Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Bioteroris


__ADS_3

... Beberapa penumpang yang satu pesawat dengan Naga mulai mengalami batuk - batuk membuat Naga menyadari ada sesuatu yang terjadi dengan udara di pesawat. Di waktu yang bersamaan co pilot, kepala pramugari, dan seorang pramugari memeriksa kamar mandi yang diduga tempat yang membuat salah satu penumpang mereka tewas. Setelah melakukan penyelidikan co pilot langsung menghubungi pilot untuk dilaporkan ke pihak terkait yang menantikan informasi dari mereka di daratan....


... Mendengar berita tersebut menteri perhubungan langsung mengadakan pertemuan darurat bersama beberapa detektif yang menyelidiki Benjamin Barak dan pihak - pihak terkait untuk menangani kasus ini. Pertemuan darurat membahas terkait latar belakang Benjamin Barak untuk menduga motif aksinya sekaligus mencari solusi untuk virus yang dia sebarkan di pesawat. Setelah berdiskusi beberapa saat seorang detektif meminta mereka menghubungi Benjamin Barak untuk bernegoisasi mencari tahu apa tujuan ataupun keinginan dari Benjamin Barak dalam melakukan aksinya....


“Tuan Benjamin Barak, tolong beritahu kami kenapa kamu melakukan semua ini?” tanya co pilot ramah dengan penuh hormat sambil menatap Benjamin Barak.


“Apa anda menginginkan sesuatu? Saya yakin anda pasti memiliki alasan dan tujuan melakukan semua ini!” lanjut co pilot ramah.


“Apakah kamu akan memenuhi keinginanku?” tanya Benjamin Barak memastikan sambil tersenyum menatap co pilot.


“Saat ini para pejabat dari pemerintah sedang mendengarkan panggilan ini dan mereka akan memenuhi keinginanmu.” jawab co pilot ramah.


“Kalau begitu tolong dengarkan baik - baik, aku ingin semua orang yang ada di pesawat ini mati!” jawab Benjamin Barak sambil tersenyum dengan penuh semangat.


... Ketika co pilot sedang menginterogasi Benjamin Barak, Naga dan semua penumpang merasakan pesawat sedang menukik ke bawah secara perlahan - lahan. Tidak lama kemudian para penumpang langsung berteriak panik karena pesawat mulai bergerak tidak terkendali. Rupanya sang pilot sudah tewas akibat virus yang disebarkan Benjamin Barak kala di kamar mandi dan terbawa oleh pramugari yang mengantarkan makanan untuk pilot beserta co pilot....


... Jeritan kepanikan para penumpang terus bergemuruh di dalam pesawat karena pesawat terus berputar putar tidak terkendali. Tidak lama kemudian tiba - tiba pesawat kembali menukik tajam ke bawah menuju lautan dan hal itu dimanfaatkan oleh salah satu pilot yang sedang ikut dalam penerbangan tersebut untuk pergi ke kokpit. Sang pilot yang baru datang berusaha menstabilkan kembali pesawat tapi karena mayat pilot sebelumnya mengganjal tuas kemudi membuatnya kesulitan untuk menstabilkan kembali pesawat....


... Naga yang memahami situasinya bergegas menuju kokpit dan membantu sang pilot untuk kembali menstabilkan pesawat. Setelah berjuang bersama akhirnya Naga dan sang pilot berhasil menstabilkan kembali pesawat yang membuat kondisi kembali aman. Sang pilot yang masih terkejut dengan aksi Naga langsung melihat ke arahnya kala Naga sedang mengatur napasnya sendiri setelah berhasil menstabilkan pesawat dari kondisi berbahaya....

__ADS_1


... Co pilot yang sedang menginterogasi Benjamin Barak melihat Benjamin Barak sudah tidak benyawa dan langsung bergegas pergi menuju kokpit. Setibanya di kokpit sang co pilot terkejut melihat Naga yang berada di kokpit membantu menstabilkan pesawat. Setelah kendali di ambil alih oleh co pilot Naga kembali ke kursinya dengan tenang agar tidak membuat penumpang lain khawatir....


... Kematian pilot yang bertugas sekaligus Benjamin Barak sudah diketahui oleh menteri perhubungan dan orang - orang yang mengikuti pertemuan darurat. Namun hal yang membuat para peserta pertemuan darurat terkejut adalah berita tentang serangan bioteroris di pesawat ID 709 yang sudah menyebar ke publik. Rupanya ketika Benjamin Barak sedang berusaha melarikan diri ada salah satu penumpang yang merekamnya dan menguploadnya ke media sosial hal itu yang membuat publik dengan cepat mengetahui tentang aksi bioteroris yang terjadi di pesawat ID 709....


... Berita tersebut membuat menteri perhubungan harus memberika klarifikasi tentang kasus bioteroris ini sehingga para penumpang mengetahui apa yang mereka hadapi dan mulai membuat kepanikan diantara beberapa penumpang. Setelah berita itu viral Yuri langsung bertindak dan bergabung bersama satgas (satuan tugas) penanggulangan ******* atas nama klan Gensai. Pihak pemerintah juga menyediakan ruangan untuk keluarga korban agar bisa mendapatkan kabar aktual terkait penerbangan ID 709 menuju Korea Selatan di bandara Soekarno Hatta....


... Beberapa pihak keluarga dari penumpang pesawat ID 709 sudah berkumpul di ruangan khusus untuk mereka mengikuti kabar terkini dari keluarga mereka yang berada di pesawat ID 709. Nara yang mendengar kabar itu cemas dan berusaha menghubungi Naga tapi tidak kunjung terhubung yang membuat dirinya semakin khawatir. Teringat bahwa Yuri pernah memberikan kontak pribadinya kepada Nara akhirnya Nara langsung menghubungi Yuri....


“Kak Yuri apa semua berita itu benar?” tanya Nara cemas dengan mata berkaca - kaca.


“Benar Nara, maaf aku tidak bisa banyak bicara saat ini karena Naga dan penumpang lainnya butuh tindakan segera.” jawab Yuri tegas sambil berjalan dengan cepat menuju ruangan satgas penanggulangan terorisme.


“Ada apa Nara?” tanya Tasya cemas ketika melihat Nara menghapus air matanya.


“Maaf aku harus segera pergi!” pamit Nara yang langsung bangkit dari kursi kantin hendak pergi ke ruangan khusus keluarga para penumpang.


“Tunggu Nara!” panggil Yuna sambil berlari menghampiri Nara.


“Naga berada di penerbangan ID 709?” tanya Yuna memastikan sambil menatap Nara yang dijawab anggukan oleh Nara dengan mata berkaca - kaca.

__ADS_1


“Aku akan menemanimu!” pinta Yuna yang membuat dirinya langsung pergi bersama Nara ke ruangan khusus untuk keluarga penumpang pesawat ID 709.


... Pramugari yang membersihkan kamar mandi pertama kali setelah penumpang pertama yang tewas mengeluh karena debu akhirnya ikut tewas akibat virus yang disebarkan oleh Benjamin Barak. Para penumpang meminta kru kabin untuk memisahkan penumpang yang menunjukan tanda - tanda dari virus yang disebarkan oleh Benjamin Barak sehingga penumpang di pisahkan ke tempat duduk bagian belakang dan depan pesawat. Para penumpang di bagian belakang yang telah menunjukan tanda - tanda terserang virus mulai batuk - batuk, pusing, hingga lemas....


... Kebetulan di pesawat ID 709 ada seorang dokter yang hendak pergi ke Korea Selatan sehingga dirinya membantu para penumpang untuk mendapatkan pertolongan pertama bekerja sama dengan kru kabin. Naga yang sejak tadi duduk di bagian belakang berinisiatif membantu kru kabin memberikan pertolongan pertama bagi para penumpang yang lain. Kepala pramugari yang melihat Naga membantu para penumpang lain terkejut karena tampaknya Naga sudah siap secara mental untuk menghadapi situasi seperti ini....


... Pada awalnya pemerintah Indonesia berencana menangani kasus ini secara langsung setelah pesawat ID 709 mendarat di Seoul, Korea Selatan tapi pihak bandara Seoul tidak mengizinkan pesawat ID 709 mendarat dan memintanya untuk kembali ke Indonesia. Mendengar kabar itu satgas yang terdiri dari menteri perhubungan, Yuri bersama beberapa klan Gensai, dan beberapa pihak terkait batal terbang menuju Korea Selatan dan kembali ke ruangan satgas di bandara Soekarno Hatta. Pemerintah Indonesia juga langsung meminta pesawat ID 709 untuk segera kembali ke bandara Soekarno Hatta yang membuat beberapa penumpang emosi....


... Beberapa penumpang mulai meninggal dunia yang membuat penumpang lainnya semakin ketakutan. Dalam perjalanan kembali ke bandara Soekarno Hatta co pilot melaporkan bahwa dirinya mulai merasa tidak sehat. Mendengar tentang hal itu Yuri langsung mengintrupsi untuk berbicara dengan co pilot kepada ketua penanggulangan terorisme dari istana kepresidenan....


“Co pilot perkenalkan saya Yuri dari klan Gensai ...” kata Yuri memperkenalkan diri dengan lugas dan fokus.


“Bisakah aku meminta adik anda untuk menerbangkan pesawat ini?” tanya co pilot dengan penuh hormat.


“Tentu!” jawab Yuri tegas.


... Setelah mendapat izin dari Yuri co pilot langsung menghubungi kepala pramugari untuk membawa Naga menuju kokpit. Dengan sigap kepala pramugari langsung berjalan ke tempat Naga duduk dan memintanya untuk ikut bersamanya. Setelah tiba di ruangan kokpit kepala pramugari langsung memeriksa keadaan co pilot dan tanpa basa basi co pilot langsung meminta Naga untuk bersiap menerbangkan pesawat yang membuat kepala pramugari terkejut....


“Aku mengetahui tentangmu Naga dan kakakmu yang sedang bersama satgas penanggulangan ******* sudah setuju untuk kamu menerbangkan pesawat ini.” kata co pilot sambil melihat ke arah Naga.

__ADS_1


__ADS_2