
Sebelum makan siang Liza benar-benar pulang seperti yang sudah di janjikan olehnya.
Arnold bahkan sudah kembali dan mereka makan siang seperti biasanya di meja makan.
Dini bertanya pada arnold sebelumnya . Menurut Arnold sosok raja yang dikatakan oleh Liza ini adalah seorang pria tampan dan sepertinya juga pintar. Dia juga terlihat bukan seperti pemuda desa yang seharusnya.
"sayang mama dan papa itu mengerti jika kamu ingin berteman dengan raja lebih jauh tapi kamu harus ingat karena kamu itu sudah memiliki hubungan dengan pandi sebelum ini meskipun hubungan ini belum diresmikan dengan surat nikah seperti yang kamu inginkan loh sayang"kata Dini dengan serius.
Liza tidak pernah jatuh cinta dan sekali jatuh cinta dia sudah diikatkan terlebih dahulu pada seseorang.
Meskipun Liza tidak mengatakan jika perasaan yang dia punya itu adalah cinta.Tapi kedua orang tuanya menyadari sinar mata Liza terlihat begitu berbeda jika dibandingkan saat dia melihat pemuda yang lainnya
Sayang sekali.
"aku tahu mah aku itu hanya ingin diberikan kesempatan untuk berteman sebelum benar-benar menjalani kehidupan seorang ibu rumah tangga seperti mama. harap mengerti aku ya mah, Papa"kaya Liza yang makan lebih cepat dari biasanya.
Dirinya memang lapar karena tadi mereka bercinta tapi melupakan makan siang. Tapi tidak ingin tetap bersama di meja makan jika yang diperbincangkan hanya masalah raja,raja dan raja.
"Oke Mama itu cuman mengingatkan kamu jangan sampai kamu itu kebablasan.Gitu aja sayang"kata Dini pelan.
"Liza kamu itu harus berpikir nak, ini tidak adil untuk pandi jika kamu terlihat dekat dengan pria lain di saat dia sedang ada di sana. coba kamu posisikan dirimu dengan posisi dia saat ini" mata Arnold menambahi.
"Aku mengerti mah,aku tahu dan aku juga tidak bodoh oke "kata Liza cemberut.
"syukurlah kalau kamu itu ngerti, oh ya sayang setelah kalian mendapatkan surat nikah apakah kamu ingin Mama adakan pesta. kalau iya tuliskan orang yang ingin kamu undang"
"Hehehe Mama ini gimana sih aku kan orang yang baru sampai di desa ini siapa yang bisa aku undang jika pun bisa aku mengundang tentulah teman-temanku yang saat ini berada di Australia mama"kata Liza.
"lagian mah menurut Liza itu hanya buang-buang uang mengadakan pesta. cukup adakan syukuran aja" kata Liza yang memang tidak menginginkan sebuah pesta besar seperti disebutkan oleh mamanya tadi. Selain pernikahan ini tidak diinginkan, Liza juga tidak ingin merayakan kegembiraan seperti yang seharusnya.
" tapi sayang kamu itu putri kami semata wayang jika tidak kamu siapa lagi yang harus kami buatkan pestanya"kata mama lagi.
tiba-tiba liza menyadari hal ini. liza juga merasa bersalah karena nya.Dia sudah menyinggung kode orang tuanya hanya karena masalah pernikahan.
"Oke kalau begitu buatlah sesukamu kalian ,liza akan menurut kok. tapi mah liza nggak kepikiran deh ada orang yang perlu liza undang jadi ini juga terserah mama dan papa aja"kata Liza.
Ada begitu banyak hal yang perlu dilakukan ketika seseorang menikah.
memilih suatu undangan , suvenir pernikahan, fitting pakaian bahkan membuat foto prewedding. ini semua adalah masalah yang melelahkan jadi liza tidak ingin melakukan itu semua.
"Begitu?"
"Ya liza nggak ingin kecapean jadi terserah mama lah mau pilih yang bagaimana baiknya aja"
"Hem oke sayang kalau gitu kamu tahu beres yah,pah dengarkan. mulai saat ini aku itu bakalan sibuk pah mulai cari katering , dekorasi pelaminan dan sebagai nya"kata Dini bangga.
Betapa ingin dia melakukan hal seperti ini sejak dulu.Tapi liza berperilaku seseorang tidak tertarik dengan lawan jenis .sehingga pasangan ini begitu khawatir tidak akan pernah sempat melihat liza duduk di atas pelaminan seperti gadis-gadis yang lainnya.
" ya mah, papa juga nggak akan mengganggu mama kok jika mama benar-benar sibuk hahaha" kata arnold yang juga senang dengan pernikahan ini.
" sayang kamu tuh bisa mengundang raja nanti dia cara pernikahan mu. mama lihat dia juga teman kamu kan. Nanti mama akan memberikan satu undangan khusus untuk dia oke" kaya dini mengingatkan Liza.
Liza yang sedang asyik menyuapi nasi ke dalam mulutnya tiba-tiba berhenti sejenak.
mama memintanya mengirim kan undangan itu pada raja walaupun tidak tahu raja bisa datang atau enggak. Tapi rasanya aneh mengundang suami dunia lain untuk datang ke pernikahanku di dunia manusia.
Apa ini wajar.
kedua orang tua itu kayak mengetahui perubahan wajah liza tapi mereka sedang asyik berbincang tentang masalah acara pernikahan yang akan digelar dalam waktu dekat.
Mereka harus merencanakan ini lebih awal lagi. secara liza adalah putri satu-satunya.
Tapi sebelum seperti yang dikatakan oleh pak hitam sebelumnya pernikahan harus diadakan dalam minggu ini yang artinya mereka akan tergesa-gesa.
Tapi sesuatu yang terburu-buru ke terkadang harus menggunakan dana yang lebih besar daripada dana yang seharusnya.
jika ini adalah pernikahan sebelum arnold ditendang dari perusahaan itu. mungkin dia bisa mengadakan resepsi besar-besaran seperti yang dipikirkan oleh dini.
Tapi sekarang mereka adalah pekerjaan lepas yang gajinya hanya bisa cukup untuk kehidupan sehari-hari.
jadi semua ini juga membuat Arnold pusing tujuh keliling. liza adalah putri satu-satunya tidak mungkin membuat pesta secara asal-asalan.
Ataukah dia perlu menjual mobilnya untuk itu.
Mendengar Arnold yang berpikiran untuk menjual mobil tentu saja dini dan liza jadi diam lagi.
Sebagai seorang putri bagaimana liza tidak mengetahui ekonomi keluarganya sendiri. mereka sudah tidak sekaya dulu meskipun papanya masih memiliki gaji.
tapi untuk mengadakan sebuah jamuan pesta besar terkadang perlu menghabiskan dana dengan kisaran ratusan juta.
Jika di pikir masih bisa lebih sederhanakan lagi. Tapi kedua orang tuanya ini memang terlanjur berniat seperti ini sejak liza masih di bangku sma.
__ADS_1
Ketika liza menikah, mereka harus habis-habisan walaupun harus menjual panci dan dandang di rumah.
liza naik ke kamarnya secara tiba-tiba dan turun lagi dengan sebuah bungkusan hitam.
bungkusan itu diletakkan di depan dini, Liza berkata,"beberapa waktu lalu aku mengikuti saham perhiasan dan memenangi jackpot. kupikir ini hanyalah masalah waktu untuk mengatakan pada kalian. tapi sekarang kita memerlukan uang untuk mengadakan pesta. Mama bisa jual ini dulu untuk menutupi kekurangannya"
"Ehh apa?"
Arnold segera mengambil bungkusan itu dan membukanya isinya tiba-tiba keluar dan membuat mata kedua pasangan ini membulat.
Bagaimana tidak satu kantong penuh berisikan berlian putih bersih sejernih air.
Arnold sama sekali tidak pernah berhubungan dengan sesuatu seperti berlian tapi dia juga percaya jika berlian ini tidak bisa disebutkan dengan harga murah.
Satu butirnya saja bahkan bernilai ratusan juta. Tapi putrinya mendapatkan satu kantong penuh.
Apa yang terjadi dan kenapa dia tidak mengetahuinya.
Yang tidak diketahui adalah, berlian ini dihasilkan dari sisik siluman ular.
Jika ini adalah siluman biasa sisik mereka bisa menjelma menjadi emas. Tapi raja adalah raja ular siluman itu sendiri. Sisiknya bukan terbuat dari emas tapi berlian murni.
raja ketika menjadi sosok ularnya memiliki ukuran sepanjang 5 m. ketebalannya bahkan seperti pohon kelapa.
Setiap sisiknya adalah berlian jadi bayangkan saja apa yang terjadi saat itu.
Itulah mengapa istana siluman ular terbuat dari berlian intan bahkan emas murni.
Ini hanyalah sisik dari ular saat mereka berganti kulit dan tidak berguna di dunia siluman tapi sangat berharga di dunia manusia.
Hal-hal seperti inilah yang sangat diinginkan oleh pendahulu pak itam.
Tadi saat raja dan Eliza berbincang-bincang. Raja mengatakan jika mereka berdua adalah suami istri dari alam gaib. Artinya raja juga memiliki kewajiban untuk memberikan Liza sedikit nafkah Zahir maupun batin.
Jadi dia memberikan sekantong intan dari kulit nya sendiri.
dulu Liza selalu berpikir bagaimana caranya mencari uang yang banyak untuk membahagiakan keluarganya bahkan membahagiakan diri sendiri.
semua orang ingin hidup senang dan mewah tapi untuk mengusahakan itu adalah hal yang berbeda.
sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup jika anda adalah pekerja di tingkat bawah.
Alasan yang dia berikan adalah saham perhiasan yang tentu saja akan menjadi masuk akal untuk kedua orang tuanya.
"Liza.. Dari mana kamu mendapatkan semua ini nak kamu tidak berbuat curang kan?"kata Arnold yang langsung gugup.
Kalau hanya satu berlian mungkin dia percaya tapi ini sekantong penuh bayangkan itu.
"papaku sayang emangnya papa pikir aku ini merampok, korupsi gitu? apa papa lupa sebenarnya aku sangat membenci perilaku yang seperti itu"
"Hem tapi ini sangat banyak dan kau pergi hanya dalam kurun 1 tahun mengapa kau begitu mudahnya mendapatkan harta seperti ini?"kata dini yang tidak ingin suaminya disalahkan oleh Putri sendiri.
"Mama jangan khawatir sebenarnya ini bukan semua loh mah. sahamku di perusahaan perhiasan itu tidak kecil. mereka akan sering mengirimi aku produk seperti ini di masa depan. jadi Mama dan Papa jangan khawatir kita akan miskin depan suatu hari nanti hahaha" kata Liza yang tertawa penuh kemenangan.
Dia adalah seorang ratu di dunia ular dan kenapa ratu harus menderita.
Dini dan arnold saling pandang tapi mereka menggigil melihat begitu banyaknya intan berlian di atas meja saat ini.
Putri mereka berkata ini bukan semua dan kelak akan ada lagi. Apakah mereka sedang bermimpi.
" sebenarnya aku pulang kali ini juga ingin kembali bersama kalian seperti dulu. aku mencintai pekerjaanku di Australia tapi itu tidak lebih besar dari cintaku pada kalian. dividen dari saham perhiasan ini cukup besar sehingga kita tidak perlu bekerja di masa depan jadi kenapa tidak kembali bersama-sama"kata Liza yang lagi-lagi membuat alasan bodoh.
"maksudmu ketika menyanggupi permintaan pandi sebenarnya kau sudah merencanakan ini terlebih dahulu bukan karena benar-benar ingin menuruti perintah pandi?"tanya dini yang ingin menjelaskan lagi
"tentu saja tidak mah untuk apa aku mengikuti perintah pandi, hanya karena dia dan aku sudah menikah Siri? ya enggaklah ma aku tuh kan masih waras nggak bodoh bodoh amat"
"Tapi...
"Mama jangan banyak kepikiran deh ini aku serahkan semuanya pada Mama tapi jangan khawatir kehabisan bulan depan pasti akan ada lagi. kalau perlu Mama habiskan aja semuanya hahaha"
"Pah...
"nggak apa-apa mah yang penting bukan hasil nyolong dan juga korupsi. ayo nanti papa jual ke anak satu untuk kita lihat berapa harga aslinya"kata Arnold yang segera setuju.
di kota kecil ini tidak ada toko yang bisa membeli produk bagus ini jadi Arnold harus pergi ke Denpasar untuk melakukannya.
tapi Liza entah bagaimana mengingatkan agar ini menjadi rahasia keluarga mereka. bahkan pandi pun jangan pernah diberi tahu tentang masalah ini.
"tapi kenapa sayang pandi juga berhak tahu bukan?"tanya dini pada putrinya.
"Mama semua orang tuh memiliki pekerjaan masing-masing ya cukup pandai tahu jika aku memiliki pekerjaan lepas dan mendapatkan gaji untuk bisa menghidupi diriku sendiri dia tidak perlu tahu apa yang terjadi selain daripada itu"
__ADS_1
"Papa juga pikir demikian terkadang uang bisa merubah hati seseorang bukan. walaupun apa-apa pikir pandi tidak akan menjadi sosok seperti itu. namun untuk berjaga-jaga, ini lebih baik menjadi rahasia "kata Arnold yang mendukung hipotesis dari putrinya ini.
orang yang menikah bertahun-tahun pun terkadang berubah hati karena melihat uang apalagi pandi baru mengenal Liza beberapa minggu. tentu keluarga mereka tidak bisa menaruh kepercayaan 100% kepadanya.
Setelah dibujuk pada akhirnya dini juga setuju untuk merahasiakannya. jadi mereka berinisiatif untuk berangkat ke Denpasar sebelum sore.
"mama dan papa akan pergi paling tidak 2 hari baru akan kembali oke"
"oke mah jangan pikirkan aku aku bukan anak kecil kok. luangkan waktu Mama untuk memesan katering dekorasi dan semua yang Mama inginkan deh setelah clear baru pulang oke"kata Liza.
Liza tidak berniat untuk mengusir kedua orang tuanya untuk pergi lebih jauh tapi dia benar-benar ingin menghabiskan waktu dengan kekasih hati
Tanpa adanya kedua orang ini di rumah Liza akan lebih leluasa dan dia bisa membawa kekasih hati ke dalam rumah.
Bukankah ini indah.
"Hem Mama tahu sayang awalnya Mama juga kepikiran bagaimana cara membuat pesta sta ini jadi meriah dan terlihat lebih hedong. tapi dengan berlian berlian ini di tangan semuanya akan di selesaikan"kata dini yang sangat senang.
Dia sangat menyukai berlian saat ini dan pikirannya penuh dengan ide-ide tentang pernikahan apa yang akan hadiah buat untuk Putri semata wayangnya.
Sayangnya mereka tinggal di pedesaan jika tidak mungkin mereka bisa melakukan acara ini di sebuah hotel mewah.
Biayanya pasti mahal tapi mungkin tidak semahal 1 butir berlian.
Dini hampir pingsan ketika dia menyadari pada akhirnya dirinya adalah wanita tua yang kaya raya dan juga paling kaya di desa saat ini.
setelah berbicara seperti itu Liza meminta izin untuk istirahat di kamarnya sementara pasangan itu ditinggal ketika mereka merencanakan beberapa hal di Denpasar setelah ini.
Untung saja mereka memiliki mobil sendiri dan bisa bergerak kapan saja ke Denpasar.
Tapi ketika melihat mobil tiba-tiba saja hati Arnold tergerak. Mobil ini sudah cukup tua apakah dia perlu menggantinya.
Liza tidak mengetahui apa yang dipikirkan oleh kedua orang tuanya itu .Dia hanya bersenang-senang dan bernyanyi kecil ketika membersihkan diri dan tiduran di ranjang besarnya.
Tapi tiba-tiba seekor ular kecil hadir di atas selimut putih.
jika ini adalah Lisa yang 1 bulan yang lalu mungkin dia akan terkejut dan menjerit di saat yang sama tapi sekarang Lisa adalah sosok yang berbeda dia tidak menjerit tapi tertawa lirih.
Dalam hitungan detik ular kecil itu berubah dirinya menjadi sosok pria dewasa dengan wujud raja.
raja sudah berjanji padanya akan selalu memakai sosok ini setiap kali mereka bertemu dan berkencan kecuali jika itu adalah malam bulan.
raja dengan tubuh manusianya datang ke sisi Liza dan memeluknya dengan rasa sayang.
Padahal mereka baru berpisah beberapa saat sebelum makan siang dan sekarang rindu itu masih belum lenyap tapi malah bertambah besar.
"Raja tadi tuh aku kasih berlian sama kedua orang tuaku mereka terlihat bahagia loh terima kasih ya sayang"kata Liza dengan malu.
Raja mencium dahi Liza dan mengangguk setuju "mereka adalah ibu mertua dan ayah mertua seorang raja bukan .jadi apa salahnya membahagiakan mereka hahaha"
lagipula itu bukan uang, itu hanyalah kulit yang tersisa pada saat dia melakukan pergantian kulit kemarin. Masih ada begitu banyak lagi di istana.
Satu kantong itu hanyalah kulit dari ujung kukunya saja.
"raja kau benar sekali kita memang harus banyak-banyak mengucapkan terima kasih dan memberikan mereka banyak hadiah karena sudah melahirkan dan membesarkan tubuh ini. mereka memang layak diberi hadiah"kata Liza yang bahagia lagi.
setiap anak sangat ingin membahagiakan kedua orang tuanya dulu Liza tidak bisa melakukan apapun meskipun dia ingin tapi sekarang dia bisa melakukan hanya dengan satu jentikan jari saja.
Seekor ular siluman putih tidak memiliki apapun selain daripada intan permata dan emas.
Ini hanya masalah memberi.
Liza yang terlalu bahagia memeluk raja lagi dan merasa nyaman bersamanya. tanpa disadari dia benar-benar tertidur di dalam pelukan hangat raja
Raja segera menjentikkan jari dan memasang pagar pengaman agar tidak ada yang mengganggu ratunya tidur siang.
Setelahnya raja memeluk Liza lagi dan tidak berniat membangunkan liza dari tidur panjangnya ini.
di luar kamar pasangan beda dunia ini Arnold dan dini berkemas-kemas ingin pergi ke Denpasar. walaupun terdengar mereka sedang terburu-buru tapi sebenarnya tidak.
Mereka hanya ingin mengetahui berapa harga berlian ini satu butirnya.
Sedangkan di dalam kantong ini lebih dari 50 butir. jika ini berhasil mereka akan mengadakan acara pernikahan 3 hari 3 malam dengan mengundang keseluruhan penduduk desa tanpa terkecuali.
Sebuah hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya sekarang bisa terjadi berkat dari permata permata yang belum dipoles ini.
Kenapa mereka baru menyadari jika memiliki uang itu adalah hal yang paling indah di dunia.
Memiliki uang artinya disetrika bisa pergi membeli.. beli dan beli.
let's go shopping in the Denpasar
__ADS_1