
... Meskipun hanya dua hari satu malam perayaan kelulusan Jihan, Deby, dan Vivi memberikan kenangan tersendiri bagi mereka bertiga karena bisa dirayakan bersama kelas 12-2. Terlebih mereka semua menjadi saksi dari Naga yang melamar Nara untuk menjadi istri Naga setelah Nara wisuda semester depan. Upacara wisuda dari Deby, Jihan, dan Vivi tidak dihadiri lengkap oleh teman - teman kelas 12-2 karena kesibukan mereka masing - masing kecuali Naga yang bisa menghadiri wisuda ketiganya di waktu yang berbeda....
... Beruntungnya Nara selalu bisa menemani Naga untuk hadir di wisuda Deby, Jihan, dan Vivi sehingga mereka berdua sempat membuat beberapa temannya iri karena ingin bisa hadir di wisuda ketiga temannya tersebut. Nara juga sedang sibuk menyusun skripsinya agar bisa wisuda di akhir semester nanti dan hal itu membuat Nara bisa semakin sering bersama Naga karena Naga selalu menemani Nara dalam setiap proses pengerjaan skripsinya. Di tengah kesibukanya mengerjakan skripsi tiba - tiba Sheryl menghubungi Nara untuk mengajaknya bergabung dalam sebuah event permainan airsoft gun bersama tim esportnya....
... Event tersebut hanya berlangsung satu hari saja sehingga Nara langsung menyetujui tawaran Sheryl setelah mendiskusikannya dengan Naga. Nara kemudian siswa kelas 12-2 lain yang sedang berada di Jakarta untuk bergabung menjadi bagian timnya karena membutuhkan lima orang anggota khususnya untuk perempuan. Tanpa ragu Resa, Jihan, Yuna, dan Vivi akan bergabung bersama tim Nara sementara Deby, Julian, Teguh, dan Diki berniat menyaksikan pertandingan airsoft gun tersebut....
... Hari Sabtu paginya kala Naga hendak menjemput Nara untuk pergi ke pertandingan airsoft gun tiba - tiba datang seorang anggota klan Gensai memberitahu Naga bahwa telah terjadi penyerangan ke markas Brimob kelapa dua dan markas Kopassus di Cijantung. Naga langsung meminta Pride untuk menjemput Nara dan menjelaskan situasinya kepada Nara serta meminta Pride menjelaskan situasinya kepada Resa juga. Lust, Sloth, dan Greed diminta Naga untuk pergi memeriksa markas Kopassus sementara Envy dan Gluttony diminta Naga untuk pergi memeriksa Brimob serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penyelidikan kasus ini....
... Naga sendiri akan pergi ke rumah dinas panglima TNI karena kabarnya panglima TNI sampai saat ini tidak bisa dihubungi termasuk para pengawal yang bertugas di rumah dinas tersebut. Naga beserta enam pengawal pribadinya langsung bergerak sesuai dengan intruksi yang diberikan oleh Naga. Ketika Pride mengantarkan Nara menuju arena pertandingan airsoft gun Pride meminta Nara dan Resa untuk tidak perlu khawatir serta fokus kepada acara mereka hari ini....
... Tidak lama setelah tim Sheryl dan tim Nara datang mereka semua langsung berganti seragam ala militer lalu masuk ke arena permainan air soft gun di sisi yang berlawanan. Tim Sheryl bergerak sebagai tim tapi hanya menganggap pertandingan airsoft gun ini hanya sebuah permainan semata hingga membuat mereka santai dan berfokus untuk menikmati ritme permainan yang mengalir begitu saja. Tim Nara yang berpengalaman dalam memberantas para bola alien bergerak secara taktis dipimpin oleh Jihan dan mereka semua menujukan pengalaman mereka dalam perang kala bermain airsoft gun saat itu....
...
... Ketika Naga tiba di rumah dinas panglima TNI ada seorang ahli pedang yang membunuh para prajurit yang bertugas di rumah dinas dengan dua besi yang berbentuk huruf S dengan masing - masing ujung yang tajam. Saat ahli pedang tersebut hendak menusuk panglima TNI dengan cepat Naga langsung berlari ke arahnya memecah fokus sang ahli pedang tersebut. Naga langsung menyerang balik sang ahli pedang hingga salah satu besi berbentuk huruf S yang dia pegang menusuk langit - langit rumah....
“Aku sangat beruntung rupanya kamu datang kesini juga Naga! (dalam bahasa Inggris)” kata sang ahli pedang penuh percaya diri.
__ADS_1
... Tanpa basa basi sang ahli pedang mengayunkan besi berbentuk huruf S yang dia pegang ke arah Naga sambil mengambil besi satunya yang menancap di langit - langit untuk terus menerus menyerang Naga secara beruntun. Naga dengan tangkas menghindari setiap serangan yang diarahkan kepadanya sambil terus mencari celah untuknya menyerang. Dengan kecepatan dan kelincahannya Naga berhasil memukul kepala sang ahli pedang tiga kali berturut - turut lalu menendangnya hingga menghancurkan salah satu pintu rumah dinas panglima TNI....
“Siapa kamu dan apa tujuanmu menyerang rumah dinas panglima TNI? (dalam bahasa Inggris)” tanya Naga penasaran sambil melihat sang ahlir pedang dengan tatapan dingin.
“Apa sekarang kamu sudah memiliki rasa simpati? (dalam bahasa Inggris)” tanya sang ahli pedang sambil menatap Naga.
“Dahulu kita tahu bahwa kamu tidak memiliki rasa simpati dan kemanusiaan, satu - satunya yang kamu pedulikan hanyalah misimu selesai! (dalam bahasa Inggris)” lanjut sang ahli pedang sambil tersenyum sinis menatap Naga.
... Naga kembali bertarung dengan sang ahli pedang yang kali ini tinju dan tendangan Naga berhasil melukai sang ahli pedang cukup parah hingga dia menerima banyak luka ditubuhnya. Sang ahli pedang yang kehilangan besi berbentuk huruf S nya akibar serangan Naga mencoba membunuh Naga dengan pelontar anak panah dari kedua tangannya. Namun Naga dengan mudah menghindari setiap anak panah yang diarahkan kepadanya lalu menendang sang ahli pedang hingga terpental membentur salah satu dinding rumah dinas panglima TNI....
“Aku tahu apa yang kamu pikirkan saat ini Naga, ‘Siapa mereka?’, ‘Ada berapa banya jumlah mereka?’, ‘Siapa pemimpingnya?’, ‘Apa tujuan mereka sebenarnya?’ (dalam bahasa Inggris)” kata sang ahli pedang yang sekarat.
...
... Pergerakan tim Nara yang bergerak secara taktis membuat tim esport yang menaungi Sheryl dan para penggemar tim Sheryl terkejut. Pergerakan tim Nara yang terorganisir membuat mereka bisa saling melindungi satu sama lain sambil mengalahkan anggota tim Sheryl satu persatu. Di babak kedua tim Sheryl yang menyadari pergerakan tim Nara sangat kompak akhirnya bergerak dengan lebih kompak dan dengan arahan....
... Namun pengalaman Nara dan yang lainnya kala melawan para bola alien membuat mereka tidak bisa dikalahkan oleh tim Sheryl meskipun di babak kedua tim Sheryl memberikan sedikit perlawana. Keseruan pertandingan airsoft gun antara tim Nara dan tim Sheryl akan ditayangkan di chanel YouTube tim esport yang menaungi Sheryl. Ketika Nara sedang mengobrol dengan yang lainnya tiba - tiba Naga datang dengan pakaian yang masih kotor akibat ledakan bom bunuh diri....
__ADS_1
“Naga, apa yang terjadi?” tanya Nara cemas sambil menatap Naga.
“Aku baik - baik saja Nara, ini hanya debu akibat pelaku bom bunuh diri di rumah dinas panglima TNI.” jawab Naga santai sambil tersenyum menatap Nara yang sebelumnya melihat ke arah Resa selama beberapa detik.
“Dreet ... dreet ... dreet!” suara getaran handphone Naga.
“Ada apa Lust?” tanya Naga menerima panggilan dari Lust.
... Lust menjelaskan mereka berlima pada akhirnya pergi dengan tujuan yang sama hingga membawa mereka ke sebuah bangunan terbengkalai tempat sekelompok orang menembakan sebuah drone bom ke Brimob Kelapa Dua dan markas Kopassus di Cijantung. Mereka berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penyelidikan pada bangunan tersebut tapi mereka tidak berhasil menemukan petunjuk apapun yang mengindikasikan tindakan penyerangan dilakukan oleh profesional. Namun Lust mengatakan pada bangunan tersebut ditemukan kertas bertuliskan bahasa Jepang yang cukup aneh dalam jumlah banyak....
“Penghakiman manusia!” kata Naga penuh percaya diri.
“Benar apa kamu tahu sesuatu Naga?” tanya Lust memastikan.
“Maksud tulisan itu adalah seseorang akan melakukan penghakiman menggantikan langit. Ini merupakan tradisi Jepang yang sudah lama ketika Jepang masih memiliki Shinsengumi untuk menjustifikasi sebuah pembunuhan.” jawab Naga penuh percaya diri yang membuat Nara menatap Naga cemas.
“Lust, Gluttony datanglah ke tempat acara Nara dengan dua mobil, sisanya kembalilah ke markas dan bersiap untuk kemungkinan terburuk!” pinta Naga tegas dan tidak lama kemudian Naga mengakhiri panggilan tersebut.
__ADS_1
“Naga kamu bisa memberikan intruksi kepada Pride!” pinta Resa penuh percaya diri yang menyadari bahwa Naga tidak ingin melibatkan Pride karena ada Resa.
“Saat ini kamu lebih membutuhkan Pride daripada aku termasuk untuk melindungi Nara!” lanjut Resa penuh percaya diri.