
... Setelah selesai bercengkrama sambil beristirahat dari bermain air soft gun bersama semua kelas 12-2 Resa pulang diantar oleh Pride yang membuat Vivi dan Hana cemburu. Sementara Naga dan Nara langsung pergi bersama Sheryl serta Melisa kakaknya Sheryl untuk mengabulkan permintaan Sheryl yang ingin mentraktir makan malam. Ketika selesai memesan pesanan mereka masing - masing Sheryl mulai membuka obrolan basa basi dengan memberanikan diri kepada Naga meskipun dia merasa sangat gugup....
... Naga merespon dengan datar sementara Nara merespon dengan penuh kehangata yang membuat pembicaraan menjadi lebih hidup. Ketika Sheryl bertanya tentang Naga yang datang tepat waktu menolongnya kala hendak di serang oleh pembunuh berantai Naga hanya menjawab bahwa dirinya berusaha berpikir seperti pelaku hingga akhirnya dia bisa membuat beberapa kemungkinan dari rencana si pelaku. Melisa cukup terkejut melihat Sheryl yang berbicara Naga karena ini pertama kalinya dia melihat adiknya yang merasakan jatuh cinta dan gugup karena hal tersebut hingga membuat adiknya berusaha keras untuk bisa terus mengobrol dengan Naga....
“Jangan terlalu berharap kepadaku karena aku tidak akan berpaling dari Nara.” kata Naga tegas yang membuat Sheryl terkeju dan langsung menatap Naga dengan mata berkaca - kaca.
“Apakah kau terlalu percaya diri? Aku harap iya karena aku tidak ingin melukai perasaan siapapun dan lebih baik aku dinilai kejam daripada harus melukai perasaan siapapun dikemudian hari.” lanjut Naga tegas.
“Kak Nara beruntung memiliki kekasih seperti kak Naga.” jawab Sheryl yang tersenyum sambil menahan tangisnya.
“Ah makanannya sudah datang!” lanjut Sheryl mengalihkan pembicaraan yang kebetulan pesanan mereka juga sudah tiba.
... Sebagai seorang wanita Nara mengerti perasaan Sheryl saat ini tapi disisi lain Nara juga mengerti ucapan Naga agar Sheryl tidak berharap lebih dan juga menjaga komitmennya kepada Nara. Nara membantu Sheryl mengalihkan pembicaraan agar Sheryl tidak menangis begitupun dengan Melisa yang membantu adiknya agar tidak bersedih. Pada awalnya mendengar ucapan Naga, Melisa cukup terkejut tapi setelah dipikir kembali Naga berkata demikian demi kebaikan Sheryl juga bukan karena Naga yang memiliki sifat narsistik....
__ADS_1
... Pada akhirnya makan malam mereka kembali diisi dengan obrolan santai yang membuat mereka sesekali tersenyum dan tetap membuat Sheryl bahagia. Tiga bulan berlalu Sheryl sedang berlibur ke Thailand bersama Melisa dan teman - temannya dari tim esport. Meskipun Sheryl sudah move on dari Naga tapi sesekali dia masih memikirkan Naga terlebih Naga yang tidak memiliki media sosial membuat dia semakin penasaran termasuk kala dirinya sedang berlibur di Thailand....
... Melisa yang menyadari hal itu sering berusaha menghibur dan mengalihkan perhatian Sheryl termasuk ketika sedang berada di Thailand agar bisa menikmati liburannya bersama yang lain. Pada awalnya liburan mereka di pulau Koh Samui, Thailand berlangsung menyenangkan dan penuh canda tawa. Namun semua itu berubah ketika kelompok bersenjata datang pulau Koh Samui dan berhasil menculik Sheryl yang dibawa menuju pulau Ko Pha Ngan, Thailand....
... Dulu pulau Ko Phan Ngan merupakan pulau wisata sama seperti pulau Koh Samui tapi setelah peperangan melawan bola alien dan wabah virus zombie menyerang pulau tersebut mulai dikuasai oleh kelompok bersenjata. Hari demi hari kelompok bersenjata tersebut semakin kuat karena bisnis mereka di dunia bawah ke berbagai penjuru dunia hingga pemerintah kesulitan untuk memberantas mereka. Enam bulan terakhir kelompok bersenjata tersebut sering menyerang masyarakat di pulau Koh Samui ataupun yang sedang berlayar di lautan dimana target utama mereka kaum wanita dengan rentang usia 15 sampai 40 tahun....
... Pemerintah Thailand telah berusaha dengan berbagai macam cara untuk menghentikan mereka tanpa memberitahu dunia internasional karena pulau Koh Samui merupakan salah satu pulau wisata yang memperkenalkan Thailand ke seluruh dunia. Kasus penculikan Sheryl membuat kelompok bersenjata yang menguasai pulau Ko Phan Ngan terkuak ke seluruh dunia yang membuat banyak turis membatalkan perjalanan mereka menuju pulau Koh Samui. Melisa berusaha mencari cara untuk menyelamatkan adiknya tapi baik pihak Indonesia dan Thailand perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu untuk menjalankan operasi tersebut....
...Sadar koordinasi dari kedua negara bisa memakan waktu sementara adiknya tidak mungkin tidak punya waktu Melisa dan keluarganya mencoba cari cara lain menghubungi kenalan mereka yang mungkin bisa memberikan solusi. Namun setiap usaha yang dilakukan oleh Melisa dan keluarganya selalu menemukan jalan buntuk hingga akhirnya Melisa teringat dengan klan Gensai dan Nara. Melisa langsung menghubungi Nara untuk meminta bantuan dan Nara yang mendengar hal itu segera memberitahu Naga agar Melisa beserta keluarganya bisa langsung menceritakan kejadiannya kepada Naga....
“Baik Naga, kami akan mempercayakan keselamatan Sheryl kepadamu dan menunggu kabar baik darimu!” jawab Melisa sedih dan tidak lama kemudian Naga mengakhiri panggilan video dari mereka.
... Naga bersama tujuh pengawal pribadinya langsung mempersiapkan semua perlengkapan yang dia butuhkan untuk menyelamatkan Sheryl lalu pergi ke pulau Koh Samui, Thailand. Sementara Naga dan Pride langsung pergi ke pulau Ko Phan Ngan membawa sedikit perlengkapan untuk menemui para penculik yang menculik Sheryl atas kesepakatan pihak Naga dan para penculik. Ketika Naga sedang berjalan sendirian di pulau Ko Phan Ngan kala Pride sedang mengendap - endap mengamati Naga dari jauh tiba - tiba pihak peculik Sheryl datang dan membawa Naga ke dalam mobil sambil menutupi kepalanya dengan kain hitam....
__ADS_1
... Naga di bawa ke sebuah gedung tempat para penculik menyekap Sheryl dan barulah kain hitam yang menutupi kepala Naga dibuka setibanya mereka di sebuah ruangan. Para penculik meminta Naga untuk segera memberikan uang yang mereka minta sebelumnya tapi Naga meminta para penculik untuk menunjukan Sheryl terlebih dahulu membuktikan bahwa Sheryl baik - baik saja lalu timnya akan memberikan uang yang mereka minta. Mendengar hal itu salah seorang penculik langsung menodongkan senjata yang dia pegang tepat menempel ke dahi Naga tapi Naga tidak bergeming sedikitpun....
“Hahaha brengsek kamu tidak berkedip sama sekali apa kamu sudah gila? (dalam bahasa Inggris)” kata sang penculik yang tertawa diikuti rekan - rekannya yang juga ikut tertawa.
“Tidak ada megazinennya. (dalam bahasa Inggris)” jawab Naga penuh percaya diri.
“Ayo kita kembali ke bisnis kita! (dalam bahasa Inggris)” jawab sang penculik yang membuat semuanya kembali fokus sambil berjalan ke sebuah ruangan.
... Sang penculik langsung menunjukan Sheryl yang berada di dalam sebuah ruangan dengan kondisi terikat sambil meneteskan air mata penuh ketakutan. Setelah menunjukan Sheryl sang penculik langsung menutup kembali pintu ruangan tersebut dan meminta Naga pergi membawa uang tebusan untuk Sheryl. Sang penculik mengancam jika Naga tidak membayar dalam waktu 24 jam maka Sheryl tidak akan pernah bisa ditemukan kembali....
... Naga langsung mengangguk setuju dan tidak lama kemudian kepala Naga langsung ditutupi kembali oleh kain hitam untuk dibawa oleh dua orang penculik menuju tempat Naga datang. Namun ketika mereka sedang turun tangga tiba - tiba penculik yang berjalan di belakang Naga ditembak menggunakan sniper oleh Pride yang sejak awal telah mengikuti Naga yang dibawa oleh para penculik. Mendengar hal itu Naga langsung mendorong sang penculik yang berjalan di depannya lalu membunuhnya dengan cara mencekik lehernya....
... Naga langsung mengambil senapan milik salah satu penculik lalu kembali ke atas ke ruangan tempat dirinya mengobrol dan melihat keberadaan Sheryl. Naga memancing mereka dengan mengetuk pintu dan ketika salah satu penculik hendak membukakan pintu Naga langsung menembaknya dan membuatnya tewas seketika. Tanpa ragu Naga langsung mendobrak pintu tersebut dan menembak para penculik yang tersisa hingga mereka semua tewas....
__ADS_1
... Sementara Pride mengamati kawanan para penculik yang berjaga di luar gedung tersebut lalu mulai menembaki mereka satu persatu menggunakan sniper ketika mereka hendak bergerak karena mendengar suara tembakan. Naga juga sempat membunuh para penculik menggunakan tangan kosong karena senjata yang dia pegang terpaksa harus dilemparkan karena pelurunya sudah habis. Setelah berhasil membunuh komplotan penculik di ruangan tersebut Naga langsung melepas ikatan Sheryl yang membuat Sheryl langsung memeluk Naga sambil menangis ketakutan....