
kehidupan pasangan suami istri yang awalnya berbahagia dan tertawa genit karena kehadiran bayi merah yang sangat lucu ini tiba-tiba akan segera berakhir.
Persis pada saat mereka berpikir kehidupan itu akan berakhir tiba-tiba saja seseorang datang mengetuk pintu jendela dari sisi lain.
Ada pemuda yang sangat tampan dengan senyum yang sangat menarik perhatian. Jelas saja penampakan wujud dari Putri mahkota ini akan membuat takut semua orang yang memandangnya. Tapi anehnya pemuda tampan itu sama sekali tidak merasa aneh bahkan terkesan tidak takut sama sekali.
Anehnya begitu melihat penampakan pria tampan di kaca sebelah .Putri mahkota yang awalnya sangat antusias dengan calon makanan ini tiba-tiba menjadi surut dan mengecilkan lehernya lagi .Secara otomatis leher yang digenggam dengan ekornya ini melemah dan juga surut menjadi sepasang kaki setelahnya.
Tidak ada satupun yang menyangka jika pria tampan yang diperkirakan hanya berusia sekitar 24 tahun, sebenarnya adalah ayah dari Putri mahkota yang baru saja akan menelan mereka mentah-mentah.
Tapi pasangan ini langsung melihatnya sebagai seorang penyelamat. Entah dia siluman atau tidak yang jelas mereka baru saja keluar dari bahaya perut ular siluman.
Putri mahkota sendiri ketika melihat raja datang dia langsung ke cut dan mengundurkan diri dengan cepat.Cara mengundurkan dirinya juga langsung merubah tubuhnya menjadi kecil layaknya ular yang baru saja lahir.
Beberapa ular lagi datang mengepungnya seolah-olah bertindak sebagai pengawalnya.Tapi itu memang sudah sewajarnya bukan.
"kalian pergilah, bawa pulang Putri mahkota biarkan masalah ini aku yang selesaikan"kata raja dengan telepatinya pada menteri keamanan.
Perintah ini juga didengar oleh Putri mahkota yang tidak bisa berkata sombong seperti sebelumnya.
Padahal jauh di dalam hati dia sedang berteriak mengeluhkan jika dirinya masih lapar.
"ayahanda aku masih lapar berikan aku makanan"katanya dengan nada imut menggunakan telepati juga.
"pulang lah ,ada babi siluman besar untuk mu di sana"kata raja pada nya dengan nada seperti membujuk bocah kecil dengan sebuah perman.
"Ah benarkah, ayahanda.Tapi masih hidup kan? kalau mati putri ini tidak mau.Jelek dan bau lagi.Manusia lebih enak seperti nya ayahanda?"
"Putri mahkota,kau harus belajar setelah ke istana, belajar lah dengan guru negara bagaimana mengatur keseimbangan antara dua dunia"kata raja lagi.
Putri raja yang baru lahir sebenarnya sudah di suruh sekolah sama raja.Orang minta makan malah di suruh sekolah.
Untung ayah sendiri jika tidak di telan juga kali.
Dengan marah Putri mahkota segera merayap pergi dengan kecepatan nya.Di ikuti oleh puluhan ekor ular siluman lainnya.
Raja berbicara dengan Putri mahkota tapi di depan pasangan ini mereka hanya melihat dia berdiam diri supaya tersenyum ramah tanpa memperlihatkan rasa arogannya sedikit.
Tina dan suaminya sama sekali tidak tahu jika sudah terjadi pembicaraan seperti itu tepat di bawah mata mereka sendiri.
" Tuan...
"Ehem perkenalkan nama saya adalah raja Saya seorang usahawan di Denpasar . Kebetulan sekali aku adalah penganut dari klan ular putih. jadi jangan takut oke"
"Hah pe.. penganut ular siluman?"Tina dan suaminya lantas terkejut mendengarkan informasi ini padahal informasi ini jelas berbeda dari aslinya.
Diketahui di pulau dewata ada banyak penganut penganut seperti ini. Terkadang mereka adalah penganut dari monyet juga beberapa aliran gaib lainnya.
Tapi baru sekarang mereka mengetahui ada juga penganut dari siluman ular. Betapa mengerikannya itu tapi walaupun mengerikan pria muda di depannya ini jelas sudah membantu mereka tadi.
Jika tidak karena kehadirannya mungkin mereka sudah membusuk di dalam perut ular.
"walau apapun kami tetap akan berterima kasih atas bantuannya. jujur kami tidak tahu sama sekali kenapa para ular itu mengincar kami."
__ADS_1
"kalian tidak tahu tapi sebenarnya semua menyangkut bayi yang kalian bawa. dia adalah bayi sesembahan yang sangat penting dari klan ular kami. tapi anda sedang membawanya pergi bagaimana mereka tidak marah"
"Ahh bayi ini sebenarnya akan menjadi korban? mas kasihan sekali mas aku nggak tega"kata Tina yang menangis lagi dia benar-benar ingin hidup bersama suaminya tapi juga tidak tega melihat bayi merah ini dikorbankan begitu saja.
Dia bayi yang baru lahir tanpa ibu tapi sekarang sudah ditakdirkan untuk menjadi tumbal dari siluman ular putih.
Anehnya pak hitam tidak pernah berkata apapun tentang masalah ini.
"Hahaha jangan takut sebenarnya bukan begitu. ular siluman terdengar mengerikan tapi sebenarnya tidak sejahat itu kok. tidak dipungkiri masih ada beberapa tumbal yang diinginkan tapi tidak pernah menyangkut dengan nyawa manusia. Mereka cenderung lebih terkendali daripada siluman siluman yang lainnya" dinas raja yang saat ini sedang mencuci tangan dan membersihkan reputasinya sebagai siluman ular putih.
"Tapi tadi...
"Ahh tidak apa apa, itu adalah sang putri,dia emosian hehehe tapi hanya mengertak saja tidak lebih"katanya ringan.
perkataan ringan itu sebenarnya membuat hati pasangan ini bergetar. bagaimana tidak mereka bukan saja dihadang oleh siluman kecil tapi bahkan langsung berhadapan dengan Putri ular sekaligus.
untungnya nyawa ini masih bisa diselamatkan.
"Kamu adalah penyelamat hidup kami dan kami tidak akan pernah melupakan itu Jadi bagaimana dengan baik ini sekarang?"
"tidak apa-apa aku akan mengurusnya jika diperbolehkan"
"oh tentu saja kenapa tidak, tapi setelah ini kami tidak akan diganggu lagi kan?"
"tidak mungkin jangan khawatir, ohh ya tadi Putri itu mengatakan ingin memberikan kalian kompensasi karena terkejut"raja mengeluarkan segenggam kulit ular yang tiba-tiba saja berubah menjadi emas dan berliannya pada hitungan detik.
pasangan ini segera membulatkan matanya. mereka selalu melihat ini di toko-toko tapi tidak pernah berpikir hal ini juga akan dimilikinya suatu saat.
hati yang tadinya ketakutan tiba-tiba menjadi bahagia lagi setelah melihat benda ini.
"hehehe tidak masalah jika tidak mau tapi kalau kalian mengambilnya pun tidak akan ada resiko. Ini hanya cara dari mereka untuk berterima kasih.hem lain kali jika ada masalah janganlah pergi ke dukun. Pergi ke dukun tidak selalu mendapatkan solusi malah menambahkan masalah lagi" kata raja dengan nada menyenangkan sekali.
Tapi dia sengaja meletakkan barang itu di pangkuan Tina. Sementara dia mengambil keranjang yang berisi bayi merah.
Bayi ini tidak menangis lagi tapi sudah tertidur entah sejak kapan.
Tina mendengar mereka tidak ada hubungannya dengan siluman itu meskipun mengambil barang ini dengan senang hati mengambilnya sebagai ganti sang bayi.
Melihat pasangan ini tidak memiliki niat buruk raja segera menyerahkan sebuah kartu pada suami Tina.
"karena kita sudah terlanjur saling kenal aku memberikan kartu ini pada kalian. Aku punya perusahaan di Denpasar, ada lowongan sopir kalau kau menginginkannya. gajinya lumayan lah tapi jika kau mau sih"
Kata-kata ini lebih manjur daripada kata-kata yang lainnya. Mereka menginginkan pekerjaan yang lebih layak daripada sekedar menjadi sopir taksi di Denpasar yang penghasilannya tidak jelas bahkan rumah juga masih dalam kondisi disewa.
Menurut raja jika bekerja menjadi sopir di perusahaan itu mereka masih akan mendapatkan beberapa tunjangan termasuklah hunian gratis.
Tawaran ini malah masih lebih menarik daripada bekerja di Filipina yang jelas berada jauh di negeri orang.
"Terima kasih tuan, tawaran ini akan aku terima meskipun agak memalukan karena kita hanya bertemu sekali hehehe"kata suami Tina dengan wajah yang memerah.
Dirinya tidak menyangka bisa ketiban rezeki nomplok seperti sekarang.
"tidak masalah aku akan menelpon seseorang di sana dan kau bisa langsung mendapatkan pekerjaan itu"
__ADS_1
Sekali lagi pasangan ini berteriak dengan kata terima kasih.
Tapi sebelum itu raja ingin mereka mengirimkannya kembali ke kota kecil. pasangan yang tadinya galau habis tiba-tiba saja menjadi gembira lagi mereka hanya perlu mengirimkan raja dan bayi kecil ini kembali ke kota kecil apa sulitnya itu.
Tina langsung mencium bayi kecil itu dia pikir ini mungkin kali terakhir melihatnya dengan mata kepala sendiri.
dari segala janji yang disebutkan oleh pak Itam hanya janji keberuntungan saja yang terbukti sampai saat ini. bayi yang baru lahir Ini benar-benar sebuah keberuntungan yang tidak diduga oleh mereka.
Setelah menjual emas dan berlian Ini Tina berpikir akan membeli beberapa Armada taksi yang juga bisa disewakan nantinya. Dia mengenal beberapa teman yang memang memiliki pekerjaan sopir taksi di sewakan.
Dengan itu mereka masih akan mendapatkan uang sampingan lagi. Jika masih ada dana Tina pikir lebih baik membeli rumah juga.
Andai perumahan bisa dipakai mereka tinggal di sana tapi rumah yang dibeli masih bisa disewakan bukankah ini artinya masih akan ada pemasukan lain.
Dari kesialan tiba-tiba menjadi sebuah keberuntungan.
Sepanjang perjalanan kembali ke kota kecil pasangan itu saja bercerita tanpa canggung dengan raja mengenai rencana apa yang mereka lakukan setelah ini.
Padahal mereka berdua baru saja melewati bencana berdarah tapi sama sekali tidak terlihat jejak ketakutan yang tersisa. Melalui sinar mata mereka berdua jelas jika mereka berdua adalah orang yang tulus dan tidak memiliki keserakahan sama sekali. Raja menyukai sifat manusia yang seperti ini.
Sementara itu raja sendiri hanya disibukkan melihat wajah si kecil yang memerah. Dia jelas terlihat seperti putri mahkota tapi dalam versi bayinya.
baru sekarang dia berpikir bagaimana Putri mahkota tadi sedang merajuk Karena dihalangi untuk makan. walaupun sudah melewati tahap 100 tahun kehidupan sebenarnya dia masih bayi yang baru lahir.
Seperti bayi merah di dalam keranjang.
Untung saja dia datang tepat waktu jika tidak bencana akan dimulai dari Putri mahkota. Benar-benar tidak diperbolehkan mencelakai manusia yang tidak berhubungan dengan siluman.
Pepatah mengatakan mata dibayar dengan mata dan darah dibayar dengan darah itu juga berlaku untuk para siluman saat ini.
mereka tidak mengganggu manusia Tapi harap manusia juga tidak bisa mengganggu mereka. tapi jika sudah ditentang para siluman juga diperbolehkan untuk melawan itu diartikan sebagai mempertahankan diri sendiri.
jadi sama sekali tidak bertentangan dengan pengaturan alam.
Hanya saja Tina dan suaminya ini memiliki hati yang lembut dan juga baik. Sehingga tidak ada alasan bagi siluman ular mengganggunya seperti yang dilakukan oleh Putri mahkota tadi.
Jika sempat dia memakan salah satu dari mereka itulah bencana bagi dunia siluman .Karena posisinya sebagai Putri mahkota kesalahannya perlu ditanggung oleh satu negeri.
hukuman dari kesalahan seperti itu adalah kehancuran.
"jadi pak Itam sudah mengetahui intrik ini jadi memilih mereka berdua sebagai tameng hidup"pikir raja.
Seperti yang dipikirkan oleh raja,pak Itam sudah memperkirakan ini sejak awal.Dia juga sudah membaca hati dan keyakinan murni dari pasangan ini.
Tidak ada keegoisan bahkan keserakahan di dalam hati keduanya jadi dia adalah calon yang cocok untuk membesarkan bayi itu selama 17 tahun.
Berkat kemurnian hati itu dia tidak bisa diganggu oleh para siluman ular putih karena tidak ada alasan untuk melakukannya. Ditambah lagi mereka menghindar melewati laut jadi kesempatan untuk bertahan selama 17 tahun itu diperkirakan akan lebih besar.
Tapi sekarang rencana pak hitam sudah hancur total, entah apa yang akan dikatakan oleh pak Itam seandainya dia tahu.
Jauh di dalam hati raja benar-benar berterima kasih dengan pasangan ini. Tapi dia hanya bisa membantu sampai di sini saja. Paling tidak mereka adalah perwakilan dari sisi manusia yang mengatakan tidak semua manusia itu buruk.
Masih akan ada orang yang memiliki hati sebaik dan sejenis Ini contohnya Tina dan pasangannya.
__ADS_1
"Putri ku, tetaplah jaga kemurnian hatimu jangan pernah terkontaminasi dengan keserakahan iri dan dengki. ibu dan ayah akan selalu membimbingmu Hem"Bisik raja dengan mencium pipi si kecil yang bahkan belum sempat diberikan nama.