Keluarga Gensai

Keluarga Gensai
Penyerangan Sang Raja


__ADS_3

...Naga langsung mengganti kostum untuk berperan dalam adegan lompatan bersama Bao - Bao di set lokasi syuting yang berada di markas klan Gensai. Naga mengajak Bao - Bao dengan penuh percaya diri untuk menyelesaikan adega tersebut demi Eri karena mereka berdua sangat menyayangi Eri. Naga dan Bao - Bao langsung mengambil ancang - ancang untuk berlari dengan penuh persiapan....


...Ketika sang sutradara berteriak mulai Naga dan Bao - Bao langsung berlari serta melompat ke sebrang lalu mengerem hingga akhirnya Naga dan Bao - Bao berhasil berhenti diujung set lokasi syuting yang sudah dibuat. Hal itu membuat sang sutradara teriak penuh kebahagiaan karena adegan melompat dengan Bao - Bao berjalan sempurna. Eri yang melihat hal itu juga langsung tersenyum bahagia dan berlari menghampiri Naga untuk meminta maaf dengan mata berkaca - kaca dan wajah penuh senyuman....


...Setelah selesai syuting Naga dan Eri langsung pergi untuk makan malam bersama Nara sesuai dengan yang mereka rencanakan. Nara pergi sendirian ke restoran tempat mereka akan makan malam bersama karena hari itu kebetulan Nara sedang ada acara. Ketika Eri bertemu dengan Nara, Eri langsung berlari memeluk Nara sambil meneteskan air mata merasa bersalah dan penuh penyesalan....


“Ada apa Eri?” tanya Nara penuh kelembutan yang membelai rambut Eri dengan penuh kasih sayang sambil melihat ke arah Naga.


“Hari ini aku hampir membahayakan nyawa kak Naga dan Bao - Bao.” jawab Eri sambil meneteskan air mata penuh penyesalan.


“Tidak perlu khawatir Eri, kak Naga akan selalu bisa mengatasi masalah yang menghadang dan kembali kepada kita dalam keadaan baik - baik saja!” kata Nara lemah lembut yang membelai kepala Eri dengan penuh kelembutan sambil mengangkat jarinya menunjukan angka tiga ke arah Naga.


...Naga hanya tersenyum mengerti maksud dari kode angka tiga yang ditunjukan oleh Nara bahwa ada tiga orang wanita yang akan sangat sedih jika terjadi sesuatu kepada Naga karena mereka sangat menyayangi Naga. Sejak kedatangan Eri dua tahun lalu tidak butuh waktu lama untuk Nara menjalin hubungan dekat dengan Eri bahkan ketika Nara menginap di markas klan Gensai saat ingatannya baru pulih sepenuhnya sesekali Nara tidur bersama Eri. Saat itu terkadang Nara, Eri, dan Yuri tidur bersama dalam satu kamar sambil mengobrol banyak hal hingga Naga tidak diizinkan masuk ke dalam kamar tersebut dengan dalih bahwa mereka bertiga sedang dalam pembicaraan khusus para wanita....

__ADS_1


“Sudah ya adik kecil kesayangan kakak yang sudah mulai dewasa, kita makan malam dulu merayakan syuting terakhir Eri dan Bao - Bao!” ajak Nara lemah lembut yang terus membelai kepala Eri dengan penuh kasih sayang hingga Eri tenang kembali.


...Ketika mereka mulai makan malam bersama obrolan diantara mereka bertiga membuat Eri kembali bersemangat dan tersenyum kembali. Canda tawa diantara mereka bertiga membuat suasana menjadi semakin penuh suka cita hingga Eri bisa melupakan kesalahannya sebelumnya dan belajar dari hal tersebut. Setelah selesai makan malam bersama Naga bersama Eri mengantarkan Nara pulang ke rumahnya sekaligus memperkenalkan Eri kepada Mamahnya Nara yang membuat Eri dan Mamahnya Nara bahagia ketika saling berkenalan....


...Meskipun para siswa kelas 12-2 tidak berkumpul pada liburan semester kali ini tapi mereka tetap saling bertukar kabar tentang liburan mereka masing - masing karena kebetulan beberapa diantara mereka ada yang liburan bersama. Ketika semua teman - teman kelas 12-2 mulai sibuk dengan perkuliahan mereka yang memasuki semester 6 bahkan ada beberapa dari mereka yang mulai berkonsultasi untuk tugas akhir mereka, Naga di undang oleh raja Felipe VI Spanyol untuk mendiskusikan beberapa hal. Setelah mendapatkan undangan tersebut Naga langsung terbang ke pulau Baleares, Spanyol dua hari sebelum waktu yang telah ditentukan oleh raja Felipe VI untuk bertemu salah satu kenalannya dari Spanyol bernama Joan Vila Dilme yang sedang membangun perusahaan tentara swasta....


...Naga diajak latihan tempur oleh Joan di tempat latihan sekaligus markas Salient Global, perusahaan tentara swasta yang sedang dibangunnya. Naga menunjukan kebolehannnya dalam bertempur dengan skenario operasi pelarian menuju titik jemput yang berhasil mengalahkan semua anggota pasukan Salient Global. Joan dan semua anak buahnya langsung bertepuk tangan sambil tersenyum kagum atas aksi Naga dalam latihan kali ini ketika Naga telah selesai melakukan latihannya dan tiba di tempat titik jemput dalam simulasi tersebut....


“Jika kamu datang ke Spanyol, kamu bisa berlatih disini dengan skenario apapun yang kamu butuhkan untuk mengujinya. (dalam bahasa Spanyol)” kata Joan sambil tersenyum bangga menatap Naga.


“Hei brengsek, kenapa kamu menendangku jatuh dari tangga? (dalam bahasa Spanyol)” tanya salah satu anak buah Joan kesal.


“Sebaiknya jangan berdiri di tangga karena jika kamu berlatih tidak seperti aslinya maka di perang sungguhan kamu akan mati. (dalam bahasa Spanyol)” jawab Naga santai sambil melihat ke arah pasukan Salient Globat yang kesal kepadanya.

__ADS_1


“Tenanglah Bruno, kita semua teman disini! (dalam bahasa Spanyol)” pinta Joan tegas sambil menatap anak buahnya yang kesal kepada Naga.


...Keesokan harinya Naga bertemu dengan raja Felipe VI di Cala Figuera dalam sebuah yacht mengobrol sambil menikmati keindahan teluk tersebut. Raja Felipe VI meminta Naga untuk mengajari kedua putrinya Leonor dan Sofia tentang dunia ini terutama tentang keamanan negara serta sering berperang. Raja Felipe VI meminta hal itu kepada Naga karena usia Naga yang tidak terlalu jauh dengan Leonor terlebih Leonor dan Naga juga sudah saling kenal satu sama lain sehingga Raja Felipe VI berharap Leonor serta Sofia bisa belajar banyak dari Naga untuk masa depan Spanyol....


...Naga sangat menghormat dan menghargai permintaan raja Felipe VI tapi Naga merasa banyak orang - orang dari Uni Eropa yang bisa memberikan wawasan tersebut kepada Leonor ataupun Sofia. Raja Felipe VI mengatakan bahwa dirinya sedang tidak bisa mempercayai siapapun saat ini dari Uni Eropa. Belum selesai Raja Felipe VI berbicara tiba - tiba tim keamanan raja Felipa VI yang berjaga di tepi pantai memberitahu bahwa terjadi serangan drone hingga membuat beberapa anggota tim keamanan tewas seketika ketika drone tersebut meledakan area tempat mereka berjaga....


...Tim keamanan raja Felipe VI berusaha menembaki drone yang terbang di atas mereka sambil berusaha menuju yacht tempat Naga dan raja Felipe VI sedang berbicara untuk menyelamatkan raja mereka. Namun karena drone tersebut terlalu kecil dan bergerak sangat cepat membuat tim keamanan raja Felipe VI kesulitan untuk menghancurkan drone - drone tersebut. Sebaliknya drone yang berterbangan di langit sekitar yacht raja Felipe VI mulai berpencar dan menyerang seluruh tim kemanan raja Felipe VI satu persatu yang membuat mereka tewas di tempat....


...Naga langsung meminta raja Felipe VI untuk melompat ke laut bersamanya dan Naga meminta raja Felipe VI untuk menyelam bersamanya untuk menghindari serangan drone yang mengarah kepada yacht yang mereka tumpangi sebelumnya. Ledakan yacht yang ditumpangi oleh Naga dan raja Felipe VI sebelumnya membuat Naga dan raja Felipe VI tidak sadarkan diri sehingga tim medis kerajaan dan pasukan khusus dikerahkan untuk menjemput Naga dan raja Felipe VI. Naga dan raja Felipe VI langsung dibawa ke salah satu rumah sakit di Barcelona untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan lanjutan....


...Seketika rumah sakit tersebut langsung padat oleh pasukan keamanan raja Felipe VI untuk mengamankan rumah sakit tersebut. Keluarga raja Felipe VI langsung pergi ke rumah sakit setelah mendengar kabar tersebut dan mereka semua langsung menangis sedih ketika melihat raja Felipe VI terbaring tidak berdaya. Tidak lama setelah mendengar penjelasan keadaan raja Felipe VI dan Naga dari dokter yang bertugas ratu Letizia diminta untuk menggantikan kepemimpinan raja Felipe VI selama sang raja belum sadarkan diri....


...Meskipun berat dengan terpaksa ratu Letizia menerima hal itu dengan berlapang dada dan berharap bahwa itu hanya sebuah formalitas semata. Interpol bersama kepolisian Spanyol langsung pergi menyelidiki TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan menemukan mobil van lengkap dengan perlengkapan elektronik dan semacam alat peluncur dalam mobil tersebut. Pada malam harinya Naga mulai terbangun dan menyadari bahwa kedua tangannya sudah diborgol ke ranjang yang dia gunakan di rumah sakit tersebut....

__ADS_1


“Aku agen khusus Helen Thompson dari Interpol, bisa kamu katakan siapa namamu dan kamu bekerja untuk siapa? (dalam bahasa Inggris)” tanya Helen ketua tim investigasi yang bertanggung jawab dalam kasus upaya pembunuhan raja Felipe VI.


“Namaku Naga Raijin Gensai dari klan Gensai Indonesia. Kenapa aku diborgol? (dalam bahasa Inggris)” jawab Naga santai sambil melihat ke arah Helen.


__ADS_2