Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 21


__ADS_3

#21.


POV Yoga 2


Aku memutuskan pulang kerumah tante Ria guna meredakan sesak di dada.


Andai bukan Raka pelakunya mungkin tak akan sekecewa ini. Tapi nyatanya di lah ba j i*ngan abang sepupu ku sendiri.


Dan apa tadi kata tante Nayla? Raka ingint bertanggung jawab yangt artinya akan menikahi Nindy.


" sudah lah Yoga, lupakan lah Nindy..dia mungkin bukant jodoh mu" ucap Tante Ria baru datang.


"Sulit Tan" jawab ku


"Tidak ada yang sulit jika kau mau Yog.. percaya sama Tante". Sahut Tante lagi.


" tapi Tan, apakah Yoga punya hak untuk mengalah". Kata ku lagi


"Kau memang tak punya hak untuk itu nak, tapi Raka punya hak untuk Nindy. Sebagai rasa pertanggung jawaban" sahut Tante Ria membuat ku terdiam.


Mungkin kah jalan satu satunya merelakan Nindy bersama Raka. Tapi apakah aku sanggup?


Tapi kini keadaan seperti berusaha mengalir di aliran air yang deras, mengikuti setiap hanyutan nya


. Tapi aku akan berusahat untuk bangkit ,berdiri sendiri mendoakan kebahagian untuk Nindy.


jika sewaktu waktu mereka membutuhkan ku, maka aku akan siap kapan pun.


Namun perasaan semakin dalam. Tapi akan ku coba melupakan guna menjauhi Zina hati dan pikiran. Satu satunya cara bertawakal pada Allah


Jika nanti jodohku bukan Nindy ku berharap dia orang yang terbaik pilihan Allah untuk ku.


Meski rasa pada Nindy masih ada.....

__ADS_1


*


(pov Raka)


-


Untuk saat ini aku ntah berada di mana?, akan kah sudah ma*ti". Tapi kenapa aku masih bisa mendengar suara orang orang. Namun sekadar untuk pergi dari situasi ini aku tak mampu.


Rasa sakit seolah meremuk kan seluruh tulang benulang. Hingga aku tak bisa pergi dari posisi menyiksa diri ini.


Bisa kurasakan sesorang memegang tubuh ku,hingga terasa sakit yang luar biasa namun aku tak bisa melakukan apa pun.


Suara orang terdengar di pendengaran termasuk suara Mama dan Xena. Sampai akhirnya aku mendengar suara Nindy, saat itu lah aku berusaha keras untuk kembali normal.


Hingga masanya aku membuka mata kembali menikmati ciptaan Allah yang indah bernama dunia.


Jadi aku belum ma*ti....!!


"Raka,..Ya Allah Allhamdullilah". Suara Mama terdengar lalu bisa ku lihat Mama memencet tombol di atas kepala ku.


Tak lama dokter lelaki datang dan memeriksa diri ini dengan teliti. Setelah itu ia menjauh dan tersenyum.


"Allhamdullilah... Nak Raka telah melalui masa kritis nya dengan waktu yang singkat. Tidak ada yang perlu di kahwatirkan, hanya saja jangan banyak gerak dulu nantinya berakibat buruk pada tangan Raka yang patah".


Ungap dokter berambut tipis itu. Ingin sekali ku tam*par wajah nya . Seenak jidatnya saja mengatakan aku patah.


Beruntung dokter itu sebab kondisi ku seperti ini.


" Ya sudah.. Saya permisi dulu".


"Baikla.. silahkan Dok"


Akhirnya dokter itu pergi hilang dari pandangan.

__ADS_1


"Ma-maksud nya apa Ma...Tangan Raka patah" tanya ku langsung saja . suara terdengar pelan dan lemah ntah kemana perginya tenaga.


"Iya ,Raka. Kamu mengalami kepatahan pada tulang siku kiri mu karena kecelakaan itu. Tapi kau tenang saja, tak ada yang perlu di kahwatirkan kata dokter. Setelah kau sembuh kita ke tukang urut dan semuanya akan baik baik saja". Jelas Mama terlihat tegar namun bisa ku lihat beliau menghapus sudut matanya.


" Raka Cacat Ma?" tanya ku tak percaya


"Ngak nak, kamu ngak cacat... Percaya sama Mama semuanya akan baik baik saja"


"Iya Kak, teman aku dulu juga pernah patah tulang. Tapi sekarang uda baik baik aja". Sela Xena adik ku.


Hanya bisa menanggapi tersenyum kecut, Aku bukan anak bo*doh lagi.. Aku tau, mereka mencoba menghibur ku.


*


Sudah seminggu lamanya aku di rawat disini, rasa bosan tentu saja. Tapi hari ini adalah hari yang ku tunggu tunggu sebab di perboleh kan pulang.


Selama aku di rawat, Mama dan sekertaris ku lah yang mengurus urusan kantor.


Sebab dulunya Mama memang wanita pembisnis.


Selama ini Nindy pun tak ada datang kesini. Sebab ia lagi sibuk mengurus kasus kecelakaan kami alami yang di duga berencana. Kata mama


Namun saat ini belum di ketahui siapa pelakunya. Pastinya nanti aku akan turut diminta keterangan.


.


.


.


.


Bersambung....

__ADS_1


Terimakasihh yang setia sama cerita saya...sekali lagi mohon maaf jika banyak kesalahan nya🌼🌼🌼


__ADS_2