Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
41


__ADS_3

Kembali dari rumah pandi, arnold dan dini langsung pergi ke kamar putri mereka. Mereka berdua ingin memastikan keselamatan liza dengan mata kepalanya sendiri.


ketika pintu kamar terbuka dengan jelas mereka melihat Lisa yang masih tertidur.


Melihat putrinya masih saja tidur dini merasa segar tapi dini masih tidak lega .Dia teringat dengan apa yang dikatakan oleh pak hitam.


lelembut bukan saja bisa masuk dari celah angin, dia pun bisa masuk kapan saja dan di mana saja


Perlahan Dini duduk di ranjang Liza dan menepuk-nepuk pipi putrinya itu dengan lembut.


"Mama Papa kalian udah pulang, ini jam berapa?"bisik Liza yang terkejut karena bangun dengan cara terpaksa.


"Hem baru saja pulang kamu udah makan siang?" jawab dini.


"hem belum mah, sebentar lagi ya aku capek banget nih"


"emangnya apa yang kamu lakukan sampai bisa capek seperti ini. padahal jalan-jalan juga pakai mobil kan" kata dini yang tidak puas.


"tadi malam tuh aku begadang ma buat laporan untuk dikirim ke Australia .kan proyeknya kejar deadline"kata Liza beralasan lagi.


Liza tidak tau harus memberikan alasan apa untuk dini dan arnold.Tapi kepala ya memang terasa berat lantaran otak nya sedang di paksa untuk bekerja keras.


"Ohh gitu, capek sih capek tapi jangan sampai enggak makan siang. itu ada makan siang nya,bangun dan makan dulu nanti baru tiduran lagi"ujar arnold pelan.


Liza hanya bisa menggosokkan matanya dan menatap kedua orang tuanya ini dengan penuh kasih dan sayang.


Dia memeluk dini dengan penuh terima kasih.


"Mama Lisa paling sayang deh sama mama. makasih ya karena udah lahirin aku dan besarin aku sampai seperti ini"kata lisa dengan mata yang berkaca-kaca.Dini membalas pelukan putrinya itu dan membelai rambut panjangnya.


"jika bukan mama dan papa yang peduli kamu lalu siapa. lagian mama dan papa hanya punya kamu sayang" kata dini yang melankolis tiba tiba.


"Hem"


"Ya udahlah,mama ayo turun , biarin lizanya istirahat dulu dan kamu sayang jangan begadang lagi oke" ujar arnold mendesak dini meninggal kan Liza.


Arnold dan dini juga perlu beristirahat tadi mental keduanya sudah banyak terkuras.Mereka bisa gila duluan jika tidak kuat.


"Hem tugas sudah dikirim tentu saja tidak perlu bergadang lagi pah, Papa ini seperti orang yang nggak pernah kerja kantoran aja" tukas Liza


"Hahaha artinya aku terlalu nyaman hidup sebagai petani miskin jadi lupa dengan hal-hal yang sudah aku lakukan bertahun-tahun hahaha" ungkap arnold tertawa.


Dini juga tertawa dengan renyah .Dia merasa putrinya baik-baik saja baru setelah itu dia bisa menghilangkan rasa khawatirnya.


"ya udah Mama dan Papa turun dulu.kamu makan siang ya baru tiduran lagi "kata dini sebelum dia menutup pintu kamar Liza.


Liza yang masih duduk di atas ranjangnya hanya bisa tersenyum dan melambaikan tangannya.Tapi senyum itu segera hilang ketika pintu sudah ditutup lagi.


Dini dan Arnold tidak menyadari jika ada sesuatu yang berbeda dari Putri mereka hari ini.


Liza sebelum mereka pergi ke rumah pandi dan Liza yang sekarang adalah jiwa yang berbeda.


ini adalah Liza yang memiliki memori seorang Lia.


Dengan tubuhnya yang lemah liza bangkit dan menatap rumah angker itu dengan pandangan yang penuh kerinduannya.


Tidak ada yang mengetahui jika rumah angker itu sebenarnya adalah villa cantik yang menjadi simbol perbatasan antara dunia manusia dan dunia siluman ular putih.


Tempat di mana Lia menghembuskan nafas terakhirnya.Ini juga lah yang membuat jiwa nya pindah untuk menjadi seorang anak manusia.


Liza mengangkat jari jemarinya dan menatap sekujur tubuhnya di cermin kaca.


Sebuah cermin besar yang bisa melihatmu dari ujung kaki sampai ujung rambut.


"Aku manusia sekarang, manusia dan siluman tidak akan pernah bersama, raja ku,aku ....


Manusia dan siluman tidak boleh berinteraksi ini akan membuat keseimbangan antara dunia dua dunia menjadi goyah.


Kasus pangeran ke dua adalah pertama kalinya terjadi dan itu terjadi sudah lama sekali.

__ADS_1


Inilah alasan nya dunia Siluman sekarang jadi tidak stabil.


Liza menghela nafas berat.Tanpa di sadari, rupanya kekasih hati ini bukan lah manusia.


Ini artinya dia dan raja tidak akan bisa bersama dalam hidup ini.


"Aku Liza Hanim putri dari Arnold berjanji, akan setia sampai akhir,tapi kita sudah berbeda sekarang.Masih bisakah kita bersama raja?"gumam Liza pelan.


Pada hari di mana ada tujuh Guntur,pada hari itu sebenarnya Liza dan raja mengucap kan janji pernikahan.


Salah besar,itu bukan tujuh tapi delapan kali.


Jika tujuh ini adalah pengakuan langit untuk janji ini tapi Liza ingat,ini adalah delapan kali.


Apakah ini artinya pernikahan ini tidak di restui sama sekali.


"Raja berjanji akan setia sampai akhir, tidak peduli kau menikah dengan siapa pun.Raja ini ini tetap setia"


Pada saat berkata begitu Liza sempat heran kenapa raja mengatakan dia boleh menikah dengan siapapun. Tapi mereka akan tetap bersama selamanya sampai dunia berakhir.


Ketika ditanya raja hanya menjawab pacaran bisa putus pernikahan juga bisa bercerai tapi janji antara mereka berdua tidak bisa dileraikan sama sekali.


Kemarin Lisa berpikir ini hanyalah gombalan receh dari seorang raja tapi sekarang dia menyadari ada situasi khusus di balik itu.


Seorang raja tidak bisa berjanji mengikuti hati nurani tapi ketika dia berjanji ada sebuah negara di belakangnya.


Artinya mereka berdua sudah menikah dalam hukum siluman. Lisa tidak boleh mengingkari janji pernikahan ini tapi karena dirinya manusia maka raja memperbolehkan Liza untuk menikah dengan manusia yang lain.


Manusia memiliki hukumnya sendiri dan Liza harus mematuhi itu karena dirinya sekarang adalah manusia biasa.


"Raja, apa kau meminta aku bersama laki-laki lain,tapi...


Sementara itu Arnold dan dini sudah ada di dalam kamar mereka berdua.Keduanya hanya diam membisu tanpa daya.


Kejadian hari ini benar-benar membuat mata mereka terbuka dengan dunia lain. Meski tidak tahu kenapa ular siluman ular putih itu mengincar liza tapi mereka tidak pernah terima jika putri nya berhubungan dengan siluman.


liza adalah manusia dan tentu saja memiliki jodoh yang harusnya dari manusia juga.


Tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh pasangan ini tapi sebelum sore keduanya datang lagi ke kamar Liza dengan beberapa pernak-pernik aneh di tangan masing-masing.


Mawar berduri


Arnold maju ke jendela, dia mengisi setiap celah di atas jendela dan beberapa lubang angin yang bisa terlihat dengan ranting bunga mawar yang memang berduri itu.


Tentu saja di seheran dengan perilaku mereka yang menurutnya tidak wajar tapi walaupun demikian dia menyadari ini adalah sesuatu yang tidak bagus untuk raja.


mawar adalah bunga yang cantik dan juga harum tapi memiliki beberapa duri di tubuhnya.


Bunga yang berduri seperti ini tidak akan ada di taman istana ular sama sekali.


semua orang sudah mengetahui bahwa bunga adalah tanaman yang memiliki banyak duri di tubuh. bunga yang dipegang oleh dini dan Arnold ini adalah bunga dengan jenis mawar semak Jepang atau Rosa rugoso.


Entah dari mana dini mendapatkan bunga jenis ini .Yang jelas dia sudah memilikinya beberapa hari yang lalu.


Sekarang bunga-bunga ini dibawa masuk dan diletakkan di lubang angin. Mawar semak Jepang adalah tanaman berduri lebat setinggi 1,2 hingga 1,8 m dengan banyak bunga tunggal yang harum dalam berbagai warna.


Dulu Liza juga menyukai bunga jazz ini tapi sekarang entah kenapa dia tidak menyukainya lagi. Dia malah ingin membuangnya saat ini juga sayang sekali kedua orang tuanya sedang aktif melakukan sesuatu dengan bunga-bungaan ini.


Jadi dia hanya bisa menyimpan rasa dengkol ini di dalam hatinya sendirian.


Bukan hanya bunga mawar tapi ada juga tiga pot besar pohon kaktus. Tidak cukup kaktus kecil yang diletakkan di atas meja tapi sekarang ada juga kaktus dengan ketinggian setengah meter.


"Apakah dini dan arnold sudah mengetahui sesuatu?" pikir Liza di dalam hatinya.


"Mama Papa apa yang kalian lakukan kenapa meletakkan benda-benda itu di sini?"kata Liza.


"sayang kamu tuh nggak tahu ada rumor di luar sana Mama tuh takut jadi menyiapkan segala sesuatunya untuk kamu lagian bunga-bunga ini kan cantik untuk menghiasi kamar kamu kan?"kata.dini.


mendengar ini berkata tentang ada rumor yang terjadi di luar sana tiba-tiba saja di zaman dapatkah firasat buruk tapi dia mencoba tersenyum dan berkata,"rumor apa sih mamah. mama itu ya jangan percaya dengan rumor, jika tidak bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri. belum lama tinggal di desa udah seperti ini aja sih Mama"

__ADS_1


"bukan gitu sayang menurut orang-orang sekarang ini ada ilmu gaib, Mama sih kurang tahu menyebutnya seperti apa. tapi pernah sih Mama lihat di film-film?"kata dini yang masih saja menyibukkan diri dengan barang-barang yang dipegangnya.


Sementara Liza tidak bergerak dari ranjangnya hanya bangkit dan duduk tidak berbaring lagi.


"seperti apa sih mah bentuknya kok aku jadi penasaran kayak gini?"tanya Liza dengan dada berdebar.


"Hem itu tuh manusia yang kepalanya bisa pisah dengan badannya dan ususnya keluar gitu"kata dini dengan alasannya.


mendengar jawaban dari dini ini tiba-tiba rasa gelisah di dalam hati Liza menjadi sedikit santai dia sekarang menyungging senyum sinis.


"Mama ada-ada aja film kok dipercaya sih. tuh bunga-bunga cantik itu lagi ngapain nongkrong di sana. buat nyambut si makhluk itu?


selagi mereka berbicara sebenarnya Arnold dan dini sudah selesai dengan tugas-tugas ini.Mereka pikir akan ada sedikit pertahanan seandainya siluman itu mencoba naik ke kamar Liza.


Ini bukan yang disebutkan oleh pak itam tapi hanya berdasarkan naluri dan insting sebagai orang tua.


karena sudah merasa selesai Anda keluar lagi tanpa bicara tapi ini duduk di atas ranjang putrinya.


"kata orang desa jika makhluk itu ingin masuk itu nggak akan bisa karena duri-durinya, hehe dia bakalan nyangkut pada duri ini dan tidak bisa melepaskan diri hehehe"


"Hahaha Mama Mama ada-ada aja deh tapi terserah mama lah lagian udah kalian letakkan kok"ucap Liza pelan.


"Hem ya udah kalau gitu cepatlah bersiap-siap dan turun apa kamu udah hilang capeknya?"tanya lirik dini yang melirik ke satu sudut rupanya makan siang memang sudah dihabiskan oleh Liza. Sehingga dia tidak perlu merasa begitu khawatir jika putrinya ini akan kelaparan.


"udah mendingan kok mah nanti aku mau mandi dulu dan akan turun oke mama sayang?"


"Oke lah, kalau gitu Mama turun dulu ya jangan lupa temui mama dan mama itu kangen banget sama kamu tapi kamunya lebih banyak menghabiskan waktu di kamar daripada berbicara dengan mama"kata Dini cemberut.


Liza juga berpikir demikian sejak kembali di Australia dia tidak banyak menghabiskan waktu dengan kedua orang tuanya tapi lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar dan bertengkar dengan pandi.


di sini Liza sebagai seorang putri juga merasa bersalah karena sudah mengabaikan kedua orang tuanya orang tua yang sudah melahirkannya dan membesarkannya sampai seusia ini.


Dengan begitu Lisa hanya bisa menganggukkan kepalanya saja. Setelah berbicara beberapa kata lagi. Akhirnya dini turun menyusul suaminya sementara itu Liza langsung pergi membersihkan diri dan tidak memikirkan masalah duri bunga mawar di atas jendela kamarnya.


lebih setengah jam kemudian pada akhirnya Liza sudah selesai mandi dan berganti pakaian.Dia juga segera turun menuju ke ruang tamu di mana kedua orang tuanya sudah lama menunggu.


"Mama papa?"sapa Liza pada kedua orang tuanya seperti biasa.


selagi membersihkan diri sebenarnya Liza berpikir bagaimana cara berterima kasih kepada dini dan Arnold.


tapi pada akhirnya dirinya juga berpikiran mereka adalah orang tua biologis tubuh ini. Jadi sudah sewajarnya dia menjadi seorang anak yang berbakti dan penurut pada kedua orang tuanya.


Dia adalah manusia sekarang dan harus mengemban tugas sebagai seorang manusia pula.


Ditambah lagi dini dan Arnold adalah kedua orang tua yang menyayangi Liza dengan tulus. Tidak ada alasan bagi Liza untuk menjadi putri pembangkang.


"duduk sayang udah seger ya kamu nak ?"kata dini yang menatap putrinya dengan pandangan aneh. seperti seseorang yang sedang berhutang 5 juta saja layak nya.


"udah mah, emangnya ada apa. kok wajah mama mama itu cemberut kayak gini. aku jadi nggak nyaman deh seperti orang yang ketahuan mencuri saja" ungkap Liza.


"duduk dulu nanti mama ceritain"kata dini yang meminta Liza untuk duduk.


"Oke "jawab Liza yang mengambil kursi di samping mamanya.


Ada segelas teh panas yang disajikan khusus untuk Liza. Liza tanpa bertanya langsung menyeruputnya dengan senang.


Perlu diketahui sebenarnya, siluman ular putih menyukai segala sesuatu yang manis. Tapi membenci segala sesuatu yang asin.


sejak dari kecil Liza memang diketahui memiliki hobi yang aneh terhadap sesuatu yang manis.


Dia memerlukan teh manis seperti ini setiap saat. Selesai makan harus ada teh manis sebelum tidur juga teh manis. Padahal kedua orang tuanya lebih menyukai kopi dibanding dengan teh.


Kata dini ini sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubah.Tapi sekarang Liza mengetahui kenapa dia suka melakukan itu.


Sampai liza menghabiskan satu gelas teh, dini dan Arnold sama sekali tidak mengatakan sesuatu


Seperti ada sesuatu yang mereka ingin sampaikan tapi jelas tidak enak untuk menyampaikannya.


Liza tidak mengetahui jika sebenarnya dini dan Arnold sedang mencari cara untuk menjelaskan perihal pertunangan dadakan yang mereka lakukan tadi atas nama pandi dan Liza.

__ADS_1


Mereka berdua bingung harus menjelaskan nya dari mana.


__ADS_2