
Pov Raka 2
*
Aku mengembuskan nafas lega ketika kembali menginjakan kaki di rumah ini.
Meski pun sekarang ini aku hanyalah Pria cacat dan menyedihkan. Dengan kondisi kepala masih di balut kain tebal ,Tangan kiri tak bisa di gerakan lebih masih bertopang pada tubuh.
Luka di atas bahu pun masih terlihat basah sebab disana cukup dalam goresan nya.
Dan benar saja kini dua orang polisi telah datang, Mama menyambut dengan ramah. Di hidangkan dua cangkir teh dan cemilan nya.
"Langsung saja, apakah Raka mengigat plat mobil yang menabrak mobil anda. Mohon di ingat ingat". Pinta polisi bertubuh tambung.
Sesuai permintaanya aku pun mengigat ngigat.
" kalau tak salah.. 334 itu angka terakhir mobil putih" jawab ku akhirnya.
Polisi itu saling berpandangan lalu tersenyum mengganguk anggukan kepala.
"Kalau angka pertamanya... Mohon di ingat ingat lagi"
"Hemm.. 1 ya 1" jawab ku lagi.
"Sudah cukup bukti ini. Jadi tersangka kami memang dialah pelakunya. Dari bukti yang kami muat ,Awalnya dari pengemudi truk yang ingin menabrak kalian hanya bayaran. Lalu mobil hitam yang menghantam mobil kalian ia mengaku kaki tangan nya. Awalnya ia masih bisa berkelit tapi dengan bukti kami yang pasti.ia tak akan bisa lagi"jelas polisi itu membuat ku bertanya tanya.
" siapa pak?" tanya Mama lebih dulu.
"Pak Daniel dan seorang wanita.. meski pengikut tapi tetap kami proses" jelas polisi satunya.
__ADS_1
"Astagfirullah.." ucap Mama kaget. Meski aku tak kalah kaget nya.
Dan wanita itu siapa?
"Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan ke kantor polisi.. Terutama anak bu Nayla. Mengenai kasus kecelakaan juga berencanaa yang di alami pak Dhani Wijaya suami bu Nayla. Dan dua orang suami istri lainya
Meski pun kasus ini sudah puluhan tahun lalu kami tetap akan menindak lanjutkan berdasarkan bukti yang di berikan megenai pak Daniel"
Mama terlihat tak percaya sedangkan aku menahan emosi didada. Ternya ia hanyalah pria pengecut berkedok domba bersembunyi di balik bulu untuk menutupi wajaj nya yang busuk.
"Baiklah silahkan ke kantor kami... kalau begitu kami permisi dulu". Ucap Kedua polisi itu . lalu pergi setelah berpamitan
Oh iya siapa sebenarnya yang menguak kasus papa?.. Baikla nanti aku akan kesana setelah pulang dari tukang urut.
#
Setelah pulang dari rumah sakit ,seminggu full lamanya aku mengurus kasus kecelakaan berencana yang Aku dan Raka alami .
Hingga aku harus bisa membagi waktu berkerja dengan ke kantor polisi.
Tapi akhirnya beberapa bukti telah di depatkan. Awalnya dari pengemudi truk yang ingin menabrak kami berhasil di tangkap polisi. Dari pengakuan nya ia di suruh dengan imbalan uang atau tepatnya di upah.
Heran sekali Zaman kini demi kepentingan pribadi rela mencelakai orang lain.
Dua hari berikutnya pihak polisi berhasil menangkap pengemudi mobil p e j r o berwarna hitam itu pula.
Keterangan nya pun sama, hanya bedanya dia merupakan anak buah pelakunya tersebut. Namanya Pak Daniel.
Aku sama sekali tak mengenal satu pun dari mereka. Motif dan tujuan apa? ingin melakukan semua itu.
__ADS_1
Tapi aku yakin Raka mengenal dan mengetahui semuanya
Namun begitu, Pak Daniel masih berkelit. Salah satu satunya cara hanya menunggu Raka pulang dari Rs.
Semoga ia masih mengingat plat mobil putih itu agar bisa di lacak oleh polisi.
Dan hari ini adalah kepulangan Raka, Selama ia di rawat aku tak pernah sempat untuk menjinguk nya sebab sibuk sekali.
Aku hanya bisa menitipkan buah buahan pada Xena untuk Raka.
Entah seperti apa kabar Pria itu? Aku hanya berharap ia baik baik saja.
Jujur dalam hati yang paling dalam telah ku rasakan ada rasa yang berbeda untuk nya.
Tetap saja rasa trauma masih ada.
Di akui aku rindu setiap kebiasaan kecil pria itu. Dari chat singkat dan Mengantar jemput saat berkerja.
Benar kata mereka, Rasa cinta akan datang karena terbiasa. Tapi rasa ego ,takut dan trauma telah mengubur yang namanya cinta.
Tepat pukul 12. 00 aku izin pulang untuk ke kantor polisi. Untunglah buk bos orang yang baik ,bahkan ia tak mengizinkan ku untuk berkerja terlalu lama.
Tapi aku masih butuh uang untuk biaya hidup,bukan.
Bersambung.....
Makasihh ya ud setia sama cerita saya....,🙏🙏🙏.
Maaf kalau masih banyak kekurangan kedepanya berusha lebih baik lagi,☻☻😻
__ADS_1