
... Makan malam bersama para eksekutif klan Gensai menjadi pembicaraan hangat diantara teman - teman Naga sebelum tidur karena beberapa dari eksekutif klan Gensai pernah mereka lihat sebelum datang ke markas klan Gensai. Keesokan paginya Naga sudah bangun sejak pagi dan langsung berolahraga pagi seperti biasa begitupun denga Eri beserta Yuri yang sedang olahraga bersama. Teman - teman Naga setelah bangun pagi mereka semua langsung membersihkan diri mereka masing - masing secara bergantian....
“Semuanya kalau kalian sudah ingin sarapan tolong kabari ya, aku akan mengantarkan kalian ke tempat sarapan.” kata Lust ramah sambil melihat semua teman - teman Naga.
“Terima kasih Lust.” jawab teman - teman Naga kompak.
“Lust!” panggil Nara yang langsung menghampiri Lust.
“Apakah ada sesuatu yang suka disajikan untuk Naga setelah Naga selesai berolahraga? Bolehkah aku yang memberikannya?” tanya Nara sambil menatap Lust penuh harap.
“Tentu boleh Nara, ayo ikut aku!” ajak Lust yang langsung pergi diikuti oleh Nara.
... Lust mengajak Nara pergi ke dapur kantin khusus keluarga Gensai untuk mengambil segelas air mineral dan yoghurt blueberry. Lust memberi tahu setelah selesai lari pagi biasanya Naga akan meminum yoghur blueberry lalu air mineral mengambil keduanya di sebuah meja paling luar dari dapur. Mendengar hal itu Nara langsung membawa yoghurt blueberry beserta air mineral ke lokasi yang ditunjukan oleh Lust dan tidak lama kemudian Naga tiba setelah selesai lari pagi....
“Pagi Naga!” sapa Nara sambil tersenyum manis menatap Naga.
“Pagi Nara, apa kamu sudah sarapan?” tanya Naga memastikan sambil menikmati yoghurt blueberry yang dibawa Nara.
“Belum, aku ingin sarapan bersama kamu.” jawab Nara sambil tersenyum manja.
“Baiklah, aku akan mandi dulu!” jawab Naga yang langsung pergi untuk membersihkan dirinya setelah selesai minum yoghurt blueberry.
... Setelah selesai mandi Naga langsung pergi menemui Nara dan teman - temannya yang sudah siap untuk sarapan pagi. Ketika Naga bertanya kenapa mereka tidak sarapan duluan, Jihan mewakili semuanya menjawab bahwa mereka tidak akan meninggalkan Naga sekalipun untuk hal sederhana bernama sarapan pagi. Mendengar jawaban itu Naga dan teman - temannya langsung tersenyum bangga lalu pergi untuk sarapan bersama - sama....
... Mereka menikmati sarapan sambil bertanya banyak hal kepada Naga tentang markas klan Gensai, para pasukan klan Gensai hingga para eksekutif klan Gensai yang mereka lihat di acara makan malam sebelumnya. Naga mengatakan bahwa pasukan klan Gensai membuka perekrutan hampir sama dengan pengumuman lowongan pekerjaan hanya saja berada di tempat - tempat tertentu. Adapaun pasukan klan Gensai yang direkrut secara khusus biasanya karena reputasi seseorang atau klan Gensai sedang membutuhkan seseorang berpengalaman di bidang tertentu....
__ADS_1
... Namun tidak sedikit anggota pasukan klan Gensai dan para eksekutif klan Gensai diturunkan secara turun temurun sejak klan Gensai generasi pertama. Tentunya dalam perekrutan anggota ataupun pengangkatan eksekutif klan Gensai memiliki tradisi sendiri yang diwariskan oleh klan Gensai generasi pertama salah satunya adalah berhadapan dengan ular yang ada di gua bawah tanah. Secara teknis calon eksekutif klan Gensai tidak bertarung melawan ular tapi ular yang ada di gua bawah tanah akan mendeteksi apakah orang tersebut berbahaya bagi klan Gensai di masa depan atau tidak....
“Tepatnya tradisi itu menggunakan insting ular untuk menentukan kelayakan seseorang menjadi eksekutif klan Gensai?” tanya Julian memastikan.
“Iya, sederhananya seperti itu.” jawab Naga sambil mengangguk.
“Apa itu artinya kamu juga pernah berhadapan dengan ular itu?” tanya Diki penasaran sambil menatap Naga penuh tanya.
“Iya aku pernah.” jawab Naga sambil mengangguk.
“Walaupun itu sebenarnya tidak diperlukan.” celetuk Yuri yang baru tiba untuk sarapan sambil membawa sarapannya sendiri.
“Selamat pagi kak Yuri!” sapa Nara yang diikuti oleh teman - teman Naga yang lain.
“Kenapa Naga tidak perlu bertemu dengan ular itu kak Yuri?” tanya Teguh penasaran dengan polosnya.
“Itu karena Naga anak dari ketua klan Gensai generasi ke dua!” jawab semua teman - teman Naga sambil tertawa melihat ke arah Teguh yang lemot seperti biasa.
... Setelah selesai sarapan Naga dan teman - temannya langsung pergi ke lapangan terbang klan Gensai dimana disana sudah ada tujuh pengawal pribadi Naga serta beberapa orang klan Gensai yang akan mendampingi teman - teman Naga melakukan sky diving. Naga meminta teman - teman wanitanya untuk di dampingi oleh anggota klan Gensai wanita termasuk Lust dan Envy begitupun dengan teman - teman laki - lakinya di dampingi oleh anggota klan Gensai laki - laki juga. Setelah semuanya mengenakan perlengkapan masing - masing, mereka langsung naik pesawat dan lepas landas menuju ketinggian sepuluh ribu kaki....
... Teman - teman Naga tampak gugup dan tegang ketika mereka mulai terbang menggunakan pesawat hingga tidak ada satupun dari mereka yang saling berbicara. Akhirnya Naga memulai pembicaraan berusaha mencairkan suasana yang perlahan mulai mencairkan suasana dan teman - temannya mulai mengobrol serta sedikit bercanda selama penerbangan. Ketika pesawat sudah mencapai ketinggian lima ribu kaki Naga dan semua anggota klan Gensai mulai melakukan pemanasan yang diikuti oleh semua teman - teman Naga....
“Apa kamu baik - baik saja Nara?” tanya Naga lemah lembut.
“Iya Naga.” jawab Nara sambil tersenyum manis menatap Naga.
__ADS_1
“Apa kamu takut?” tanya Naga memastikan dengan penuh kelembutan.
“Tidak sama sekali selama aku bersama kamu.” jawab Nara sambil tersenyum manja menatap Naga yang membuat Naga langsung menggenggam tangan Nara.
... Ketika pesawat sudah mendekati ketinggian sepuluh ribu kaki semua teman - teman Naga langsung bersiap - siap untuk melakukan sky diving di dampingi oleh pendamping mereka masing - masing. Sementara Nara akan melakukan sky diving bersama Naga sehingga Nara berdiri di depan Naga terikat dengan tubuh Naga. Salah satu anggota klan Gensai yang tidak ikut melakukan sky diving langsung membuka pintu belakang pesawat untuk mereka semua melakukan sky diving....
“Oh tidak, kenapa rasanya ini lebih menakutkan!” kata Raka ketika melihat daratan di bawahnya yang mulai ketakutan.
“Kamu pasti akan berubah pikiran setelah mendarat Raka!” kata Naga sambil tersenyum menatap Raka.
“Mulai!” pinta Naga sambil memberikan kode untuk melakukan sky diving.
... Satu persatu teman - teman Naga mulai lompat keluar pesawat untuk melakukakn sky diving sambil teriak histeris menikmati pacuan adrenalin ketika mereka berada di atmosfer. Perlahan - lahan semua teman - teman Naga mulai berteriak kegirangan penuh kebahagiaan menikmati pengalaman pertama mereka melakukan sky diving sambil memposisikan tubuh mereka masing - masing selayaknya mengambang di udara. Teman - teman Naga juga mulai bergaya mengekspresikan kebahagiaan mereka sambil menatap kamera yang ada di tangan ataupun kepala setiap anggota klan Gensai....
... Beberapa saat kemudian semua anggota klan Gensai menyebar untuk menarik parasut mereka masing - masing satu persatu yang membuat semua teman Naga menikmati pemandangan dari udara dengan menggunakan parasut. Teman - teman Naga bersorak sorai gembira sambil tersenyum dan tertawa penuh kebahagiaan menikmati pemandangan yang ada. Setelah mendekati daratan masing - masing klan Gensai bersiap untuk mendarat secara bergantian dan meminta teman - teman Naga untuk mengangkat kaki mereka selama proses pendaratan....
... Beberapa teman Naga mendarat dengan tidak sempurna terutama Diki yang langsung tersungkur ke tanah dan membuat teman - teman Naga yang sudah mendarat tertawa melihat pendaratan Diki. Pendaratan Resa, Vivi, Jihan, dan Julian begitu sempurna sehingga mereka langsung berlari ke arah teman - temannya dengan penuh suka cita. Terakhir pendaratan Naga dan Nara juga berhasil dilakukan dengan sempurna yang membuat Nara langsung memeluk Naga penuh kehangatan sambil tersenyum penuh kebahagiaan....
“Ini benar - benar luar biasa Naga!” kata Resa penuh semangat.
“Aku tidak menyangka sky diving semenyenangkan ini, terima kasih Naga!” lanjut Vivi sambil tersenyum bahagia melihat ke arah Naga.
“Kamu benar Naga ketika sudah mendarat rasanya benar - benar bahagia!” tambah Raka sambil tersenyum penuh semangat melihat ke arah Naga.
“Aku senang jika kalian semua menikmatinya.” jawab Naga sambil tersenyum melihat teman - temannya lalu menatap Nara dengan penuh cinta yang membuat Nara tersenyum lalu mengecup bibir Naga.
__ADS_1