Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 27


__ADS_3

CINTA ITU MEMANG BUTA, YANG PUTIH DI HITAMKAN, YANG HARAM DI HALALKAN. DEMI MENDAPATKAN YANG NAMANYA CINTA. AKHIRNYA? BERAKHIR GILA.


COBA TANYA SEKALI LAGI PADA DIRI? INI CINTA SEJATI ATAU HANYA SEBATAS TEROBSESI.


~SelinaAnatasya


*


( pov Selina)


Sakit, siapa yang tidak sakit saat orang yang kita cintai terang terangan mengatakan bahwa tidak bisa membalas cinta. Bahkan dengan mudahnya ia mengatakan meminta ku untuk menjauhinya jangan berkomunikasi lagi. Sungguh kalimat yang mengiris hati.


Semenjak kak Yoga pergi kuliah dakwah nya aku hanya bisa menyendiri menikmati setiap rasa sakit ini.


Besarnya harapan ku kelak kak Yoga bisa mencintai ku tanpa syarat.


Bahkan aku juga berharap kak Yoga mengirim ku pesan sekadar meminta maaf tentang ucapanya yg jelas sungguh mengiris hati.


Namun apa? Hampa. Hanya sebuah harapan gil4 yang tak kan pernah terjangkau. Namun begitu ingin memiliki kak Yoga semakin menjadi.


Ini semua gara gara Nindy mantan teman b e r e n g s e k ku itu. Kalau tak ada dia di dunia ini pastilah kak Yoga tak kan jatuh hati pada nya.


Dendam semakin menjadi ,menghancurkan masa depan nya tidak membuat ia hancur dan mat¡ .Malah ia terlihat bahagia.


Tak jarang aku melihat ia dan Raka selalu pergi bersama mungkin mengantar jemput saat ke tempat kerja Nindy.


Ber*ngsek mereka berdua.. bahagia di atas penderitaan ku. Jika tak ada Selina mereka tak akan pernah kenal.

__ADS_1


Hingga aku berfikir untuk mele*nyapkan Nindy. Lebih baiknya juga me*lenyapkan Raka sok baik itu.


Berawal ketika aku berkunjung kerumah Naura. Tak heran jika kami kenal sebab pernah bertemu beberapa kali di karaokean Bintang Musik.


Saat aku bertanya padanya ia hanya menangis dan menangis tanpa menjawab.


Hingga aku bertanya pada Papanya Naura. Kenapa aku tak bertanya pada Bunda nya? Sebab wanita tua itu sepertinya tak menyukai ku.


"Ber*ngsek Raka itu.. beraninya ia memutuskan tunangan anak Om" Umpat Om Daniel murka.


"Apa? Jadi itu sebab nya om..?"


"Iya"


"Kasihan sekali.. Sudah dari dulu ku duga. Raka adalah pria tak beres sok berkuasa dengan uang nya" ucap ku .


Sampai akhir nya sebuah kejujuran ku dapat. Bahwa ia ingin menjodohkan Naura dengan Raka hanya ingin merebut saham besar dan menguasai pabrik Raka sebab nantinya akan lebih leluasa masuk.


Licik juga ternyata...


Dalil ingin membantu, sebenarnya punya tujuan yang sama. Maka aku dan Om Daniel sepakat untuk membuat kecelakaan Raka agar sekalian mam*pus.


Om Daniel semakin yakin untuk melakukan rencana kami setelah pulang dari bertemu Raka, Om Daniel mendapatkan h¡naan dari pria sok berkuasa itu.


...


Kami berdua tertawa puas melihat kecelakaan Yang Raka alami sungguh miris sekali . mobil mewah nya tak berbentuk lagi aku pun semakin bahagia ternyata Nindy juga ikut disana.

__ADS_1


Meski pun Om Daniel sedikit mengeluarkan uang untuk membayar dua orang Lelaki. Yang satu tukang truk yang satunya memang anak buah Om Daniel Sendiri.


Ketika mobil itu hancur tak berbentuk tentu saja kami tak tinggal diam. kembali membuat nya sekalian jadi debu.


Meskipun mereka tak ma*ti. Pastinya cacat bisa jadi.


*


Namun tertawa itu tak berlangsung lama.


Ku kira om Daniel adalah lelaki pintar lagi licik dengan mudah menghilangkan jejak . tapi ia hanyalah lelaki bod*oh dengan muda di tangkap polisi.


Tetap saja awal petaka dari dua orang bayaran yg tidak bisa menutup mulut bisanya hanya membuka mulut saja.


Bere*ngsek Om Daniel juga menyeret ku. Meski pun masih tersangka kami sudah di tahan sebelum di sidang.


Namun disana lah aku mendapatkan hidayah Allah setelah mendengar nasihat dan cerita mereka.


"Jadi mbak ada disini karena menghajar pencopet ingin melukai seseorang", tanya ku lagi.


" iiya Sel, Bagi mbak demi kebaikan mbak rela mempertaruhkan nyawa" aku tersenyum masam hati rasa tersentil di buatnya. Sedangkan aku sebaliknya.


"Oh, Kalau mbak" tanya ku pada wanita yg satunya..


"Kalau saya ngak sengaja nabrak anak Sd, ya di tuntut deh. Saya paham perasaan orang tuanya. Jadi saya pantas disini"


Jawab Wanita satunya yg terlihat culas.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2