
... Setibanya Naga di lantai paling atas, Naga langsung melompat ke ruangan lift yang masih dalam pembangungan dan berdiri di perancah paling jauh dari pintu masuk lift. Hal itu membuat para zombie yang mengejar Naga langsung berjatuhan ke bawah hingga tewas dan Naga memancing para zombie yang tersisa dengan teriakannya hingga tidak ada satupun zombie yang tersisa. Setelah memastikan semua zombie di gedung tersebut tewas Naga langsung berlari ke arah utara gedung tersebut untuk melompat turun dengan cara memegangi ujung tembok setiap kaca yang belum jadi hingga berhasil turun ke lantai dasar....
... Nara yang berlari bersama Yuri selalu melihat ke arah belakang setiap beberapa langkah menunggu kedatangan Naga. Tidak lama setelah Yuri bersama pengawalnya dan para siswa kelas 12-2 keluar dari area sekolah mereka Naga sudah tiba tepat di belakang mereka. Melihat dan mendengar ledakan di sekolah mereka membuat Naga langsung melindungi Nara dengan tubuhnya sementara Yuri dilindungi oleh pengawalnya....
... Para siswa kelas 12-2 lainnya langsung terbaring di atas tanah sambil menutup mata dan kedua telinga mereka ketika gelombang debu dari ledakan tersebut bergerak ke arah mereka. Dampak dari ledakan tersebut membuat beberapa siswa kelas 12-2 mengalami luka ringan sehingga mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Operasi peledakan para zombie berhasil membunuh sebagian besar zombie yang ada di sekitar Jakarta termasuk Rani, Jonathan, dan Sarah....
... Setelah merasa cukup beristirahat Naga, Yuri, pengawal Yuri, dan para siswa kelas 12-2 lainnya malanjutkan perjalanan menuju utara untuk menyebrang ke Kepulauan Seribu. Para siswi kelas 12-2 berjalan di bagian tengah kelompok bersama Yuri serta Diki yang terluka di kakinya dengan dibantu oleh Julian dan Kevin untuk berjalan. Teguh dan Raka berjalan di paling depan sementara Naga dan pengawal Yuri berjalan di bagian paling belakang dengan penuh kewaspadaan....
“Ayo kita beristirahat dulu!” pinta Naga sambil menunjuk salah satu minimarket yang tidak jauh dari posisi mereka.
... Tanpa basa basi mereka semua langsung berjalan menuju minimarket terdekat untuk beristirahat serta makan dan minum. Naga dan pengawal Yuri bergerak masuk terlebih dahulu memastikan keadaan di dalam aman untuk mereka semua. Setelah memastikan keadaan aman mereka semua langsung masuk mengambil makanan dan minuman yang ada untuk mereka nikmati bersama....
... Deby langsung memeriksa bagian obat - obatan untuk mengobati luka di kaki Diki dibantu oleh Kevin. Mereka langsung makan dan minum dengan lahap mengingat mereka belum makan sejak dua hari yang lalu kala wabah zombie mulai menyerang sekolah mereka. Mereka semua benar - benar menikmati makanan dan minuman yang ada seolah - olah baru pertama kali menemukan makanan serta minuman tersebut sambil mengobrol santai penuh canda tawa....
“Bagaimana kak Yuri bisa pergi ke sekolahku?” tanya Naga penasaran sambil melihat ke arah Yuri.
__ADS_1
“Ketika wabah zombie menyebar pertama kali kakak terjebak di kantor polisi hingga bermalam disana. Keesokan paginya kami melanjutkan perjalanan menggunakan mobil tapi jalanan sudah tertutup dengan mobil - mobil yang tidak karuan hingga akhirnya kami memutuskan jalan kaki. Sekolahmu berada di utara dari posisi kami saat itu jadi kakak memutuskan utnuk memeriksa keadaanmu terlebuh dahulu sebelum pergi ke Kepulauan Seribu.” jawab Yuri ramah sambil menatap Naga.
“Kakak tahu kakak seharusnya tidak melakukan itu.” kata Naga sambil menghela napas lega.
“Kakak tahu, tapi mau sekuat apapun dirimu aku tetap kakakmu dan kakak tidak bisa berjalan melewati area sekolahmu begitu saja tanpa memeriksa keadaan kamu.” jawab Yuri lemah lembut sambil menatap Naga dengan penuh senyuman.
“Kak Yuri perkenalkan aku Nara.” kata Nara sambil tersenyum ramah menatap Yuri.
“Aku Yuri kakaknya Naga, kamu benar - benar cantik ya Nara!” puji Yuri sambil tersenyum menatap Naga.
“Satu bulan terakhir aku banyak mendengar tentangmu dari Naga dan akhirnya hari ini aku bisa bertemu dengan wanita yang membuat adikku sedikit lebih cerewet dari biasanya.” lanjut Yuri sambil tersenyum ramah menatap Nara.
“Bahkan kamu bisa membuat adikku merasa malu.” lanjut Yuri sambil tersenyum melihat ke arah Naga lalu kembali menatap Nara.
“Aku akan memeriksa peralatan yang mungkin bisa kita gunakan!” kata Naga yang langsung berdiri dan pergi ke bagian peralatan dan membuat semua teman - teman kelas 12-2 tersenyum tipis melihat sikap Naga.
__ADS_1
“Terima kasih ya untuk kalian semua karena mau berteman baik dengan adikku!” kata Yuri sambil tersenyum penuh hormat melihat semua siswa kelas 12-2 satu persatu.
“Naga juga banyak membantu kami kak Yuri.” jawab Jihan sambil tersenyum penuh hormat menatap Yuri.
... Naga memeriksa bagian peralatan dan menemukan beberapa pisau, perekat serta tongkat pel. Naga langsung membuat sebuah tombak dari pisau yang direkatkan kepada tongkat pel dibantu oleh pengawal Yuri dan Julian. Setelah mereka semua beristirahat dengan cukup, mereka kembali melanjutkan perjalanan dengan membawa beberapa perlengkapan untuk mempertahankan diri....
... Ketika sedang berjalan bersama yang lain insting serta pendengaran Naga mendengar orang - orang yang sedang berlari ke arahnya. Suara lari yang terdengar tidak jelas dan semakin banyak membuat Naga sadar bahwa mereka adalah para zombie yang menyadari keberadaan Naga beserta yang lainnya. Naga langsung meminta mereka semua untuk segera berlari karena para zombie dalam jumlah banyak sudah mendekat....
... Mendengar hal itu mereka semua langsung berlari termasuk Diki yang masih kesakitan berlari dibantu oleh Julian dan Kevin. Ketika sedang dalam pelarian Diki yang terluka tiba - tiba terjatuh membuat Julian dan Kevin yang membantunya juga ikut terjatuh. Sadar para zombie akan segera mengejar mereka Naga langsung bersiap bertarung melawan para zombie dengan kerambit yang dia pegang....
... Ketika para zombie mulai terlihat Naga dan pengawal Yuri langsung bergerak maju membunuh para zombie dengan menusuk kepala masing - masing zombie yang berdatangan. Meskipun gerakan Naga dan pengawal Yuri cepat tapi jumlah zombie yang banyak membuat para zombie mulai menyerang para siswa kelas 12-2 yang berada di belakang Naga. Yuri dan para siswa kelas 12-2 mulai bertarung melawan para zombie dengan peralatan yang mereka temukan....
... Melihat Yuri dan teman - temannya kesulitan menghadapi para zombie, Naga langsung bergerak menghajar salah satu zombie yang menyerang Yuri hingga terpental membentur dinding. Dengan cepat Naga meletakan kerambit di tangan kanannya ke lutut kanannya lalu menusukannya ke kepala sang zombie hingga membuat sang zombie tewas. Naga juga menendang salah satu zombie yang hendak menyerang Nara hingga membentur pintu seng sebuah toko lalu menendang kepala sang zombie hingga hancur....
... Ketika para siswa kelas 12-2 mulai berhasil membunuh para zombie satu persatu tiba - tiba ada seorang zombie yang berusaha menyergap Nara tapi dengan cepat Kevin menghadangnya yang membuat Kevin menahan tubuhnya sendiri agar tidak menindih tubuh Nara yang sudah terbaring di aspal. Usaha Kevin membuat lehernya tergigit oleh zombie tersebut hingga membuat Kevin menjerit kesakitan sementara Nara berusaha melepaskan sang zombie dari Kevin sambil menangis. Melihat hal itu Diki dan Jihan ikut berusaha membunuh sang zombie tapi zombie tersebut terus menggigit Kevin hingga darah Kevin menetes ke samping wajah Nara....
__ADS_1
... Akhirnya Jihan dan Diki berhasil menarik zombie tersebut dari tubuh Kevin lalu Jihan langsung membunuh zombie tersebut dengan menusukan sebatang kayu tepat ke kepalanya. Nara menatap Kevin yang sekarat dihadapannya sambil menangis ditemani oleh Jihan dan Diki. Di saat sekarat akhirnya Kevin mengungkapkan perasaanya kepada Nara bahwa dirinya menyukai Nara sejak pertama kali Nara pindah ke kelasnya tapi dia tetap bahagia meskipun Nara lebih memilih Naga daripada dirinya....
... Kevin yang melihat Naga menyimak pembicaraan mereka meminta Naga untuk terus melindungi Nara dan teman - temannya yang lain. Ketika semua siswa kelas 12-2 menyadari bahwa Kevin tergigit oleh para zombie mereka mulai meneteskan air mata kesedihan. Tidak lama kemudian tiba - tiba Kevin kejang - kejang pertanda akan berubah menjadi zombie yang membuat semua orang menjauh dari Kevin sambil menangis penuh kesedihan....