Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Pra Nikah


__ADS_3

... Setelah aksi terornya Mikoto dikirimkan ke penjara berkeamanan maksimal di Nusa Kambangan sementara pemerintah Indonesia mulai memperbaiki sarana prasarana yang rusak akibat teror tersebut. Naga terus menemani Nara untuk bisa menyelesaikan tugas akhirnya dengan tepat waktu sambil mempersiapkan acara pernikahana mereka dibantu oleh Yuri, Eri, dan para pengawal pribadinya. Di hari Nara sidang skripsi Naga baru bisa hadir setelah sidang tersebut selesai karena ada kepentingan yang mendesak dan perlu Naga yang menyelesaikannya....


... Meskipun merasa sedikit kecewa tapi Nara mengerti dan tidak bersikap egois kepada Naga sehingga baik Naga dan Nara dapat menyelesaikan urusan mereka masing - masing dengan maksimal. Jihan dan Yuna datang untuk mendukung sidang skripsi Nara bersama teman - teman Nara yang lainnya sehingga suasana ruang sidang cukup ramai. Setelah Nara dinyatakan lulus dari sidang skripsi ucapan selamat terus berdatangan dari teman - teman Nara yang menyaksikan sidang Nara dan beberapa mahasiswa datang memberikan bingkisan sebagai ucapan selamat kepada Nara....


... Jihan dan Yuna langsung menghampiri Naga ketika melihat Naga sudah datang sambil saling bertukar pandangan dengan senyuman karena merasa tidak aneh Naga datang tidak membawa apapun karena tidak tahu kebiasaan sidang skripsi. Sementara Naga tersenyum melihat beberapa mahasiswa yang datang memberikan bingkisan kepada Nara sebagai ucapan selamat sekaligus penuh tanya karena yang dia tahu biasanya orang - orang memberikan bingkisan kala wisuda. Nara yang melihat Naga sudah datang langsung berlari dan memeluk Naga dengan penuh kehangatan sambil memegang beberapa bingkisan yang diberikan kepadanya....


“Ada apa Nara?” tanya Naga sambil membelai rambut Nara lemah lembut.


“Aku sedang mengisi energiku.” jawab Nara manja sambil terus memeluk Naga dan menyandarkan kepalanya di dada Naga.


“Nara ini dari kami bertiga!” kata Jihan sambil memberikan sebuah bingkisan kepada Nara yang membuat Nara langsung melepaskan pelukannya dari Naga dan melihat ke arah Jihan serta Yuna secara bergiliran.


“Bertiga?” tanya Nara sambil tersenyum jahil melihat Jihan dan Yuna.


“Apa kalian melihat ekspresinya Naga?” tanya Nara sambil tersenyum geli setelah melihat ekspresi Naga yang tidak bisa berbohong.


“Iya dia seolah - olah bilang itu bukan dariku, apa biasanya orang - orang memberikan bingkisan ketika selesai sidang skripsi?” jawab Yuna sambil tersenyum geli melihat Naga yang membuat Jihan dan Nara tertawa tipis.

__ADS_1


“Maaf aku tidak membawa apapun Nara.” kata Naga sambil tertunduk merasa bersalah yang langsung Nara peluk sambil mencium bibir Naga dengan cepat.


“Kehadiranmu jauh lebih berarti bagiku Naga karena sebelum sidang aku berharap dunia ini baik - baik saja agar aku bisa menghabiskan waktu denganmu setelah selesai sidang. Terlebih kamu sudah menemani setiap proses tugas akhirku sambil mempersiapkan pernikahan kita yang membuatku bisa fokus menyelesaikan tugas akhirku.” jawab Nara manja yang mendongak menatap Naga sambil tersenyum manis.


“Naga apa nanti kami dapat seragam untuk pesta pernikahan kalian?” tanya Jihan sambil menatap Naga penuh harap dan penuh semangat.


“Iya kak Yuri sudah mempersiapkannya dan karena sudah masuk liburan semester nanti aku akan meminta kalian datang ke rumah sekalian menentukan ukuran serta model sesuai dengan keinginan kalian.” jawab Naga ramah yang membuat Jihan dan Yuna saling bertukar pandangan.


“Terima kasih Naga!” jawab Jihan dan Yuna kompak dengan penuh senyuman.


... Naga dan Nara langsung makan malam bersama setelah dari acara sidang Nara. Di tengah makan malam Nara memastikan semua teman - teman kelas 12-2 sudah berada di Jakarta atau masih ada yang di kota perantau mereka masing - masing. Setelah semuanya merespon bahwa mereka sudah berada di Jakarta Nara meminta mereka semua untuk datang ke rumah Naga besok dalam rangka mengukur baju dan memilih model baju untuk seragam pesta pernikahan Nara dan Naga kelak....


“Sudah tidak perlu cemburu kita datang untuk menyiapkan seragam kita masing - masing di pesta pernikahan Naga dan Nara!” pinta Jihan sambil tersenyum melihat ke arah Vivi dan Hana yang membuat semua orang tersenyum melihat mereka berdua.


... Yuri menunjukan bahan yang dia pilih untuk seragam kelas 12-2 dan tanpa ragu semua teman - teman wanita Naga dari kelas 12-2 langsung terpukau serta menyatakan suka dengan bahan tersebut. Tidak lama kemudian semua teman - teman Naga dari kelas 12-2 diukur untuk mempersiapkan baju mereka masing - masing serta diberikan kesempatan untuk memilih model yang tersedia. Semua teman - teman wanita dari kelas 12-2 menyukai semua model yang tersedia sehingga mereka memakan waktu cukup lama untuk menentukan pilihan mereka masing - masing....


... Teman - teman Naga diantarkan ke rumah mereka masing - masing setelah makan malam bersama dengan penuh suka cita karena kebanyakan dari mereka sudah dinyatakan lulus dan bersiap menghadapi wisuda. Hanya Teguh, Diki, dan Raka yang belum akan di wisuda membuat Jihan mengingatkan mereka agar segera lulus dan jangan sampai terlena dengan kehidupan kampus. Rupanya Teguh, Diki, dan Raka juga sering menonton MPL secara langsung yang membuat Jihan, Deby dan Vivi semakin mengingatkan mereka karena Nara yang beberapa kali nonton MPL juga bisa lulus dengan tepat waktu....

__ADS_1


... Dua Minggu kemudian semua seragam teman - teman Naga dari kelas 12-2 sudah selesai dan mereka sepakat untuk mengambilnya di rumah Naga serta menghabiskan waktu bersama pada malam Minggu kala itu. Teguh, Diki, dan Raka yang sebelumnya ngotot mengajak teman - teman kelas 12-2 untuk menonton MPL bersama akhirnya terwujud pada malam Minggu kala itu. Eri yang malam itu juga sedang ada janji bertemu dengan salah sati tim MPL untuk pembuatan iklan bersama Bao - Bao membuat dirinya ikut pergi bersama Naga serta teman - temannya....


... Naga bersama teman - temannya menikmati euphoria pertandingan MPL sekalipun banyak dari mereka tidak mengerti permainan mobile legends itu sendiri. Setelah pertandingan yang mereka tonton selesai, mereka hendak menghabiskan waktu bersama termasuk dengan Eri. Namun ketika mereka baru keluar dari area penonton tiba - tiba ada 5 orang berpakaian serba hitam yang berdiri dan melihat ke arah Naga beserta teman - temannya....


“Sampai kapan kamu akan menyembunyikan fakta bahwa Eri manusia setengah zombie yang berhasil hidup sebagai manusia bahkan sembuh dari penyakit mematikan serta bisa jalan kembali?” tanya Konrad Geto yang melihat ke arah Eri dengan penuh semangat sambil tersenyum.


“Aku tidak mengenalmu sebaiknya jaga bicaramu!” jawab Naga sambil melihat ke arah Geto beserta rekan - rekannya dengan tatapan tajam nan dingin.


“Ah maaf Naga, kami datang kesini bukan untuk Eri tapi kami ingin memberikan penawaran untukmu.” jawab Geto sambil tersenyum penuh percaya diri.


“Bagaimana jika kamu menutup mata dan telingamu tentang hal yang akan terjadi di seluruh dunia beberapa waktu yang akan datang? Aku tidak akan mengganggu semua wanitamu bahkan aku tidak akan mengusik negara Indonesia beserta warganya sedikitpun.” lanjut Geto dengan penuh percaya diri.


“Apa yang kalian rencanakan?” tanya Naga memastikan sambil menatap Geto tajam.


... Geto menceritakan bahwa mereka akan membuat semua manusia berubah menjadi manusia hasill rekayasa laboratorium seperti Geto dan teman - temannya. Manusia tidak akan lagi merasakan sakit atas penyakit dan hanya akan meninggal jika otak mereka hancur untuk menghilangkan penderitaan akibat orang tercinta yang mungkin akan meninggal. Kekuatan serta kecepatan mereka yang jauh di atas manusia normal juga akan sangat membantu manusia dalam beraktivitas sehari - hari....


... Rupanya sejak awal pembicaraan Geto dan Naga menarik perhatian orang di sekitar mereka sehingga mereka menyimak pembicaraan Geto serta Naga. Mendengar tujuan Geto membuat tidak sedikit orang yang tertarik dengan tujuan Geto dan berpikir untuk mendukung rencana Geto. Namun Naga yang paham maksud Geto mengingatkan Geto bahwa serum yang dia ingin gunakan hanya memiliki tingkat kesuksesan dibawah 10% yang artinya hanya satu dari sepuluh orang yang mungkin berhasil dan bertahan hidup....

__ADS_1


“Itulah yang dinamakan manusia pilihan.” jawab Geto sambil tersenyum penuh percaya diri yang membuat semua orang kembali memikirkannya.


__ADS_2