
Di luar jendela, udara hangat tidak mampu menghangatkan hati raja dan Liza.
Masalah mereka semakin melebar saja setelah ini.Bermula dari dunia gaib membuat semua orang menjadi sulit
Liza memiliki keterikatan batin dengan Arnold dan dini.Dia juga merasa bersalah pada pasangan itu. Pasangan ini adalah orang baik yang penuh dengan kasih sayang.
Tapi dia juga menarik keduanya jatuh ke dalam permasalahan yang sedemikian pelik.
"Mama maafkan Liza mah...liza telah membuat kalian repot"ujarnya lirih.
Dalam isak tangisnya dia terus saja menangis menumpahkan semua perasaannya di atas bantal.
"Liza.. tidak baik menangis dalam kondisimu sekarang". terdengar suara raja yang spontan membuat liza mengangkatkan kepalanya.
Tangan Liza masih memiliki selang transfusi darah. Dia tidak bisa bangun melainkan hanya bisa berbaring dan menangis. Raja merasa kasihan dan memeluknya serta menepuk-nepuk pundaknya agar bisa lebih rileks.
Masalah yang mereka miliki saat ini harus dipikirkan matang-matang dan dengan kepala dingin.
"Raja, Aku mencintaimu raja. tapi sungguh tidak berharap akan ada orang lain yang dikorbankan dalam hal ini.
Papa, mama ,raja...
Belum lagi buah hatinya yang belum diketahui di mana dia sekarang.
"Ratuku, aku juga mencintaimu dan itu hanya sekali dan berlangsung selamanya. mungkin ini hanya hukuman karena kita sudah melanggar pengaturan alam"bisik raja pelan.
Banyak kerajaan di dunia siluman, bukan hanya ada siluman ular putih saja. Tapi tidak banyak siluman yang mengalami masalah yang mereka hadapi sekarang.
Mungkin ini adalah hukuman bagi para siluman yang sudah melanggar hukum. Mereka bisa bersama-sama tapi tidak dengan anak-anak.
Jadi kebahagiaan mereka tidak akan pernah lengkap.
Liza menangis lama di dalam pelukan raja tapi tiba-tiba saja dia merenggangkan pelukannya dan berkata."Raja tolong bawa aku pergi dari sini. Aku ingin menemukan Pandi"
"ke mana kita harus menemukannya?"
"Pandi menggunakan ilmu pengetahuan modern untuk mengelabui kita. bukankah kita juga harus menggunakan untuk menemukannya?" ujar nya.
"CCTV. ada begitu banyak CCTV di Denpasar.Kita bisa menelusurinya dengan cara aku masih ingat plat mobil brengsek itu "gumam Liza
Raja tidak tahu mengenai teknologi apalagi dengan internet.Tapi Liza berbeda dia pernah sekolah dalam jurusan komunikasi bahkan internet juga adalah makanannya sehari-hari.
Bekerja di Australia juga bergerak di dalam bidang ini.
Menyusuri jejak Pandi mungkin akan sulit jika berdasarkan kemampuan siluman saja.Tapi mungkin akan ada kemajuan jika menggunakan teknologi seperti CCTV contohnya.
Raja tiba-tiba merasa terkejut sekaligus senang kenapa dia tidak memikirkan masalah ini dari tadi.
Mereka adalah para siluman yang bahkan tidak belajar mengenai teknologi. Lagi pula apa gunanya teknologi di dunia siluman.
Tapi berbeda dengan para manusia yang mengandalkan itu untuk hidup. Bahkan jejak digital seseorang sulit untuk dihapus.
"Baik lah, tapi apa Kau sudah kuat?"
"Aku bisa, antar aku ke rumah, di sana ada wifi nya"kata Liza.
Sebenarnya bisa saja laptop dibawa ke sini alih-alih dia harus kembali ke rumah itu.
Tapi ini adalah dunia di mana ilmu gaib dipakai sehingga tidak ada jaringan internet sama sekali.
"aku akan memikirkan sesuatu dengan masalah internet, Jadi kau tidak perlu kemana-mana tunggu di sini oke"kata raja.
Liza percaya dengan apa yang dikatakan oleh raja. Di samping itu dia memang belum bisa bergerak leluasa karena kondisinya yang memang baru saja sadar.
Entah apa yang dilakukan oleh raja yang jelas , tidak sampai 1 jam kemudian seseorang membawa laptop yang familiar.
Ini adalah laptop kepunyaan liza yang ada di rumah nya.
Liza tidak memiliki waktu untuk bertanya bagaimana caranya Raja bisa membuat jaringan internet masuk ke dunia. Tidak punya waktu untuk bertanya dia langsung mengoperasikan laptop setelah dibantu untuk duduk sedikit.
Dengan cepat jari jemarinya menari di atas keyboard. jika ini adalah orang awam mungkin memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk menemukan informasi yang diinginkan.
Tapi Liza tidak begitu dia bisa langsung masuk ke laman web yang langsung menampilkan CCTV di berbagai daerah di Denpasar.
__ADS_1
Setelah mendapatkannya dia tidak langsung selesai. masih perlu memilah area CCTV yang diperlukan.
Juga harus menerapkan nomor plat mobil dan jenis mobil yang sesuai.
Tidak lama kemudian...
"Raja ,ini dia"
Tampilan di layar laptop menunjukkan sebuah mobil yang berjalan dengan cepat ke menuju ke arah Denpasar.
Liza menyusuri mobil di CCTV ketika keluar dari kota kecil.
Meskipun tidak bisa melihat pengemudi mobil tapi Liza yakin itu adalah Pandi.
Jari jemarinya bergerak lagi menyusuri sekitar area, CCTV melompat ke CCTV yang lain.
Baru kemudian diketahui keberadaan mobil itu sebenarnya tidak langsung menuju ke Denpasar tapi di pelabuhan penyeberangan.
CCTV dipercepat jadi baru kemudian diketahui sosok Pandi keluar dengan menenteng sesuatu seperti sangkar burung yang ditutupi dengan sebuah kain hitam.
Liza menutup mulutnya melihat itu. Mudah sekali menebaknya, jika sangkar itu bukan berisi burung melain kan putrinya sendiri.
Di sini Liza menangis lagi, dia terisak-isak dengan air mata yang mengalir di pipinya tidak bisa berhenti sama sekali.
Putrinya adalah manusia dengan darah dan dagingnya sendiri tapi diperlakukan seperti hewan yang harus dikurung dalam sangkar.
"Raja, putri kita raja Huhuhu"
"Ratu, Pandi. dia..dia menyeberang laut, kau tahu kan artinya?"kata raja yang khawatir.
Tidak ada yang lebih mengerti resiko penyeberangan kali ini. keluar saja dari laut itu artinya ilmu dari siluman ular tidak akan pernah mempan lagi.
Melihat dari jam yang tertera di CCTV kemungkinan besar Pandi sudah pun sampai di seberang.
Liza yang mendengar itu tiba-tiba sadar apa yang dikatakan Raja ini adalah sebuah kebenaran. Begitu lama dirinya menjadi manusia jadi terkadang dia juga melupakan situasi dan kondisi siluman ular.
Liza segera menghapus air matanya dan duduk lagi. Dia kembali fokus pada layar laptop dan membuat jari jemari lentiknya menari-nari di atas keyboard sekali.
Pelabuhan Gilimanuk menghubungkan Bali dengan pelabuhan Ketapang di Banyuwangi.
Pelabuhan penyeberangan Ketapang termasuk dengan pelabuhan tersibuk setelah pelabuhan merak dan Bakauheni.
Pelabuhan Ketapang merupakan akses utama transportasi laut menuju ke Gilimanuk Bali.
Dalam gambaran CCTV situasinya begitu ramai sehingga sulit untuk meneliti di manakah mobil Pandi.
Tapi Liza sudah mengecilkan target sampai pada nomor plat dan juga jenis mobil. Itu hanya perlu hitungan detik saja dan mobil yang dicari sudah langsung terpapar di layar CCTV
Kondisi di pelabuhan Ketapang menunjukkan kepadatan kendaraan yang keluar masuk dari setiap kapalnya.
Kapal-kapal silih berganti datang dan kembali untuk mengangkut para penumpang. Jika ini adalah hari-hari khusus kemungkinan besar perlu waktu sekitar 6 jam hanya untuk mengantri naik di kapal pelabuhan Ketapang ini.
Tapi sekarang tidak ada hal yang seperti itu ,arus penumpang juga terlihat sedikit sepi jika dibandingkan dengan hari-hari khusus.
Seperti Natal, hari raya ,Nyepi bahkan juga terlihat ramai ketika orang-orang pada mudik.
Perlu beberapa waktu untuk memastikan keberadaan mobil yang dikemudikan oleh pandi. Setelah mendapatkannya jari jemari Liza tidak berhenti sampai di situ, dia kembali menyusuri dari CCTV satu ke CCTV yang lain.
Pandi sepertinya tidak berniat untuk berhenti sama sekali .Mobilnya terus melaju dan hanya berhenti di sebuah bandara internasional Banyuwangi.
"Astaga, Pandi sebenarnya ingin pergi ke luar negeri melalui bandara ini, Raja bagaimana ini?"teriak Liza tertahan.
Sulit untuk melacaknya jika dia sudah jauh dari Bali. Tapi sekarang Pandi malah berniat untuk membawanya ke luar negeri.
Buktinya saja dia sudah sampai ke bandara Banyuwangi yang sudah pun disetujui menjadi green airport pertama di Indonesia.
"apa kau serius coba cek ke mana arah dan tujuannya?"kata raja yang mulai khawatir.
Pandi benar-benar berniat untuk pergi jauh dan membawa anak itu. Tapi mereka tetap harus melacaknya ke daerah mana dia membawanya.
Sebagai seseorang yang baru saja menjadi ayah,wajar untuk raja menjadi khawatir dan berharap bayi itu akan baik-baik saja.
Tapi di sisi lain Raja yakin Pandi pasti tidak akan pernah melakukan hal-hal buruk terhadap bayi itu.Bayi adalah sesuatu yang penting untuk Pandi di masa depan ,mungkin dia akan menjaganya lebih baik dari putrinya sendiri.
__ADS_1
Tapi itu adalah sesuatu yang disebut dengan mungkin. Tidak ada yang pasti di sini, secara Pandi adalah orang gila yang tidak memiliki hati nurani.
Dalam pemikiran Pandi ,bayi itu adalah miliknya sendiri .tapi dia masih tega memakan ari-arinya dalam kondisi mentah. Walaupun ari-ari itu tidak memiliki nyawa tapi tidakkah dia memiliki perasaan jijik atau sesuatu yang membuat dia menolak untuk melakukannya.
Jadi Pandi bukanlah manusia normal mainkan manusia yang kurang waras.
Dengan keringat yang menetes Liza tidak memperdulikan apapun selain daripada mengetik dan mengetik saja.
Dengan keahliannya dia bisa melihat sebenarnya Pandi masih ada di dalam bandara tersebut.
"Raja dia belum berangkat masih stay di bandara bagaimana sekarang?"
"kita para siluman tidak bisa pergi melewati laut jadi...
"tidak walaupun kita tidak bisa tapi pengikut ini kan masih bisa aktif!"
Liza tidak bisa menyerah sampai di sini keberadaan bocah kecil itu masih harus dicari walaupun dia sudah meninggalkan area siluman ular.
Tadinya mereka tidak tahu ke mana jejak itu tapi sekarang jelas di depan mata .Jika Pandi masih menunggu jadwal keberangkatan yang sampai sekarang belum diketahui.
Jika dia sempat pergi meninggalkan negara ini ke sebuah tempat yang tidak dijangkau. Pada saat itu tidak akan ada kesempatan lagi untuk mencarinya
Liza bisa melihat CCTV di bagian ini tapi itu terbatas pada negara ini saja. Jika sudah berbeda negara mungkin liza pun tidak bisa mengambil alih.
Karena itu mereka harus mengerahkan semua kemampuan yang ada untuk memblokir kepergian Pandi dari Indonesia.
Liza menyortir CCTV dan mengintip alamat penerbangan yang ada di tangan Pandi.
Di sana tertulis informasi jelas tentang tujuan dari Pandi.
Bandar udara internasional Kuala lumpur yang disingkat menjadi buikl.
Sebuah bandara internasional utama di Kuala lumpur Malaysia yang terletak di Sepang negara bagian Selangor.
"Malaysia dia benar-benar akan pergi ke Malaysia.Raja...
selain alamat juga tertera jam keberangkatan dan itu masih ada sekitar 3 jam lagi.
Masih ada waktu untuk Liza menemukan mereka. Raja tidak bisa begitu juga dengan para prajuritnya tapi dia adalah manusia biasa yang tentu saja bisa melewati laut.
Karena itu Liza berniat untuk mengajukan diri pergi ke Banyuwangi menyusul Pandi secepat mungkin.
Bagaimana mungkin Raja mengizinkan liza melakukan itu. Dia baru saja sadar dari komanya dan sekarang berinisiatif untuk mengajukan diri.
"Raja biarkan Aku pergi, 3 jam hanya 3 jam saja waktu yang tersisa sebelum dia benar-benar meninggalkan kita raja. setelah ini hubungan akan semakin sulit dan aku takut...
"aku takut Pandi tahu jika bayi itu tidak memiliki hubungan darah apapun dengan dia. bayangkan apa yang akan dia lakukan ketika dia menyadarinya"kata Liza yang berpikiran buruk.
Pada saat Pandi berpikir itu adalah putrinya sendiri dia masih tega melakukan hal yang buruk tapi apa jadinya ketika dia menyadari itu bukanlah darah dagingnya.
Zaman sudah modern tentu tidak sulit untuk mengetahui jika bayi itu bukanlah siapa-siapa untuk Pandi.
Pada saat itu kehidupan bayi kecil itu tidak bisa dijamin. Apalagi para siluman ular tidak akan bisa melindunginya lagi karena mereka sudah berbeda tanah.
"Raja biarkan aku pergi, aku mohon...
Raja tidak menjawab karena dia tidak tega tapi sebenarnya dia juga tidak memiliki pilihan lain.
Hanya saja antara melepaskan Liza pergi dan menolak kepergiannya itu masih akan memiliki resiko yang sama-sama besar.
Raja sudah kehilangan bocah yang baru dilahirkan itu tapi sekarang dia juga tidak ingin kehilangan Liza.
"ratuku bagaimana kalau kita istirahat dulu biarkan air saja Pandi membawanya ke Malaysia. pantau terus dia dan pastikan alamat alamatnya tepat. masih ada waktu untuk mengarahkan para pengikut demi mengembalikan dia ke sini"kata raja yang tidak memiliki jalan lain yaitu menggunakan para manusia.
zaman sudah modern tentu saja orang-orang lebih menyukai teknologi di era ini .Namun begitu masih saja akan ada orang-orang yang tertarik dengan dunia gaib.
Ada begitu banyak manusia yang tersaring dengan keserakahannya. Dulu Raja hanya menganggap sepele pengikut seperti ini. Tapi sekarang dia perlu menggunakan tenaga mereka demi menyusuri jejak yang menjamin mereka tidak akan kehilangan informasi .
Bahkan mereka memiliki pengikut yang berdomisili di Kuala lumpur.
Beberapa wisatawan juga pernah datang ke Bali untuk memberikan sesajen pada siluman ular putih. Kebanyakan dari mereka memiliki beberapa hal untuk diminta terkadang kekayaan ataupun jodoh.
"Jadi kau akan menggunakan pengikutmu yang berdomisili di Kuala lumpur?" tanya Liza.
__ADS_1
"Ya aku pasti akan membayar jasa mereka dengan kekayaan"gumam raja. liza segera setuju dengan ide ini, paling tidak mereka akan terus mendapatkan informasi selagi menyusun rencana balasan selanjutnya.
Sepertinya memang harus begitu.