
... Keenam pengawal pribadi Naga tiba di rumah tempat Mikoto beristirahat setelah berhasil mengalahkan semua pembunuh bayaran dan bawahan Mikoto. Tidak lama kemudian pihak kepolisian juga langsung berdatangan setelah Envy menghubungi mereka untuk menangkap Mikoto beserta orang - orang suruhannya. Semua pengawal Naga tersenyum lega ketika melihat Nara baik - baik saja kecuali Pride yang merasa bersalah dan langsung meminta maaf kepada Nara dan Naga....
“Bolehkah aku bertemu dengan Resa terlebih dahulu sebelum kamu memberikan konsekuensi atas kelalaianku?” tanya Pride sambil tertunduk merasa bersalah penuh harap kepada Naga.
“Lust, Gluttony bawa kami semua untuk bertemu dengan Resa!” pinta Naga dingin yang langsung berjalan melewati Pride diikuti oleh Nara yang masih kebingungan apa yang sebenarnya sedang terjadi diantara Naga dan Pride.
... Naga, Nara, bersama Lust dalam satu mobil sementara Pride, Sloth, Envy, dan Gluttony di mobil lainnya pergi menuju ke tempat Resa berada yang malam itu masih berkumpul bersama teman - teman Naga dari kelas 12-2. Selama perjalanan Naga berdiam diri tanpa berbicara sepatah katapun yang membuat Nara penasaran dan cemas terutama kondisi Naga belum diobati setelah pertarungan melawan Mikoto. Pride yang memberitahu Resa bawah dirinya ingin bertemu dengan Resa membuat Resa bergegas keluar ketika Pride dengan yang lain tiba....
... Resa terkejut karena Pride datang bersama Naga, Nara, dan pengawal pribadi Naga yang lain dalam keadaan berantakan terutama Naga yang terlihat dingin dengan luka dibeberapa bagian tubuhnya. Melihat Nara dan Naga tiba teman - teman kelas 12-2 yang lain ikut keluar untuk menghampiri mereka tapi ketika mereka semua keluar terasa suasana yang cukup tegang meskipun tidak terdengar sepatah katapun. Pride dengan berat akhirnya melangkahkan kaki beberapa langkah ke depan diikuti Naga yang berjalan dengan sangat dingin sambil memegang Enma di tangan kanannya dan membuat suasana semakin mencekam....
“Resa aku ingin meminta maaf jika selama aku menjadi kekasihmu aku belum bisa menjadi kekasih terbaik untukmu. Terima kasih atas segalanya aku sangat mencintaimu dan bagiku kamu adalah anugerah terindah dalam hidupku selama aku hidup.” kata Pride sambil tersenyum bahagia menatap Resa.
“Apa yang kamu bicarakan Pride?” tanya Resa cemas yang menatap Pride dengan mata berkaca - kaca.
“Maaf Naga dan terima kasih sudah memberikan aku waktu untuk bertemu dengan Resa terakhir kalinya!” kata Pride yang langsung berlutut sambil menghadap ke arah Resa yang membuat Resa semakin ketakutan.
“Naga, apa yang akan kamu lakukan?” tanya Nara yang terkejut dan berusaha menghentikan Naga tapi di cegah oleh Envy dan Lust.
... Dengan sigap Sloth, Greed, dan Gluttony mengahadang Resa beserta teman - teman Naga dari kelas 12-2 lainnya yang hendak menghampiri Naga. Naga langsung menghunus Enma dan mengarahkan bilah tajamnya tepat ke arah leher Pride yang membuat Nara dan teman - teman Naga lainnya terkejut dam mulai berkaca - kaca. Naga langsung mengambil kuda - kuda untuk menebas kepala Pride di hadapan Resa dan tidak lama kemudian tiba - tiba Naga melakukan tendangan memutar ke arah dada Pride yang membuat Pride terpental cukup jauh....
__ADS_1
“Naga!” teriak Resa dan Nara kompak yang berusaha menghentikan Naga sambil meneteskan air mata mereka masing - masing.
“Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri!” pinta Naga dingin sambil melihat ke arah Pride yang membuat teman - teman Naga terkejut dan bernapas lega.
“Jika kamu ingin menyalahkan seseorang akulah satu - satunya yang patut disalahkan karena masa laluku menghantuiku hingga hampir membuat Nara dan teman - temanku yang lain terluka bahkan orang tidak berdosa di luar sana menjadi korban!” lanjut Naga tegas sambil tetap melihat ke arah Pride yang membuat Nara mulai menangis sambil melihat ke arah Naga.
... Resa mulai meneteskan air mata haru ketika mendengar ucapan Naga sekaligus membuat dirinya langsung memahami yang sebenarnya terjadi begitupun dengan Nara. Semua pengawal pribadi Naga bernapas lega walaupun mereka sudah mempersiapkan diri untuk menyaksikan Pride yang dibunuh oleh Naga. Nara langsung berlari memeluk Naga dengan penuh kasih sayang berusaha untuk menghibur Naga agar Naga juga tidak menyalahkan dirinya sendiri....
“Kamu juga tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri Naga!” pinta Nara lemah lembut sambil mendongak menatap Naga.
“Apapun masa lalumu itu adalah hak mu tapi izinkan aku untuk melangkah bersamamu menatap masa depan bersama ya?” lanjut Nara sambil tersenyum manis menatap Naga yang masih memeluk Naga dengan penuh kehangatan.
“Lust apakah di mobil ada kotak P3K?” tanya Nara yang langsung melepaskan pelukannya dari Naga dan melihat ke arah Lust.
“Tunggu sebentar Nara!” pinta Lust yang langsung mengambil kotak P3K dari mobil.
... Deby dan Yuna langsung bergegas menghampiri Naga dan Nara untuk membantu memberikan pertolongan pertama kepada luka yang diterima Naga. Resa langsung menghampiri Pride untuk membantu Pride berdiri dan langsung saling berpelukan satu sama lain. Sementara teman - teman yang lain langsung ikut berkumpul sambil tersenyum lega karena Naga dan Nara berhasil selamat walaupun Naga mengalami beberapa luka di tubuhnya....
... Setelah Nara, Deby, dan Yuna mengobati luka Naga, mereka kembali bergabung bersama yang lain untuk mengobrol santai sambil beristirahat sejenak terutama bagi Naga setelah menjalani hari yang sangat menegangkan sejak sore hari hingga malam harinya. Obrolan mereka pada malam itu cukup meringankan beban Naga yang pada awalnya merasa bersalah ketika mengetahui identitas Mikoto sebenarnya dan menanggungnya seorang diri. Obrolan mereka pada malam itu juga kembali mengukirkan senyuman di wajah Naga terutama karena perilaku dan sikap konyol dari Teguh dan Diki....
__ADS_1
“Naga aku pikir tidak akan ada satu orangpun manusia di dunia ini yang bisa melukaimu.” kata Raka sambil melihat ke arah Naga.
“Meskipun orang - orang berkata bahwa aku adalah sesosok monster ataupun iblis tapi faktanya aku hanyalah seorang manusia dengan satu jantung yang pasti akan meninggal suatu saat nanti.” jawab Naga santai sambil tersenyum ramah melihat ke arah Raka dan membuat semua temannya ikut tersenyum.
“Dimana Nara? Bagaimana keadaan Nara? Apa Nara baik - baik saja? Itu kan yang ada dipikiranmu ketika melawan Mikoto?” tanya Lust memastikan sambil melihat ke arah Naga.
“Mengingat Nara yang menjadi korban penculikan seharusnya Mikoto akan berhadapan dengan sosok Naga yang sangat mengerikan tapi karena dia datang untuk membalaskan dendam atas kematian seseorang yang dicintainya kepadamu jadi kamu tidak bisa marah kepadanya bukan karena merasa bersalah tapi karena kamu mengerti apa yang dia rasakan.” lanjut Lust penuh percaya diri.
“Apa kamu pernah membunuh seseorang secara tidak sengaja Naga?” tanya Jihan memastikan sambil melihat ke arah Naga.
“Bukan, tapi seseorang mengorbankan nyawanya demi Naga.” jawab Envy penuh percaya diri yang membuat teman - temanya Naga kebingungan sambil melihat ke arah Envy.
“Mikoto adalah adik dari Curacao.” jawab Naga santai.
“Sudah kuduga.” jawab Lust penuh percaya diri.
... Lust menceritakan bahwa Curacao adalah seorang mata - mata dari sebuah organisasi kriminal yang pada aksinya terakhir sebelum dia tewas, hampir membuat banyak negara dalam kekacauan. Namun pada saat itu Curacao mengalami kecelakaan hingga membuat dirinya hilang ingatan dan bertemu dengan Naga yang sedang bersama nona Yuri. Rupanya pertemuan mereka pada hari itu membangkitkan kenangan Curacao bersama adiknya yang membuat ketika ingatannya sudah pulih berbalik melawan organisasi kriminal tempat dia bernaung....
... Hukuman bagi pengkhianat adalah kematian jadi organisasi kriminal yang awalnya datang untuk menjemput Curacao malah berusaha untuk membunuh Curacao dan hampir membuat banyak orang tidak bersalah tewas akibat aksi organisasi kriminal tersebut. Curacao yang menyadari hal itu akhirnya mengorbankan dirinya untuk menghentikan biang lala yang terlepas dari poros dan hampir membunuh semua orang yang berada di dalam bianglala serta orang - orang disekitarnya. Gantungan kunci yang ditemukan dari jasad korbanlah yang menjadi bukti bahwa Curacao yang menghentikan bianglala tersebut dengan mengorbankan nyawanya sendiri....
__ADS_1