
Melihat bagaimana caranya raja melindungi bayi merah itu ,guru dan murid ini benar-benar yakin dengan apa yang sedang mereka pikirkan. Jika bayi kecil itu tidak penting, lalu kenapa dia begitu melindungi sampai rela membangun sebuah villa khusus hanya untuk menutupi mata hati dari Arnold dan Dini.
Namun begitu keduanya perlu menyusun rencana ulang tapi rencana ini harus matang .Selain itu tidak boleh memakai waktu lama karena stamina akan terus menurun seiring waktu.
Arnold dan Dini sama-sama bahagia memeluk cucu mereka lagi. Liza masih dalam kondisi, jadi dia tidak tahu apa yang terjadi.
Di sini raja tidak bisa terus-menerus berada di samping Liza karena mereka belum memiliki hubungan apapun di mata Arnold dan Dini.
Dengan begitu raja segera meninggalkan lokasi tersebut. Ini adalah situsnya jadi dia tidak memiliki kekhawatiran tentang apapun juga.
Raja sama sekali tidak pernah berpikir jika pak Itam akan senekat ini.
"Pah sepertinya keputusan papa untuk menjodohkan Liza dan raja adalah keputusan yang baik pak Mama yakin jika Liza juga menyukainya . Tapi walau bagaimanapun kita tidak bisa membuat langkah yang salah"
"ya Mama benar kita akan bertanya pada Liza dulu tentang apa maksud di hatinya. Jika dia tidak menyukai raja seperti yang kita pikirkan maka kita harus menolak ide ini.
Meminta maaf saja pada raja karena kita sudah salah berpikir"
Pasangan yang sudah menikah lama ini saling berpelukan seraya menatap cucu mereka yang sedang di dalam gendongan.
Mereka sudah menyesal menikahkan Liza dengan Pandi dan sekarang tidak ingin melakukan hal yang salah lagi.
Dini melepaskan pelukan suaminya dan pergi duduk di pinggir ranjang. Dia membelai rambut panjang liza dengan perasaan kasih dan sayang. transfusi darah masih terus dilakukan sampai sekarang. Tapi jelas putrinya sudah lebih baik daripada kemarin tapi kapan dia bisa bangun dan melihat bayinya.
"Liza cepatlah sembuh nak, lihatlah bayimu sekarang adalah perempuan Dia sangat cantik Hem mengingatkan Mama dengan dirimu di waktu sepertinya kau kalah cantik nanti. matanya itu sangat indah"
"lalu kenapa kau tidak bangun untuk melihatnya. bangunlah dia ingin dekat dengan ibunya"bisik dini ke telinga Liza berharap panggilan itu akan membuat dia cepat bangun.
"Mah , Ayo kembali dulu ke kamar kita mah. Liza perlu udara segar lama-lama di sini mungkin tidak akan baik untuknya nanti mah"kata arnold.
Lagi pula mereka hanya berjarak beberapa langkah tidak akan jauh juga.
Dini setuju untuk pergi, dia membawa serta bayinya bersama. ada pelayan yang dibayar untuk menjaga bayi ini nanti tapi sekarang dia masih ingin menghabiskan waktu bersamanya.
"Pah dia belum diberi nama Pah sebaiknya nama apa ya?"
"Hahaha jangan khawatir tentang itu dia punya ibu kok dan a...
Arnold tidak bisa menyambung perkataannya itu. Dia tidak ingin lagi menyebut pandi dengan mulutnya sekarang. pandi adalah sesuatu yang tidak ingin dia dengan lagi apalagi menyebutnya
Setelah dia sedikit sembuh arnold berpikir akan pergi ke Denpasar untuk mengurus perceraian antara pandi dan Liza. pernikahan ini benar-benar tidak bisa dipertahankan lagi.
Walaupun begitu Arnold tidak ingin berdepan dengan keluarga Pandi. dia sempat berpikir mereka adalah keluarga yang baik dan sangat cocok jika disandingkan dengan Putri semata.
Tapi Arnold sama sekali tidak pernah menduga jika pilihannya itu salah. Pandi adalah pria bejat yang didukung oleh pak Itam tapi sebenarnya dia lebih banyak lagi karena didukung oleh keluarganya sendiri.
Satu keluarga sudah hancur bobrok, semuanya memakai topeng tidak ada yang murni di sini. Karena itu Arnold tidak berencana untuk bertemu lagi dengan keluarga Pandi.
Tega-teganya mereka bersekutu dengan hal yang menjijikkan seperti itu hanya karena uang saja.
Keduanya segera meninggalkan kamar di mana liza sedang dirawat. Kamar mereka tidak berada jauh jadi keduanya berjalan santai ke sana sambil menggendong si kecil.
tapi entah kapan sudah ada dua orang penjaga yang berdiri di depan pintu. penjaga ini sepertinya tidak biasa tapi pasangan ini sama sekali tidak meragukannya.
Ada begitu banyak pelayan dan penjaga di villa ini. Mereka memakluminya karena raja adalah orang kaya yang benar-benar tidak peduli dengan uang.
Bahkan berlian saja tidak berarti bagi dirinya apalagi jika hanya untuk membayar sejumlah pelayan saja.
begitu Mereka ingin masuk keduanya dihentikan oleh pengawal itu.
"Tuan dan nyonya, bayi akan kami kirim ke kamar pengasuh. Silakan beristirahat dan biarkan bayi pada pengasuhnya"kata penjaga itu.
__ADS_1
Dini mengeryitkan dahinya, aneh saja melihat penjaga itu baru tiba tapi ingin mengambil alih cucunya.
Melihat melihat Dini sedikit enggan penjaga itu berkata lagi,"majikan kami mengatakan semua sudah dilengkapi dan kalian tidak perlu direpotkan dengan bayi ini, sungguh"
"Mah biarkan saja mereka mengurusnya mah, lagi pula di sini bukannya ada orang lain Pandi dan pak item itu tentu tidak pernah bisa masuk.Wong penjaganya aja banyak begini kok"bujuk arnold.
"Tapi pah Mama belum puas pah "Kat dini cemberut.
"Mah Mama belum tidur nyenyak 2 hari ini jadi biarkan mereka mengambil alih dan kita istirahat setelah itu nanti kita bisa rencanakan yang lain oke mah"kata arnold lagi.
Dini menatap wajah cucunya lagi yang saat ini juga cemberut tapi matanya tertutup rapat. Entah kenapa dia sangat enggan melepaskan bayi ini meskipun untuk diserahkan pada penjaga .
Tapi suaminya benar dia sudah tidak beristirahat sejak kejadian melahirkan. Dini merasa lelah dari segi Zahir dan batin. Jadi walaupun ragu dia tetap menyerahkannya pada penjaga.
"Penjaga di mana kamar pengasuh?"Tanya dini.
"Oh itu kamar yang paling ujung jangan khawatir nyonya ,Tuan .semuanya akan beres istirahatlah kata majikan kami"kata penjaga itu yang mencoba meyakinkan dini sekali lagi.
Dini mengganggu kepalanya tapi melihat lagi pada cucunya sekilas sebelum dia masuk ke dalam kamarnya ini.
Dalam pada itu pasangan ini sama sekali tidak melihat keganjilan apa yang ada pada pengawal.
Baik itu pengawal ,pelayan ataupun koki, semua yang ada di sini adalah siluman ular putih, hanya ada satu kesamaan di antara mereka.
Mereka sama sekali tidak pernah menjawab ataupun berbicara. Tapi Arnold dan Dini sama sekali tidak mengetahui perbedaan itu.
Dua pengawal tadi bukanlah siapa-siapa melainkan pak hitam dan Pandi yang memakai mantra untuk mengubah wujudnya dan juga aroma manusianya.
Ini bukan sulap atau bukan sihir karena ini adalah status di dunia gaib.Jadi mereka juga bisa menggunakan mantra untuk mengubahnya.
Karena ketidaktahuan Arnold dan Dini bayi yang sudah didapatkan susah payah oleh raja sekarang berada di dalam pelukan Pandi lagi.
Sosok Pandi yang merubah diri jadi penjaga ini segera mengeluarkan beberapa ramuan khusus. Ramuan ini hanyalah garam dan gula dan juga sedikit rempah lain untuk menghilangkan aroma bayi.
Bukan itu saja si kecil juga diberi obat bius agar dia senantiasa tertidur. Dengan begitu mereka akan mudah membawanya pergi.
Pasangan ini memang layak disebut sebagai murid dan guru. mereka melakukannya langsung tanpa ada perintah kedua.
Cukup 1 menit semuanya sudah dilakukan sekarang mereka hanya perlu keluar diam-diam dari villa yang terbuat dari dunia gaib ini.
Raja yang sudah pergi ke istananya lagi tidak tahu apa yang terjadi Dia pikir villa itu adalah tempat terbaik untuk menyembunyikan sosok liza dan juga Dini dan arnol tentunya.
sekarang dia ingin mengumpulkan semua menteri yang ada untuk meminta pendapat tentang pertanyaan yang sudah dilontarkan oleh Arnold tadi.
ini adalah masalah keseimbangan 2 alam bukan masalah tentang cinta yang hanya melibatkan emosi sesaat.
Karena itulah raja harus menanyakan pendapat semua orang dulu agar meminimalisir kerugian dari dua dunia sekaligus. Lagi pula belum pernah terjadi di dalam sejarah adanya pernikahan antara manusia dan siluman ular putih entah apapun sebabnya.
itulah kenapa saat ini dia harus meninggalkan villa tersebut dan langsung pergi ke istananya lagi.
Karena masalah penculikan bayi dan liza yang dalam kondisi kritis. Semua pengawal elit dikerahkan membuat istana ini dikunci untuk beberapa waktu.
Tapi setelah semuanya teratasi istana dibuka lagi dan para menteri yang tadinya sudah bertugas untuk menyelamatkan keadaan ,dikumpulkan lagi dalam waktu dekat.
Jadi raja sama sekali tidak mengetahui apa yang sedang menimpa Putri manusianya.
tapi tidak dengan Putri mahkota yang memiliki insting yang lebih tajam jika itu berkaitan dengan kembarannya sendiri.
berbeda dengan raja yang sudah tiba lebih awal di istananya. Putri mahkota malah baru bergerak setengah jalan. pasukan elit sama-sama mengerutu dan mendesah tapi mereka tidak bisa mengatakan apapun karena ini adalah Putri mahkota yang sedang marah.
Dikabarkan lagi jika Putri mahkota ini adalah putri yang paling kuat yang pernah ada di alam gaib Terlebih lagi dengan dunia ular putih.
__ADS_1
Mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh putri yang sedang emosi ini seandainya mereka berbicara tanpa diminta. Jadi lebih baik diam saja dan ikuti saja langkah Putri mahkota.
Selagi berjalan lebih tepatnya merayap. Instingnya mulai mengatakan ada sesuatu yang tidak bagus dengan kembarannya itu.
dia berhenti secara tiba-tiba dan memfokuskan penglihatannya. pada saat seperti ini dia bisa melihat apa yang dilihat oleh kembarannya itu begitu juga dengan telinga dia bisa mendengar apapun yang didengarkan oleh kembarannya itu.
Tapi anehnya dia tidak bisa melihat apapun bahkan tidak bisa mendengar apapun. mungkin kalau dipikir lagi bayi pasti sedang tidur sehingga tidak bisa melihat dan mendengar apapun.
Tapi Putri mahkota lebih percaya dengan instingnya saat ini.
Dikarenakan lokasi masih cukup jauh dia hanya bisa menghubungi raja yang saat ini sedang bersiap-siap mengadakan rapat.
Hubungan telepati antara ayah dan anak.
"Ayahanda, aku mendapatkan firasa yang buruk apakah ayahanda yakin jika "dia" baik-baik saja?"kata Putri mahkota.
" putri jangan khawatir dia sudah diletakkan di tempat aman begitu juga dengan ibumu walaupun masih dalam kondisi, kau bisa datang ke sana untuk melihatnya secara langsung. siapa tahu jika melihat Kau ada di sana dia akan bangun lebih cepat"kata raja yang tidak ambil hati dengan peringatan Putri mahkota.
"Ayahanda Aku akan pergi ke sana tapi sekarang dengarkan aku ada sesuatu yang tidak baik di sini .Ayo kirim seseorang untuk melihat-lihat"kata nya dengan mendesak.
"Baik lah"karena ini adalah sebuah permintaan raja harus melakukan sesuatu.
Tapi di dalam hati dia tidak yakin akan ada yang terjadi di sini. Bukankah tempat itu terjaga dengan baik dan ada juga beberapa penjaga di sana. jika terjadi sesuatu tentu saja mereka akan menghubunginya. Demi untuk menyenangkan hati Putri mahkota, dia merelakan waktu sejenak untuk menghubungi penjaga di sana.
"tuanku semuanya di sini aman dan terkendali. Putri manusia sedang beristirahat bersama kakek dan neneknya di kamar mereka"lapor kepala penjaga di villa tersebut melalui hubungan telepati.
Setelah itu raja menghubungi Putri mahkota lagi dan mengatakan semuanya dalam kondisi baik-baik dan kondusif. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan seperti yang dipikirkan oleh Putri mahkota saat ini.
"Aneh , Aku tidak tahu apa yang salah ayahanda tapi insting itu mengatakan ada sesuatu yang terjadi saat ini"
"tidak apa-apa cepatlah kembali dan lihatlah kembaranmu itu agar hatimu lebih tenang"kata raja yang membujuknya.
"Ayahanda Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi aku capek merayap seperti ini" rungut nya pada raja.
saat ini dirinya hanya ingin cepat pulang dan dia sudah kelelahan merayap seperti ini beberapa jam. jangan pikirkan tentang dirinya yang kuat padahal dia baru saja lahir hari ini.
Lihat saja bayi manusia itu yang bahkan tidak bisa bergerak sama sekali tapi dirinya sudah merayap sejauh beberapa kilometer pada hari yang sama dia dilahirkan.
"Hahaha Putri mahkota sangat lucu kau memiliki menteri keamanan di sana Jadi kenapa tidak tanyakan dia Hem?"
"Ehh maksudnya ayahanda Sebenarnya ada cara untuk kita begini lebih cepat dari yang seharusnya?"
"begitulah kau tanyakan saja pada menteri di belakangmu itu"raja mengatakan dia tidak memiliki banyak waktu jadi hubungan telepati ini terputus begitu saja.
Tiba-tiba saja para pengawal elit berkeringat dingin. Mereka tidak tahu apa yang salah hanya saja pandangan Putri mahkota ini menyiratkan sesuatu yang tidak bisa ditebak.
"Putri mahkota ....
"apa kalian tahu ada cara tercepat untuk sampai ke istana?"tanyanya tiba-tiba dengan pandangan yang serius.
Prajurit elit tidak mau menjawab tapi menteri keamanan langsung maju karena itu adalah tugasnya.
"kami memiliki titik untuk memulai, tentu saja istana juga memiliki Titik itu.jadi...
Jadi hanya perlu mengarahkan tenaga gaib untuk menemukan lokasinya dan kita dalam satu jentikan akan tiba di sana begitu maksudmu?"kata Putri mahkota dengan mata yang garang.
Betapa marahnya dia ketika melihat menteri keamanan itu menganggukkan kepalanya. Dia sudah kelelahan ,marah dan juga lapar di saat yang sama. Sekarang ditambah lagi dengan instingnya yang mengatakan ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi.
Tapi sialnya lagi dia tidak mendapatkan informasi penting yang bisa membuat dia tiba di lokasi secepat kilat.
Jadi matanya menjadi merah karena marah, semua prajurit ular yang elit ini menggigil dan mundur satu persatu.
__ADS_1
Hanya tinggal menteri keamanan yang tidak bisa bergerak tapi dia juga jelas menggigil di tempat.
Ini bukan salahku ini salah Putri mahkota yang tidak bertanya oke.