Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Mike


__ADS_3

... Lust mengantarkan teman wanita dan teman laki - laki Naga ke ruangan terpisah seperti barak yang terdiri dari beberapa kasur dan lemari sementara Eri pergi untuk belajar ditemani oleh Yuri. Pada awalnya ketika Eri baru diselamatkan oleh Naga klan Arashikage dari Jepang meminta Eri untuk kembali ke Jepang karena ayah Eri merupakan seorang peneliti dari Jepang. Namun dengan tegas Yuri menolaknya dengan alasan dia tidak bisa mempercayai klan Arashikage sejak mereka tidak mempercayai klan Gensai saat Jepang menolak pendaratan pesawat ID 709....


... Keputusan Jepang hampir membuat Yuri kehilangan Naga untuk selama - lamanya dan membuat perwakilan klan Arashikage terkejut mendengarnya. Klan Arashikage dengan tulus meminta maaf karena tidak mempercayai klan Gensai dan tidak memeriksa daftar penumpang terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk tidak mempercayai klan Gensai. Yuri tidak peduli dengan permintaan maaf dari klan Arashikage dan dia tetap tidak akan memberikan Eri kepada klan Arashikage....


... Naga tahu bahwa klan Arashikage ingin memeriksa tubuh Eri karena antivirus zombie alfa yang berhasil membuat Eri lumpuh menjadi bisa jalan kembali sambil menunjukan foto dari antivirus tersebut kepada klan Arashikage yang membuat klan Arashikage terkejut. Naga tidak masalah jika memang Eri ingin pulang kembali ke Jepang tapi dia tidak akan tinggal diam saja jika klan Arashikage atau siapapun di dunia ini ingin menjadikan Eri sebagai tikus percobaan. Mengetahui hal tersebut akhirnya klan Arashikage menyerah dengan penuh hormat untuk membiarkan Eri tetap bersama klan Gensai di Indonesia dan pihak PBB yang menengahi diskusi saat itu juga sepakat untuk mempercayakan Eri kepada klan Gensai....


... Sejak hari itu Eri sudah seperti adik kandung bagi Naga dan Yuri yang membuat mereka berusaha memberikan yang terbaik untuk Eri. Ketika Naga hendak pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaian dokter Terra yang juga merupakan seorang peneliti menghampiri Naga dan langsung memberikan sebuah tab. Naga memeriksa analisa sampel antivirus zombie alfa yang diberikan oleh Eri dengan seksama di dalam tab tersebut....


“Tidak ada perbedaan tapi menunjukan hasil yang berbeda?” tanya Naga memastikan sambil melihat ke arah dokter Terra.


“Betul Naga, sudah lebih dari satu Minggu kami melakukan banyak tes dengan berbagai variasi dan kami juga menemukan hasil yang sangat bervariasi dari semua tes yang dijalankan.” jawab Terra ramah sambil menatap Naga.


“Tolong hentikan analisa antivirus zombie alfa dan simpan anvirus ini dalam ruangan barang berbahaya! Dunia belum membutuhkan resiko dari analisa antivirus ini dalam waktu dekat!” pinta Naga dengan penuh hormat sambil menatap Terra.


“Aku setuju Naga.” jawab Terra sambil mengangguk menatap Naga.


“Terima kasih dokter Terra!” kata Naga dengan penuh hormat lalu pergi menuju kamarnya sementara dokter Terra kembali ke laboratorium tempatnya bekerja.


... Semua teman - teman Naga merasa nostalgia dengan ruangan tempat mereka beristirahat di markas klan Gensai mengingatkan mereka saat pertama kali ikut pelatihan militer melawan para bola alien hingga melawan para zombie. Meskipun konsep ruangannya sama tapi fasilitas yang tersedia jauh lebih baik dan lebih nyaman sebagai tempat untuk beristirahat. Setelah Naga selesai membersihkan dirinya sendiri dia langsung menemui semua teman - temannya mengetuk ruangan teman laki - laki dan ruangan teman perempuan agar mereka semua berkumpul....


“Apa kalian tidak masalah dengan barak markas klan Gensai?” tanya Naga sambil melihat semua teman - temannya.


“Tidak masalah Naga, ini membuat kami bernostalgia.” jawab Julian sambil tersenyum ramah menatap Naga.


“Syukurlah kalau kalian merasa nyaman.” kata Naga sambil tersenyum lega melihat teman - temannya yang tampak bahagia.

__ADS_1


“Kita akan melakukan pelatihan singkat sky diving setelah makan siang, kalian ingin menghabiskan waktu disini menunggu makan siang atau ingin pergi berkeliling?” tanya Naga memastikan sambil melihat semua teman - temannya.


“Aku ingin berkeliling Naga!” jawab Jihan penuh semangat.


“Aku juga ingin berkeliling.” tambah Nara sambil tersenyum manis menatap Naga yang diikuti teman - teman yang lain untuk berkeliling di markas klan Gensai.


... Naga dan teman - temannya mulai berjalan - jalan berkeliling markas klan Gensai dari satu bangunan ke bangunan yang lainnya melalui jalan setapak dengan pemandangan hijau di sekitar mereka. Mereka melihat para penembak jitu dari klan Gensai yang sedang berlatih membawa senapan mereka serta perbekalan mereka menuju atas bukit melewati hutan rimba. Mereka juga melihat para pasukan klan Gensai yang berlatih mental di bawah tekanan dengan ditembaki sisi kanan serta sisi kirinya kala mereka semua sedang merayap di atas lumpur....


... Melihat pelatihan pasukan klan Gensai membuat semua teman - teman Naga menyadari bahwa latihan yang mereka jalani kala di sekolah belum ada apa - apanya dibandingkan semua ini. Mereka melihat dengan penuh kekaguman sekaligus ngeri sehingga mereka tidak ingin kembali ke masa - masa pelatihan seperti dulu. Mike sang anjing penjaga markas klan Gensai terus bergerak di sekitar Naga dari balik pepohonan membuat pepohonan di sekitar mereka bergoyang bak tertiup oleh angin....


“Tunggu apa kalian tidak ada yang menyadarinya?” tanya Raka yang menghentikan langkah semua orang.


“Ada apa Raka?” tanya Jihan penasaran sambil melihat ke arah Raka.


“Ah tidak perlu khawatir itu Mike anjing penjaga markas klan Gensai.” jawab Naga santai sambil melihat ke arah Raka.


“Anjing penjaga?” tanya Raka memastikan.


“Iya, apa kalian ingin bertemu dengan Mike?” tanya Naga memastikan.


“Boleh Naga, pasti anjing penjaga memiliki tubuh yang gagah perkasa ya!” jawab Teguh penuh percaya diri.


“Mike, kemarilah!” pinta Naga ramah ke arah pepohonan.


... Tidak lama kemudian daun - daun di pepohonan terus bergerak semakin kuat hingga muncul seekor anjing terlatih dengan tinggi lima meter yang membuat semua teman - teman Naga terkejut ketakutan hingga tidak ada satupun dari mereka yang bisa bergerak. Naga menjelaskan bahwa Mike adalah seekor anjing ras campuran salah satunya dengan serigala yang dilatih untuk melindungi markas klan Gensai dari para penyusup. Mike memperhatikan teman - teman Naga dengan tatapan tajam dan akhirnya menatap Nara dengan sangat lama yang membuat Naga menyadari bahwa Mike mengawasi dirinya karena ingin berkenalan dengan Nara....

__ADS_1


“Nara, kemarilah!” pinta Naga lemah lembut sambil menjulurkan tangan kanannya ke arah Nara dengan penuh senyuman.


“Mike perkenalkan ini kekasihku, Nara.” kata Naga sambil merangkul pinggang Nara dengan tangan kanannya membuat Mike mendekatkan kepalanya perlahan ke arah Nara sambil sedikit mengendus aroma Nara.


“Sentuhlah Nara!” pinta Naga yang menatap Nara sambil tersenyum membuat Nara membelai kepala Mike dengan penuh kelembutan sambil tersenyum.


“Tolong lindungi Nara selama Nara disini ya Mike!” pinta Naga sambil tersenyum menatap Mike yang berdiri di hadapannya.


... Setelah berkenalan dengan Nara, Mike langsung pergi kembali ke area pepohonan untuk melakukan patroli melindungi markas klan Gensai. Meskipun Mike sudah pergi beberapa teman Naga masih gemetar ketakutan hingga belum bisa bergerak. Beberapa saat kemudian mereka kembali lanjut berkeliling markas klan Gensai sambil membicarakan tentang Mike yang masih kuat dalam ingatan mereka....


“Tunggu!” pinta Raka yang membuat langkah semua orang terhenti.


“Ada apa lagi Raka?” tanya Resa penasaran sambil melihat ke arah Raka.


“Ada sesuatu di bawah tanah yang sedang bergerak!” jawab Raka sambil melihat ke arah teman - temannya dan membuat mereka semua langsung melihat ke arah Naga.


“Di bawah tanah ini ada sebuah gua.” jawab Naga santai sambil melihat ke arah Raka.


“Tidak mungkin jika hanya sebuah gua tapi terasa seperti ada yang sedang bergerak Naga!” protes Raka sambil melihat ke arah Naga.


“Ah itu ular klan Gensai.” jawab Naga santai.


“Sebesar apa ularnya?” tanya Raka penasaran.


“Hmm sebesar ini!” jawab Naga sambil memperkirakan ukuran ular di bawah tanah markas klan Gensai dengan menggunakan kedua tangannya yang langsung membuat teman - temannya terkejut.

__ADS_1


__ADS_2