotongan dari sang guru mungkin dia bisa kabur dari sini. Tidak ada kemungkinan untuk menang jika melihat dari kemampuan gadis ini, tapi untuk kabur,ini pasti bisa.
"Ckckck, Paman aku mendengarmu hahaha"kata Putri mahkota.
Kemampuan yang dimilikinya saat ini lebih unggul dari Raja siluman sekalipun.Jadi telepati yang disebarkan oleh Pandi tentu saja dengan mudah dia mendengarnya.
Tentu saja Pandi terkejut jika telepatinya didengar oleh lawan.
"Itu benar sekali, aku manusia dan kau adalah siluman jadi pertarungan ini sama sekali tidak seimbang. karena itu aku memanggil guruku untuk datang membantu.hah apa kau takut jika lawanmu bertambah satu orang lagi?"kata Pandi yang masih saja berjalan menyusuri tembok gaib dengan jari jari nya.
"Hem Paman kenapa kau tidak panggil guru dari gurumu sekalian. Aku memang anak yang baru lahir kemarin sore tapi aku tidak sepengecut itu.Lagi pula kau memanggilnya ribuan kali juga dia tidak akan pernah datang untuk membantumu. tapi kalau tidak percaya coba saja aku toh tidak akan kemana-mana"
Tidak mungkin Pandi percaya begitu saja, guru yang dipanggil tidak akan datang.
Tapi seperti yang dikatakan oleh Putri siluman, berkali-kali Pandi mengirimkan telepati tapi sayang. Bukan saja tidak mendapatkan bantuan .Tapi jawaban pun tidak ada dari pihak Pak Itam.
Tiba-tiba saja Pandi mendapatkan firasat buruk.
Tapi dia segera membuang pemikiran itu karena walau bagaimana kuat pun para siluman mereka pasti akan menghindar jatuh korban dari pihak manusia.
Mungkin saja gadis di depannya ini sedang mengancamnya.Tapi Pandi bukanlah pria yang bisa diancam hanya dengan kata-kata belaka.
"Hahaha siapa yang akan kau bohongi dalam hal ini anak kecil?"
"Hahaha , Paman kau mungkin sudah lupa dengan pengaturan di dunia gaib. kami rata-rata tidak pandai berbohong seperti manusia. jadi aku tidak akan memulainya dari sini"
"apa kau ingin tahu kenapa gurumu yang tua dan keriput itu tidak menjawab?"
glek...
Dengan arogannya Putri mahkota merubah wujudnya menjadi raksasa ular yang ekornya saja sudah sebesar pohon kelapa.
Dia membuat lingkaran dengan tubuhnya itu sehingga Pandi terdesak sampai ke tengah area.
Kulit ular berwarna putih ini bersinar setiap kali terkena cahaya matahari.Dia halus dan memiliki tekstur lengket di mana mana.
Pandi tidak bisa bergerak karena merasa tubuhnya sedang digenggam oleh ular besar.
Ketakutan tiba-tiba saja datang menghampiri lubuk hatinya.
"Aku belum mau mati... jangan makan aku. kau akan melanggar pengaturan alam jika kau mencoba memakanku, iblis" pekik Pandi yang tidak lagi bisa bergerak.
Dia merapalkan mantra lagi, masih bola api biru yang keluar dari ujung jarinya yang terjepit.
Walaupun ukurannya tidak bisa lebih besar daripada itu .Tapi Pandi yakin kulit putih mulus dari ular putih ini akan terbakar karenanya.
Ayolah...
Dia hanya tidak ingin mati tercekik.
"Hahaha, Paman hahaha Paman aku sudah cukup dewasa jadi tidak perlu digelitikin seperti ini Hahaha" kata putri mahkota yang tertawa geli, seolah-olah bola api berwarna biru itu tidak membakarnya tapi malah menggelitiknya.
Masih paman dengan keponakan tercintanya kan.
Wajah cantik putri mahkota segera berhadapan dengan wajah Pandi.
"ada apa paman ,kau sepertinya tidak suka padahal aku hanya sedang memeluk Paman ku saja Hem " katanya dengan senyum tapi disertai dengan dua taring yang sangat mengerikan sekali.
Belum lagi dengan lidah bercabang khas ular yang sesekali berdesis di wajah.
Tangan putri mahkota membelai wajah pandi seakan-akan di kagum. Tidak ada sedikitpun penghinaan di mata putri mahkota tapi memang hanya sedikit kekaguman dan antusias secara berlebihan.
Dari abidzar Putri mahota menyadari jika pria di depannya ini pernah menjadi pangeran tua di dunia siluman.
Artinya dia dan ayahanda Raja adalah dua saudara yang lahir dari ibu dan ayah yang sama.
Jadi mungkin sama seperti dia dan Putri manusia.Yang satu jadi raja dan yang lain adalah pemburu raja.
Uhh benar-benar sudah ditakdirkan sekali.
Pandi juga melihat sinar kekaguman dari mata putri mahkota tapi dengan keadaan dicekik seperti ini bagaimana mungkin yang Pandi bisa memuji nya.Sekarang pandi bahkan tidak bisa berteriak lagi.
__ADS_1
Habis lah