Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
54


__ADS_3

Sebelum malam pasangan Arnold dan dini sudah kembali ke rumah dengan wajah yang bahagia.


Awalnya Liza berpikir kebahagiaan mereka hanya didasarkan hasil penjualan berlian berlian tersebut. Tebakan Liza itu memang benar adanya tapi bukan itu saja. Mereka juga sudah menetapkan dua hari kemudian adalah tangga resepsi.


Sedangkan besok pagi dia harus bergegas ke kota untuk bersama pandi untuk mengambil sertifikat surat nikah.


Liza tidak membantah sekali sekalipun dia hanya mengangguk dan pergi ke kamar lagi seperti tidak terjadi apa-apa.


Walaupun Liza tidak terlihat semangat tapi kedua pasangan suami istri itu sangat senang. Karena Liza tidak terlihat menolak dengan perawatan yang mereka berikan.


yang lebih tidak masuk akal malam itu juga pak hitam pindah ke rumah besar Liza.


pak Itam mengatakan jika ini adalah saat penting di mana para siluman pasti akan menyerang. Jadi dia datang ke sini sebagai sikap berjaga-jaga.


Dengan begitu raja tidak bisa lagi datang menemani Liza di malam hari.Kehadiran pak itam di rumah , membuat Liza sedikit tidak nyaman.


Dia merasa begitu dekat dengan pernikahan.Hati liza semakin galau saja jika memikirkan nya.


keesokan paginya pandi datang bersama keluarganya dan mereka berbicara tentang bagaimana pernikahan ini akan dilakukan.


Sementara itu Liza dan pandi diarahkan pergi ke kota untuk mengambil surat nikah.


Seperti yang dikatakan oleh pandi sebelumnya dia memiliki koneksi di kantor urusan agama. Sehingga segala sesuatunya bisa dipermudah dan berjalan cepat.


Otak Liza semakin kosong saja menghadapi pernikahan yang semakin dekat. Sepanjang jalan dia tidak berbicara sama sekali meskipun ditanya oleh pandi.


Tanpa disadari 2 jam berada di kantor urusan agama sebenarnya Liza dan pandi resmi menjadi pasangan suami istri di mata hukum.


Bahkan ketika pandi mengemudi kembali ke desa Liza masih dalam kondisi blank.


hanya Fandi yang berbicara dengan tersenyum dia menarik tangan Liza dan menggenggamnya.


"Liza hari ini kau resmi menjadi istri sahku dari segi agama dan juga dari segi negara.Aku senang, bagaimana dengan kau?"Tanya pandi .


Tapi lagi-lagi dia tidak menjawab mendapatkan jawaban yang dia inginkan dari bibir liza. Walaupun pandi kesal dengan perilaku seperti ini tapi pada akhirnya dia masih menutup mulutnya.


Liza sudah pun menjadi istrinya secara sah jadi apa yang dia takutkan.


Ketika tiba di rumah semua orang mengucapkan kata selamat bagi pasangan yang baru resmi ini. Tapi Liza tidak bersemangat seperti yang seharusnya.


Dengan cepat Liza mengundurkan diri dan kembali ke kamarnya seolah-olah tidak ada yang menarik.


Pandangan ini membuat Arnold dan dini khawatir. Putri mereka tidak terlihat bahagia dengan pernikahan ini.


" pak itam?"


"tidak apa-apa ini adalah reaksi dari gejala sisa. setiap orang yang pernah diserang dengan ilmu gaib pasti akan mengalami hal seperti ini. mereka bingung memisahkan antara hal gaib dan nyata"jelas pak itam percaya diri.


hanya setelah pak Ita menjelaskan seperti itu. semuanya tidak lagi mengambil peduli tentang perasaan liza.


Hari itu juga wedding organization yang dipesan oleh dhini dan Arnold datang.


karena semua hal dilakukan secara mendadak pasangan ini harus membayar harga dua kali lipat.


Karena mereka adalah orang yang tidak kekurangan uang jadi pada dasarnya Arnold dan dini tidak peduli sama sekali. Yang penting acara pernikahan ini akan jadi meriah dan jadi pernikahan Akbar satu-satunya di desa


Liza hanya memandang puluhan orang dengan mobil box besar datang ke halamannya. dia juga menatap betapa sibuknya orang-orang ini bekerja.


Sebelum hari berakhir, tenda besar selesai dibangun begitu juga dengan pementasan panggung hiburannya.


"orang-orang ini benar-benar profesional. hanya dalam beberapa jam pekerjaan yang sulit jadi mudah hehehe"bisik Liza di dalam hati.


Bukan hanya ruangan di luar dan dalam rumah tapi kamar Liza juga ditata kembali dengan apik.


Udara di semprot kan dengan aroma bunga yang segar.


Beberapa wanita dari desa terdekat juga datang dengan menarik keranjang mereka masing-masing. Liza tidak pernah bergaul dengan orang di sekitar jadi tidak tahu siapa mereka.


Tapi jelas mereka adalah wanita-wanita yang akan membantu pekerjaan di belakang.


biasanya hal pernikahan seperti ini akan terjadi di dua rumah sekaligus rumah pengantin perempuan dan juga rumah pengantin laki-laki.


Tapi karena masalah ini adalah masalah yang serius. Pernikahan hanya dilakukan di rumah Liza.


Abaikan saja masalah prosedur yang biasa dilakukan untuk pernikahan.


sampai saat itu tidak seorang pun mengetahui jika di rumah besar ini ada sebuah kamar yang memang dikosongkan ya di mana ada pak itam di dalamnya laki-laki tua separuh baya dan nyentrik itu sebenarnya tidak keluar sama sekali.


dia menggunakan setengah ilmu kebatinannya untuk mengawasi kelangsungan acara. dia sedang mendeteksi apakah ada ilmu gaib yang mencoba-coba menghalangi prosesi ini.


tapi sejauh ini pak Ita merasa aman.


Meski begitu pak itam masih memiliki tanda tanya di dalam hatinya.


"siluman itu jelas memiliki ketertarikan tersendiri pada gadis ini tapi sekarang dia akan menikah kenapa tidak ada gerakan dari pihak mereka?"kata pak itam di dalam hati.


"apakah aku sudah salah menebak?"


Pak Itam mencoba membuka tenaga batinnya lagi dan melihat situasi di luar. Beberapa kali dilakukannya pada akhirnya pak itam juga tetap pada pandangannya di awal.


Para siluman memang tidak tergerak untuk melakukan perlawanan apapun.

__ADS_1


"Hehehe aku tidak yakin para ular itu akan membiarkan prosesi ini selesai, apa kalian pikir aku bodoh. siluman ini cukup pintar menunggu aku lengah"


Pak Itam berpikir ini hanya jebakan para siluman untuk menunggu dia lengah dan kemudian menyerang di waktu yang tepat.


"Pak itam,ini sesajennya...


Dini datang mengirimkan satu dulang berisi makanan masak sesuai instruksi dari pak hitam.


Kata pak itam selama di sini dia memakan sesuatu yang berbeda dari orang lain.


Satu piring nasi dengan dua jenis nasi berbeda.Nasi kuning dan nasi putih.


Seekor ayam hitam , yang sudah dipotong 2. Setengahnya dimasak utuh dan setengahnya lagi dibiarkan.


Tapi pada saat penyajian itu disatukan lagi di dalam satu piring.


Beras putih dan beras hitam.Juga kembang tujuh rupa dan satu kelapa kuning yang di potong kepalanya menyerupai tutupan panci.


Dua lilin besar berwarna putih dan merah juga di bawa.


Setelah semuanya diletakkan di depan pak itam barulah dua lilin besar itu dinyalakan.


Pak itam tidak menjawab sama sekali. Dia terus-menerus menutup matanya dan melafazkan beberapa mantra.


Bunga tujuh rupa di taburkan dalam kelapa kuning begitu juga dengan beras putih dan beras hitam.


Setelah menunggu lama pada akhirnya apa kita membuka matanya juga.


" pergi mandi kan putri mu dengan air ini pastikan terkena pada cincinnya "


"Baik...


Dini segera mundur aja dengan kelapa yang dimaksud oleh pak hitam.


Ketika pintu ditutup pada saat itulah pak itam makan dengan lahapnya. Tapi anehnya apa hitam tidak mencoba menggigit ayam yang dimasak sebaliknya dia menelan ayam mentah.


Dan dia melakukannya sampai ayam itu habis.


Begitu juga dengan nasi kuning dan nasi putih.Dia menelannya tanpa di gigit sama sekali. jika orang lain yang melihatnya mungkin mereka akan tercengang.


Bisakah manusia makan dengan cara ini.


Setelah menghabiskan ayam mentah pak Itam membaca beberapa mantra lagi. Lebih dari setengah jam kemudian barulah dia memakan sisa ayam yang dimasak.


Cara makannya sangat menjijikkan, ini lebih seperti seekor ular yang akan menahan mangsanya.


Sedikit demi sedikit ayam itu masuk ke dalam tenggorokannya dan terus ditelan sampai benar-benar habis tidak tersisa.


Sementara dini yang pergi ke kamar liza benar-benar menginstruksikan agar putrinya mandi dengan air 7 rupa yang dibuat dari air kelapa kuning.


"ayo cepat Mama akan membantumu untuk mandi"


"Mama aku sudah besar dan tidak perlu Mama untuk membantuku mandi mama ini akan sangat memalukan"


"hehehe apa yang perlu dimakan dengan mama sendiri. Dulu waktu kecil Mama juga mencebokkanmu kok. Sekarang hanya memandikanmu sebelum menikah apa sulitnya itu"kata Dini terkekeh kekeh.


Liza memiliki firasat buruk tentang air ini. Tapi dia tidak memiliki alasan untuk menolak.


"Oke tapi Liza mau buang air kecil dulu masak buang air kecil juga mau ditemenin sama mama"kata Liza malu.


dini tertawa lagi dan melambaikan tangannya membiarkan putrinya itu untuk bersendirian sejenak di kamar mandi.


Yang tidak diketahui oleh dini adalah. Sesampainya di kamar ini langsung mengusap cincin yang saat ini dia pakai.


Tiba-tiba saja cincin liza berubah menjadi ular kecil dan turun ke lantai di mana tidak lama kemudian dia berubah menjadi sosok Liza yang lainnya.


Bukan saja mirip pakaian yang mereka kenakan juga sama persis.


"kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan?"


"Ya ratu"jawab tiruan liza dengan patuh.


"Mama Liza udah selesai ayo masuk"panggil Liza pada mamanya. Sementara Liza memanggil mamanya dia bersembunyi di balik pintu.


dini yang tidak tahu apa-apa langsung membuka pintu yang otomatis menghalangi tubuh lidah di baliknya.


Selagi bercanda dini dengan gembira membantu "putrinya" memakai kemben. Setelah itu dia memandikannya dengan cara biasa sebelum menaburkan air kelapa itu dengan rata ke seluruh tubuh.


"oke selesai, ayo keluar nanti kita ganti pakaian"kata dini yang puas karena misinya sudah berhasil.


"baik Mama tapi Mama tunggu di luar dulu ya ,aku mau membersihkan diri dari sisa air kelapa ini"kata "liza" yang tersenyum memandang mamanya.


"Oke sayang"kata Dini sebelum keluar dari kamar mandi.


Begitu pintu ditutup pada saat itulah Liza tersenyum puas. Dengan satu lambaian saja gadis yang persis seperti dirinya ini berubah lagi menjadi ular kecil dan menjelma menjadi sebuah cincin kecil di jari Manis liza.


Untuk kamuflase liza benar-benar membersihkan dirinya dengan membasahi seluruh tubuhnya dari ujung kaki sampai ujung rambut. Dengan begitu dini bahkan tidak akan pernah menduga jika orang yang sudah dimandikannya tadi dengan orang yang keluar ini adalah orang yang berbeda.


melihat lidah yang keluar dari kamar mandi dini langsung menarik putrinya ini dan mengeringkan rambutnya dengan pengering rambut.


Dia berbicara tentang hal-hal menarik yang dilakukan oleh orang-orang di luar rumah.

__ADS_1


Liza yang merasa tidak nyaman karena sudah menipu mamanya tetap memberikan jawaban-jawaban seolah-olah hal-hal itu memang adalah hal yang bagus.


Saat ini Liza sudah begitu piaway dalam bersandiwara.


"semua makanan yang Mama pesan itu adalah makanan khas Bali lo sayang. tapi ada juga menu ceker ayam pedas kesukaanmu"


"Benarkah mama, Hem aku tidak tahu apakah rasanya mirip dengan ceker ayam pedas yang aku ingat. tapi makasih ya mah karena sudah memikirkan menu kesukaanku"kata lisa yang tersenyum manis.


"Hehehe seumur hidup Mama nggak akan pernah lupa dengan apa yang kamu suka dan apa yang kamu nggak suka sayang. apalagi ini hanya ceker ayam pedas, sayang nya tidak ada jeroan sapi yang bisa di buat hahaha. menyajikan ceker ayam pedas aja udah dibilang aneh apalagi jika mama memesan jeroan sapi pedas juga hahaha"


"Hahaha Mama tau aja, tapi apa salahnya membuatkan untuk sepiring saja untukku .hem Mama tahu di Australia nggak ada sajian jeroan sapi pedas. apa yang mama katakan membuat aku ngiler Mama harus tanggung jawab loh" keluh Liza.


untuk saat ini Liza belum perlu keluar kamar dan dia masih harus tinggal semalamannya di kamarnya sendiri.Tapi besok pagi Liza akan keluar dan tetap berada di luar sampailah prosesi selesai dilakukan.


Jadi untuk sekarang Liza tidak memakai pakaian khusus melainkan apakah yang biasa yang dia pakai ketika ingin tidur.


Walaupun terlihat memalukan tapi tidak akan ada orang yang mencoba masuk ke kamar pengantin perempuan.


"Sudah sekarang Putri Mama sudah cantik. Mama keluar dulu ya nanti Mama akan usahakan memesan jeroan sapi pedas seperti permintaanmu"kata Dini .


"hahaha Mama aku bercanda kok, masa perkataan seperti itu diambil hati"kata Liza buru-buru menghentikan mamanya.


Dini menatap putrinya sebentar tapi kemudian dia menggelengkan kepalanya lagi.


"kata orang pernikahan adalah perpisahan di antara ibu dan anak. hari ini kau akan menikah dan menjadi milik orang lain. jadi hari ini biarkan Mama memberikan apa yang kau inginkan. lagi pula jeroan sapi pedas tidak sulit membuatnya hanya sulit untuk menemukannya"kata Dini dengan mata basah.


Liza yang mendengar itu langsung memeluk mamanya dan juga menangis


"Mama kalau bisa aku nggak ingin dipisahkan dari kalian. lebih baik jangan menikah saja. biarkan aku merawat kalian sampai kalian menutup mata"


"Hus nggak baik bicara begitu pamali kata orang tua. lagian siapa yang mau membuat Putri secantik ini jadi perawan tua sih.Hahaha"kata dini yang tertawa geli.


Walaupun tidak rela membiarkan Putri menikah dengan orang luar tapi semua orang tua akan melalui hal yang sama.


Sesayang-sayangnya seorang ibu mereka tidak akan tega membiarkan putrinya menjomblo sampai usia tua.Hanya karena ingin ditemani putri sendiri sebelum menutup mata.


Itu namanya egois.


ketika dini pergi baru kemudian Liza bisa menarik nafas lega. dia melirik cincin yang dikenakan di jari manisnya saat ini


Tanpa sadar Liza membeli cincin itu dan mengucapkan terima kasih.


di saat yang sama dini datang mengetuk pintu pak itam lagi. ketika mendapatkan izin masuk ke Liza langsung mengatakan jika proses untuk memandikan putrinya dengan air kelapa kuning bercampur bunga tujuh rupa sudah sukses dilakukan.


" aku tau, pergilah"


"Baik pak itam"jawab dini yang mengundurkan dirinya lagi.


walaupun ini adalah rumahnya sendiri tapi setelah didiami oleh pak itam hanya dalam waktu 1 hari saja perubahannya jelas terasa.


bagi dini berada di ruangan ini seperti berada di ruangan yang penuh dengan api. udaranya bahkan suasananya begitu panas sehingga dia berkeringat dingin tanpa sadar


Ditambah lagi dengan penampakan pak hitam yang menurutnya sangat tidak memanjakan mata ini. Pak itam terlihat lebih mengerikan lagi di bawah lampu cahaya temaram.


Padahal ada jendela di sini tapi pak Itam menolak untuk membukanya dan membiarkan kamar ini dalam kondisi gelap gulita.


"Hem air 7 rupa sudah dimandikan, ikatan gaib melalui cincin juga sudah ada. tapi aku belum melihat reaksi apapun dari pihak siluman itu. aneh kenapa mereka tidak menyerang sama sekali?"pikir pak itam.


Seharusnya dengan cincin saja dunia gaib pasti bergetar. seseorang yang dipikirkan akan menjadi tumbal tapi diambil alih oleh orang lain juga akan memiliki reaksi seperti itu bagi dunia gaib.


Anehnya sampai sekarang tidak ada reaksi apapun sehingga pak itam khawatir dugaannya meleset. Apakah Liza sebenarnya tidak begitu penting untuk siluman ular.


Ketika dia berniat memandikan liza dengan air kelapa kuning beserta bunga tujuh rupa. Sebenarnya tujuannya adalah untuk membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa ilmu gaib.


Setelah mandi dengan itu maka Liza seperti memutuskan hubungan masa lalu dan masa depannya dengan siluman ular putih.


Seharusnya hal ini akan membuat marah dunia siluman.Tapi kenapa tidak terjadi apa-apa.


"Hem sepertinya aku harus pergi ke rumah tua itu untuk melihat apakah terjadi sesuatu di sana?"pikir pak itam pada dirinya sendiri.


jika terjadi sesuatu hal pertama yang bisa dilihat adalah rumah tua itu. di mana sebenarnya rumah tua itu adalah sebuah istana megah seperti istana masa lalu.


Tentu akan terjadi kekacauan di dalamnya jika memang ada hubungannya dengan Liza.


pak itam adalah seseorang yang pantang menyerah dia langsung menutup matanya lagi dan berkomat-kamit. Selama itu dia juga memutar benda-benda keramat yang ada di lehernya saat ini.


Ikatan...


pak itam sedang mencari ikatan yang sudah dia buat antara cincin yang dikenakan Liza dan cincin yang dikenakan pandi.


Setelah membaca beberapa mantra dia juga melihat reaksi cincin itu masih sama. Artinya liza dan Fandi masih terikat dengan ikatan resmi di dunia gaib.


Tingkat keberhasilan cincin itu adalah 100% dan itu tidak diragukan lagi.


Pak itam bingung dan bertanya-tanya apakah ada sesuatu yang sudah dia lewatkan.


Tapi karena tidak adanya guru jadi dia tidak bisa bertanya. Namun di sini pak hitam sadar jawaban yang dia cari sebenarnya ada di rumah tua angker itu.


Jika apa yang dia pikirkan terjadi sebenarnya situasi yang tidak baik terjadi juga di dunia lain.


Dengan cepat dan tanpa berpikir dua kali pak itam bangun dan meninggalkan ruangan.Tujuannya adalah rumah tua.

__ADS_1


__ADS_2