Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
73


__ADS_3

Setelah kepergian Pandi yang dalam kondisi emosi Arnold benar-benar tidak terima dan berpikir Ini semua adalah salah Liza.


memang benar mereka bertemu karena masalah bisnis tapi Liza masih tetap memikirkan posisinya sebagai seorang istri berpelukan dan saling ciuman meskipun itu sekedar di bibir di pipi masih tidak wajar karena dia sudah menikah bahkan sedang hamil tua.


Mungkin hal ini wajar dilakukan jika di luar negeri tapi di sini .dia harus tetap menjaga sopan santun dan batasan-batasan.


Tspi di sini Liza bahkan tidak merasa bersalah sama sekali. Apakah didikannya selama ini sudah terlalu memanjakan Lisa sehingga dia lupa dengan adat istiadat negaranya.


"Liza papa juga menyesal sudah mengizinkan kamu ketemu sama raja. sudah lupakan saja masalah investasi itu .papa lebih suka menutup perusahaan daripada menghancurkan pernikahanmu karena masalah itu"


Wajah Arnold memerah karenanya. Dia sangat marah sekarang dan yang dibenci bukanlah putrinya tapi dirinya sendiri yang lemah dalam mendidik anak.


"kamu coba lihat Pandi ,dia babak belur karena raja kan.memang itu salah Pandi tapi jika dipikir lagi wajar karena dirinya adalah suami .melihat seorang istri berpelukan dengan pria lain tentu saja dia emosi. jadi Lisa hentikan urusan bisnis ini dan serahkan semua pada papa. tutup atau tidaknya perusahaan itu adalah urusan papa. yang penting sekarang kamu harus memutuskan hubungan kerjasama ini dan berjanji tidak akan ketemu lagi sama dia"kata Arnold dengan panjang lebar.


"ingat Liza jangan sekali-kali lagi kami bertemu dengan raja lagi .Pandi punya hak untuk melarang kamu .ingat dia adalah suamimu dan ayah dari bayi yang kau kandung" kata Arnold yang menuding Liza dengan perut besarnya itu.


Liza masih emosi tapi dia tetap bisa menahan mulutnya.


Namun begitu di dalam hatinya dia terus saja berteriak. Jika Pandi sama sekali tidak punya hak itu dan suaminya bukan Pandi melainkan raja. Bahkan anak yang dia kandung juga bukan milik Pandi.


Tapi bisakah Liza mengatakannya.


"papa aku tahu Pandi itu suami. tapi seorang suami pun tidak memiliki hak untuk membatasi pergaulan aku kan pah. aku masih bisa berteman meskipun sudah menikah begitu kata papa dulu. tapi sekarang apa yang terjadi ,apa papa berbohong ?" bisik Liza pelan.


"Liza...


Arnold tidak tahu harus berkata apa lagi. Liza bukan anak kecil yang perlu diingatkan. Seharusnya tanpa berkata pun Liza tahu apa yang salah dengan yang sudah dia lakukan. Tapi sekarang dia malah mempertanyakan antara benar dan salah.


Sejak kapan putrinya ini tahu bagaimana membalikkan hitam menjadi putih dan menghitamkan sesuatu yang sudah putih.


"Liza apa yang sudah diberikan oleh raja padamu sehingga kau bisa berpikir seperti ini tidakkah kau tahu di mana letak kesalahanmu?" kata arnold setengah menjerit. Arnold tempat berpikir jika Putri ini sudah dikasih sesuatu dengan raja mungkinkah dia dipelet atau disihir. Jika tidak begitu bagaimana mungkin anak yang patuh jadi memberontak seperti saat ini


"Papa salahku adalah menikah tanpa cinta"Kata Liza lagi.


"Kau...!"Arnold memandang Liza dengan melotot tidak percaya. entah karena dorongan emosi tiba-tiba saja tangannya terangkat ke atas seolah-olah ingin menampar Liza.


Mendapati situasinya semakin buruk dini yang sejak tadi hanya memperhatikan dari samping tiba-tiba berteriak dengan keras.


"Papa.. sudah lah,cukup "


"Mama lihat putrimu yang baik apa yang dia katakan padaku, kenapa bisa begini mah"


Dini sebenarnya tidak ingin ikut campur tapi dia kasihan kepada Liza.liza adalah gadis yang memiliki perut besar jadi dia mencoba menghalangi niat suaminya itu untuk menampar Liza saat ini.


"cukup pah, cukup" kata dini yang tidak mau melihat suaminya ini dan Putri semata wayang yang bertengkar.


"kasihanilah Liza pah dia sedang hamil cucu kita" kata dini yang langsung menangis sambil memegang tangan Arnold.


Nafas Arnold turun naik dan wajahnya memerah menahan emosi yang berkembang di dadanya. Ketika Dini mengatakan seperti itu emosinya langsung surut dengan cepat.


"Liza kau sekarang semakin kurang ajar"kata Arnold tapi sekarang dia sudah mundur dengan pemikiran tentang calon cucu.


"sudah pah ampunilah dia untuk kali ini dia masih muda apa dan pikirannya belum stabil" kata dini yang memelas memohon pengampunan untuk putrinya itu.


Liza mendapat alasan jadi dialangsung berlari masuk ke dalam kamar dan mengunci kamar itu dari dalam. dengan tiba-tiba dia mulai membenci perilaku arnot yang mencampuri urusan pribadinya.


Liza segera menangis menumpahkan air matanya di bantal guling sambil tersedu-sedu


"Manusia ini sangat menyebalkan sekali, huhuhu"


siluman tidak memiliki emosi yang kompleks mereka hanya tahu tentang beberapa emosi intinya saja.

__ADS_1


Contohnya jika mereka sedih mereka tentu akan merasa sedih tapi tidak akan pernah berpikir untuk mati misalnya. bahkan kesedihan itu tidak bisa membuat para siluman menumpahkan air mata.


Jika bahagia pun mereka hanya tertawa tapi tidak mendalami perasaan yang lebih jelas tentang apa yang membuat diri mereka bahagia.


tidak seperti manusia yang jelas mengetahui seluk beluk dan titik-titik tentang kebahagiaan.


Jatuh cinta pada pasangan cinta pada orang tua dan cinta pada sahabat. itu semua adalah cinta tapi memiliki inti yang berbeda.


Para siluman mana tidak begitu, cinta adalah cinta dan mereka sulit untuk memilahnya.


sekarang Liza adalah manusia yang memiliki pemikiran tentang sifat dan emosi yang kompleks ini.


dia membenci Arnold tapi di sisi lain sangat mencintainya.


jika ini adalah siluman ular putih jika sudah membenci dia tidak akan memiliki rasa cinta lagi .Melainkan niat membunuh untuk menelan nya hidup-hidup.


seperti cinta raja kepada Liza itu adalah satu titik emosi yang tidak akan pernah berubah dan tidak bisa digoyang lagi meskipun berabad-abad lamanya.


tapi berbeda dengan emosi yang dimiliki oleh manusia hari ini mereka sangat mencintai sampai ke tulang tapi siapa yang bisa menduga cinta ini akan berubah esok hari menjadi sebuah kebencian dan pembalasan dendam yang sangat mendalam.


itu adalah perbedaan antara manusia dan juga siluman.


Setelah menjadi manusia Liza juga menyadari perubahan ini dan dia menyesal menjadi manusia kenapa emosi ini begitu kompleks dan dia sulit mengatur perasaan hatinya sendiri.


Emosi ini tidak bisa disebutkan sama sekali.


"Uhh kenapa sulit sih jadi manusia"keluh nya lagi. dia benci Arnold benci panti tapi kebencian ini tidak sampai ke tahap membunuh.


Ini lah sial nya.


Jadi saat ini untuk membunuh emosi meledak-ledak di dalam dadanya. Liza hanya bisa menumpahkannya dengan air mata.


"raja..." Lisa langsung memeluk raja erat-erat sambil menangis. sebagai siluman raja tidak mengerti dengan perasaan seperti itu tapi Liza tidak kuasa menahannya.


Dia menangis lagi tanpa berkata apapun selain tangisan yang sangat menyedihkan.


"Liza Kau kenapa ?"tanya raja heran melihat Liza seperti ini menangis di dalam pelukannya.


Raja merenggangkan pelukannya dan menatap wajah Liza yang saat ini sudah bersimbah dengan air mata.


"Kau pasti sudah bertengkar dengan papamu ?"tanya raja pelan yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Liza.


Liza menangis lagi di dada bidang raja dan *******-***** kemeja pemuda itu .Mata raja berkaca-kaca dan dia juga terharu melihat kekasihnya ini. Tapi hanya sampai seperti itu. Dia seorang siluman yang tidak memiliki emosi yang kompleks.


"Ratuku apakah kamu masih sanggup menghadapi rintangan seperti ini?" tanya raja .


Kehidupan mereka tidak akan baik-baik saja paling tidak sampai batas waktu tertentu. cinta ini memang sulit karena berbeda dua dunia. Tapi karena mereka saling cinta dan itu sudah berlangsung selama ratusan tahun .Mereka berdua tetap mempertahankan ini dan berharap penderitaan ini akan berakhir lebih cepat.


Liza yang ditanya seperti itu menganggukkan kepalanya dan berkata.


"Sekarang saatnya untuk kita menghadapi masalah ini berdua. halangan dan rintangan apapun yang datang nantinya .harus kita hadapi walaupun nyawa menjadi taruhannya ,ratu" kata raja yang memeluk Liza


Dia ingin menceritakan konsekuensi apa yang mereka akan hadapi seandainya pak hitam sempat curiga. tapi musuh sedang di depan mata dan mereka tidak mungkin terus-terusan menghindar.


Raja ingin menyembunyikan masalah ini. Tapi ratunya juga adalah orang yang akan terkena imbasnya. Jadi lebih baik dia mengatakannya lebih awal dan membuat Liza bersiap secara mental.


Dia menghapus air mata Liza yang masih mengalir di pipinya.


"bagaimana ratuku apakah kamu sanggup?" tanya raja lagi yang menatap bola mata liza .


Liza masih tidak menjawab karena air matanya masih terus menerus turun seperti air hujan yang membasahi pipinya yang putih.

__ADS_1


Meski begitu dia menganggukkan kepalanya dengan lesu. Mendapatkan jawaban seperti ini raja memeluk Liza dan kali ini sangat lama.


Tidak dipungkiri lagi cinta ini sangat erat dan tidak bisa diputuskan oleh waktu dan takdir.


Siluman memiliki waktu usia yang panjang dan penderitaan mereka akan dihapuskan oleh waktu tapi berbeda dengan Liza yang saat ini adalah manusia seutuhnya.


Di sini Liza juga mengatakan kesanggupannya untuk berkorban demi cinta mereka berdua. dengan lembut dibelainya rambut Liza dengan perasaan cinta kasih yang sangat mendalam.


Mereka berpelukan dengan cara seperti itu karena raja ingin Liza menumpahkan semuanya. Lebih dari satu jam kemudian pada akhirnya Liza sudah tenang dan bisa tersenyum lagi meskipun itu bukan senyum bahagia.


"Raja ku..


"Ratu, sebenarnya ada sesuatu yang aku sembunyikan padamu, sekarang masalah ini semakin besar saja.Jadi hal ini tidak mungkin aku sembunyikan lagi"ujarnya.


Liza yang masih dalam pelukan tiba-tiba bangkit dan melepaskan diri. dia menatap raja lebih dalam dan ingin tahu apa yang dia sembunyikan sehingga begitu rumit jadinya.


"kemarin aku bertarung secara frontal dengan pak hitam. dia jelas tahu efek dari bulan purnama untuk kita. jadi dia sengaja menunggu aku di bangunan itu"kata raja pelan.


informasi ini membuat Liza langsung terkesiap. pak Itam memang sedikit nakal tapi tidak diduga dia juga adalah pria tua yang nekat.


Kenapa dia begitu yakin bisa mengalahkan raja hanya dengan ilmu yang hanya sejengkal itu.


Inipun hanya karena permata ular yang di miliki olah keturunan raja raja.


"aku sudah mengirim bawahan untuk menyelidiki pak hitam.Di katakan dia memiliki sebuah buku tua yang menyimpan rahasia-rahasia dunia gaib.Pasti itu adalah situa Bangka tidak tahu malu itu. rupanya dia sudah pun meninggalkan begitu banyak catatan tentangnya istana ular putih"kata raja.


sama seperti di dunia asli sebenarnya dunia ular juga memiliki badan intelijen sendiri. mereka tidak bisa menyerang tapi hanya menyampaikan informasi-informasi yang ingin diketahui.


Ular yang bekerja di bidang ini biasanya adalah ular-ular kecil seperti ular air bahkan ular daun yang bisa bersembunyi di dedaunan.


Mereka adalah ular ular asli bukan ular siluman. Jadi pak Itam juga bisa melewatkan ular seperti ini karena tidak memiliki aura siluman sama sekali.


dengan cara itulah mudah sekali bagi raja untuk mengetahui rahasianya. Dia bahkan tahu di gua mana pak item selalu pergi bersemedi.


"dia memiliki seorang murid, saat itu dia sedang berbicara dengan muridnya mengenai rencana-rencana apa yang akan mereka lakukan"raja bangun dan berjalan maju ke depan.


sepertinya dia sangat khawatir jika tidak khawatir tentu tidak akan berputar-putar seperti ini. jadi rasa khawatir ini segera menular pada Liza yang sebenarnya tidak tahu apa yang terjadi


"pada hari kita menikah dia juga mengetahuinya dan berpikir raja sudah menikah dengan seorang, tebakannya hampir benar"


"Jadi dengan sengaja dia menghalangi raja dan ratu menghabiskan malam pertama dengan menikahkanmu dengan Pandi"


Raja mengulang cerita itu dengan apa yang dia tahu.


Setelah pak Itam melakukan banyak hal untuk menghalangi penyatuan antara raja dan Liza .Sebenarnya dia berpikir Liza adalah wanita yang dinikahi oleh raja ular.


Tapi karena tidak ada yang terjadi setelah bulan purnama pada akhirnya dia berpikir ratu itu adalah ular dari klan lain.


Meski begitu indikasi tentang penyatuan raja dan ratu tetap bisa diendusnya. Mungkin kisahnya akan berhenti sampai di sini. Tapi Liza lagi-lagi kedapatan pergi ke rumah tua itu membuat pak itam berpikir jika apa yang diincar bukankah bukanlah Liza melainkan keturunannya.


ketika Lisa memuntahkan sebutir telur sebagai calon putra mahkota ini juga bisa diketahui oleh pak Itam dengan mata batinnya.


Di saat yang sama Liza juga sedang hamil besar. Menurut apa yang dibaca dari buku yang ditinggalkan oleh guru. Dikatakan siluman ular putih menikah dengan seseorang yang memiliki takdir dan takdir ini sudah pun diketahui bahkan sebelum mereka lahir.


Jadi pak itam pikir, bayi yang dikandung Liza memiliki jodoh dengan calon putra mahkota masa depan.


Pada akhirnya tebakan pak item itu memang benar tapi sedikit terpeleset. bayi di dalam perut dan calon putra mahkota memang memiliki jodoh tapi tidak dalam pernikahan.


Itu memang benar tapi pak Itam sudah terlanjur menganggapnya sebuah kebenaran aneh.Jadi pak hitam dan sang murid satu-satunya membuat rencana bagaimana cara menguasai bayi yang akan lahir nanti.


Jadi apa rencananya.

__ADS_1


__ADS_2