
Pada saat yang sama, Putri Wulan Adisti sudah berada di lantai atas dimana para anak buah Joko dan Dewi di letakkan.
Beberapa ekor ular putih segara menyingkirkan ketika dia datang. melihat ada wanita cantik yang datang menghampiri tidak ada yang senang sama sekali.ini karena mereka begitu yakin jika wanita ini bukanlah manusia melainkan siluman ular.
Putri wulan Adisti menampilkan senyum manis ya dan berkata lebih lembut. "Kalian pikir kalian bisa melarikan diri dariku? Kalian akan segera mendapatkan hukuman yang setimpal atas kejahatan kalian!"
Bibir nya yang manis tiba-tiba saja mengeluarkan lidah ular yang bercabang dua.Dia mendesis layaknya seekor ular sehingga empat anak buah Joko dan Dewi menggigil.
Suara kejang dan rintihan menyedihkan terdengar dari mereka berempat . Putri Siluman melangkah mendekati salah satu dari mereka.
"Katakan padaku, di mana Joko dan Dewi bersembunyi. Aku ingin memastikan mereka mendapatkan hukuman yang setimpal"kata putri Wulan Adisti mengancam.
" Kami tidak akan pernah memberitahumu!"meskipun merasa takut dengan penampakan gadis cantik di depannya ini tapi mereka adalah orang-orang yang sudah dicuci otak sebelumnya jadi ketakutan asli masih pada Joko dan Dewi sehingga mereka tidak mudah untuk membuka mulut.
"Baiklah, jika kalian ingin bertahan hidup lebih lama, katakanlah padaku di mana mereka bersembunyi" bau nafasnya segera membuat mereka muntah darah,ini adalah aroma racun yang tadinya di serap oleh Dewi.
Empat orang dari anak buah Joko ini sebenarnya adalah orang-orang yang berpartisipasi langsung dalam membuat ramuan racun tersebut. Jadi mereka begitu akrab dan tahu masalah apa yang sedang mereka hadapi saat ini.
Anak Buah Joko tidak tahan lagi, salah satu dari mereka segera buka mulut dengan cepat "Mereka berada di sebuah klub malam yang buka 24 jam! Itu satu-satunya tempat yang kami tahu!"
"Hahaha klub malam kah?di mana alamat nya Hem?" kata putri Wulan Adisti.
"Tapi...ta.. tapi berjanjilah jika kau tidak akan pernah memakanku,berjanjilah dulu kalau tidak aku ...tidak akan menyebutkannya" kata pria itu.
dia bukan tidak tahu kemampuan makan seekor ular. Seekor ular bisa menyantap mangsa yang memiliki ukuran tiga kali lipat dari badannya sendiri. yang paling parah mangsa masih dalam kondisi hidup ketika kejadian itu terjadi
palingan hanya beberapa urat nadi saja yang putus untuk melemaskan mangsanya agar tidak begitu banyak bergerak ketika berada di dalam perut.
itu sangat menyedihkan dan paling menyakitkan sekali bagi mangsa. Jelas aja dia tidak ingin mengalami hal itu.jadi dia dalam ketakutan masih sempat berpikir. Apakah ada kesempatan untuk selamat.
Apapun itu mari coba, sisanya letakkan saja kepada takdir.
"Hem Apa kau sudah mengancam aku? hehehe tapi tidak apa-apa Putri ini suka dengan pribadi yang seperti ini. walaupun kau terlihat menyelerakan tapi putri ini berjanji aku tidak akan menyentuh tubuhmu seujung kuku. ini adalah janji seorang putri siluman ular"kata putri Wulan Adisti dengan senyum.
"Oke..oke,kata bos para siluman adalah orang yang paling menepati janji jika dibandingkan dengan manusia jadi aku percaya.Mereka ada di klub malam dengan nama blossom Cherry, alamatnya ada di jalan xx , bos memiliki kamar khusus di sana nomornya adalah 82"kata pria itu dengan cepat ketika dia sudah mendapatkan janji dari seorang Siluman.
"Darto...ah putih siluman dia sudah mengatakannya kan jadi bisakah aku tidak dimakan juga?"temannya yang dari tadi bengong tiba-tiba menyadari jikaDarto sudah diselamatkan tapi bagaimana dengan mereka Apakah mereka masih akan ditelan oleh siluman ini.
"Ohh Jadi apa yang kau tawarkan agar kau tidak akan telan Hem?"kata Putri Wulan Adisty lagi.
lucunya sih kemarin aja beberapa orang berebutan ingin masuk ke dalam perutnya. tapi sekarang orang-orang di depannya ini malah tidak mau.
His terkadang pemikiran manusia itu memang sulit di tebak kan.
"aku tidak punya apapun untuk ditawarkan tapi informasi yang dia katakan adalah informasi yang ingin aku katakan. tidakkah bisa itu sama saja artinya?"kata pria ini yang masih berkeringat dingin tapi dia masih ingin hidup.
Begini-begini juga dia masih memiliki keluarga di rumah.
"Oh kau benar sekali informasi ini memang begitu berharga buat ku, Hem kupikir gara-gara informasi ini bukan dia saja tapi kalian semua tidak akan aku makan bagaimana ini adil kan?"kata nya dengan wajah yang bingung.
Mendengarkan perkataan itu anak buah Joko dan Dewi ini berbinar-binar mereka pikir akan mati tapi rupanya masih ada kesempatan untuk hidup.
Untung saja Siluman, jika tidak bakalan dicium deh.
"Terima kasih atas kerjasamanya. Kalian telah memberiku kepuasan besar."Putri Siluman putri Wulan Adisti memperlihatkan senyum jahatnya.
Mereka adalah orang-orang yang secara sadar sudah membuat dunia siluman bergetar. jadi walaupun orang ini tidak memiliki kesalahan tapi secara tidak langsung Mereka benar-benar bersalah.
Memang dia sudah berjanji untuk tidak menyentuh tubuh mereka seujung kuku tapi dia masih bisa melemparkan udara beracun kan.
__ADS_1
Mulutnya yang cantik tiba-tiba dibuka dengan lebar dan keluarlah asap berwarna putih kehijau-hijauan. tempat anak buah dari Joko dan Dewi ini terkejut melihatnya.
Bagaimana mungkin mereka lupa jika gadis siluman di depannya ini masih memiliki satu senjata lagi yang akan membunuh mu tanpa perlu menyentuh.
"Hikk..kau..kau bohong,huk...
"Penipu...ahkk..
"Heikan aku udah bilang nggak bakalan menyentuh tubuh kalian seujung kuku pun. jadi aku bener kan, cuman tadi aku nggak janji jika tidak akan pergi untuk membunuh kalian hehehe"katanya terkekeh kekeh.
tiba-tiba saja 4 orang itu merasa tercekik bukan saja tercekik dada mereka juga terbakar setiap kali ada udara yang tersedot melalui hidung dan jatuh ke paru-paru.
udara itu benar-benar membuat isi perut mereka terbakar.bukan saja racun tapi rupanya juga disertai dengan api biru yang berkelip-kelip dalam ukuran kecil.
Akibatnya tubuh-tubuh yang baru saja menghisap udara beracun itu menggelepar ke lantai dan hangus dari dalam.
Sungguh cara mati yang indah.
Putri Siluman meninggalkan ruangan itu dengan langkah mantap, siap untuk menghadapi Joko dan Dewi di klub malam tersebut. Dia tahu bahwa di sana, pertarungan mematikan yang menentukan tak dapat dihindari.
tidak lama kemudian Putri Wulandari sudah sampai di tengah kota Denpasar.kurangnya pengetahuan tentang ilmu teknologi membuat Putri Wulan Adisty harus mencari tahu lokasi sebenarnya klub malam blossom Cherry.
Jalanan yang ramai di Denpasar, dengan lampu-lampu neon yang berkilauan dan kehidupan malam yang sibuk. Putri Siluman Ular Putih, bersama pasukan prajurit ularnya, berjalan dengan wujud manusia dengan mantap. Sambil mencari petunjuk untuk menemukan alamat klub malam yang disebutkan oleh anak buah Joko dan Dewi.
Putri Siluman Ular Putih memandang sekeliling dengan tajam " Kita harus menemukan klub malam itu. Di sinilah Joko dan Dewi bersembunyi. Mereka tidak akan lolos dari kekuatan kita.Tapi kalian sudah pada perbuatan tidak pernah belajar tentang teknologi, sama saja dengan aku yang baru lahir satu minggu, cih bodoh"
Prajurit Ular tahu kenapa putri mahkota ini kesal tapi dia pura-pura tidak tahu dengan berbisik "Tapi bagaimana kita bisa menemukan klub malam itu, Putri? Denpasar adalah kota yang besar, dan ada begitu banyak klub malam di sini"
Putri Siluman Ular Putih mengernyitkan kening "Kita perlu informasi lebih lanjut. Sampaikan perintah kepada prajurit kita untuk mengintrogasi penduduk setempat, mereka harus memberi tahu kita di mana klub malam tersebut berada"
Prajurit Ular mengangguk " Baik, Putri. Kami akan segera melaksanakan perintahmu"
Prajurit Ular 1 dan Prajurit Ular 2 bergerak maju, mereka berdua mendekati beberapa penduduk lokal yang sedang berjalan di sekitarnya. Dengan memperlihatkan wajah yang menakutkan dan menunjukkan kehadiran mereka yang lebih mirip dengan preman pasar.
Orang yang tiba-tiba dipanggil segera terkejut karena tidak menyangka jika dirinya hari ini akan ketiban sial " Ah! Saya... saya tidak tahu! Maafkan saya!"
"Kami tidak akan bertanya untuk kedua kalinya. Jangan menyembunyikan apapun dariku!" kata nya lagi.
Orang yang ditanya ini sebenarnya hanya terkejut. jika tidak karena wajah yang garang itu mungkin dia akan mencibir dengan keras.
"bisa nggak lo tanyanya baik-baik gitu?"
Tapi karena wajah orang yang bertanya itu tidak menampilkan aura yang baik mereka ketakutan jadi lupa dengan apa yang harus dijawab.
"Saya... saya mendengar ada sebuah klub malam yang buka sepanjang malam di seberang jalan ini. Mungkin itu yang kalian cari"
"Oh di mana itu?"
"Itu lurus aja dari sini selepas itu nampak lampu merah belok kiri kemudian belok kanan dah di dekat situ deh"kata orang itu.
Prajurit ular ini mencoba memverifikasi informasi ini sekali lagi pada orang tersebut. Setelah melakukan beberapa kali barulah dia puas.
"Terima kasih atas kerjasamanya. Kalian bisa melanjutkan perjalanan kalian"katanya lagi setelah itu dia membebaskan orang yang lewat tadi.
Hanya setelah dilepaskan dua orang yang lewat tadi menggerutu dengan kesal.
"siapa sih itu orang galak amat ,baru keluar dari penjara mungkin, dasar penjahat kambuhan"
"Hem udah penjahat otaknya error lagi,kalau nanya baik-baik juga bakal dijawab kan ya nggak"
__ADS_1
"Hem ,gila ya"
Putri Wulandari tidak tahu apa yang dipikirkan oleh orang itu mereka dia hanya menginginkan hasilnya saja.
Prajurit Ular 1 dan Prajurit Ular 2 kembali ke sisi Putri Siluman Wulan Adisty dengan informasi yang mereka dapatkan.
" Kita tahu tujuan kita sekarang. Kita akan menuju klub malam itu dan menghancurkan Joko dan Dewi sekali dan untuk semua"
Dengan pasukan prajurit ularnya yang setia, Putri Siluman Ular Putih melangkah dengan keyakinan penuh menuju klub malam yang dijadikan tempat persembunyian oleh Joko dan Dewi. pertempuran yang mematikan akan segera terjadi.
"Putri bisakah aku mengatakan sesuatu?"kata seorang prajurit yang tiba-tiba maju tanpa sebab. Dari tadi dia sedang memikirkan beberapa hal tapi khawatir idenya ini tidak diterima oleh Putri mahkota.
"Ya apa?"
"kenapa kita tidak naik taksi aja dan meminta sopir taksi mengantarkan kita ke sana bukankah itu lebih cepat dan tujuannya akan lebih akurat?" kata nya pelan.
Putri wulan Adisti. ????
para prajurit ???
"loh kenapa bengong kalau aku salah ya maafkan aja ayo kita jalan"kata nya ragu.
"kau pergi cari taksi, bodoh"kata Putri Wulan Adisty lagi.
Ya jelas dia tidak tahu secara dia baru lahir satu minggu. gimana ceritanya dengan para prajurit yang usianya bahkan ada yang ratusan tahun. Masa nggak ada yang tahu jiga manusia itu menggunakan mobil untuk pergi ke mana-mana.
Nggak punya mobil ya sewa lah ,kan beres.Kalau tahu gini kan nggak perlu repot-repot. Dasar sial prajurit bodoh .
Mengingat kejadian hari ini putri Wulan Adisti lagi-lagi menguatkan tekadnya. Untuk meminta agar beberapa prajurit dikirim ke dunia manusia untuk belajar tentang dunia manusia itu sendiri.
Bukan mereka saja tapi dia juga akan terjun ke bidang itu. Sekarang adalah dunianya teknologi jadi kenapa para siluman masih harus ketinggalan.
Memang dunia mereka adalah dunia yang berbeda dan saling tidak pernah mengenal tapi apa salahnya tahu tentang dunia orang lain.
Jika ada manusia lain yang berniat untuk menyerang dunia siluman.Tentu para siluman sudah lebih siap daripada sekarang yang terlihat bodoh dan sungguh menggelikan sekali.
Tidak lama kemudian putri Wulan Adisti mendapatkan sebuah taksi yang diminta langsung bergerak ke klub malam blossom Cherry.
Sementara itu hanya satu prajurit ular yang mendampinginya dengan wujud manusia sementara ular-ular yang lain sudah menyelinap lebih dulu ke dalam taksi langsung dalam wujud ular mereka masing-masing.
Untung saja kondisi sudah gelap sehingga supir taksi tidak menyadari ada sesuatu yang salah pada mobil taksinya.
Setelah alamat diberitahukan mobil ini langsung meluncur ke TKP.
Begitu mobil berjalan Putri Wulan Adisti segera menghubungi ayahnda Raja siluman di dunia siluman tentunya.
Mereka menggunakan hubungan telepati yang lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan telepon genggam saat ini.
"Putri mahkota ada apa apa Kau menemukan alokasi spesifik kedua b******* itu?"tanya Raja dengan cepat.
"ya Anda ayanda aku sudah menemukannya dan sekarang kami lagi OTW, hehe ibunda bilang itu namanya OTW kan"katanya.
Putri Wulan Adisti tidak lupa menyebutkan alamat lengkap tentang lokasi Joko dan Dewi.
"Bagus lah, tapi ingat kamu harus hati-hati klub malam adalah tempat yang banyak pengunjungnya .jangan sampai identitas kamu sebagai siluman itu ketahuan.oh ya sayang ini juga ada kabar baik pangeran tua juga sudah siluman dan dia mengkhawatirkanmu"kata raja yang tidak lupa menyebutkan masalah Pandi.
"baik ayanda jangan khawatir ada begitu banyak prajurit di sampingku jika ada kejadian, itu artinya mereka bukanlah prajurit elit "kata Putri mahkota ya memang meremehkan keahlian para prajurit ini.
Bukan saja tidak bisa menjaga satu-satunya Putri mahkota mencari jalan saja mereka tidak bisa.Hei benar-benar mereka harus direkonstruksi ulang.
__ADS_1
Setelah laporan tentu saja hubungan telepati ini diputuskan .Putri Wulan Adisty harus beristirahat dan merencanakan bagaimana cara menemukan target dan juga menghabisi target di saat yang sama.
Joko dan Dewi siap-siaplah.