
... Beberapa Minggu kemudian semua siswa kelas 12-2 mulai pergi ke kota tempat mereka akan kuliah masing - masing untuk memulai perjalanan dunia kampus mereka. Meskipun mahasiswa baru kecantikan dan karakter Nara membuat banyak orang menyukainya tidak sedikit juga mahasiswa baru ataupun mahasiswa senior jurusan lain dari fakultasnya menyukai Nara. Setelah selesai makan siang dan hendak melanjutkan kelasnya Nara dihampiri oleh dua orang temannya....
“Nara selesai kuliah kamu ada agenda gak?” tanya Tasya memastikan sambil menatap Nara penuh harap.
“Hmm belum ada apa?” tanya Nara balik.
“Kamu mau gak ikut kencan buta malam ini bersama kami?” tanya Mira sambil menatap Nara penuh harap dengan penuh semangat.
“Kencan buta? Maaf tapi aku sudah memiliki kekasih.” jawab Nara sambil tersenyum ramah melihat Tasya dan Mira bergantian.
“Tidak apa Nara, ketika kamu memperkenalkan dirimu kamu bisa mengatakan bahwa kamu sudah memiliki pacar. Mahasiswa jurusan kriminologi yang mengajak kami meminta kamu juga ikut karena mereka ingin mengenalmu, jadi tidak masalah kalau kamu mengatakan sudah memiliki pacar.” jelas Tasya manja sambil menatap Nara berusaha membujuk Nara dengan penuh harap.
“Ya mau ya? Kami juga ingin memiliki kekasih selama kuliah, jadi tolong bantu kami Nara!” tambah Mira memohon sambil menatap Nara penuh harap.
“Baiklah.” jawab Nara sambil tersenyum melihat kedua temannya.
“Terima kasih Nara.” jawab Mira dan Tasya kompak dengan penuh senyuman.
... Singkat cerita Nara, Tasya, dan Mira pergi ke sebuah cafe tempat mereka akan melakukan kencan buta bersama beberapa mahasiswa kriminologi. Ketika mereka sudah saling bertemu Tasya dan Mira terkejut karena mahasiswa kriminologi yang datang berjumlah enam orang padahal mereka mengatakan hanya akan datang bertiga. Para mahasiswa kriminologi menjawab bahwa banyak dari mereka yang ingin ikut setelah tahu akan bertemu dengan Nara, tapi mereka menolaknya dan hanya memastikan mereka berenam yang ikut pada kencan buta kali ini....
__ADS_1
... Mahasiswa kriminologi yang datang langsung terpesona dengan kecantikan Nara terutama kala dirinya sedang berbicara dan tersenyum. Salah satu mahasiswa kriminologi mendokumentasikan kegiatan kencan buta mereka dalam beberapa foto dan satu video yang diupload di instagram miliknya. Secara kebetulan mahasiswa kriminologi yang mengupload kencan buta di instagram merupakan teman dari salah satu teman baru Teguh di kampus....
... Ketika melihat hal itu Teguh langsung terkejut dan menghubungi Naga memastikan hubungan mereka baik - baik saja. Kemudian Teguh menunjukan foto dan video dimana Nara sedang mengikuti kencan buta bersama beberapa mahasiswa dari jurusan lain. Pada awalnya Naga tidak mempermasalahkannya tapi Teguh menyarankan bahwa Naga harus datang menemui Nara karena rasa cemburu Naga akan menunjukan bahwa Naga benar - benar mencintai Nara....
... Setelah memikirkannya beberapa saat akhirnya Naga memutuskan untuk pergi ke tempat Nara sedang melakukan kencan buta. Naga yang tidak tahu harus berbuat apa dan berkata apa hanya berjalan masuk berdiri di belakang Nara memperhatikan semua teman - teman Nara yang datang. Para mahasiswa kriminologi yang duduk di depan Nara langsung melihat ke arah Naga yang sedang berdiri di belakang Nara membuat Nara juga ikut melihat ke arah belakang....
“Naga!” kata Nara terkejut yang langsung bangkit sementara Naga hanya melihat teman - teman Nara tanpa tahu harus berkata apa.
“Naga aku bisa jelasin semuanya, aku mohon jangan salah paham!” pinta Nara cemas sambil menatap Naga dengan mata berkaca - kaca.
“Tidak apa Nara, aku mempercayaimu lagipula jika memang salah satu dari mahasiswa yang ada di depanmu lebih baik daripada aku dan kamu lebih memilihnya aku tidak masalah.” jawab Naga santai sambil tersenyum menatap Nara.
“Baiklah, kalau begitu silahkan dilanjutkan.” jawab Naga santai sambil tersenyum dengan wajah polosnya.
“Tidak, aku akan pergi bersamamu!” pinta Nara yang langsung mengambil tasnya.
“Eh? Apa tidak masalah? Bagaimana dengan teman - temanmu?” tanya Naga memastikan sambil menatap Nara.
“Maaf semuanya aku pulang duluan!” pamit Nara ramah.
__ADS_1
“Maaf sudah mengganggu acara kalian!” pamit Naga sambil sedikit tertunduk dengan penuh hormat yang langsung pergi bersama Nara.
“Apa kamu masih marah Naga?” tanya Nara cemas sambil berjalan di samping Naga.
“Marah? Aku tidak marah sama sekali, aku hanya bingung ketika Teguh menunjukan kamu yang sedang kencan buta dia memintaku untuk menemuimu katanya rasa cemburu itu bisa menunjukan bahwa aku benar - benar mencintaimu. Namun nyatanya aku tidak tahu harus berbuat apa dan berkata apa karena aku mempercayaimu.” jawab Naga santai sambil menatap Nara yang membuat Nara kembali tersenyum.
... Mendengar jawaban Naga, Nara penasaran apakah Naga mengetahui apa itu kencan buta? Naga menjawab bahwa kencan buta merupakan kegiatan beberapa orang untuk mencari pasangan tapi meskipun dia tahu definisi dari kencan buta Naga tetap mempercayai Nara dan tidak ingin mengekang Nara. Nara paham jalan pikiran Naga yang selalu memprioritaskan kebahagiaan Nara diatas kebahagiaan dirinya sendiri oleh karena itu Naga mempersilahkan Nara untuk ikut kencan buta dan jika memang menemukan yang lebih baik hingga akhirnya Nara lebih memilih orang itu daripada Naga maka Naga akan mempersilahkan Nara untuk memilihnya....
... Nara yang paham dengan jalan pikiran Naga justru membuat dirinya semakin jatuh cinta kepada Naga dan membuat dirinya sangat bersyukur memiliki kekasih seperti Naga. Malam itu Naga mengantarkan Nara pulang hingga ke depan rumahya sambil mengobrol santai dan saling bertukar cerita yang membuat rasa lelah Nara hilang berganti dengan kebahagiaan. Ketika Nara pamit dan hendak masuk ke dalam rumahnya, Nara baru ingat besok Naga akan berangkat ke Korea Selatan sehingga dirinya langsung berbalik berlari memeluk Naga serta mencium Naga dibibirnya....
“Ada apa Nara?” tanya Naga memastikan sambil menatap Nara.
“Aku hanya ingin menciummu karena mungkin besok saat mengantarkanmu ke bandara aku tidak bisa melakukannya.” jawab Nara manja dengan penuh senyuman yang membuat Naga juga ikut tersenyum dan saling menatap satu sama lain.
“Kalau begitu aku pulang, selamat beristirahat Nara!” pamit Naga yang langsung pergi sementara Nara melambaikan tangan ketika Naga pergi dengan penuh senyuman sebelum masuk ke dalam rumah.
... Sekitar jam 7 pagi keesokan harinya Naga sudah tiba di bandara diantar oleh Lust, Gluttony, Greed dan Nara. Ketika Naga berpamitan kepada mereka berempat tiba - tiba Naga langsung memeluk Nara lalu mencium Nara tepat dibibirnya yang membuat Nara terkejut. Namun setelah Naga masuk untuk melakukan check in Nara tersenyum bahagia sambil melambaikan tangan ke arah Naga menggunakan tangan kanannya sementara tangan kirinya memegang bibirnya sendiri yang masih tersenyum sehabis dicium oleh Naga....
... Pada awalnya penerbangan Naga menuju Korea Selatan berlangsung normal, aman, dan menyenangkan bagi sebagian orang hingga tiba - tiba ada salah satu penumpang yang mengeluarkan darah dari hidung serta mata kirinya lalu tidak lama kemudian muntah darah hingga tewas di tempat. Tidak lama setelah itu pilot mendapat pesan bahwa ada dugaan serangan ******* di pesawat yang dia terbangkan oleh pria bernama Benjamin Barak. Co pilot langsung memeriksa nama tersebut dan terlihat bahwa Benjamin Barak merupakan salah satu penumpang di pesawat yang sedang mereka terbangkan....
__ADS_1
... Ketika co pilot menghampiri Benjamin Barak, dirinya berdalih tidak bisa berbahasa Indonesia tapi co pilot dengan sabar dan penuh hormat meminta Benjamin Barak menunjukan kartu identitas miliknya. Sadar aksinya sudah diketahui oleh pihak pesawat Benjamin Barak langsung berusaha melarikan diri sambil membuka inhaler yang berisikan virus untuk disebarkan ke udara yang berada di pesawat. Berkat kerjasama antar penumpan akhirnya Benjamin Barak berhasil ditangkap tapi para penumpang dan awak kabin belum menyadari bahwa virus yang dia bawa telah dilepaskan ke seluruh udara yang ada di pesawat....