Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 31


__ADS_3

(pov Anindya)


MASALALU BIARLAH BERLALU TUGAS MU MEMPERBAIKI MASA DEPAN. BAGIKU MASALALU HANYALAH LEMBARAN USANG BERAKHIR DI TEMPAT SAMPAH TAMPA KAU BENAHI.


KAU BUKAN TUHAN YANG MAHA MENGETAHUI. ADA KALA SUATU KEJADIAN TAK PERLU KAU KETAHUI. MUNGKIN ITU HANYALAH LEMBARAN LAMA TANPA PERLU KAU LIBATKAN DI MASA DEPAN.


*


"Dengan segenap dan se ihklas hati, saya mewakili Nindy ,Anak saja. Bahwa kami telah menerima anak bu Nayla Yaitu Raka" ucap Ibu dengan di hiasi senyum merekah.


Yah, keputusan ku dengan Ibu telah di buat yaitu siap untuk menerima Raka dan memulai hidup baru. Hingga pagi ini Mereka bertiga datang untuk menagih jawaban! Maka jawaban telah Ibu utarakan.


"Allhamdullilah, terimakasih banyak Bu, Nin" jawab Tante Nayla terlihat lega.


Bisa ku lihat juga wajah cerah terbit di wajah Raka senyum merekah pun juga membuatnya semakin mempesona. Hm, apa seperti ini yang di katakan jatuh cinta?


"Terimakasih Nin.. Mari kita mulai dari awal" Ucap Raka turut menimpali . aku hanya menanggapi dengan seutas senyum tipis.


"Yes.. kalau gitu Xena bisa sering sama kak Nindy dong" Sela Xena kegirangan. Tak dapat di pungkiri aku pun turut bahagia.


"Iya Xe, tapi kapan aja kamu mau main kesini pintu rumah Ini tetap terbuka untuk kamu!!" Jawab Ibu pula

__ADS_1


"Oh Iya.. kapan acara lamaran nya?" ucap Raka terlihat serius


"Kalau Ibu menurut Nindy saja" kata Ibu beralih memandangku.


Hingga semua tatapan mengarah pada ku.


"Masalah cidera pada tangan Raka tak usah risau Nin. Kata pak Rama tukang urut Raka. Tulang nya hanya tergeser sedikit saja tapi sudah di perbaiki dan bisa beraktifitas lagi" Terang Tante Nayla seolah menggangap ku cemas memikir kan itu.


"Iya Tan, Nindy tak masalah.


Menurut Raka saja.. Mana hari baiknya" putus ku kemudia.


"Secepat nya.." Jawab Raka mengambil keputusan


Lama kami berbicara membahas seputar tentang persiapan lamaran yang akan di lakukan minggu depan.


"Yasudah.. Kami pamit pulang dulu Ya Bu, Terimakasih jamuan nya!" Ucal Tante Nayla mengakhiri pembahasan.


"Iya sama sama Bu. "


"Iya bu Besan" Kekeh Tante Nayla.

__ADS_1


Membuat kami pun ikut tergelak.


Aku hanya berharal langkah dan keputusan ini adalah keputusan yang benar dan langkah awal menuntuk ku untuk bahagia.


*


Seperti biasa aku akan berangkat kerja, setelah ber pamitan pada Ibu aku langsung berangkat.


....


Setengah hari suntuk membuat tubuh ku benar benar lelah setelah kesana sini melayani pembeli.


Tepat jam biasanya aku di izinkan untuk pulang. Namun aku tak langsung pulang melainkan mampir sejenak di supermarekt ,setelah yang ku ingin kan telah di beli ,Motor kembai melaju di jalan raya .


Tujuan ku saat iini bukan Rumah melainkan kantor polisi.


Menempuh perjalanan sekitar 20 menit akhirnya aku sampai di depan gedung besar dan menjulang itu.


Langsung saja aku masuk dan menemui polisi yang menjaga sel tahanan.


"Ingin mengunjungi tahanan bernama Selina Anatasya" Ucap ku pada Polwan hijab berwajah tegas dan cantik itu.

__ADS_1


"Baik. Silahkan duduk dulu di ruang tunggu"


Bersambung...


__ADS_2