Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Kapal Evakuasi


__ADS_3

... Ketika semua orang sudah memahami rencana Naga, mereka semua mulai bergerak sesuai dengan intruksi Naga dimana Greed terus mengamati para zombie dari teleskop sniper bersiap untuk menembak. Envy dan Gluttony bersiap - siap dari balik rumah sekitar dua ratus meter di depan tempat Greed melakukan pengamatan sementara Pride, Wrath, dan Slot mulai berjalan ke pantai Aganoa bersama semua penduduk pulau Samoa yang selamat. Naga meletakan senjata api yang dia bawa dua ratus meter dari posisi Envy dan Gluttony sementara dirinya membawa Enma maju ke garis depan bersama dua pasukan militer....


... Delapan pasukan militer yang tersisa dibagi dua kelompok yang terdiri dari empat orang di setiap kelompok ditugaskan berada di area hutan seratus meter sebelah utara dan selatan jalan utama menuju bandara Maota. Sementara Naga bersama dua pasukan militer terus berjalan mengendap endap di sepanjang jalan menuju bandara Maota dari satu bangunan ke bangunan yang lain ataupun dari satu mobil yang luluh lantak ke mobil yang lain di sepanjang jalanan menuju bandara Maota. Naga langsung memberi intruksi kepada Greed untuk menembaki para zombie yang ada di sekitar area bandara Maota sekaligus menjadi kode untuk Pride, Wrath, dan Sloth bergerak masuk ke area hutan hujan Tafua....


... Dari tujuh tembakan megazine pertama Greed berhasil membunuh lebih dari 21 zombie karena posisi zombie yang saling berdekatan dan membuat raja zombie memerintahkan beberapa zombie di area bandara Maota untuk pergi menyerang Greed. Ketika para zombie mulai berlari ke arah Greed, dua pasukan militer New Zealand yang berada di garis depan langsung muncul dan menembaki para zombie hingga satu megazine mereka habis. Melihat hal litu sang raja zombie mulai mengerahkan semakin banyak zombie untuk memburu mereka bertiga sementara dua pasukan militer New Zealand langsung mundur sambil mengisi ulang senapan yang mereka gunakan....


... Setelah dua pasukan militer New Zealand mundur melewati pos Naga, Naga langsung keluar sambil mengayunkan Enma membunuh para zombie yang datang. Melihat kemampuan Naga mengayunkan pedang hingga berhasil membunuh banyak zombie membuat sang raja zombie mengerahkan seluruh zombie yang ada di sekitar bandara Maota untuk mengejar mereka berempat. Naga langsung berlari mundur untuk mengambil senjata api miliknya dan langsung memberikan intruksi kepada dua pasukan militer New Zealand sebelumnya untuk ikut menembaki para zombie bersamanya begitupun dengan Greed....


... Suara tembakan yang sangat ramai memberikan kode kepada Pride, Wrath, dan Sloth bahwa zombie di sekitar bandara Maota sudah memburu mereka semua sehingga mereka bisa terus berjalan di area hutan hujan Taufa melewati bandara Maota. Melihat Naga bersama yang lain sedang mengisi ulang peluru sang raja zombie mengerahkan lima puluh persen pasukan zombie miliknya untuk mengejar mereka berempat. Namun dengan sigap Envy dan Gluttony langsung muncul menembaki para zombie memberikan waktu mereka berempat untuk mengisi ulang senapan mereka masing - masing....


... Sang raja zombie yang memperhatikan ketika dua orang pasukan militer tiba - tiba keluar dan menembaki para zombie lalu bersembunyi digantikan oleh Naga hingga akhirnya saat ini mereka menembaki para zombie silih bergantian ketika ada yang sedang mengisi ulang berpikir bahwa semua tim penyelamat ada di sekitar pantai Aganoa. Dengan penuh percaya diri sang raja zombie langsung memimpin semua pasukannya untuk memburu para manusia bersama dua harimau zombie pengawalnya. Ketika para zombie sudah mendekati area pantai Aganoa dua kelompok pasukan militer dari arah utara dan selatan jalan utama langsung menembaki para zombie yang membuat para zombie terpencar untuk membunuh para manusia yang mereka lihat....

__ADS_1


... Sang raja zombie semakin yakin bahwa manusia yang tersisa semuanya berada di pantai Aganoa bersembunyi bersiap untuk pergi ke pelabuhan Salelologa yang membuat dirinya berlari semakin cepat untuk memburu mereka semua. Para pasukan militer yang berada di utaran dan selatan jalan utama langsung mundur bergabung dengan Naga bersama yang lainnya sambil bergantian membunuh para zombie. Ketika sang raja zombie sudah dekat dengan area pantai Aganoa dirinya menyadari tidak banyak aktivitas manusia di area tersebut lalu melihat ke arah kanan kirinya yang merupakan hutan di pulau Samoa....


... Naga yang menyadari bahwa sang raja zombie mulai curiga langsung berteriak meminta semua timnya untuk mundur dan kembali ke tempat perlindungan yang membuat sang raja zombie kembali fokus kepada Naga beserta yang lainnya. Ketika Pride, Wrath, dan Sloth berhasil memawa penduduk Samoa yang selamat ke atas kapal evakuasi ada beberapa penduduk yang menembaki para zombie yang tertinggal dari sang raja zombie. Pendengaran raja zombie yang sangat sensitif dan peka mendengar suara tersebut yang membuat sang raja zombie sadar bahwa para penduduk Samoa telah tiba di kapal evakuasi melalui hutan....


... Sang raja zombie langsung memerintahkan seluruh pasukannya untuk menyerang pelabuhan Salelologa yang membuat para zombie langsung berlari dengan cepat ke arah pelabuhan. Melihat hal itu Naga meminta semua pasukannya untuk menyerang para zombie dengan apapun yang dia punya karena banyak dari mereka telah kehabisan amunisi. Greed juga langsung turun dari posisinya dan berlari ke arah Naga untuk membantu yang lain berperang membunuh para zombie....


... Mendengar informasi dari Naga, Pride, Wrath, dan Sloth langsung membentuk barisan pertahanan dibantu oleh beberapa penduduk pulau Samoa yang memegang senjata api. Naga, Envy, Greed, Gluttony bersama sepuluh pasukan militer New Zealand mulai membunuh para zombie menggunakan senjata tajam yang mereka miliki karena sudah kehabisan amunisi. Kemampuan Envy, Greed, dan Gluttony dalam pertarungan jarak dekat menggunakan senjata tajam tidak perlu diragukan lagi meskipun duet Naga dengan Enma tetap jauh lebih banyak membunuh para zombie daripada mereka bertiga....


“Pride segera tinggalkan pulau Samoa!” pinta Naga melalui saluran radio klan Gensai yang membuat Pride, Wrath, dan Sloth saling bertukar pandangan.


“Jika kalian tidak segera pergi semua penduduk Samoa yang hendak kita selamatkan bisa tewas karena jumlah zombie yang terlalu banyak!” lanjut Naga tegas.

__ADS_1


“Adakah orang yang berada di kapal evakuasi suka melaut? (dalam bahasa Inggris)” tanya Pride kepada para penduduk yang sedang menembaki para zombie membantu Pride, Wrath, dan Sloth.


“Ada beberapa! (dalam bahasa Inggris)” jawab salah satu penduduk dengan penuh percaya diri sambil melihat ke arah Pride.


“Kalau begitu pinta mereka menjalankan kapal evakuasi menuju New Zealand! (dalam bahasa Inggris)” pinta Pride sambil fokus menembaki para zombie yang terus berdatangan ke arah mereka membuat para penduduk yang bersamanya saling bertukar pandangan kebingungan.


“Cepat pergi tidak ada waktu lagi! (dalam bahasa Inggris)” pinta Pride tegas dengan nada tinggi sambil melihat ke arah mereka.


“Bagaimana dengan kalian? (dalam bahasa Inggris)” tanya salah satu penduduk sambil melihat ke arah Pride, Wrath, dan Sloth.


“Apa kalian semua ingin mati? Cepat pergi dan jangan pernah lihat ke belakang! (dalam bahasa Inggris)” pinta Pride dengan nada tinggi yang membuat mereka akhirnya mulai berlari untuk naik ke atas kapal evakuasi.

__ADS_1


... Sloth dan Wrath juga berteriak meminta orang yang biasa melaut untuk segera berangkat menggunakan kapal evakuasi menuju New Zealand. Ketika orang - orang yang biasa melaut mulai menyalakan kapal evakuasi dan mulai bergerak pergi tiba - tiba para zombie sudah berada di pelabuhan. Pride, Wrath, dan Sloth bekerja keras untuk membunuh para zombie sebelum mereka berhasil ikut naik ke kapal evakuasi hingga akhirnya kapal evakuasi berhasil berlayar ke lautan meninggalkan pulau Samoa dengan Naga beserta tim penyelamat....


__ADS_2