
... Setelah peperangan dengan bola alien selesai, banyak lembaga penelitian di seluruh dunia yang meneliti tentang bola alien dari sisa - sisa bola alien di bumi. Salah satu lembaga penelitian di Bogor kala sedang meneliti sisa - sisa bola alien yang mereka temukan secara tidak sengaja cairan dari bola alien masuk ke dalam tubuh salah satu peneliti dari lembaga tersebut. Beberapa detik kemudian sang peneliti tersebut langsung kejang - kejang dan terjatuh yang membuat teman - teman di sekitarnya terkejut....
... Namun ketika dua orang teman dari peneliti tersebut hendak membantunya tiba - tiba sang peneliti langsung bangkit kembali dan mengigit salah satu peneliti yang hendak membantu dirinya. Hal itu membuat para peneliti yang lain berusalah melerainya tapi sang peneliti yang sudah berubah menjadi zombie langsung menggigit peneliti lainnya dan membuat para peneliti di lembaga tersebut satu persatu berubah menjadi zombie. Ada salah satu peneliti yang sempat menghubungi polisi menceritakan keributan yang terjadi sebelum akhirnya peneliti tersebut juga tergigit dan berubah menjadi zombie....
... Polisi yang mendapat laporan hal itu dengan sigap segera pergi ke lembaga tersebut tapi setibanya mereka di sana gedung lembaga tersebut sudah gelap gulita. Berpikir bahwa keributan yang terjadi sudah berhasil diredakan oleh tim keamanan gedung para polisi kembali ke markas mereka terlebih saat itu hari sudah larut malam jadi wajar jika para pekerja juga sudah pulang. Keesokan paginya duta besar Indonesia untuk Korea menghubungi Presiden mengatakan bahwa Korea akan jatuh....
... Duta besar Indonesia untuk Korea menjelaskan rupanya satu Minggu yang lalu telah terjadi penyebaran wabah zombie akibat cairan dari bola alien tapi pemerintah Korea berusaha menghentikan masalah tersebut secara diam - diam. Namun usahanya gagal hingga akhirnya wabah zombie mulai menyebar ke seluruh Korea termasuk ke kantor kedutaan Indonesia yang berada di Seoul. Sang duta besar Indonesia untuk Korea meminta Presiden untuk segera memberi intruksi kepada semua lembaga yang sedang meneliti sisa - sisa bola alien agar berhenti sebelum terjadi wabah zombie juga....
... Presiden langsung meminta pasukan gabungan satpol PP dan POLRI utuk menindak lanjuti hal tersebut. Namun ketika pihak kepolisian datang ke lembaga yang kemarin malam melaporkan adanya keributan tiba - tiba mereka langsung di serang oleh sekelompok zombie. Serangan tersebut terus menyebar ke seluruh masyarakat yang ada di sekitar gedung tersebut hingga membuat wabah zombie menyebar dengan cepat ke seluruh Bogor....
... Semua siswa kelas 12-2 kompak kembali makan siang bersama di meja yang sama setelah bel jam istirahat berbunyi. Ketika mereka selesai makan siang bersama dan sedang asyik mengobrol tiba - tiba terjadi keributan dimana banyak siswa berlarian berusaha masuk ke dalam kantin. Tidak lama kemudian kaca dan pintu kantin pecah yang membuat banyak orang jatuh lalu munculah para zombie yang menggigit mereka satu persatu....
“Apa yang terjadi?” tanya Hana ketakutan.
“Semuanya cepat keluar lewat jendela dan pergi ke kelas!” pinta Naga lantang yang membuat semuanya langsung bergerak dengan sigap.
... Julian dengan sigap langsung membuka salah satu jendela dan keluar duluan mengamankan keadaan di luar. Kemudian Jonathan dan Teguh keluar bergantian untuk membantu teman - teman mereka keluar dari kantin terutama teman - teman wanita mereka. Naga terus menghajar para zombie untuk memberikan waktu teman - temannya keluar dari kantin, tapi jumlah zombie yang ada di kantin semakin lama semakin bertambah banyak....
__ADS_1
“Naga cepat!” pinta Nara cemas.
“Pergi duluan Nara!” pinta Naga yang masih terus menghajar para zombie yang berdatangan ke arah dirinya.
... Setelah Nara keluar mereka semua langsung bergerak ke arah kelas mereka tapi tiba - tiba pintu menuju gedung kelas mereka sudah terdapat banyak zombie yang berdatangan hingga membuat mereka berhenti sejenak. Dengan sigap Naga langsung melompat keluar dengan memecahkan salah satu kaca jendela kantin menghajar salah para zombie yang menghadang teman - temannya. Melihat hal itu semua siswa kelas 12-2 langsung berlari kompak menuju kelas mereka saling melindungi satu sama lain....
... Julian, Jonathan, Teguh, dan Raka berada di garis terdepan menghadang para zombie yang berusaha menyerang mereka dari depan. Sedangkan Naga, Kevin, dan Diki menghadang para zombie yang berdatangan ke arah mereka dari belakang. Setibanya mereka di lantai kelas 12, mereka melihat sudah sangat banyak zombie yang berada di lantai tersebut hingga Naga meminta semua teman - temannya naik menuju ruangan lab sains yang berada di atas....
... Mendengar hal itu Julian, Jonathan, Teguh, dan Raka langsung bertukar posisi dengan Naga, Kevin, serta Diki. Naga menghadang para zombie dengan mengambil salah satu pintu dari kelas 12-1 dibantu oleh Kevin dan Diki. Setibanya di depan ruangan lab sains rupanya ruanga tersebut dikunci dan diwaktu yang bersamaan muncul para zombie dari sisi lain berlari ke arah mereka....
“Semuanya ambil kaca jendela untuk mendorong para zombie!” pinta Julian yang langsung melepas salah satu jendela ruangan lab sains untuk menahan para zombie.
“Jihan tolong buka pintunya!” pinta Teguh yang langsung membantu Julian dan Jonathan diikuti oleh Raka.
... Naga, Kevin, dan Diki sibuk menahan para zombie yang datang dari arah kedatangan mereka dengan menggunakan pintu yang Naga ambil. Melihat pintu yang terbuka Nara dengan sigap mengambil selang keran pemadam kebarakan di lantai tersebut untuk membuka gembok ruangan lab sains. Setelah berhasil dibuka semua laki - laki kelas 12-2 langsung mendorong para zombie memberikan waktu untuk mereka segera masuk ke ruangan lab sains....
... Para zombie berusaha masuk lewat jendela yang dipakai siswa kelas 12-2 untuk mendorong mereka. Dengan sigap Naga dan Julian langsung mendorong meja yang ada untuk menjadi dudukan meja yang lain sebagai penutup dari jendela yang hilang. Melihat hal itu semua siswa kelas 12-2 langsung saling bahu membahu mengambil kursi dan meja yang ada untuk menutup celah jendela serta mengganjal pintu agar tidak dijebol oleh para zombie....
__ADS_1
“Sekarang apalagi yang terjadi?” keluh Hana sambil menangis.
“Sial kenapa disaat - saat seperti ini aku tidak memegang handphone!” kata Resa kesal yang sadar dirinya meninggalkan handphone miliknya di kelas.
“Naga apa kamu tahu sesuatu tentang hal ini?” tanya Jihan memastikan.
“Aku sama sekali tidak tahu tentang apa ini.” jawab Naga sambil mengatur napasnya kembali normal.
“Rani apa yang terjadi?” tanya Deby cemas ketika melihat Rani mengeluarkan darah dari hidungnya dan membuat semua orang terkejut.
... Rupanya ketika sedang membantu teman - teman laki - laki menahan para zombie secara tidak sengaja kaki Rani tergigit oleh salah satu zombie. Naga langsung berdiri menatap Rani dengan penuh kewaspadaan sambil melindungi Nara yang diikuti oleh teman - temannya yang lain. Para siswi kelas 12-2 mulai meneteskan air mata karena mengerti apa yang akan terjadi kepada Rani dan apa yang harus mereka lakukan kepada Rani....
“Naga apa kamu tidak tahu caranya untuk menghentikan hal ini?” tanya Rani sambil menatap Naga penuh harap yang membuat Naga tertunduk sedih sambil mengepalkan tangannya dan menghela napas dalam.
“Rani!” panggil Deby sambil menangis menatap Rani yang membuat semua siswi ikut menangis sedih.
“Aku hanya bisa memastikan agar kamu tidak bisa menyakiti yang lain Rani.” jawab Naga sambil mengepalkan tangannya yang sudah tidak memiliki pilihan lain dan membuat teman - temannya menatap Rani penuh kesedihan.
__ADS_1
“Aku tidak ingin menyakiti siapapun Naga, tolong!” pinta Rani sambil tersenyum dalam tangisnya.