Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
94


__ADS_3

Rahasia tentang bayi yang berhasil diculik lagi oleh Pandi benar-benar tidak bisa disembunyikan dari Arnold dan Dini.


Dini secara pribadi awalnya sangat bahagia ketika melihat putrinya yang sempat koma,sekarang sudah baik-baik saja bahkan dia memeluknya dengan intens.


Mereka baru saja bahagia tapi sudah dikabarkan jika bayi itu diculik lagi meskipun di bawah beberapa pengawal yang bagus di vila ini.


Mau tidak mau , dini merasa sedih karena merekalah yang memaksakan Liza untuk menikah dengan Pandi waktu itu.


"Maaf kan mama sayang, ini semua salah mama dan papa kalau kami tidak memaksamu menikah mungkin kecelakaan tidak akan pernah terjadi"


"jika saat jam Mama sadar lebih awal juga Pandi bukanlah orang yang baik, mama.. huhuhu sayang maafkan mama"kata dini yang langsung mengarah kan kemarahan nya pada pandi.


Arnold juga merasa bersalah tapi dia seorang laki-laki yang tidak mungkin menangis .terlebih lagi mengakui kesalahannya pada Putri kandungnya sendiri.


Namun begitu Arnold tentu saja harus mengakui kesalahannya."Liza mamamu benar Ini semua adalah kesalahan mama dan papa. seandainya kami tidak terlalu mengikuti kata-kata dari Pak Itam, dukun yang jahat itu"


"papa benar-benar menyesal sayang tapi ketahuilah papa tidak pernah berniat untuk menjerumuskanmu sampai jadi seperti ini"keluh Arnold.


"papa Mama aku tahu jangan salahkan kalian tapi salahkan saja nasibku yang buruk. aku sudah cukup beruntung menemukan kalian sebagai kedua orang tua, hanya saja...


Liza menggantungkan kata-katanya sendiri tidak mungkin dia mengakui keberadaan jiwanya yang aslinya adalah seorang siluman.


Tapi baik itu Dini maupun Arnold semuanya berpikir jika perkataan itu mengarah pada keberadaan bayi yang sudah saat ini sudah hilang lagi.


"papa, cucu kita pah.aku belum puas memeluknya tapi dia sudah hilang lagi papa gimana ini apakah kita perlu melaporkan hal ini ke kantor polisi?"tanya Dini pada Arnold.


"itu benar sekali kenapa tidak, raja , Paman pikir tubuh Paman sudah baikan Ayo bantu Paman pergi ke kantor polisi untuk melaporkan masalah ini. mudah-mudahan Pandi belum jauh"ujar pandi.


"itu benar tante Paman Sebenarnya tadi Liza sudah memantau CCTV rupanya Pandi sudah keluar dari Bali dan ingin pergi ke luar negeri lewat bandara internasional Banyuwangi"kata raja pada Arnold.


Mendengar itu tentu saja Arnold dan Dini menjadi marah mereka benar-benar tidak mengerti kenapa Panji melakukan itu. jika anak itu akan dikorbankan untuk pelatihan ilmu gaib kenapa harus jauh-jauh ke luar negeri segala.


Apakah ada sesuatu di balik ini yang tidak diketahui oleh keduanya.


"Ahh sialan itu berencana untuk membawa cucu kami ke luar negeri? untuk apa dia membawanya jauh-jauh ke luar negeri?"


"kami sudah memantau Pandi,rupanya dia berniat untuk pergi ke Malaysia dengan penerbangan hari ini. tapi tidak perlu khawatir aku sudah menyiapkan bala bantuan untuk menarik mereka kembali ke sini"jelas raja pada pasangan ini agar mereka tidak terlalu khawatir.


"kedua orang tuanya dan adik bungsunya juga sudah tiba di Malaysia setidaknya itu yang kabar yang kami dapatkan terakhir kali. tapi lokasi tepat nya di belum ada informasi lanjutan"


"Oalah pah, kita sebaiknya tidak menilai buku berdasarkan sampulnya Pah. selama ini kupikir papa dan Mama Pandi itu adalah pria yang baik-baik sehingga Mama mempercayai Liza pada mereka. Tapi sekarang lihatlah apa yang terjadi"kata dini yang mendengar keluarga Pandi sudah berpindah ke Malaysia lebih awal.


"ya mah papa juga nggak pernah menyangka akan seperti"ujar Arnold.


Arnold menatap Raja dengan pandangan yang sedikit malu. semakin ke sini dia semakin yakin jika raja sebenarnya memiliki perasaan pada Putri mereka hanya saja dia tidak berani mengatakannya secara langsung.


Ditambah dengan reaksi Liza yang sedemikian bergantung dengan pria di depannya ini. Mungkinkah putrinya juga memiliki perasaan sama.


"Sejak kapan aku menjadi ayah yang tidak sensitif dengan perasaan putriku sendiri" pikir Arnold pada dirinya sendiri.


Arnold yang sudah salah memilih menantu sekarang tidak ingin salah lagi. Pernikahan adalah masalah dua orang, walaupun dia menyukai seseorang sebagai calon menantu idaman. Tapi yang menjalani pernikahan itu tetap lah anak-anak bukanlah mereka .


Ditambah dengan pengajaran yang terjadi dengan Pandi saat ini. Arnold tidak ingin terburu-buru biarkan semuanya berkembang secara alami tanpa ada campur tangan orang ketiga.


Tapi seandainya liza bertanya dan dia setuju untuk bersama raja, Arnold akan 100% mendukungnya.


"Raja Terima kasih sudah membantu kami dengan masalah yang merepotkan ini. Lisa sangat beruntung menemukan teman yang bersedia membantu sepertimu"kata dini pada raja yang tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh suaminya.

__ADS_1


"Tante kami sudah berteman sejak lama Jadi wajar jika aku membantunya secara aku mampu bukan. Jadi jangan terlalu dipikirkan"kata raja beralasan.


"tidak Raja tantemu benar, Liza memiliki banyak teman tidak dirimu sendiri tapi hanya kau yang berada di sisinya pada saat-saat seperti ini. paman dan tante juga sangat bersyukur sekali sudh membantu.Tapi jujur Paman tidak tahu bagaimana caranya membayar Budi ini di masa depan" kata Arnold lagi.


Segera keadaan menjadi canggung saat itu. Dini juga merasakannya jadi dia mengalihkan perhatian dengan berkata" sayang bagaimana perasaanmu sekarang apakah sudah baikan?"


Liza yang ditanya seperti itu oleh mamanya segera mengangkatnya kepala dan mengangguk dengan lemah.


"Mama jangan khawatir Liza sudah baikan kok,mah Mama papa sebenarnya Liza nggak pernah menyalahkan kalian berdua atas pernikahan ini ini sudah takdir dan kami memang sudah berjodoh. tapi juga sudah ditakdirkan Jika jodoh ini tidak panjang.Mama jika ini sudah selesai bisakah aku bercerai?"tanya Liza to the poin.


Dulu Liza merasa kasihan dengan nasib Pandi yang memiliki istri tapi ditipu dengan istri pengganti.


Hati ini dipenuhi dengan rasa bersalah setiap kali ular kecil itu meladeni Pandi dengan identitasnya sebagai seorang istri di atas ranjang.


Liza berpikir pandi adalah pria yang baik bahkan terlalu berharga untuk dia tipu.


Sekarang melihat pandi yang sebenarnya memiliki karakter buruk tiba-tiba dia merasa ,rasa bersalah itu terbang begitu saja.


Di dalam hati Pandi mengakui jika anak yang dia lahirkan adalah miliknya sendiri .Tapi dia masih tega memakan ari-arinya dan berniat tidak baik dengan baik itu sendiri.


Apakah pria seperti ini masih layak mendapatkan rasa prihatin Liza .


Tidak, pria itu bahkan tidak layak.


Melihat kedua orang tuanya hanya diam saja Liza berpikir mereka berdua akan tidak akan mendukungnya dengan ide bercerai dari Pandi.


"Mama maafkan putrimu galau aku benar-benar mengecewakan tapi aku tidak habis pikir mah bagaimana dia bisa memakan ari-ari secara mentah.Mama jika aku dan dia tidak bercerai kemungkinan besar aku akan stres dan bunuh diri lebih awal. Bagaimana bisa aku hidup bersamanya Jika setiap kali dekat aku akan selalu ingat dengan kejadian yang memuaskan itu"


ini buru-buru memegang tangan Liza dan mengangguk dengan setuju.


"Mama nggak akan menolak sayang makan ini adalah ide Mama selanjutnya. Gimana mama bisa rela sih sayang melepaskan kamu serigala seperti itu. Anak kandungnya saja tega diperlakukan dengan tidak wajar Apalagi kamu yang hanya istri"


Mendengar janji kedua pasangan ini, pada akhirnya Lisa tidak kuasa menahan air matanya untuk jatuh.


Liza memeluk dini dan menangis di sana.


"Terima kasih mah, karena udah ngertiin Liza"bisik nya pelan.


Raja tidak bersuara ketika keluarga tiga orang ini sedang membicarakan pernikahan Liza yang sebentar lagi akan berakhir.


Tiba-tiba saja Raja mendapatkan isikan dari telepati yang mengatakan jika misi sudah pun sukses.


Saat ini kami sedang dikirim ke dalam speaker bersama bayi yang di simpan di dalam sangkar burung.


Raja pura-pura keluar sebentar untuk membiarkan keluarga 3 orang ini berbicara dari hati. lima menit kemudian dia kembali lagi dan ke dalam kamar seraya berkata."orang-orang itu sudah menangkap Pandi dan saat ini mereka sedang menuju ke pelabuhan Gilimanuk"


"Ahh benarkah begitu bapak syukur apa akhirnya cucu kita ketemu lagi. setelah ini Mama tidak akan lemah dia harus tidur berbarengan dengan kita. Tidak perlu ada baby sitter sekarang ,mama masih kuat kok menjaga cucu mama satu-satunya"kata dini dengan tegas.


ini adalah pelajaran bagus untuk mereka semua. jangan terlalu percaya dengan orang tua meski pun itu hanya sekedar seorang baby sister.


lagian Dini adalah wanita yang 24 jam berada di rumah tanpa melakukan kegiatan apapun. Merawat cucu sendiri 24 jam juga Dini merasa tidak apa-apa.


"Raja apakah kau tidak berbohong Raja?"tanya Liza yang dijawab anggukan kepala oleh raja.


Baru kemudian Liza bisa bernafas lega dan tersenyum tipis."bagaimana dengan Pandi silaknat itu?"


Para siluman dilarang untuk mengganggu kehidupan mereka manusia apalagi melukai Pandi karena mereka berbeda alam. Tapi Liza berbeda dia adalah manusia .jika pun dia membunuh Pandi saat ini paling-paling akan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.

__ADS_1


Tapi pada saat itu hatinya akan puas dan dadanya akan menjadi lapang.


"Liza kamu jangan pikiran macam-macam oke. walau bagaimanapun anak-anak masih memerlukan orang tuanya"kata raja yang langsung mengingatkan liza agar tidak berpikiran aneh.


"raja jika kuturutkan perasaan aku ingin membunuhnya saat ini juga. apakah dia berpikir ingin menjadikan putriku semangkuk sup? sebelum itu aku akan menghisap darahnya terlebih dahulu"Dini terkejut mendengar amarah putrinya ini.


Dia pikir itu hanyalah amarah sesaat dan kata-kata omong kosong. Tidak mungkin juga putrinya yang imut tega membunuh orang, meskipun perilaku Pandi tidak bisa dipuji.


Berbeda dengan raja yang menganggap kata-kata bijak Itu adalah sesuatu yang serius.


"Liza kamu jangan bertindak impulsif oke perhatikan kata-katamu"


"tidak Raja kau bisa menahan diri karena kau bukan seorang ibu .tapi aku adalah ibu yang sudah melahirkan bayi itu dengan susah payah. enak-enaknya dia memperlakukan darah dagingku seperti itu" kata lisa dengan pandangan yang mengerikan.


Dini sempat terkejut melihat reaksi dari putrinya ini .tapi kemudian dia menyadari sulit untuk menerima nasib anak yang sudah dilahirkannya sekarang sudah menjadi korban penculikan.


Mungkin semua ibu akan berpikiran begitu.


Bunuh pelakunya ,koyak-koyak dia dan minum darahnya.


Tapi bukankah itu hanya sekedar kata-kata saja bukan hal yang benar-benar akan dilakukan.


"Liza sebaiknya istirahat dah dulu jangan pikirkan apa-apa yang tidak menyenangkan"kata raja yang buru-buru ingin pergi melihat situasi dan kondisi.


"Raja berjanjilah satu hal padaku. berjanjilah jika nanti Pandi datang bawa dia ke sini aku akan menanyakannya sendirian"kata Liza.


"aku tidak bisa berjanji seperti itu kau belum terlalu sehat. ada bayi yang harus dijaga olehmu nanti jadi cobalah untuk beristirahat dan tenangkan pikiran. manusia tidak boleh terlalu stres apalagi ketika baru selesai melahirkan seperti kamu"kata raja yang langsung menekankan kata manusia di sini.


Arnold dan Dini tidak sadar tapi liza segera menyadari juga dia tidak boleh melampaui batas. Tapi walau bagaimanapun jika berbicara saja, itu tidak menjadi masalah bukan.


"aku berjanji tidak akan melampaui batas. tapi aku tetap ingin berbicara dengan Pandi nanti"kata Liza yang tetap keras kepala.


"Tapi,....


"tidak apa-apa Raja, Paman akan menemaninya nanti agar Liza tidak Hilang akal.benarkan Liza "kata arnol yang menjamin jika Liza tidak macam-macam.


Raja berpikir dengan cermat, tidak mungkin akan segera mengerahkan kemampuannya untuk membunuh Pandi saat itu.


Tapi jika Liza ditemani oleh arnol kemungkinan besar dia tidak akan bertindak terlalu jauh.


Mau tidak mau Raja segera setuju dengan permintaan ini.


Merasa tidak ada lagi hal yang perlu dibicarakan .Raja pada akhirnya mengundur diri untuk menunggu kedatangan pandi di sini.


Sementara itu arnold dan Dini tetap di kamar Liza berusaha menenangkan gadis itu.Tapi sejujurnya dini dan Arnold juga tidak sabar ingin menguliti kulit Pandi sang menantu durhaka.


Tapi mereka harus tetap fokus pada tujuan. Menunggu pandi dan meminta dia menandatangani berkas perceraian.


Sementara itu mobil yang dikemudikan abidzar tiba dengan cepat dan mendekati area villa gaib.


Diketahui obat yang diberikan pada pandi tidak begitu kuat .Jadi dia hanya pingsan sekitar satu setengah jam lebih. Melihat durasi pemberian obat diperkirakan pria yang masih berstatus suami saat dari Liza ini sudah pun memperlihatkan gejala akan tersadar.


sedangkan bayi kecil yang berada di dalam sangkar burung itu benar-benar masih terlelap di bawah pengaruh obat bius.


Obat bius yang diberikan pada bayi ini sangat kuat sehingga bayi kecil itu bisa tidur selama 24 jam tanpa gangguan.


Apakah Pandi berhasil kabur atau tidak, itu tergantung dari nasibnya yang jelas nasibnya tidak akan jauh-jauh dari nasib sang guru.

__ADS_1


Raja masih berada di villa yang terbuat dari ilmu gaib. Ketika dia mendengar kabar jika pandi sudah kembali ke pelabuhan Gilimanuk.


Abizar yang sudah bertugas menjadi sopir segera mengambil alih Pandi dengan membawanya langsung ke dalam villa


__ADS_2