Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Liburan


__ADS_3

... Semua teman - teman Naga dari kelas 12-2 tidak berhenti - henti membicarakan Naga dengan penuh suka cita karena ternyata Naga masih hidup. Bahkan mereka bertanya tentang banyak hal di grup chat kelas 12-2 hingga membuat Naga jauh lebih sering muncul di grup tersebut kala itu dan membuat Nara cemburu yang langsung menyandarkan kepalanya ke dada Naga untuk ikut membaca isi grup chat kelas mereka berdua. Dengan penuh manja Nara menatap Naga meminta izin meminjam handphonenya yang membuat Naga tersenyum lalu mengecup kening Nara dan memberikan handphone miliknya kepada Nara....


“Teman - teman tolong berhenti bertanya banyak hal dulu kepada Naga, kalau Naga terus menjawab pertanyaan kalian bagaimana aku bisa menghabiskan waktu dengan Naga?” pinta Nara manja menggunakan akun Naga di grup chat kelas 12-2 yang membuat semua teman - temannya tertawa bahagia.


“Baiklah kami tidak akan mengganggu kalian berdua dulu!” jawab Jihan sambil tertawa bahagia menatap semua teman - teman yang sedang bersamanya.


“Selamat menikmati liburan bersama!” kata Yuna dalam grup chat kelas 12-2 sambil tersenyum ikut merasakan kebahagiaan Nara.


“Tunggu, kalian liburan hanya berdua? Di Hotel?” tanya Teguh penasaran.


“Tidak, disini ada aku, Nara, dan kak Yuri.” jawab Naga santai.


... Akhirnya Naga mengabaikan handphonenya untuk pergi makan malam bersama Nara dan Yuri karena mereka baru tiba di Jepang jadi mereka memutuskan hari itu hanya makan malam bersama diluar saja tanpa berjalan - jalan. Tidak lama setelah selesai makan malam mereka bertiga kembali ke hotel untuk segera beristirahat karena masih kelelahan akibat penerbangan menuju Jepang. Pada awalnya Nara dan Yuri tidak terlebih dahulu, tapi ketika Naga hendak tidur di sofa ruang tengah kamar keluarga mereka tiba - tiba Nara datang dan langsung rebahan di paha kiri Naga sambil menyelimuti tubuhnya sendiri dengan manja....


... Melihat hal itu membuat Naga tersenyum bahagia sambil membelai rambut Nara dengan penuh cinta hingga akhirnya Nara tertidur di sofa dengan menjadikan paha kiri Naga sebagai bantalnya. Ketika matahari mulai bersinar Nara terkejut karena Naga sudah tidak ada di sofa dan dia tertidur menggunakan bantal sofa. Nara yang panik langsung memeriksa kamar Yuri yang kebetulan Yuri juga baru bangun dan tidak lama kemudian Naga keluar dari kamarnya sambil tersenyum menatap Nara yang membuat Nara langsung berlari memeluk Naga dengan penuh kasih sayang....


“Ada apa Nara? Apa kamu bermimpi buruk?” tanya Naga lemah lembut sambil membalas pelukan Nara penuh kelembutan.


“Aku pikir kamu sudah pergi lagi.” jawab Nara manja sambil terus memeluk Naga.


“Kak Yuri meskipun aku lebih menyukai tampilan Nara yang casual, bagaimana menurut kak Yuri jika aku membuat gaun untuk Nara?” tanya Naga sambil melihat ke arah Yuri yang membuat Nara terkejut dan langsung menatap Naga.


“Ide bagus Naga, sekalian kita jalan - jalan hari ini!” jawab Yuri sambil tersenyum bahagia menatap Naga.


“Bagaimana menurutmu Nara? Apa kamu mau?” tanya Naga memastikan sambil menatap Nara dengan penuh kelembutan yang dijawab anggukan penuh senyuman manja oleh Nara.


... Setelah selesai sarapan di hotel Naga, Yuri, dan Nara langsung pergi ke kastil Osakan untuk menikmati keindahan kastil tersebut hingga menikmati panorama kota Osakan dari atas kastil Osaka. Mereka bertiga menikmati panorama kota Osaka hingga mendekati jam makan siang yang membuat mereka memutuskan makan siang di sekitar kastil Osaka. Setelah selesai makan siang dan merasa cukup beristirahat mereka bertiga langsung melanjutkan perjalanan mereka ke salah satu tempat milik desainer ternama bernama Yohji Yamamoto....


... Ketika mereka bertiga masuk Naga langsung memberikan sebuah koin emas ke salah satu penjahit yang sedang menjahit baju tidak jauh dari pintu masuk kedatangan mereka bertiga. Tanpa berbicara sepatah katapun sang penjahit langsung berjalan diikuti oleh Naga, Yuri, dan Nara dari belakang. Ketika sudah dekat dengan sebuah pintu sang penjahit tersebut menunjukan koin emas yang diberikan oleh Naga membuat dua orang penjaga langsung membukakan pintunya untuk mereka semua....

__ADS_1


“Selamat sore tuan Naga dan selamat datang kembali ke Osaka! (dalam bahasa Jepang)” sapa Yohji sambil tersenyum bangga menatap Naga.


“Senang bertemu dengan anda nona Yuri dan pasti ini nona Nara! (dalam bahasa Inggris)” lanjut Yohji sambil melihat ke arah Yuri dan Nara secara bergantian.


“Aku ingin membuatkan gaun untuk Nara, tuan Yohji! (dalam bahasa Inggris)” pinta Naga dengan penuh hormat.


“Sebuah kehormatan Naga! (dalam bahasa Inggris)” jawab Yohji sambil tersenyum bangga menatap Naga.


... Yohji langsung memperlihatkan desain - desain pakaian eksklusif yang belum pernah dia tampilkan ke publik kepada Nara untuk Nara memilih yang dia sukai. Sambil Nara melihat - lihat desain gaun yang diberikan oleh Yohji, beberapa pegawai Yohji datang untuk membantu Yohji mengukur tubuh Nara dengan seksama. Tidak lama setelah Yohji selesai mengukur seluruh tubuh Nara untuk gaun yang diminta Naga, Nara sudah memutuskan gaun mana yang dia sukai....


“Bisa menerima pesanan cepat? (dalam bahasa Inggris)” tanya Naga memastikan sambil menatap Yohji penuh hormat.


“Tentu bisa tuan Naga. (dalam bahasa Inggris)” jawab Yohji sambil tersenyum ramah.


“Mau dikirimkan kemana tuan Naga? (dalam bahasa Inggris)” tanya Yohji memastikan sambil menatap Naga.


... Setelah selesai memesan gaun untuk Nara, mereka bertiga melanjutkan liburan mereka ke arah Tsutenkaku tower untuk makan malam di sekitar area tersebut dan menikmati pemandangan malam kota Osaka dari atas menara tersebut. Mereka bertiga tersenyum bahagia menikmati pemandangan malam kota Osaka dari Tsutentaku tower terlebih adanya lampu warna warni yang menunjukan ramalan cuaca untuk hari esok di menara tersebut. Selama liburan bersama Yuri dan Nara tidak lupa mengabadikan kebersamaan mereka dalam banyak foto serta video yang beberapa diantaranya mereka share ke media sosial mereka masing - masing....


“Liburan ke Jepang itu merupakan salah satu negara yang sangat cocok untukmu ya Naga terutama soal makanan.” kata Yuri sambil menikmati keindahan pemandangan kota osaka dari Tsutentaku tower.


“Apa makanan favoritmu makanan Jepang Naga?” tanya Nara memastikan.


“Bukan, makanan favoritku makanan simpel nan praktis seperti sushi, sashimi, sandwich, burger, kebab dan makanan praktis lainnya.” jawab Naga santai sambil menatap Nara.


“Hoo iya, besok kita pergi ke Universal Studio Osakan yuk!” ajak Yuri sambil melihat ke arah Naga dan Nara dengan penuh semangat.


“Wah ide bagus kak Yuri!” jawab Nara setuju sambil tersenyum bahagia.


“Aku akan mengikuti semua keinginan Nara dan kak Yuri.” jawab Naga sambil tersenyum menatap Nara dan Yuri.

__ADS_1


... Keesokan harinya Naga, Yuri, dan Nara menghabiskan sepanjang hari di Universal Studio Osaka menikmati semua wahana bermain yang ada di tempat tersebut. Mereka menikmati setiap wahana dengan penuh suka cita dan penuh canda tawa yang membuat mereka semua bahagia menikmati liburan bersama mereka. Ketika mereka bertiga hendak pulang saat jam menunjukan hampir jam 9 malam tiba - tiba Nara menarik tangan kanan Nara agar Nara mengikuti dirinya....


... Naga membawa Nara ke tengah salah satu taman air mancur di Universal Studio Osaka, Jepang sementara Yuri hanya tersenyum melihat Naga dan Nara yang berdiri di tengah - tengah taman air mancur tersebut. Tiba - tiba Naga langsung menghitung mundur dari sepuluh sampai satu dan muncul air mancur yang menyembur dari lingkaran paling luar taman tersebut lalu lingkaran kecil di tengah lingkaran luar taman tersebut. Nara yang berada di dalam lingkaran kecil bersama Naga langsung tersenyum kagum penuh kebabahagiaan menikmati air mancur yang menyembur di sekelilingnya....


“Apa kamu menyukainya Nara?” tanya Naga memastikan sambil menatap Nara dengan penuh senyuman.


“Iya.” jawab Nara sambil mengangguk dengan penuh senyuman yang langsung memeluk Naga manja kala air mancur tersebut mulai hilang.


“Tunggu, aku ada sesuatu untukmu!” pinta Naga yang membuat Nara melepaskan pelukannya dari Naga dan Naga langsung menunjukan kalung yang telah dia siapkan.


“Ini cantik Naga!” puji Nara sambil tersenyum bahagia melihat kalung yang diberikan oleh Naga sambil mengangkat kalung tersebut.


“Biar aku bantu pasang!” pinta Naga yang membuat Nara langsung mengangkat rambutnya agar memudahkan Naga memasangkan kalungnya.


“Apakah cantik?” tanya Nara sambil tersenyum manja menatap Naga.


“Iya sangat cantik!” jawab Naga sambil tersenyum menatap Nara.


“Aku atau kalungnya?” tanya Nara sambil tersenyum jahil menatap Naga.


“Kalungnya!” jawab Naga sambil tersenyum bercanda membuat Nara ikut tertawa.


“Wah seleramu boleh juga Naga!” puji Yuri yang baru tiba menghampiri Nara dan Naga setelah air mancurnya surut.


“Kak Yuri tidak membantu Naga memilih kalungnya?” tanya Nara memastikan sambil melihat ke arah Yuri terkejut.


“Tidak.” jawab Yuri sambil menggelengkan kepalanya sendiri yang membuat Nara langsung menatap Naga bangga.


“Sepertinya keromantisan adikku sudah bertambah!” lanjut Yuri sambil menunjukan pertambahan yang dia maksud dengan tangan kirinya membuat Naga dan Nara tertawa karena pertambahan yang dimaksud Yuri sangat sedikit.

__ADS_1


__ADS_2