Kekasih Ku Bukan Manusia

Kekasih Ku Bukan Manusia
60


__ADS_3

Liza dan raja masih saja berada di sebuah taman bunga ketika pandi tiba-tiba melarikan diri untuk melaporkan hal ini pada keluarga Arnold.


Liza sedang fokus dalam melihat betapa bagusnya taman bunga yang rupanya dia tanam sendiri dengan tangannya 100 tahun yang lalu.


Di katakan sebenarnya taman bunga ini juga sudah mati awalnya tapi dengan kemampuan yang dimiliki oleh raja dia bisa mengembalikan vitalitas bunga-bunga ini kembali pada kondisi terbaiknya.


Memori Liza segera berputar pada seorang gadis cantik yang ditemani dengan beberapa orang menanam bunga di area ini.


Sebenarnya tidak perlu menanam apapun di sini karena saat itu belum ada pedesaan yang terbentuk. daerah ini masih berupa hutan tebal. Hanya ada bangunan ini sajalah satu-satunya rumah yang ada di lokasi ini.


Raja yang saat itu masih lah seorang pangeran yang menjabat putra mahkota. dia melihat dan berkata,"apa gunanya kau tanam benda itu di sini. kita juga tidak akan lama di sini kok. apa yang kau tanam di sini hanya akan dilihat oleh orang luar. di dunia kita kita masih memiliki taman yang lebih cantik daripada ini. jadi apa gunanya kau menanam ini Lia?"


"Hem ini adalah perbatasan antara dunia kita Dan dunia manusia. tapi entah bagaimana aku yakin suatu hari aku akan melihat taman ini.Putra mahkota, satu hari kau juga akan melihat bagaimana taman ini terbentuk dan menjadi indah. Pada saat itu kau akan mengingat aku, karena taman ini sudah aku bangun dengan tanganku sendiri" kata Lia yang berkeringat karena aktivitas nya.


Saat itu mereka berdua belum menikah, bisa dikatakan sebagai pasangan yang baru saja menjajaki pertunangan jadi mereka berdua tidak memiliki sebuah istana khusus.


Jadi Liza menganggap istana ini adalah istana miliknya sebagai saksi cinta mereka berdua. Jadi dia sangat ingin membuat istana ini menjadi cantik, baik untuk di dunia nyata maupun di dunia sih rumahnya.


Akan ada taman bunga di setiap sisinya.


"Untuk apa kau berkata begitu, aku akan melihatmu setiap hari setiap detik dan setiap menit. Taman bunga apa hehehe"


"hahaha benar juga ya, tapi aku hanya ingin menanam nya saja,anggap saja ini adalah kenang kenangan ku untuk anak anak cucu kita nanti "kata Lia yang tidak peduli dengan putra mahkota yang mengejek nya.


"Ya ya terserah kau sajalah "


Lia cemberut tapi karena itulah putra mahkota membantu Lia dan bersama sama mereka menanam sendiri banyak benih bunga sampai semua benih habis.


Tapi yang tak ada duga oleh raja saat itu sebenarnya Lia sama sekali.tidak sempat melihat bagaimana bunga yang dia tanam dengan susah payah itu. Berkembang dan menjadi indah seperti yang dia bayangkan.


Tidak terasa jiwa Lia yang sudah berubah menjadi sosok manusia sempurna sekarang bisa melihatnya lagi.


sebuah senyum yang lembut terpancar di bibir Lia dan tidak kuasa dia menangis haru.


"Raja ku, aku sangat menyukai taman ini. taman ini adalah lambang cinta kita berdua.Tidak ku sangka kau akan menyimpan ini untukku terima kasih rajaku"


"Liza hanya taman inilah tempat aku pergi setiap kali aku merindukanmu.Kau benar sekali, walaupun hari ini kita hidup tetapi hendaklah meninggalkan sesuatu sebagai kenang-kenangan demi anak cucu kita di masa depan. aku dulu meremehkan taman ini tapi setelah kehilanganmu hanya teman inilah yang mengobati semua luka"kenang raja dengan pilu nya.


Liza yang menatap taman beralih menatap ke arah raja. Dia seperti bisa melihat bagaimana putus asanya pria ini setiap kali datang ke taman bunga. Dan itu dilakukan hanya ketika dia merindukan sosoknya.


Liza menghamburkan diri ke dalam pelukan raja dan menggenggam hatinya erat-erat.


"rajaku maafkan aku karena aku sudah membuatmu khawatir. tapi sekarang aku sudah kembali dan aku akan menjadi milikmu sekarang dan sampai kapan pun"bisik nya.


"raja ini tau "


Sebenarnya kehidupan mirip sebuah lingkaran setan. Tapi segala sesuatu yang memiliki awal juga memiliki akhir. para siluman dilahirkan dengan susah payah dan mereka bisa bertahan hidup hingga ratusan bahkan ribuan tahun.


Tapi ketika mereka mati ,nyawa mereka bisa tersebar ke manapun dan bahkan bisa lahir dengan bentuk apapun. Tapi para siluman semuanya menyadari jika bentuk manusia adalah bentuk terakhir dari kehidupan itu sendiri.


Artinya setelah seseorang menjadi manusia maka dia tidak bisa kembali terlahir lagi dan berubah.


Begitu juga yang terjadi pada Liza saat ini .Dia sudah aku menjadi manusia maka lingkaran kehidupan bagi dirinya sudah berakhir.


Tapi raja sudah mengantisipasinya terlebih dahulu.Ikar akad yang mengikat jiwa bukan tubuh.


Setelah ikrar diikatkan dan di akui oleh langit dengan tujuh suara guntur.Artinya setelah kematian Liza masih akan menjadi pasangannya lagi dan itu dalam bentuk jiwa tanpa raja.


Kelak raga ular yang bersemayam di Dunia siluman akan di tanam kan lagi jiwa dari Lia.Pada saat itu mereka akan bersatu dan tidak akan pernah terpisahkan lagi .Selagi raja masih ada dan selagi dunia masih berputar pada porosnya.


Mereka baik itu raja atau Lia masih harus bersabar untuk menunggu.


sementara pasangan beda dunia itu sedang berpelukan dan bernostalgia tentang masa lalu.

__ADS_1


Pandi yang menuju ke rumah Liza benar-benar dihadapan dengan pertanyaan yang berkeliaran di dalam benaknya.


"bagaimana caranya aku mengatakan kepada ibu mertua tentang liza yang masih saja nekat pergi ke bangunan itu?"


"apa yang mereka pikirkan tentang aku jika mereka tahu aku kabur tapi tidak mencarinya ke dalam sana?"


"ahh.. apa sebaiknya aku menghubungi pak itam saja duluan?"


"apa yang terjadi dengan Liza ?kenapa dia pergi di situ ?bagaimana kabarnya, apa dia baik-baik saja di dalam sana aku jadi khawatir"


Selagi itu lah mobil yang dia kemudikan tiba di rumah Liza.Tapi pandi belum turun dari mobil nya melainkan bertanya tanya apa yang harus di lakukan sekarang.


Pada saat itulah Liza kepikiran untuk kembali ke rumah dia sudah berjanji untuk pulang sebelum makan siang dan berusaha pulang sebelum Arnold.


"Raja, sepertinya aku harus pulang deh. aku nggak mau mereka curiga jika aku pulang telat"kata Liza .


Padahal dia sangat enggan berpisah dengan raja. Keamanan kenyamanan dan cintanya ada di sini tapi dia harus pergi.


"Ahh aku masih ingin berpisah, kenapa tidak pergi satu jam lagi, Hem?"kata raja yang membelai pipi Lia pelan.


"aku juga tapi kita tidak berdaya kan. mari tunggu beberapa tahun lagi sebelum kita bersatu seperti dulu" desah Liza.


Menurut informasi pandi akan kembali besok .Dan ketika pandi kembali mereka tidak bisa bertemu sesering ini.


Jika pun mereka bertemu nanti malam dengan melepas raga, itu tidak sama dengan bertemu muka.


"aku tahu aku hanya bertanya kapan kita akan ketemu lagi seperti ini" kata raja yang harus melepaskan ratunya pergi.


"bisa raja ku kenapa tidak ,kenapa rajaku menjadi cemas seperti ini" kata Liza terkekeh kekeh.


Dia berjalan santai dengan berpelukan erat ke arah pintu gerbang.Raja menggenggam erat pinggang Liza dan melepaskan nya saat mereka tiba di mobil lagi.


Liza naik dan melambaikan tangannya ke arah raja dengan enggan dia berkata," selamat tinggal rajaku tunggu aku datang lagi oke"


"Ya begitu lah Haha"


Liza segera mengemudikan mobilnya dan meninggalkan area bangunan itu. raja tetap di sana dan menghilang ketika mobil itu menghilang di tikungan.


Tidak lama kemudian liza tiba di rumahnya dan dia terkejut karena ada . pandi di dalam garasi.


"kok mobil pandi ada di sini katanya baru kembali besok?"pikir Liza gugup.


Liza sama sekali tidak menyangka jika Pandi akan kembali secepat ini. Sekarang perasaannya mirip seperti seorang istri yang ketahuan sedang pergi selingkuh tapi sebenarnya memang seperti itu sih.


Kerena perasaannya itu Liza tidak nyaman dan dia pikir dia harus pergi ke kamar lebih dulu dan membersihkan diri. Baru kemudian duduk lagi menyambut pandi yang baru kembali.


Setidaknya itu yang akan dia lakukan


Dengan berpikiran begitu ,Liza berjingkrak-jingkrak menuju ke lantai atas agar gerakannya tidak didengar oleh orang lain.


Tapi..


"loza mau ke mana kamu?" tegur Arnold yang datang entah dari mana .


Tentu saja liza merasa terkejut.


Dia pikir papanya Arnold masih belum kembali dari tempat kerjanya.Siapa tahu dia sudah kembali lebih dulu bahkan itu sebelum makan siang.


"Eh papa, papa udah pulang?" kata Liza pura pura terkejut.


"dari tadi Pandi juga bahkan udah pulang kamu dari mana aja?"kata Arnold yang langsung memberondong putrinya ini.


Arnold tentu tidak lupa juga belajar mengatakan ini berbicara tentang masalah bisnis dengan kolega nya yang bernama raja itu. Arnold tidak menduga jika pembicaraan itu akan menjadi alasan Liza saja karena dia nyata nya pergi ke bangunan angker.

__ADS_1


Sebenarnya arnold belum kembali tapi dia ditelepon dan dikabari oleh pandi jika dirinya tadi melihat mobil tidak ada di rumah itu.


Jadi dia buru-buru kembali dan menunggu kepulangan Liza di rumah.. Untuk langsung menyamperin liza ke bangunan tua itu, pak hitam sudah melarangnya lebih dulu.


Sesuatu di rumah itu lebih kuat daripada pak hitam. Jika mereka nekat pergi tanpa pak itam, bukan tidak mungkin mereka akan mengalami kemalangan yang tidak di inginkan.


Sepertinya ilmu pak hitam tidak mempan jadi sekarang harus memanggil pak hitam sekali lagi.


Liza yang ditanya oleh papanya itu tidak jadi naik ke kamarnya tapi turun dan berjalan ke arah Arnold dengan percaya diri.


"papah bukankah papa tahu tadi aku udah izin untuk pergi ketemu sama raja soalnya ada beberapa hal yang perlu dibahas. kok udah gitu kenapa papa tanya lagi sih?" kata Liza dengan wajahnya yang cemberut.


"kamu ketemu raja dan membahas masalah bisnis atau kamu pergi ke rumah tua itu. atau enggak kamu mau bilang kamu janji ketemu raja dan lokasinya di sana, begitu ? jadi yang mana yang benar sih nak ,kamu sekarang sudah pintar berbohong ya papa nggak nyangka" kata arnold yang langsung menodong Liza dengan pertanyaan demi pertanyaan sekaligus.


Tentu saja liza terperangah karena dia tidak menyangka papanya bisa mengetahui jika dia pergi ke bangunan itu. dia tidak bisa menjawab karena itu adalah benar jadi yang dilakukan Lisa saat ini hanyalah memandang lantai dengan rasa bersalahnya.


sebagai orang tua yang sudah melahirkan dan membesarkan mereka tahu ini adalah kebiasaan yang disimpan oleh Putri mereka itu sejak kecil. jika dia ketahuan melakukan kesalahan dia hanya mendudukan kepala dan memandang lantai.


Jadi posisi Liza saat ini benar-benar mengakuinya secara tidak langsung. Mengaku jika dirinya sudah pergi ke bangunan tua itu dan melanggar perintah kedua orang tuanya berikut dengan pak hitam.


"sudah berapa kali mama dan papa memberitahu kamu nak jangan pernah pergi ke bangunan itu tapi kamu pergi juga. kenapa kamu sekarang keras kepala dan tidak pernah mendengar nasehat lagi. apa yang Mama dan papa beritau itu adalah untuk kebaikan kamu juga ,nak. Apa yang bagus di bangunan itu, Hem!" bentak arnold dengan kesal.


"Mas sabar mas marahin Putri juga nggak seperti ini. ditanya dulu kek"kata dini ragu.


"apa yang harus ditanyakan lagi Mah. Sudah jelas dia itu pergi ke sana. apa Mama masih perlu bukti untuk itu?" tegur arnold.


"Liza sekarang makin bandel aja nggak bisa dinasehati sama sekali"tambah Arnold lagi.


"Tapi pah...


"nggak ada tapi-tapian lagi .kamu itu ..issk. lizadengerin papa ya, mulai dari sekarang kamu dilarang keras untuk pergi ke sana. jika kamu masih keluar dan pergi ke rumah itu lagi


Dan kamu melanggar larangan papa! resiko kamu tanggung sendiri mengerti?" bentak arnold.


Liza sempat tersentak sedikit ,sejak dari kecil sampai dewasa .Liza sangat jarang dimarahi oleh papanya tapi sekarang sepertinya papa sudah tidak memiliki kesabaran lagi dengan putri satu-satunya ini. Sampai-sampai dia membentak dan wajahnya menghitam.


"Mama papa, siapa sih yang bilang liza pergi ke sana kalian itu hanya percaya gosip aja Lisa nggak ke sana kok"


"kamu jangan bohong ya Pandi yang lihat sendiri mobil kamu ada di sana. Artinya kamu pergi ke sana kan?"kata mama Liza.


Deg...


Ini artinya Pandi sudah melihat keberadaan Liza di rumah angker itu dan pulang untuk mengadukan masalah ini kepada kedua orang tuanya.


"huh pria macam apa itu ?suami kentut"pikir Liza dalam hati nya.


Dengan sedikit cibiran dan rasa kesal yang datang tiba-tiba ,Liza bangkit dan beranjak pergi dari tempat itu.


"Liza mau ke mana kamu?"teriakan arnold yang tambah kesel mendapati putrinya ini pergi meninggalkan tempat ketika dia sedang memberikan wejangannya.


"bisa capek mau istirahat sebentar pah, ohh bisa nggak ikut makan siang ,nggak ada nafsu" kata liza yang langsung pergi.


"Liza...


"Mah lihat tuh Putri kamu yang paling baik ,yang paling benar yang paling patuh. kapan dia berubah menjadi kurang ajar seperti sekarang"kata arnold kesal.


Dia tidak bisa menyalahkan dini tentang perubahan sikap putrinya itu. Mungkinkah ada hubungannya dengan cincin di jari manis atau memang perilaku Putri mereka yang sudah berubah sejak tinggal di Australia.


Arnold mengatakan beberapa hal lagi yang tidak percaya dengan perilakunya. tapi Pandi yang berada di kursi depan hanya bisa mengangkat kepalanya dan menutup mulutnya rapat-rapat.


Sepertinya kehadiran pandi lagi-lagi tidak diperhatikan oleh Liza.


Apakah keputusan menikahi Liza itu adalah sebuah keputusan yang sudah benar.

__ADS_1


iss


__ADS_2