
Pak Itam dan Pandi sekarang bergerak ke bangunan tua.Mereka berencana untuk membuka mata batin untuk menyerang sekali raja tidak begitu fokus.
Pandi juga sudah kepalang tanggung,dia ketahuan oleh arnold.Jadi tidak masalah untuk dia tampil ke depan sekarang.
Mereka bergerak dengan mobil dan tiba di lokasi tidak lama kemudian.
"Guru...
Pandi sudah mempersiapkan segala sesuatu nya di tanah dengan rapih.
Tinggal pak Itam saja yang turun dalam posisi .Dia menarik dia tangan dan melekuk kan ke arah dada.
Setelah beberapa detik,satu hembusan nafas di lepaskan dengan mengusap alis nya.
Dia melirik Pandi dan mengusap alis Pandi juga, setelah itu pak Itam berteriak,"buka mata batin"
dalam sekejap pemandangan di depan berubah bukan lagi sebuah bangunan tua yang tidak dipakai nama sekarang menjadi sebuah istana cantik dengan sebuah taman bunga yang disusun secara apik.
Pandi belum pernah melihat perubahan seperti ini mau tidak mau dirinya menjadi kagum. sebenarnya Pandi memiliki banyak hunian pribadi di Denpasar tapi tidak satupun dari mereka yang bisa menandingi keindahannya.
"Guru...
"Hem dunia istana yang aku katakan kita bisa melihatnya tapi tidak bisa masuk.Setelah makan Ari Ari itu,aku merasa ilmu ku bertambah lagi.
Sekarang Ayo pergi" kata pak itam tertawa.
Dia sudah lama menantikan hal ini tapi energi yang dia miliki sama sekali tidak bisa disebut jika untuk masuk ke dalam istana.
"Baik lah...
Mereka berdua mencoba untuk melangkahkan kaki tapi pak hitam tiba-tiba merasakan sebuah firasat "Tapi tunggu dulu "
"Ada apa guru?"
pak Itam tidak menjawab pertanyaan Pandi tapi dia duduk lagi dan membaca beberapa mantra. Setelah membaca beberapa mantra itu tidak ada perubahan pada pandangan matanya.
tapi di sini dia mulai mendapatkan sebuah informasi penting,"istana saat ini sedang dalam kondisi kosong. walaupun begitu mereka meninggalkan sesuatu yang bisa membuat kita meledak jika nekat"
Ruan rumah sedang pergi jadi untuk berhati-hati mereka sudah meninggalkan sesuatu agar tidak ada tamu yang tidak diundang.
"Mereka tidak ada?" guman Pandi.
Betapa inginnya dia masuk ke dalam istana yang cantik ini tapi jika dia nekat untuk masuk maka dia tidak akan pernah keluar lagi. Mau tidak mau kaki yang sudah akan melewati pintu gerbang sebenarnya ditarik lagi oleh pandi.
"jika mereka tidak ada di sini lalu ke mana mereka pergi. pintu bahkan dikunci dengan ilmu gaib yang tidak bisa kita lewati. Jadi apa yang harus di lakukan guru?"
"coba kau rasakan dengan tenaga batinmu, energi kita sekarang sedang berlimpah ruah.Jika ada tenaga batin yang lain berada di sekitar sini kita bisa merasakannya"kata pak itam dengan suara serak nya.
"Baik"
Pandi membuat kuda kuda,dia merapal kan mantra gaib dan fokus nya jatuh pada jari telunjuk.
setelah membaca mantra jari telunjuk ini menjadi sensitif mereka bisa membedakan antara udara dingin panas ataupun ilmu gaib.
Walaupun ilmu gaib tidak ditujukan untuk pemilik jurus ini tapi sebenarnya pemilik jurus tetap bisa merasakan dari mana asal ilmu gaib tersebut.
Tidak sampai 5 menit ujung jarinya mulai merasakan reaksi ada gelombang ilmu gaib yang berasal dari Timor. itu adalah pintu masuk ke desa.
"Guru aku menemukannya"
"Bagus, Ayo kita pergi dan mulai dari sana"kata pak itam lagi.
Pandi dengan cepat pergi ke dalam mobil.Kata pak Itam ketika ilmu tadi diterapkan sebenarnya itu tidak akan bertahan lama. Paling lama hanya sekitar 10 menit.
Artinya dalam waktu 10 menit mereka harus tahu di mana lokasi terakhir ilmu gaib itu disebarkan.
ketika dia masuk dan mengemudikan mobil ujung jari tadi dikeluarkan dari kaca jendela.
Dengan jari telunjuk sebagai petunjuk jalan, mobil bergerak cepat. Jarak antara rumah yang tertinggal sebenarnya tidak begitu jauh dengan mulut desa.
__ADS_1
Tidak sampai 5 menit mereka berdua sudah tiba di sana.Karena mata batin yang masih terbuka maka mereka bisa melihat ada sesuatu yang aneh di sini.
"Kapan ada villa yang indah di sini?"kata pandi.
"Bodoh, ini bukan villa asli tapi ini adalah villa yang dibangun dengan ilmu gaib. ilmu gaib yang terkumpul di area ini begitu besar. Bisa dipastikan lebih dari 5 ekor siluman berada di dalamnya"
"Ahh ya, guru Aku menyukai ini apakah guru memiliki ilmu untuk membuat villa dengan ilmu gaib seperti sekarang?"kata pandi.
apa yang dilakukan Pandi di Denpasar sebenarnya bisa dikatakan sebagai pekerjaan yang berbahaya. dia bisa saja harus oleh polisi kapan saja dan di mana saja.
Tapi jika dirinya bisa menghadirkan villa dengan ilmu gaib seperti sekarang dia bisa bersembunyi dan bersenang-senang di waktu yang sama. pada saat itu tidak ada polisi yang bisa menangkapnya. Bukankah ide ini adalah sesuatu yang bagus.
"Hehehe Kau pikir jika aku memilikinya kenapa aku harus bersemedi di gua jelek itu Hem?"kata pak itam mendengus.
Gini gini pak Itam juga masih manusia yang memiliki hasrat ke duniawian. Dia juga ingin kaya dan dikelilingi oleh materi juga gadis-gadis cantik.
Tapi karena tujuannya itu dia lebih mementingkan ilmu gaibnya dulu. Sayang sekali dia sudah belajar banyak tapi ilmu gaib dengan cara seperti ini bukanlah kemampuannya.
"Hem guru, itulah sebabnya Aku tidak ingin mengikutimu. apa gunanya memiliki ilmu yang banyak tapi aslinya masih harus tinggal di rumah jelek. bahkan harus puas dengan bersembunyi di dalam gua?" ejek Pandi lagi.
Orang belajar ilmu gaib untuk kesenangan dunia tapi jika tidak bisa menikmati kesenangan itu untuk apa gunanya. lebih baik seperti Pandi yang bisa menikmati kekayaan tapi hanya bekerja sebagai pemasok belaka.
Pak Itam kerap kali minta barang yang masih di segel, jika tidak ada Pandi yang mengakomodasi semuanya bagaimana mungkin pak Itam mendapatkan stok .
Sayang untuk kerjasama seperti itu Pandi dia haruskan mencicipi mayat dari sisa pak Itam setiap kali nya.
Awalnya memang menjijikkan sih tapi karena sudah terbiasa dia tidak memiliki masalah lagi. Wanita di manapun sama saja baik itu ketika hidup ataupun ketika mereka mati.
Tapi jika memikirkan perbedaannya yang paling kentara tentu saja Liza. Kecantikan yang dia miliki tidak seberapa tapi goyangannya di ranjang itu yang bikin Pandi lengket.
Jika bersama Liza, Pandi bisa tahan semalam suntuk. Tapi dengan gadis-garis lain satu kali putaran saja dia sudah ambruk duluan.
Sayangnya pernikahan yang tidak lama karena Arnold sudah keburu mengetahuinya. Jika dia bisa dia ingin membagi pengalaman ini dengan gurunya.
pasti guru juga kaget tagihan kan.
Andaikan mandi tahu yang adiyati duri setiap malam bukanlah Liza melainkan seekor ular. Mungkin dia akan kejang-kejang dan berpikir untuk mati saja.
Ular itu tidak memiliki sesuatu selain daripada nafsu. Katanya bisa goyang sampai malam tentu jelas karena mereka tidak memiliki tulang. kelembutan kulitnya juga berasal dari sisik ular yang licin. Untung saja jenis yang dipilih bukanlah jenis ular yang memiliki racun jika tidak sudah lama pandi ko di atas ranjang.
"Hai apa yang kau pikirkan? lihat lah kejahatan mu sendiri"tegur pak Itam dengan marah.
Entah apa yang dipikirkan oleh muridnya ini yang jelas sesuatu di dalam celananya menonjol seperti bendera. Bisa-bisanya dia berpikir tentang horor di saat-saat seperti ini.
"Ah guru, maaf guru aku tidak sengaja.Tapi tidak apa-apa jika semua sudah beres Aku akan mengirimkan guru 2 perawan sekaligus.Hem aku janji"kata Pandi dengan mengangkat tangan nya dengan huruf V.
"Sudah lah, ini bukan lah waktunya untuk berdebat. Kita harus cepat-cepat melakukan ini jangan sampai energi kita hilang" kata pak itam yang semakin gelap saja ketika melihat Pandi.
Tapi dia suka janji nya.
Pak Itam dan Pandi merampau beberapa mantra lagi kali ini adalah Mantra untuk penghilang aura manusia. dengan begitu mereka bisa masuk ke dalam tanpa dideteksi oleh siluman manapun karena saat ini tidak ada aura manusia di dalam nya.
Pandi dapat hitam berjalan dengan hati-hati. Mereka tidak ingin ketahuan lebih awal sebelum tujuannya kelihatan.
"Guru ini masih sama dengan pagar yang dipasang di bangunan tua itu Tapi kenapa di sini kita bisa masuk dengan mudah?"
"bangunan tua itu adalah perbatasan antara dunia manusia dan dunia gaib artinya pagar di sana sudah terjadi secara alami tidak dibuat oleh manusia ataupun para siluman ular putih sekalipun. tapi di sini pagarnya adalah pagar buatan" terang pak Itam.
"ohh begitu"
Pandi menarik pak Itam ke sudut, baru saja ada dua siluman dalam tampilan pelayan lewat.
"Guru bagaimana caranya agar kita tidak ketahuan?"
"Tunggu dulu" jawab pak Itam.
"Oh Oke "
Pak Itam merapal dan mengubah penampilan nya dengan wajah orang gaji begitu juga dengan wajah Pandi.
__ADS_1
Ini adalah dunia siluman di mana semuanya ada hal gaib. Di dunia asli pak itam pasti tidak bisa melakukannya tapi di dalam dunia gaib dia bisa melakukan apa saja selagi memiliki mantra.
"Bagus, tanpa ada aura manusia dan tampilan seperti ini kupikir kita akan bebas pergi guru. tidak kusangka guruku yang jelek sebenarnya memiliki ide yang brilian sekali"katanya yang memuji sekaligus menghina.
Hanya wanita yang sudah dibacain mantra saja yang mau melayani pak hitam. Tanpa mantra wanita bahkan akan merasa jijik.
Pandi tergila-gila dengan ilmu gaib tapi untuk merubah dirinya menjadi jorok seperti pak hitam ini dia tidak mungkin bisa melakukannya.
Mandi hanya boleh 3 hari sekali, keramas tidak dianjurkan. dalam beberapa bulan sekali harus melakukan puasa mutih. Seingat Pandi juga gurunya ini makan tidak pernah cuci tangan.
Karena prototype di depannya inilah Pandi tidak ingin menekuni dunia gaib seutuhnya.
Dia tidak mau menjadi sejorok itu.
Hal yang paling tidak jorok dalam ilmu yang ditekuni oleh pak Itam hanyalah larangan untuk melewati jemuran saja, selain daripada itu Pandi ogah melakukannya.
Pak Itam yang diejek oleh muridnya sendiri ini tidak bersuara. dia tidak marah karena memang itulah kebenaran yang harus dilakoni demi ilmu hitam.
"Guru,lihat itu?"
Pandi menunjuk ke suatu arah, awalnya dia tidak percaya tapi dilihat berkali-kali itu adalah sesuatu yang benar.
"Arnold , dini? kenapa mereka ada di sini?"tanya pak hitam dengan berbisik.
Saat itu Arnold dan Dini baru saja masuk ke sebuah kamar tertutup. Itu adalah saat di mana pasangan ini dipanggil untuk melihat keberadaan si kecil yang baru saja dibawa kembali oleh raja.
tidak ada yang menyadari jika Sebenarnya pak Itam dan Fandi sudah menyusup ke dalam villa yang dibuat dengan ilmu gaib ini.
begitu juga yang terjadi pada raja dia tidak pernah berpikir jika keduanya mampu masuk ke dalam villa buatannya.
Bukankah dia pernah bertarung dengan pak Itam dan merasakan sebatas mana ilmunya itu. Jadi raja percaya diri dan angkuh dengan kemampuan pagar gaibnya.
Hal inilah yang akan disesali nya di masa depan.
Keduanya saling pandang tapi tidak lagi mengeluarkan suara. Mereka berjalan ber seolah-olah tidak ada apa apa yang terjadi.
tiba di depan pintu di mana Arnold dan giri masuk mereka berdua berdiri merubah penampilan menjadi penjaga.
Dengan begitu mungkin siluman lain yang melihat tidak akan curiga sama sekali. Siluman yang biasanya menjadi pengawal penjaga pintu dan pelayan sebenarnya tidak memiliki kemampuan apapun selain daripada menuruti perintah.
Mereka cenderung tidak bertanya siapa kamu dan siapa aku.
Jadi pak Itam dan Pandi dengan bebas mendengar apa yang dikatakan oleh Arnold kepada raja. Baru kemudian Pandi menyadari jika istrinya yang masih, ini sebenarnya akan diceraikan oleh Arnold dan dipaksa menikah lagi dengan raja.
Lalu siapa raja ini.
Pandi tidak mengenal siapa itu, tapi pak hitam tentu tahu siapa itu raja. Mereka bahkan sudah bertempur sebelum ini.
"Raja siluman ular putih" gumam pak Itam yang membuat pandi tersentak.
"Guru,dia..dia raja siluman ular putih?"
"Ya itu dia"
Tiba-tiba saja Pandi teringat jika dirinya pernah bertarung satu antara satu dengan raja. Pada saat itu dirinya tidak mengetahui dan berpikir jika raja ini masih manusia biasa. alih-alih menang dia kalah total dengan tubuh dan wajah yang lebam seperti babi.
Mengenangnya sekali lagi dia langsung menelan ludahnya sendiri.
dulu tidak disengaja tapi sekarang mereka tidak punya jalan lain selain bertarung lagi. dalam pertarungan pertama jelas dia sudah merasakan bagaimana kekuatan dari raja.
Mungkin waktu itu raja menyimpan energinya dan memakai sedikit. Tapi yang sedikit itu sudah membuat dia kewalahan.Lalu apa jadinya jika bertarung beneran dan habis-habisan. Bukan tidak mungkin dia akan mati di sini.
"Guru....
Sekali tahu apa yang dipikirkan oleh muridnya pak itam berkata"jangan khawatir kau sudah memakan ari-ari dari bayi itu energimu bertambah tiga kali lipat dan bertarung saat ini belum tahu siapa kalah dan siapa yang menang"
Mendengar jaminan dari guru nya Pandi bahagia lagi dan siap untuk bertarung.
Oke aku siap...
__ADS_1