
Satu hari kemudian , Liza sudah pun sadar dari komanya. Jika dia sabar Liza langsung mengingat apa yang terjadi dan merasa khawatir tentang kondisi Raja saat ini.
Untung saja Raja duduk tidak jauh dari ranjang di mana dia sedang berbaring. Saat ini Raja membawa Liza ke kamar mereka.
Melihat raja yang baik-baik saja baru kemudian liza bisa bernafas dengan lega.
diketahui ketiga Liza pingsan dia masih berbulu bersama raja di area gaib. jadi bisa sama sekali tidak mengetahui jika ada pertarungan antara pandi dan juga Putri mahkota waktu itu.
Menurut Liza jika saat ini Raja berhasil selamat itu artinya Pandi sudah di kalahkan dan kemungkinan besar Pandi juga sudah tewas.
tapi tidak sampai Raja mengatakan jika Panji sebenarnya bahasa kabur setelah membuat Putri mahkota pingsan.
Tidak tahu dengan apa pandi membuat Putri mahkota pingsan. Yang jelas sampai saat ini gadis itu masih belum sadarkan diri.
Namun begitu Putri mahkota hanya pingsan dan tidak ada reaksi apapun selain daripada tidur.
"Aku mau melihat nya"kata Liza .
Dia adalah seorang ibu yang bahkan belum pernah melihat putri yang dia lahirkan. Sekarang Putri yang baru saja dilahirkan selama 2 hari ini dalam kondisi yang tidak baik .Bagaimana mungkin sebagai seorang ibu dia tidak khawatir.
Bayi manusia nya, tidurkan di samping ranjang jadi dia bisa melihatnya kapan saja.
Tidak peduli bagaimana Raja mencegahnya. Liza tetap bangun dan berjalan perlahan-lahan menuju di mana kamar Putri mahkota berada.
Kamar itu hanya berjarak beberapa meter dari kamar mereka saat ini.Liza membuka pintu kamar ini, ruangannya begitu luas yang bahkan tidak cocok untuk dihuni oleh satu orang.
Di atas ranjang besar berbandinglah seorang gadis dengan rambut yang di kuncir.
Dia sangat cantik.
Liza tidak berhenti sampai di situ ,dia duduk di pinggir ranjang dengan hati-hati .Seolah-olah dia khawatir kedatangannya ini akan mengganggu tidur sang Putri mahkota.
"Raja apakah dia Putri mahkota?"tanya Lisa yang tidak percaya dengan penglihatan.
Gadis cantik yang sedang berbaring ini sebenarnya memiliki usia yang sama dengan dirinya jika dilihat dengan mata telanjang.
Jika ini di dunia manusia mana mungkin hal itu bisa terjadi. Ini baru hari ketiga telur itu menetas dan dia sudah menjadi gadis yang sebesar dirinya sendiri.
"Hem Dia sangat cantik kan? lihat saja alis dan bibirnya itu mirip dengan Kamu"
Liza menerbitkan matanya sedikit.Tapi dia mengerti apa yang dimaksudkan oleh raja yang dibilang mirip itu bukanlah dengan Liza tapi dengan Lia.
Memang seperti inilah harus wajah asli Lia ketika dia masih hidup.
"itu benar sekali tapi pipinya tidak seperti aku ya memiliki wajah yang tirus tapi Raja sedikit oval. Putri kita memang cantik seperti ini. Aku yakin bayi manusianya juga akan mirip seperti ini jika sudah dewasa. Bukankah mereka kembar dari satu telur yang sama"katalisa yang menghapus air matanya tapi bersandar kepada raja dengan wajah yang bahagia.
"ya benar mereka pasti akan memiliki kemiripan yang 100% sama. Tapi ratuku ini sudah hari ketiga mereka lahir tapi sampai sekarang mereka masih belum memiliki nama. Apa kau tidak berpikir dengan nama yang bagus untuk mereka?"tanya Raja dengan serius.
" Quinsya Aurora, artinya adalah ratu cahaya. Walaupun dia tidak akan menjadi ratu di dunia senyuman tapi bagi kita semua dia masih adalah seorang Ratu kan"bisik Liza.
dia sudah memikirkan banyak kali tentang situasi ini bahkan ketika dirinya hamil.
Yang lain akan menjadi ratu di dunia siluman bahkan bisa memerintahkan jutaan dan milyaran siluman lain di bawah lututnya.
Tapi putri yang manusia tidak akan pernah menjadi ratu dalam artian yang sesungguhnya.
Tapi selagi masih hidup Liza berniat untuk membuat kehidupannya tidak akan berbeda jauh dengan kehidupan seorang Ratu sekalipun.
Paling tidak dia akan memulainya dengan memberikan nama ratu cahaya, quinsha Aurora.
"cukup bagus dengan nama Quinsya Aurora,Jadi bagaimana dengan Putri mahkota, apakah ada nama yang cocok untuk dia ratu?"Tanya raja.
"Wulan Adisti, kelak dia akan menjadi seorang Ratu jadi lengkap dengan Ratu Wulan Adisty. Wulan memiliki artian sebuah bulan Adisty memiliki arti sebuah matahari. Jika dia menjadi ratu,dunia siluman ini akan memiliki bulan di malam hari dan juga matahari untuk siang hari. dia akan menjadi sumber cahaya kehidupan untuk dunia siluman ular putih di masa depan"
"Wulan Adisti,Hem tidak buruk kedengarannya.Ratu kau memang cukup serakah ingin memiliki bulan tapi masih ingin memiliki matahari juga.hahaha...
Mereka berdua tertawa bahagia. Ini adalah pertama kalinya mereka tertawa setelah kelahiran anak-anak.
karena tidak ingin mengganggu Putri mahkota beristirahat keduanya memutuskan untuk kembali ke kamar Mereka lagi dengan tenang.
Dalam perjalanan ke kamar, liza juga bertanya tentang kondisi kedua orang tuanya saat ini.
__ADS_1
Baru kemudian Raja mengatakan jika mereka sudah diungsikan ke Denpasar dan sedang diurus oleh seseorang di sana.
Raja juga sudah bercerita tentang rencana mereka kedepannya. dengan Restu Arnold dan Dini ditambah lagi dengan dukungan para menteri yang hadir.
Raja pada akhirnya setuju untuk menikahi liza secara resmi. hal ini akan membuat kemudahan untuk urusan-urusan kenegaraan kelak.
Walau bagaimanapun dunia siluman ular putih masih mengharapkan berkah pada malam bulan purnama yang berlaku setiap 3 atau 4 bulan sekali dalam satu tahun.
Dengan keputusan menikahi Reza secara resmi maka pasangan ini memiliki kebebasan untuk bertemu kapan saja.
Pernikahan antar manusia dan siluman ini bahkan sudah diakui oleh langit. Jadi kenapa mereka tidak bisa menikah hanya berdasarkan dengan sehelai kertas.
Tidak sulit untuk para siluman melakukan sedikit trik untuk meluruskan identitas palsu bagi Raja siluman.
Ini hanyalah masalah jadi tiga jari saja.
Liza juga menyukai ide ini dibandingkan dia harus menikah dengan pria lain atau pura-pura menjadi janda di luar sana.
Jadi rencana ini akan diberlakukan begitu Liza benar-benar sudah nyaman keluar.
Pasangan yang beda dunia ini masuk ke kamar mereka dan beristirahat di sana dalam artian yang sebenarnya.
Liza masih terluka dan belum benar-benar pulih jadi tidak mungkin Raja berpikiran neko-neko.
Sementara itu Arnold dan Dini memang sudah tiba dari kemarin di Denpasar. Mereka awalnya diungsikan ke sebuah hotel untuk beristirahat.
Semua hal dilakukan oleh bawahan dari raja. Mereka hanya tinggal menikmati hasilnya saja.
Ada juga yang pergi mengurus pembelian villa di Denpasar.
Mereka tidak ingin membuat villa gaib lagi untuk pasangan ini.
Ini adalah perintah dari Raja siluman jika pasang ini harus benar-benar disediakan sebuah hunian asli.
sebuah villa pinggir pantai yang jumlahnya tidak bisa disebutkan di sini. harganya tidak bisa dibilang murah apalagi ketika membelinya secara dadakan seperti sekarang.
Ini sekitar dua kali lipat dari harga pasaran saat ini. Tapi para siluman ular putih tidak kekurangan intan dan permata.
Yang memiliki itu mereka tidak akrab dengan jumlah uang yang disebut kan.
Berhubung villa yang sudah dibeli ini masih lengkap dengan furniture aslinya dan juga pernak-pernik di dalamnya. Maka dengan mudah pasangan ini dikirimkan ke sana dan diserahkan sertifikat villa atas nama Liza hanim.
"Ini mahal sekali....
Dini ingin menolak pemberian ini karena mereka pikir ini adalah pemberian. Tapi orang yang mengirimkan itu hanya menggelengkan kepala dan berkata itu adalah perintah dari atasan dan dia tidak diperbolehkan untuk membawanya kembali.
"simpan aja mah nanti kalau ketemu dengan Liza kita akan musyawarahkannya lagi. dengar saja apa pendapatmu"kata arnold.
"tapi pah harganya ini lo Pah. kita tidak ingin terjerat seperti Pandi pah"bisik Dini pelan.
Mereka ingin menentukan pilihannya sendiri sekarang. Walaupun pernikahan Liza dan pandi bisa dikatakan bodoh tapi mereka belum resmi berpisah .
Di dalam kertas Pandi dan Liza masih pasangan yang menikah.
Siapa tahu liza hanya menganggap Raja adalah teman dalam menolak untuk menikah karena trauma. Jika Liza menerimanya itu baik-baik saja tapi jika dia menolak maka akan buruk untuk anak itu.
Dengan menerima hadiah yang sama hal ini artinya Raja sudah selangkah mendapatkan Restu. Itu tidak akan adil untuk Liza ke depannya.
Karena itu dini tidak nyaman dengan pemberian hadiah ini.
Arnold juga berpikiran begitu tapi mereka tidak memiliki kesempatan untuk menolaknya lagi pula mereka memang harus menemukan sebuah tempat tinggal sementara.
Sekarang Arnold sudah memegang kunci dan sertifikat nya.
Area villa cukup besar dan berada hanya ratusan meter dari laut.Jadi ketika pintu jendela di buka mereka bisa melihat suasana laut dari kejauhan.
Walaupun villa ini cukup besar, hanya sedikit orang yang di perbantukan di sini.
semua pembantu di sini adalah pekerja lepas yang akan datang untuk beberapa jam dan pergi setelah pekerjaan mereka selesai.
ketika tidak ada tuan di villa mereka hanya datang satu minggu sekali. Kadi ketika ada orang di villa, mereka akan datang setiap pagi.
__ADS_1
Ada orang yang mengurus pekerja lepas itu jadi Arnold dan Dini hanya perlu menghubungi orang tersebut.
Pemilik sebelumnya juga sudah menyatakan kepada orang tersebut karena villa mereka sudah berpindah tangan.
Jadi ini tidak akan sulit sama sekali.
Dini dan Arnold juga tidak berencana untuk mencari pembantu tetap di villa ini.Karena villa ini belum tentu milik mereka pada akhirnya.
Jadi lebih baik mengikuti pengaturan asal.
Dengan begitu pasangan ini sudah di katakan bertempat tinggal di Denpasar.
Arnold mencoba menghubungi Liza untuk mengabarkan keberadaan mereka di Denpasar .Hanya saja tempat di mana Liza berada tidak memiliki jangkauan internet di dalamnya.
Mungkin karena hubungan telepati ibu dan anak pada akhirnya Liza entah bagaimana bersedia menghubungi pasangan itu lebih dulu.
"Pah mah,apa kabar kalian?"tanya Lisa yang berada di seberang sana.
tentu saja Arnold menceritakan kondisi mereka saat ini dan bagaimana bawahan Raja mengirimkan akta kepemilikan sebuah villa bagus di Denpasar.
Mereka ingin meminta pendapat Liza tentang bagaimana mengurus akta ini. Sementara mereka tidak tahu apakah liza bersedia menjalin hubungan serius dengan pria yang dipanggil Raja itu.
"Mama sebenarnya Raja sudah bertanya padaku dan aku bersedia. karena itu villa ini bisa dikatakan sebagai hadiah pertunangan kami"kata Liza serius.
lebih cepat menyelesaikan hubungan ini maka semuanya akan lebih baik.
Tentu saja dini cukup senang dengan keputusan yang diambil oleh putrinya ini. Walaupun dia sedikit cemas ,tapi aslinya Dini juga setuju dengan raja yang menurutnya lebih cocok. Karena pria itu jelas bisa melindungi Putri mereka dengan segenap kemampuan yang ada.
ibu dan anak ini tidak berbicara banyak di telepon setelah mengatakan kondisi cucu yang baik-baik saja hubungan telepon juga diselesaikan di situ.
Kabar baik ini langsung dikatakan pada Arnold yang berdiri tidak jauh.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Liza barulah kemudian pasangan ini benar-benar merasa jika villa ini ada tempat di mana mereka akan menghabiskan hari tua.
Sekarang hanya tinggal satu permasalahan lagi yang bergumul di dalam benak.
Ini tentang pandi.
Katanya Pandi sempat melarikan diri karena penculikan tersebut. Tetapi apa yang harus dilakukan agar liza bisa mengurus surat cerainya.
Dia butuh surat cerai itu sebelum benar-benar melakukan pernikahan dengan calon pasangan yang baru.
Hanya ada dengan mengingat namanya saja, pasangan ini sudah marah lagi.Seolah oleh seperti darah mereka sedang dimasak di atas tungku.
Darah ini mendidih.
"papa aku berdoa jika pandi dan keluarganya itu mati dengan cara mengenaskan Pah. bukan saja Pandi juga pada orang tuanya Pah" kata dini . Jika diingat-ingat lagi bagaimana sayangnya dia dengan menantu ini tiba-tiba dini merasa jijik dengan dirinya sendiri
"Aku juga begitu mah menyesal sekali. pikir mereka adalah orang-orang baik tapi hanya orang brengsek yang ingin kaya tapi tidak ingin berusaha"kata arnold .
Sumpah serapah dari keduanya tidak lepas dari mulut. Bukan saja Pandi tapi orang tuanya yang sudah berbeda negara juga yang tidak luput dari sumpah serapah itu.
Mereka sudah melakukan hal yang begitu kejam.Jadi wajar jika orang-orang ini disumpah agar tidak selamat dunia dan akhirat.
Bagaimana mungkin satu keluarga bersenang-senang di atas luka keluarga yang lain. Padahal mereka masihlah saudara meskipun itu sudah jauh.
Menyesal memang sudah menyesal tapi tidak ada obat penyesalan yang dibuat di dunia ini.
Tapi jauh di satu tempat yang tidak diketahui. Orang yang tadinya disumpah serapah oleh pasangan itu sedang di siksa habis habisan.
Disiksa di sini bukanlah dipukul atau dicambuk sehingga mengeluarkan darah.
Tapi penyiksaannya dibuat dengan metode yang berbeda.
Pandi diikat pada sebuah kursi dari tangan pinggang dan juga bagian kaki. Dengan cara itu dia tidak bisa bergerak meskipun Pandi mau.
Di tubuhnya ada begitu banyak kabel . jika sudah melihat seperti ini anda mungkin berpikir dia adalah sebuah robot.
Ada juga sesuatu di atas kepalanya. benda itu mengalirkan listrik yang terkadang membuat Pandi kejang kejang.
Sebuah penderitaan yang berbeda jika ketika dirinya diserang oleh putri mahkota.
__ADS_1
Orang yang menyiksa nya sekarang adalah manusia. Dan penyiksaan yang dilakukan oleh manusia lebih kejam dan keji dibandingkan dengan penyiksaan yang dilakukan oleh siluman ular putih
Manusia memang sekejam itu.