Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
82


__ADS_3

Sebuah mobil taksi berwarna kuning cerah berlari kencang ke arah bandara. Di dalam mobil itu ada seorang bayi kecil yang baru saja dilahirkan. Bayi ini diletakkan dalam keranjang yang dipegang erat oleh seorang wanita.


Dia menatap bayi merah itu dengan pandangan tulus dari hati nya yang terdalam. Bayi merah malang yang baru saja lahir. Bahkan bau darahnya masih tercium sampai saat ini. Naluri ke ibunya segera berkata inilah bayi masa depannya.


Tina namanya.


Sudah menikah lebih dari 8 tahun tapi sama sekali tidak pernah dikaruniai seorang anak. dikatakan dirinya mandul itu tidak juga karena dia pernah hamil tapi mengalami keguguran beberapa kali.


Menurut dokter kandungannya cukup lemah, memang bisa hamil lagi tapi cenderung akan mengalami keguguran.Kandungan Tina lemah dan semakin lemah setelah mengalami keguguran beberapa kali.


Walaupun suaminya tidak berpikiran macam-macam dan dikatakan sebagai pasangan yang setia. Tapi pada akhirnya naluri seorang wanita yang ingin menjadi sempurna tetap ada di dalam hatinya yang paling dalam.


Sekarang di hadapannya jelas terlihat baik putih yang baru saja lahir bahkan tali pusatnya masih memiliki jejak darah. Dalam sekejap dia langsung jatuh cinta pada bayi ini.


"Mas bayinya sangat cantik mas, tapi cepatlah kita tidak boleh telat. pesawat ke Filipina akan terbang satu jam lagi"kata nya pada supir taksi yang sebenarnya adalah suaminya sendiri.


"Iya dek, Haha Ini juga udah yang paling cepat kok"kata suami nya.


Tina tersenyum dan menyapa bocah kecil ini dengan sayang. Di sini dia pikir harus berterima kasih kepada pak Itam. masalah dia dan suaminya diselesaikan oleh pak Itam hanya dengan satu kata saja.


Satu kali Tina pergi mencoba nasibnya dan berobat kepada pak Itam. sebenarnya itu bukan kali pertama dia pergi ke dukun untuk menyelesaikan masalah ini. tapi yang namanya usaha dia tidak pernah berhenti sama sekali Jika ada informasi tentang dokter yang baik dia akan pergi ke sana sekarang dia juga mendengar ada informasi tentang pak Itam seorang dukun yang sakti mandraguna.


Setelah berobat pak Itam berkata "tidak lama lagi akan ada seorang bayi perempuan yang baru lahir.Dia adalah bayi yang akan membantu keberuntungan kalian.Setelah menerima nya kalian bisa memiliki anak sendiri"


"Ahh bayi?bayi siapa pak Itam?" tanya Tina terkejut.Dia sangat ingin melahirkan darah dagingnya sendiri tapi di minta untuk memelihara anak orang lain,apa ceritanya ini.


"Jangan tanya dia anak siapa,tapi jika menolak akan ada pasangan lain yang mau "kata pak itam yang tidak suka di bantah.


Pasangan ini saling pandang, tapi mereka menggangguk setelah nya.


"Jika setuju maka makan lah kembang ini sebagai simbol.Anak ini hanya perlu tinggal di sisi kalian sebelum tujuh belas tahun.Setelah itu dia akan diambil lagi "


"Ah pak Itam tapi...


"Jangan takut,kata ku kalian akan selalu beruntung setelah dia datang.Hanya saja setelah bayi datang, kalian harus pergi dari negara ini secepatnya, semakin cepat maka semakin baik"


Menurut pak Itam,


keberuntungan bayi di sukai oleh manusia tapi juga para lelembut.Jika ingin bertaruh maka harus pergi melintasi lautan.Tapi akan selalu ada seseorang yang mengulur kan tangan agar kehidupan mereka terjamin di masa depan.


Karena memang menginginkan anak, maka pasangan ini setuju dengan memakan kembang tujuh rupa.


Sudah lebih dari dua bulan sejak hari itu, tiba-tiba saja hari ini suami Tina di hubungi seseorang yang tidak di kenal.


Orang ini meminta bantuan membesar kan bayi lantaran sang ibu meninggal akibat kelahiran prematur.Dengan alasan trauma dia meminta pasangan ini pergi ke Filipina di danai juga di beri fasilitas atas nama mereka asalkan bersedia mengadopsi bayi ini dan tidak bisa kembali sebelum tujuh belas tahun.


Apa yang di katakan oleh pria di seberang sama persis seperti yang di katakan oleh pak Itam.Jadi mereka setuju dan disinilah mereka sekarang.


"Sayang, Kamu sangat cantik tapi sayang sekali mama mu meninggal dunia.Tapi jangan khawatir karena aku akan menjadi Mama mu mulai dari sekarang"bisik tina pelan.


bayi kecil yang penuh keberuntungan tapi sebenarnya dia juga adalah bayi Malang begitu lahir sudah kehilangan ibunya dan dibuang pergi oleh ayah kandungnya sendiri.


Tapi mereka sangat cocok untuk menjadi keluarga pengganti dari bayi ini. Walaupun hanya 17 tahun tapi semua kasih sayang akan dicurahkan kepadanya.


Walau mungkin di kemudian hari mereka memiliki anak dari darah daging sendiri tapi semua berkat dirinya karena itu Tina berjanji di dalam hati dia tidak akan pernah membiarkan bayi ini merasa dirinya adalah orang luar.


tapi mereka juga ingat jika pak intan pernah berkata jika bayi ini disukai manusia tapi juga disukai oleh para lelembut untuk mengantisipasi itu mereka harus bergerak secepat mungkin pergi ke luar negeri.


Pasport sudah jadi dan sekarang tujuan mereka sudah didapatkan yaitu pergi ke Filipina.


Katanya sudah ada rumah dan biaya yang akan dikirimkan perbulannya setiap rutin. Ditambah ada juga pekerjaan yang tentunya mengemudikan taxi di Filipina nantinya.


Semua hal diurus oleh seseorang dan mereka hanya tinggal berangkat saja tanpa mempedulikan masalah lain.


Pasangan yang berbahagia ini tidak sadar jika sekelompok ular mengejar mobil mereka.


Tiba-tiba saja bayi nya menangis dengan keras sekali.Tina membujuk nya dengan cepat dan tahu masalah nya.

__ADS_1


"mas tidak ada popoknya mas, berhenti dulu jika ada Indomaret ya mas"kata nya pada suaminya.


Mereka sangat terburu-buru jadi tidak sempat membeli peralatan apapun untuk si calon bayi. Informasi juga datang mendadak sehingga mereka benar-benar siap.


"oke"


beberapa menit kemudian pada akhirnya mereka melihat sebuah supermarket mini yang memang dibuka.


tidak menunggu lama suaminya dengan cepat pergi berlari kecil ke dalam supermarket tersebut. sementara itu Tina masih tetap ada di dalam mobil bersama bocah kecil dia baru saja lahir dan tidak bagus jika sering terkena angin.


selain popok suami juga harus membeli beberapa peralatan lain seperti pakaian dan gedungnya. ketika bayi ini diserahkan orang itu hanya mengirimkan sejumlah uang dengan nilai yang fantastis.


Tapi benar-benar lupa jika bayi ini tidak memakai pakaian apapun.


karena yang pergi berbelanja itu adalah seorang laki-laki dia memerlukan waktu lebih dari satu jam untuk membeli produk bayi.


Sewaktu-waktu dia menelpon Tina untuk bertanya apa saja barang yang perlu selain daripada popok.


Sebenarnya jika mereka tidak berhenti di jalan kemungkinan besar Putri siluman tidak akan pernah bisa mengejarnya.


Tapi berhenti di depan Indomaret mereka membelikan jeda waktu yang sangat menguntungkan bagi putra mahkota.


Setelah selesai berbelanja suami Tina masuk lagi dan mulai berjalan pergi ke bandara. Sementara Tina bergegas membersihkan bayi dari kotoran dan memberikannya pakaian lengkap.


Tentu saja pihak bandara akan heran dan mungkin mereka tidak dibenarkan masuk. Seandainya membawa bayi merah yang bahkan jelas jika pusarnya belum baru saja dipotong.


jadi dia cepet-cepat membersihkannya sebelum benar-benar tiba di bandara. rencana itu baik-baik saja tapi yang tidak terduga baru 15 menit mobil berjalan tiba-tiba mereka dihadapkan dengan sekumpulan ular yang berjajar di tengah jalan.


jika satu mungkin tidak ada yang diherankan, tapi jangan jumlah sebanyak itu tentu saja mereka langsung terkejut dan menggigil.


"Mas pak itam bilang siluman juga menyukainya apa jangan-jangan itu ular siluman mas?" tanya Tina


"Mas nggak tahu dek Tapi gimana ini mereka ada banyak sekali?"


"Mas...


Suaminya hanyalah seorang sopir taksi itu pun taksi adalah taksi sewaan bukan milik pribadi.


Tapi setelah sampai di Filipina suaminya akan diberikan dua taksi sekaligus untuk menopang kehidupan mereka di sana .Satu taxi bisa dibawa sendiri dan satu lagi bisa disewakan. Bukankah ini sudah menjadi kehidupan berbeda di Indonesia dan di Filipina nantinya.


Belum lagi beberapa fasilitas berupa rumah dan tanah. Juga beberapa tunjangan yang akan kerap dikirimkan perbulannya.


Bagaimana mungkin Tina mau menolak ini.


Hanya saja dia juga dibingungkan bagaimana caranya bisa pergi dari ular yang jelas-jelas bukan ular biasa.


Tiba-tiba saja seorang gadis cantik dengan berpakaian aneh tiba-tiba mengetuk jendela kaca mobil.


Wajahnya sungguh cantik tapi tidak ada senyum sekalipun di sana.Dia begitu dingin apalagi pandangan matanya sedikit berbeda.


" ada apa neng?"Tanya suaminya gugup.


dia tidak tahu kenapa dirinya menjadi gugup saat ini tapi yang jelas nalurinya berkata gadis ini bukanlah gadis biasa.


Melihat apa yang terjadi dengan deretan ular siluman di depannya,dia menebak gadis di depannya ini mungkin siluman juga.


"Hem silakan baik itu jika tidak ingin mati"kata putri mahkota dewa dingin. begitu dia berkata tiba-tiba di dalam mobil menjadi dingin sedingin es. Tina yang sedang memeluk bayi itu bahkan menggigil entah karena dingin atau karena ketakutan.


"Ti... tidak ini adalah bayi kami jangan diambil"kata Tina yang menggelengkan kepalanya beberapa kali.


" beneran dek ini bayi kami"kata tina yang semakin kuat saja menggenggam keranjang bayi.


"Jadi kau memilih mati daripada hidup, aku memberimu waktu beberapa detik untuk berpikir. jangan salahkan aku jika aku kelewatkan batas"kata Putri mahkota lagi dan dia langsung berpaling setelah itu.


Di sini Putri mahkota hanya menggertak saja. dia baru lahir tidak tahu tentang pengaturan keseimbangan dua dunia.


Tapi hatinya sudah terlanjur marah, Begitu lahir dia memiliki kebencian yang kuat terhadap makhluk bernama manusia. Namun begitu mengingat jika setengah dari dirinya adalah manusia dia .Dengan cepat menyingkirkannya dan belajar menahan emosi.

__ADS_1


Jika tidak ada prajurit yang mengingatkan dia tentang pengaturan seperti ini mungkin manusia di depannya ini tidak bisa hidup lebih dari satu detik sejak dia menemukannya.


Sayang sekali.


Sayang sekali pengaturan itu dibuat entah bagaimana dan itu tidak bisa dilanggar. Jadi dia hanya bisa menggertaknya seperti ini.


"Mas, gimana ini mas aku sudah terlanjur sayang" kata Tina dengan sedih.


"Ya dek, mas juga kepikiran ,l.Dia sangat cantik dan akan memberikan kita keberuntungan ganda di masa depan tapi. Tapi untuk apa keberuntungan itu dek jika kita tidak hidup untuk melihatnya"Bisik suaminya dengan pelan.


Dia bahkan tidak sanggup menatap gadis itu walaupun cantik dengan aura dinginnya.Tapi dia bukan manusia, jika manusia dari mana datangnya sisik ular yang masih belum lepas dari lengan nya tadi.


Jelas dia adalah siluman ular.


"Tapi mas....


"Waktu nya habis " putri mahkota memanjangkan lehernya sedikit untuk masuk ke dalam taksi.


Perilaku ini membuat Tina hampir pingsan. bukan saja kepala yang panjang itu masuk masih memiliki wajah manusia tapi ketika dia membuka mulutnya tidak ada lidah manusia hanya lidah dengan dua cabang.


Lidah ular .


Sttt..stttt..sttt...


"Tidak jangan, ampun siluman ampun....


"Mas ....akkkkhhhh...


Putri mahkota jelas baru lahir dan tidak mengetahui pengaturan tapi dia juga mendapatkan insting jika dirinya belum makan pertama sejak lahir.


ini adalah insting yang dimiliki oleh hewan walaupun mereka baru saja menetas.


Tapi sepertinya dua manusia di depannya ini sangat cocok memenuhi perutnya sekarang. Melihat Tina, dia bukan melihat manusia tapi melihat seonggok daging yang sangat harum dan menyegarkan.


Dalam beberapa waktu Putri mahkota membuka mulutnya lebar-lebar. air liurnya menetes dan terlihat mengerikan sekali.


Sangking mengerikannya Tina lupa untuk pingsan dia menjerit ketakutan dan tanpa sadar menyerahkan keranjang bayi itu ke depan putri mahkota.


"Tidak jangan makan aku ambil saja bayi ini aku menyerah, mass...


tidak perlu dikatakan lagi suaminya sudah kalah duluan. entah bagaimana awal mulanya tapi yang jelas ekor dari Putri mahkota itu memanjang dan saat ini sudah pun melilit leher dari suami Tina sehingga pria itu tidak bisa berbicara bahkan seperti urat-urat lehernya membengkak sehingga akan meledak kapan saja


Dalam kondisi ini bagaimana dia bisa membantu istrinya.


Tina tiba-tiba saja menyesal dan berpikir seandainya dia tidak mengikuti perintah dari pak itam.


Melihat bayi itu diserahkan dalam kondisi hidup putri mahkota segera mengecilkan mulutnya lagi.


Dia menyentuh keranjang itu dan memandangnya seolah-olah itu adalah sebuah cermin perwujudan antara dia dan si kecil.


"Tuan siluman tolong lepaskan suamiku, kami.. kami mohon ampun kami tidak tahu apa-apa"kata Tina.


Dia sangat menyesal tapi tidak ingin suaminya mati sia-sia hanya karena percobaan ingin memiliki anak. Seperti yang disebutkan oleh suaminya tadi untuk apa harta benda seandainya mereka tidak hidup untuk melihatnya.


"awalnya seperti itu tapi sekarang aku sudah lapar, kalian sepertinya enak hehehe"Putri mahkota terkekeh.


Pada dasarnya dia masih ada hewan buas yang hanya mengandalkan insting untuk hidup. Tadi dia sempat menjilat kulit lembut dari Tina. Hanya dengan satu jilatan tapi sebenarnya dia sudah tergoda ingin merasakan hangatnya tubuh ini masuk ke dalam perutnya.


Sttt.. stttt...


Suami Tina yang terjerat pada ekor segera menepuk tangannya dengan keras ke arah ekor itu tapi sekeras apapun dia memukul nya ,ekor dari Putri mahkota siluman ular ini tidak pernah lepas dari lehernya sama sekali.


Pupil mata suami Tina segera mengecil secara bertahap. Dia tidak memiliki harapan hidup tapi juga menyesal sudah menarik istrinya bersama-sama. Seandainya dia menolak mungkin kejadian ini tidak akan pernah ada.


Tapi sekarang kehidupan mereka hanya tinggal beberapa menit saja.


Dia sedang terjerat dengan ekor ular pada leher sementara istrinya saat ini berhadapan dengan Putri mahkota yang sedang membuka mulutnya lebar-lebar sekali lagi.

__ADS_1


Ahhhh


__ADS_2