Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
116


__ADS_3

Setelah melewati beberapa waktu di dalam taksi,Pada akhirnya Putri Wulan Adisty tiba juga di depan sebuah klub malam.


Prajurit yang paling bodoh pun sebenarnya masih bisa membaca kan.Jadi putri mahkota ini bisa lega jika prajurit nya tidak bodoh bodoh amat.


Segera saja Putri wulan Adisti bersama seorang pria ular masuk tanpa di cegah oleh sekuriti . Mana security tahu jika yang masuk adalah siluman ular putih dengan niat yang buruk.


Di klub malam yang buka 24 jam, suasana begitu hidup dan bersemangat. Cahaya sorotan panggung menghiasi ruangan dengan perpaduan warna yang mencolok, menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan keceriaan. Musik bergema dengan ritme yang memukau, memenuhi setiap sudut ruangan dan menghipnotis para pengunjung.


ini adalah pertama kalinya Putri Wulan Adisty masuk ke sebuah klub malam kelas atas. Pernah juga dia pergi ke klub malam ketika mencari informasi kemarin tapi itu adalah klub yang biasa-biasa saja.


Tapi klub yang baru saja dimasukin ini benar-benar adalah klub kelas atas yang mewah dengan beberapa fasilitas yang mewah juga.


Para penari profesional tampil dengan gerakan yang enerjik dan memukau di atas panggung yang dikelilingi oleh penonton yang bersemangat. Mereka menggoyangkan tubuh mereka dengan penuh semangat, memancarkan aura kebebasan dan kegilaan yang menghipnotis setiap mata yang melihat.


Di area dansa, pengunjung yang bersemangat bergoyang dan bergoyang mengikuti irama musik yang menggema di telinga mereka. Mereka berdansa dengan bebas, melupakan semua beban dan khawatir dalam kehidupan sehari-hari mereka. Aura euforia dan kegembiraan terasa di udara saat mereka berpesta sampai pagi.


"Cari dengan memilah-milah aura pembunuh, mereka bukanlah orang-orang baik begitu juga dengan bawahannya"Kata putri Wulan Adisti.


Mereka di sini mencari orang untuk diselesaikan. Tapi itu bukan berarti orang-orang yang tidak bersalah akan dilibatkan dalam hal ini.


Karena itu Putri Wulan adistya harus benar-benar bertindak secara diam-diam.


"Baik putri"kata prajurit itu.


orang sedang sibuk benari-nari gila dengan otak yang dilumuri alkohol. di antaranya tidak ada yang menyadari jika beberapa ekor ular sudah mulai masuk ke sana.


Bahkan ada juga ular yang sudah merubah wujud menjadi manusia lagi dengan pakaian keren sehingga mereka bisa berbaur dengan manusia lainnya.


Sesuai instruksi dari Putri mahkota para ular siluman yang mengubah wujud menjadi manusia ini benar-benar memilah pengunjung dari segi aura mereka.


Begitu juga yang dilakukan oleh Putri mahkota. Tapi anehnya pencarian ini sepertinya harus membutuhkan beberapa waktu lagi.


Basalahnya aura di sini memang cukup kental dan hampir semua orang di sini adalah orang-orang yang memiliki karakter buruk.


Ada juga aroma campur aduk yang kuat di udara sehingga menyulitkan indra penciuman para siluman untuk menelusuri aura mana saja yang harus mereka pilah.


"Heh tempat persembunyian yang bagus "pikir Putri mahkota.


Tidak sia-sia dua orang kurang ajar itu belajar pada gurunya. Karena mereka tahu kekurangan dari para siluman ular sehingga memilih tempat ini sebagai tempat persembunyian.


Di sudut bar, bartender yang mahir mencampurkan minuman dengan penuh keahlian. Suara berdecak anggur dan es yang saling berbenturan, menciptakan harmoni yang menyegarkan bagi para pecinta minuman. Pengunjung duduk di sekitar bar, tertawa dan bercanda, menikmati minuman yang segar di tangan mereka.


Atmosfer klub malam ini penuh dengan semangat kehidupan yang membara. Teriakan dan sorakan bahagia terdengar di antara kerumunan, menciptakan energi yang tak terlupakan. Semua orang tampak menikmati momen mereka di klub ini, menari, tertawa, dan merayakan kehidupan dengan bebas.


Walaupun waktu telah larut malam, klub ini tetap ramai dan penuh kehidupan. Pengunjung dari berbagai latar belakang bergabung dalam perayaan bersama, menciptakan keragaman yang membangkitkan kegembiraan dan kesenangan. Suasana klub malam yang buka 24 jam ini menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang memasukinya.


Tapi ini tidak berlaku untuk putri Wulan Adisti dan beberapa prajurit ular putih yang lainnya.


Putri Wulan Adisty memandang sekeliling klub dengan tajam) tapi dia tidak bisa melihat keberadaan mereka berdua.


"Joko dan Dewi pasti bersembunyi di tempat ini. Kita harus mencari mereka dengan cepat"kata nya.


"Tapi Putri, informasi yang kita terima mengatakan bahwa mereka ada di sini.Apa mungkin berada di ruang VIP klub ini?"kata seorang prajurit ular.


Tidak ada informasi jika ada klub malam lainnya jadi pasti mereka memiliki ruangan pribadi dan ini pasti adalah ruangan VVIP.


Putri Wulan Adisty juga berpikir begitu jadi dia mengangguk kan kepalanya "Baik. Kita akan memulai pencarian dari ruang VIP. Pastikan setiap sudut diperiksa dengan cermat. Mereka tidak boleh lari lagi kali ini.Dan juga biarkan semua prajurit tersebar di beberapa titik untuk memblokir jalan keluar "


" Kami siap melaksanakan perintahmu, Putri"Jawab nya.tentu saja intruksi lanjutan di lakukan dengan telepati.


Putri Wulan Adisty dan para prajurit ularnya mulai menyusup ke dalam klub malam Blossom Cherry. Mereka berjalan melewati kerumunan orang yang sedang menikmati malam di dalam klub. Mata mereka terus waspada, mencari jejak Joko dan Dewi di antara keramaian.


Saat mereka mendekati ruang VIP, mereka melihat sekelompok orang yang mencurigakan berusaha menyelinap ke dalam ruangan tersebut.


Gerakan lamban putri Wulan Adisti seharusnya tidak berbeda dengan para pengunjung yang lain.Sehingga tidak akan ada orang yang curiga tapi sayang nya .Joko sudah antisipasi lebih dulu sehingga setiap anak buahnya jadi lebih waspada di banding kan dengan hari hari biasa nya.


" Stop! Kalian tidak boleh masuk ke ruang VIP tanpa izin"kata seorang yang tiba-tiba saja datang menghalangi putri Wulan Adisti.


Gadis ular ini mengernyitkan kening sedikit "Siapa kalian? Ini bukan urusan kalian"


"Hahaha ini tempat kami, urusan ku untuk meminta kalian pergi.Jika tidak jangan salah kan aku andai nyawa mu melayang" kata penjaga yang bertubuh besar.


Putri Wulan Adisty tidak gentar dengan ancaman ini.Dia menatap langsung tanpa takut dengan sikap yang menantang musuh " Kami mencari Joko dan Dewi. Jika kalian menyembunyikan mereka, kalian akan menghadapi akibatnya"


Penjaga klub malam ini terkejut mendengar nama bos mereka disebutkan dengan cara yang tidak sopan .Beberapa waktu yang lalu bos sudah mengatakan . Pihak musuh akan datang ke klub ,karena itu mereka harus berjaga-jaga lebih awal .Apakah wanita ini musuh yang dikatakan oleh bos.

__ADS_1


Sepertinya bos melebih-lebihkan musuhnya kali ini .Tapi sebenarnya ini baik-baik saja .Bukankah dengan begitu dia bisa membuat bos terkesan. Seandainya tangannya sendiri yang mampu meringkus musuh cantik ini.


" Kalian tidak bisa menghentikan kami"kata nya dengan nada yang meremehkan lawan.


Tapi sayangnya...


Bruk...


Begitu Putri Wulan Adisti meniup udara beracun dari mulutnya. Tiba-tiba saja pria yang bertubuh besar ini langsung jatuh ke lantai dan kejang beberapa kali sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.


pemandangan ini menimbulkan suasana heboh di antara para penjaga yang lain.


Segera saja tempat itu didatangi oleh puluhan pria besar bahkan ada yang menggunakan senjata api.


dor... dor ...dor... dor...


Pertempuran dimulai dengan cepat. Para prajurit ular siluman meluncur maju dengan kecepatan yang luar biasa. Mereka menggunakan keahlian bertarung mereka yang mengagumkan dan serangan berbahaya yang dilakukan dengan menggunakan panjangnya tubuh ular.


Para penjaga klub malam, meskipun terkejut dengan serangan mendadak ini, tidak mundur begitu saja. Mereka melawan dengan berbagai senjata yang mereka miliki, seperti tongkat keamanan, pukulan berturut-turut, dan teknik bela diri yang mereka kuasai.


Pertarungan itu memenuhi ruang klub dengan sorakan, teriakan, dan suara benturan benda-benda. Meja-meja dan kursi-kursi terguling akibat serangan yang kuat, sedangkan lampu-lampu hias yang tergantung bergetar akibat kekuatan yang dilepaskan.


Prajurit Ular Siluman menunjukkan kehebatan mereka dalam pertempuran, dengan kecepatan dan ketepatan serangan yang membingungkan para penjaga klub malam. Mereka menggunakan kemampuan ular mereka, melilit dan menggigit dengan racun yang mematikan.


Namun, para penjaga klub malam tidak mundur begitu saja. Mereka bekerja sama, berusaha melindungi klub dan menyerang balik dengan keberanian dan ketahanan yang luar biasa. Mereka melancarkan serangan berkelompok, mencoba menahan laju serangan prajurit ular siluman.


Pertempuran berlangsung sengit, dengan kedua belah pihak saling memberikan serangan mematikan. Ada cahaya sinar energi magis yang berkelebat, sabetan senjata yang terdengar, dan gerakan lincah yang memenuhi ruangan.


Untung saja bagian di ruangan VIP dan ruangan utama itu berbeda dan dilengkapi dengan peredam suara. Sehingga pertarungan di sini tidak mengganggu aktivitas di ruang utama di mana Begitu banyak pengunjung yang sedang bersukaria.


sementara itu Putri mahkota mengambil kursi dan duduk cantik di satu sudut di mana Dia sedang menyaksikan pertarungan antara manusia dan siluman.


bukannya Putri Wulan Adisti sombong tapi dia ingin melihat bagaimana bagusnya prajurit ular yang dipimpin oleh ayah raja Siluman. Jika mereka masih kalah saja dalam pertempuran yang kecil ini maka mereka tidak layak disebut dengan pasukan elit.


Sementara itu para prajurit dan orang-orang yang sedang bertempur sama sekali. Tidak melihat ke arah gadis cantik yang duduk santai di tengah pertempuran ini.


Di sini tdak ada pihak yang menyerah begitu saja, pertempuran berlangsung seolah tak ada akhirnya. Ketangguhan dan kegigihan dari kedua belah pihak membuat pertarungan ini semakin memanas dan menegangkan.


Hingga akhirnya, setelah pertarungan yang panjang dan melelahkan, prajurit ular siluman berhasil mengungguli para penjaga klub malam. Sisa-sisa penjaga klub malam terkapar di lantai, kehabisan tenaga.


Seharusnya mereka bisa mengalahkan manusia lemah hanya dalam kisaran di bawah 5 menit .Tapi lihat apa yang mereka lakukan ,ini hanya membuat berantakan dan penyelesaian tugas lebih dari 15 menit.


Sepertinya sebagai seorang putri mahkota di kerajaan siluman ular putih. Dia harus memperbaiki cara-cara mereka bertempur.


Prajurit Ular Siluman melihat sekeliling ruang klub yang berantakan, tetapi mereka juga mengalami luka dan kelelahan. Namun, mereka tidak membiarkan kelelahan menghalangi misi mereka. Mereka bersiap melanjutkan perjalanan mereka untuk menemukan Joko dan Dewi, sambil berharap pertempuran ini membawa mereka lebih dekat pada tujuan mereka.


Setelah pertempuran sengit, orang-orang yang mencurigakan berhasil ditaklukkan oleh Putri Wulan Adisty dan para prajurit ularnya. Mereka sekarang sudah berdiri tegap di depan pintu ruang VIP yang terbuka lebar.


"Akhirnya kita sampai di sini. Joko dan Dewi, waktunya untuk mempertanggungjawabkan tindakan kalian"kata Putri Wulan Adisty dalam hatinya.


Dengan langkah mantap, Putri Wulan Adisty dan para prajurit ularnya masuk ke ruang VIP untuk menghadapi Joko dan Dewi yang bersembunyi di dalamnya. Pertempuran akhir yang menentukan akan segera terjadi.


Tidak perlu aba-aba langsung saja Putri Wulan Adisti membuka pintu dengan suara yang keras.


Tidak jauh dari pintu Joko dan Dewi berdiri dengan gaya diam nya menurut Putri Wulan Adisty musuh benar-benar meremehkan dirinya.


"Joko, Dewi, akhirnya kita bertemu. Waktunya untuk kalian mempertanggungjawabkan tindakan kalian"kata Putri Wulan Adisty yang menantang dua orang itu maju langsung bertarung tanpa menghabiskan waktu untuk berbicara.


Joko mengambil napas dalam-dalam. ya sadar jika ilmu gaibnya tidak setinggi gadis di depannya ini namun dia juga berpikir bersembunyi selamanya juga tidak akan efektif. jadi hidup dan mati maka tentukanlah hari ini


" Putri Wulan Adisty, kami tidak akan menyerah begitu saja. Kami akan melawan dengan segala kekuatan kami"


Dewi juga berpikiran sama seperti Joko jika hari ini mati maka matilah dengan terhormat.


"Kami telah belajar banyak tentang ilmu siluman sejak lama.hahaha Kami akan membuktikan bahwa kami tidak bisa dihancurkan dengan mudah oleh silumannya baru lahir kemarin sore"


"Baiklah, tunjukkan apa yang kalian miliki. Saya tidak akan menahan diri"tantang Putri Wulan Adisti lagi.


Joko dan Dewi memulai ritual mantra mereka. Mereka berkonsentrasi dengan penuh fokus, mengeluarkan kemampuan gaib mereka masing-masing. Joko menggunakan kekuatan bayangan, mengubah dirinya menjadi bayangan hitam yang mengecoh lawan. Sementara itu, Dewi memanggil kekuatan angin, menciptakan angin kencang yang berputar di sekitarnya.


Putri Wulan Adisty segera menyusun energi di sekelilingnya "Jangan pikir kalian sendiri yang memiliki kemampuan gaib. Saya juga memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan"


Sebenarnya putri bulan Agustus bisa menghembuskan nafas racun pada pasangannya tapi dia tertarik untuk mengenal cara bertarung yang lebih kuno.


Pertarungan antara ilmu gaib dan ilmu gaib.

__ADS_1


Pertarungan pun dimulai. Joko meluncurkan serangan bayangan yang terus bergerak dengan cepat, mencoba menyerang Putri Wulan Adisty dari segala arah. Namun, Putri dengan kecekatan dan kepekaan siluman ularnya berhasil menghindari setiap serangan tersebut.


Dewi mengarahkan angin kencang ke arah Putri Wulan Adisty, mencoba menghalanginya dan menciptakan kekacauan di sekitarnya. Namun, Putri dengan keahlian siluman putihnya mampu melawan angin kencang tersebut, menghentikannya dengan perisai energi yang kuat.


Putri Wulan Adisty memandang mereka berdua dengan tajam ." Kekuatan kalian tidak cukup untuk mengalahkan saya. Ini adalah akhir dari perjalanan kalian"


Tanpa ragu, Putri Wulan Adisty mengumpulkan energi di tangannya, menciptakan bola energi biru yang menggantung di udara. Dengan kekuatan siluman putih yang membara, dia melemparkan bola energi tersebut ke arah Joko dan Dewi.


Joko dan Dewi berusaha menghindar, namun serangan energi itu melesat dengan cepat dan mengenai mereka. Tubuh mereka tersengat oleh energi yang kuat, membuat mereka terjatuh ke lantai dengan tak berdaya.


"Ahhkkk.


Issss ..


" Pertarungan ini telah berakhir. Kalian harus menanggung konsekuensi perbuatan kalian"kata Putri Wulan Adisty.


Dengan Putri Wulan Adisty yang menguasai situasi, Joko dan Dewi terkapar di lantai, tak berdaya dalam kekalahan mereka.


Putri Wulan Adisty tersenyum puas " Ah, akhirnya kalian mengalami kekalahan yang kalian layakkan. Kalian tak berdaya melawan kekuatan sejatiku"


Tapi Joko dan Dewi sedang berusaha bangkit dengan susah payah. tentu saja penampakan ini membuat Putri wulanda Wulan Adisti merasa heran Bukankah seharusnya mereka berdua sudah habis terbakar oleh bola api birunya tadi tapi sekarang kenapa mereka masih memiliki tenaga untuk bangkit.


Apa yang terjadi sebenarnya.


Putri Wulan Adisty: (menatap mereka dengan pandangan curiga) Ada yang aneh... Mengapa kalian begitu cepat pulih setelah serangan terakhirku?


Joko berkata dengan senyum sinis "Apakah Putri tidak menyadari? Itu bukanlah tubuh asli kami?"


Dewi sudah berhasil berdiri tegak lagi "Kami berhasil mengganti wujud kami dengan bantuan ramuan kimia dan mantra gaib?"


Putri Wulan Adisty terkejut "Apa maksudmu? Kalian berdua sebenarnya bersembunyi di balik ilusi?


Dewi tidak menjawab tapi sebenarnya itulah yang terjadi saat ini. sejak Putri bulan Agustus masuk ke kamar ini sebenarnya dia sudah masuk ke dalam jebakan ilusi yang dibuat oleh Joko dan Dewi. walaupun Putri Wulan Adisty kuat dari segi tenaga gaib dan bakatnya tapi dia lemah dari sisinya zat kimia.


Dengan begitu sangat mudah untuk menjatuhkan Putri Wulan Adisty ke dalam jebakan ilusi.


pantas saja sejak awal masuk dari pintu hanya dia saja yang bertarung dengan pasangan ini sedangkan prajurit ularnya tidak datang sama sekali. sekarang putri mahkota sudah sadar " Kalian memang memiliki kelicikan yang tak terduga. Tapi permainan ini belum berakhir"


Tanpa kata lagi, Joko dan Dewi mempersiapkan serangan mereka. Mereka mengeluarkan kekuatan gaib mereka yang sudah ditingkatkan setelah bersembunyi di balik ilusi. Putri Wulan Adisty, meski terkejut, tetap fokus untuk melawan mereka.


Pertempuran sengit pun pecah di dalam ruang VIP klub malam Blossom Cherry. Serangan-serangan hebat dilancarkan dari kedua belah pihak, dan energi magis berkelebat di sekitar mereka. Kedua belah pihak sama-sama kuat dan tak memberi kesempatan untuk bertahan.


Namun, meskipun Joko dan Dewi telah menyiapkan perangkap yang cerdik, Putri Wulan Adisty menunjukkan ketangguhannya. Dengan keahlian siluman ular putihnya, dia mampu mengimbangi serangan mereka.


" Kalian berdua memang cerdik, tetapi tidak cukup untuk mengalahkanku. Aku tak akan mundur!"


Saat pertempuran semakin sengit, suasana klub malam Blossom Cherry dipenuhi dengan kilatan cahaya dan suara ledakan. Kehebatan dan ketangguhan dari ketiga siluman ini saling beradu.


Akhirnya, setelah pertarungan yang panjang dan melelahkan, Putri Wulan Adisty berhasil mengungguli Joko dan Dewi.


dalam satu kesempatan putri Wulan Adisti meniupkan udara beracun sekaligus melemparkan bola api birunya ke beberapa titik.


ini karena dua manusia durjana itu membuat industri tentang ribuan tubuh-tubuh yang mirip dengan mereka.


Walau bagaimana kuatpun jurus ilusi ini tidak akan mempan jika dihadapkan dengan udara beracun.


Udara bisa dengan mudah menyusup ke beberapa titik walaupun mereka bersembunyi kelubang semut sekalipun.


Mereka berdua langsung terkapar kembali di lantai, kekuatan mereka habis dan tidak mampu melawan lebih lanjut.


Putri Wulan Adisty menatap mereka dengan pandangan menentukan" Kalian harus bertanggung jawab atas tindakan kalian. Namun, aku tidak akan membunuh kalian. Kalian akan dihadapkan pada keadilan yang sesuai"


Dengan itu, Putri Wulan Adisty memanggil prajurit ularnya untuk menangkap Joko dan Dewi yang telah terkapar. Keduanya akan dihadapkan pada proses pengadilan di dunia siluman untuk mempertanggungjawabkan tindak


Putri Wulan Adisty: (memusatkan pikirannya) Raja Siluman Ular Putih, misi telah berhasil. Kami telah mengalahkan Joko dan Dewi. Kami akan membawa mereka ke dunia siluman untuk dihadapkan pada hukuman yang pantas.


Raja Siluman Ular Putih muncul dalam pikiran Putri mahkota ." Tidak, Putri Wulan Adisty. Tidak boleh ada manusia yang datang ke dunia siluman. Mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya di dunia mereka sendiri"


"Paham, Raja. Saya akan menyerahkan mereka pada hukum manusia. Mereka tidak akan terhindar dari konsekuensi perbuatan mereka"


Raja Siluman berkata dengan telepati "Jaga mereka dengan ketat, Putri Wulan Adisty. Pastikan mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama"


Putri Wulan Adisty mengakhiri telepati dengan Raja Siluman Ular Putih. Dia mengatur agar Joko dan Dewi dikawal oleh prajurit ularnya untuk diserahkan kepada pihak berwenang manusia.


Meskipun putus asa karena tidak bisa membawa mereka ke dunia siluman, Putri bertekad untuk memastikan bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi perbuatannya di dunia manusia.

__ADS_1


Dengan perasaan campur aduk, Putri Wulan Adisty melangkah keluar dari klub malam Blossom Cherry, meninggalkan Joko dan Dewi yang akan menghadapi keadilan manusia.


__ADS_2