
Pada saat raja dalam perjalanan pulang ke desa, sebenarnya begitu juga dengan putri mahkota. Raja tetap bersama bayi merah dengan taxi berbanding terbalik dengan putri mahkota yang terpaksa atau lebih tepatnya memaksa diri sendiri untuk merayap layaknya ular pada umumnya.
Wajar jika dirinya tidak mengetahui tentang teknologi yang sekarang dikemukakan oleh umat manusia karena dia sejatinya adalah ular kecil yang baru saja lahir hari ini.
seluruh tubuhnya dari ujung kepala sampai ekor adalah berwarna putih bersih dan juga. penampakannya dari sosok ular sudah begitu bercahaya dan menarik hati. makan apa prajurit dan pengawal di istana juga berpikir ini adalah Putri ular yang paling cantik yang pernah mereka lihat sebelumnya.
entah karena auranya yang seorang putri mahkota atau memang Karena dia sudah cocok disematkan dengan kata cantik. hampir semua ular Jika ada yang bertanya tentu akan setuju.
Jika merubah wujud menjadi manusia juga bisa dikatakan cantik. gabungan di antara bentuk wajah raja dan ratu sekaligus.
Jika dia yang baru lahir hari ini tidak mengetahui tentang kemampuan dan teknologi yang dikembangkan oleh umat manusia.
Tapi tidak begitu dengan mentri keamanan istana dan para prajuritnya. Mereka sudah sangat akrab tentunya dan bahkan beberapa dari mereka juga mencoba belajar untuk mengenalinya.
Hanya saja yang mereka hadapi saat ini adalah Putri mahkota yang dalam kondisi marah. Jadi tidak ada satupun yang mau tampil untuk mengingatkan dia tentang teknologi.
Mereka bahkan mengikutinya merayap di jalanan dengan aspal panas. Untung saja mereka adalah siluman ular .Jika ular beneran mungkin ya sudah terpanggang seperti belut panggang saja layak nya.
Dengan kecepatan seperti itu jelas saja raja tiba di luar di lokasi berbanding dengan Putri mahkota yang jalannya merayap.
Atas permintaan raja mereka tidak benar-benar masuk ke desa tapi cukup sampai di kota kecil saja. Ada mobil yang menunggu raja untuk mengirimkannya ke "villa" yang sudah ditinggali oleh Arnold dan Dini.
Ketika turun dari mobil raja tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan mereka yang benar-benar sudah sangat merasa dibantu sekali.
Pasangan ini juga mengatakan beberapa hal baik sebelum mereka benar-benar pergi meninggalkan raja dan bocah kecil yang pasti akan dirindukan di masa depan.
sebuah mobil putih yang tidak diketahui merknya ini benar-benar sedang menunggu raja dengan patuh. melihat raja yang kembali dengan keranjang berisi bayi tidak boleh ditanyakan mereka sudah tahu.
sopir yang aslinya adalah prajurit ular turun dengan cepat dan mengambil alih keranjang bayi tersebut.
Walaupun bayi ini adalah manusia dan wujudnya juga sama seperti manusia pada umumnya .Tapi dia sebenarnya adalah keturunan dari ular putih juga.
Dengan begitu prajurit ular ini juga harus menghormatinya seperti mereka menghormati para pangeran di masa lalu.
Raja segera pindah ke mobil dan pergi ke tempat itu.
Di sana Arnold dan dini di tempat kan dengan nyaman seperti sebuah hunian mewah.Ada ruangan khusus yang di ubah menjadi kamar rumah sakit khusus untuk Liza.
Sampai saat ini Liza diketahui belum juga sadarkan diri. meskipun dia sudah diberi beberapa energi positif tapi kekurangan darah akibat melahirkan itu tidak bisa dibuat main-main.
Perlu beberapa waktu lagi untuk dirinya menjadi stabil seperti sebelumnya. andai pun transfusi darah bisa berhasil tapi jelas akan meninggalkan sisa penyakit yang akan dideritanya seumur hidup.
Tapi setelah mendapatkan energi positif itu tidak akan terjadi lagi. sekarang Liza di bawa pergi ke dunia gaib dengan pandangan sebuah villa.
Sampai detik ini pun Arnold belum juga menyadari jika mereka sebenarnya tidak dibawa kemana-mana hanya berpindah ke dunia lain.
di sini ada beberapa pelayan yang melayani mereka dengan patuh tanpa pernah bertanya bahkan tidak pernah tersenyum sekalipun.
ini memang cukup aneh tapi bagi Arnold dunia orang kaya itu memang begitu berbeda dan tidak masuk akal. mungkin inilah pengaturan yang dilakukan oleh raja pada para pembantu yang bekerja di bawahnya.
yang penting semua orang tetap patuh dan melayani mereka dengan baik. juga merawat Liza dengan baik tentunya. setelah menyaksikan bagaimana telatennya para perawat ini merawat Liza mereka bisa bernafas dengan lega.
Arnold sebenarnya belum begitu sehat masih ada perasaan sakit yang kerap dirasakannya pada posisi di mana peluru itu pernah bersarang. dengan pemikiran jika kondisinya sudah lebih kondusif maka dia pergi ke sebuah kamar yang memang dikhususkan untuk keduanya.
Walaupun hanya cedera bahu tapi sebenarnya dia masih perlu istirahat total. Istirahat dalam artian tubuh tapi juga dalam artian mental.
Hanya pada saat inilah Dini bisa bertanya kepada Arnold Sebenarnya apa yang terjadi. Dia tadi sudah diberitahukan tapi tidak benar-benar begitu detail.Setelah mereka hanya ditinggal berduaan pada saat itulah Arnold bercerita sambil berbaring.
setelah anak menceritakan peristiwa itu secara detail di sini Dini menangis lagi dan menyalahkan dirinya sekali lagi.
Bagaimana mungkin dia bisa menebak jika pribadi asli dari menantu itu sebenarnya begitu bobrok bahkan tidak bisa diperbaiki lagi.
tubuh dan jiwanya sudah terkontaminasi dengan beberapa hal buruk. Dia bahkan sempat mengakui jika dirinya bekerja di Denpasar bukan tentang masalah pariwisata tapi malah dalam industri benda terlarang.
__ADS_1
hanya dengan benda itulah dia dengan mudah mengait beberapa gadis-gadis yang dipikirnya cocok untuk kondisi dan situasi.
Para gadis yang dipikirkan masih perawan akan dipersembahkan oleh pak Itam nantinya . sedangkan para wanita lain bisa dipergunakan ketika mereka sudah hamil.
Terkadang pak Itam meminta barang secara mendadak sehingga stok masih harus disediakan dan bisa dipanen kapan saja jika diperlukan.
"Papa betapa mengerikannya dia Pah. bukan itu saja keluarganya juga ikut bertanggung jawab.Papa Setelah semuanya selesai Aku benar-benar tidak ingin tinggal di desa itu lagi. papa bawa kami pergi dari situ Pah. bukan siluman yang ditakutkan sekarang tapi Pandi dan pak Itam"desah dini.
Arnold tidak menjawab tetapi terus saja memori di dalam otaknya berputar pada posisi di mana Pandi sedang makan sesuatu yang menjijikan.
itu penuh dengan darah dan bau amis.
Kenapa dia tidak muntah ketika memakannya. bahkan pandi melupakan jika itu adalah ari-ari dari bayinya sendiri.
Pasangan ini saling berpelukan dan berpikir jika hidup mereka sangatlah menyesatkan sekali. Pak Itam dan Pandi sudah di dalam kesesatan tapi mereka masih membuat pasangan ini menjadi sesat juga.
Untung saja Liza selamat dan Untung saja yang mereka mau bukanlah nyawanya atau bayinya. Tapi beberapa kali pun Anda mengatakan sesuatu yang untung kerugian tetap masih akan ada.
"mari berharap jika cucu kita ditemukan mama"Kata arnold lagi.
selagi mereka berdua sedang istirahat itulah raja pada akhirnya dengan selamat tiba di villa. beberapa orang segera menjemput bayi merah di dalam keranjang itu.
dayang tua yang biasanya dipekerjakan sebagai pengasuh juga tampil dengan membawa kereta dorong bayi yang terbuat dari emas.
Itu adalah emas murni 24 karat dengan butiran berlian sebagai hiasannya. Seorang bangsawan tetaplah bangsawan yang hanya layak memakai emas sebagai pakaian sehari-hari.
Apalagi emas dan permata bukanlah sesuatu yang langka di dunia siluman. Liza pernah memerintahkan seseorang untuk membuat kereta dorong ini siapa bisa menduganya jika kereta dorong ini bisa dipakai sebelum waktunya tiba.
Itu hanya lebih cepat gara-gara ratu melahirkan putrinya ini lebih awal dari jadwal.
tok.... tok... tok... tok...
Arnold dan Dini baru saja tertidur sekitar setengah jam tapi dikejutkan oleh bunyi ketukan di pintu. setelah mendengar nada itu mereka tidak bisa tidur lagi Dini bangkit dan membuka pintu.
Di depannya ada seorang pelayan dengan wajah tidak acuh tapi dia berkata,"Tuan majikanku sudah datang bersama bayinya"
Cucu yang hilang sebenarnya sudah dikembalikan.
Tidak perlu mengatakannya dua kali pasangan ini langsung bergegas memakai sendal dan pergi ke tempat di mana Putri mereka dirawat.
Ruangan itu hanya dua pintu dari ruangan yang mereka tempati saat ini.
Begitu pintu kamar dibuka raja sudah ada di sana seraya duduk memegang tangan Liza seperti yang mereka lihat sebelumnya.
wajah Liza yang memuja sudah lebih baik sekarang. tapi bukan itu tujuan dari mereka datang.
lihat lagi ada kereta dorong indah yang terletak di sampingnya raja, bukankah itu baik yang dimaksudkan
"Raja,raja apa ini cucu kami?"tanya dini yang langsung gugup.
cucu yang hilang sulit ditemukan jejaknya tapi kenapa begitu mudah bagi pemuda di depannya ini untuk menemukannya.
Baru saja dia pergi dua jam jam lebih tapi sebenarnya dia sudah bisa menemukan bayi itu.
"Ya ini cucu kalian "kata raja tersenyum.
"Raja entah bagaimana aku bisa membalas jasamu di masa depan tapi untuk sekarang Aku hanya bisa mengatakan terima kasih. terima kasih sudah merawat cucu kami"kata Arnold.
"Ya raja, Lisa sangat beruntung bisa mengenalimu, bayi ini tidak ditemukan entah bagaimana caranya tante membujuk Liza nanti"Kata dini. Dia segera mengeluarkan bayi itu dari dalam kereta dorongnya dan memeluknya dengan intens.
Diciumnya beberapa kali seolah-olah dia adalah harta karun yang tidak tergantikan.
"cucu nenek jangan pergi lagi ya sayang.Pah coba lihat deh pak alisnya itu mirip papakan hahaha"
anak pergi untuk mengintipnya dan menganggukkan kepala. Sebenarnya dia memiliki alis yang sangat mirip dengan Liza Jadi apa yang dikatakan oleh istrinya ini tidak salah.
__ADS_1
alis bayi memang mirip seperti dirinya yang tentu saja akan lebih mirip dengan ibu kandungnya saat ini.
"Ohh lihat pah, dia tidur tapi cantik banget Mama seperti kembali ke masa lalu di saat Liza masih kecil ya pah" kenang dini dengan ada bahagia.
Untuk kedua pasangan ini ini adalah pertama kalinya mereka bisa melihat dan memeluk cucu. Seorang cucu perempuan yang bahkan sempat ditarikan oleh orang lain.
Oeee... oeee...
entah apa yang terjadi tiba-tiba si kecil menangis dan dia membuka matanya lebar-lebar. saat dia membuka matanya ada sesuatu yang aneh di sini.
"Pah kok matanya mirip seperti warna mata raja ya?"
Raja tidak memiliki pupil berwarna hitam, tapi condong ke arah warna kecoklatan yang akrab di sebut dengan warna brown atau hazel.
Arnold atap bayi dan memikirkan warna mata Liza. Liza dan pandy sama-sama memiliki bola mata berwarna hitam yang memang pada umumnya dimiliki oleh orang Indonesia.
tapi kenapa bayi ini malah memiliki warna mata yang lebih condong mirip ke arah warna mata raja.
jika berdasarkan dari bola mata ini mungkin orang akan berpikiran macam-macam bukan.
Tapi Arnold dan Dini tahu jika keduanya sangat jarang bertemu. Jika bertemu pun mungkin hanya akan berbicara mengenai masalah pekerjaan saja.
Tapi bagaimana jika pandi melihatnya. dengan perasaan yang memang tidak wajar ditambah dengan penampakan seperti ini dengan mudah Pandi menuduh Liza pergi selingkuh.
Apalagi Pandi memang pernah mengatakan seperti itu.
"ada apa Paman tante?" tanya raja. Jika saja kedua Jika saja dia bisa membaca pemikiran orang tentu raja akan tertawa duluan mendengar nya.
"Eh raja, maaf kalau kami bengong sesaat cucu ini sangat cantik entah bagaimana jadinya Jika dia dewasa nanti.Kan apalagi pupil matanya itu sangat cantik ya kalau dilihat dengan baik lebih mirip dengan warna matamu lah kan hehehe" kata Dini yang tersedak.
"Oh haruskah aku bertanya langsung?" pikir dini di dalam hatinya.
"Begitu kah Tante, hahahaha sejak dari dulu di Liza selalu berkata yang paling menarik dalam diriku adalah mata ini.
entah bagaimana mungkin saja dia selalu mengingat aku di saat hamil tentu saja akan mirip seperti sekarang hahaha"kata raja tersenyum.
"jelas aja mirip Dia anakku kok"tambah raja.
tapi alasan seperti itu disetujui oleh Dini secara mendadak. iya yakin ini hanya pengaruh positif pada saat kehamilan.
ingat teman yang datang waktu acara ulang tahun Dini kemarin dia juga pernah mengalami ini. dia ngefans sama artis luar negeri dan menyimpan posternya di dalam kamar.
setelah lahir putra yang dia lahirkan memiliki kemiripan 20% dengan artis itu. Jadi mungkin masalah ini terkait dengan apa yang dipikirkan oleh Liza bukan.
Ditambah lagi Liza dipengaruhi dengan suasana hatinya yang memburuk setelah dipaksa menikah.
Arnold yang mendengar pernyataan istrinya itu mulai setuju. Wajah yang mirip tapi matanya 100% seperti raja. itu tidak menjadi alasan jika Putri yang dilahirkan oleh Liza adalah anak kandung raja sendiri.
lagian siapa peduli dengan itu. Arnold mulai berpikir seandainya raja mau menikah dengan Liza setelah ini selesai.
Pada saat itu mereka akan pergi meninggalkan pedesaan dan biarkan orang lain menganggap raja dan cucu perempuan ini adalah ayah dan anak.
Dengan pemikiran yang seperti itu Arnold pada akhirnya menantikan hari di mana raja benar-benar setuju.
Arnold dan Dini saling pandang dan mereka setuju dengan apa yang dibicarakan tadi di dalam kamar.
Dini mengatakan jika dirinya buta menganggap Pandi adalah orang terbaik untuk mendampingi putrinya seumur hidup. tapi sebenarnya orang yang terbaik itu adalah raja yang saat ini berdiri di depan mereka.
lihat saja apa yang sedang dia lakukan saat ini. Raja memperlakukan uang seperti bukan uang saja. Kereta dorong bayinya dibuat dari emas murni. Kain yang dikenakan pada kereta dorong ini adalah kain satin dan kain sutra berwarna pelangi.
Paduan di antara emas murni dan berlian yang dikenakan pada kereta dorong ini benar-benar membuka matamu tentang dunia orang kaya.
__ADS_1
Orang kaya memang berbeda.