
....
Kami bertiga hanya memesan menu sederhana namun terlihat nikmat.
"Mari di minum dulu bu Desi dan Nindy.. Biar Freshh" ajak tante Nayla
"Iya bu" jawab Ibu masih ter lihat canggung.
"Begini sebelumnya, saya mewakili anak saya ingin meminta maaf pada mu Nindy. Tante juga tidak menyangka Raka akan melakukan hal se h i n a itu.
Meski pun alasan nya hanya kekhilafan, tapi naluri seorang ibu Tante merasa ada sesuatu.
Apa pun itu Tante tidak tahu, Yang jelas Tante ingin mengungkap kan kata maaf"
Aku dan Ibu mendengar kan dengan baik penjelasan Tante Nayla.
"Innsya Allah Nindy telah ihklas bu" jawab Ibu
"Boleh saya mendengar langsung dari Nindy" Sahut bu Nayla
__ADS_1
"Iya Tan... Innsyaa Alllah saya sudah ihklas dan memaaf kan"
Keheningan sejenak..
"Jadi saya juga ingin bertanya.. Apakah Nindy sudah punya jawaban tentang menerima Raka?"
Aku memandang Ibu meminta jawaban yang tepat namun ibu hanya tersenyum seolah memberi ku jawaban atas semua itu dengan diriku sendiri.
"Innsyaa Allah , Nindy ingin sholat istiqharo dulu bu" jawab ku akhir nya
"Akan Tante tunggu" jawab nya sambil tersenyum.
*
Sebelum itu aku izin dulu pada Ibu. Sebab masih butuh bicara dengan Selina.
Setelah masuk langsung saja aku bertemu dengan penjaga sell dengan nama Selina Anatasya ada kunjungan.
"Silahkan duduk dulu Mbak". Aku mengganguk samar pada wanita itu.
__ADS_1
Benar saja, tak lama terlihat Selina dengan seorang Polwan. Menahan nyeri di ulu hati melihat kondisi Selina saat ini.
Wajah itu terlihat kusut. Padahal aku rindu dengan senyum dan tertawa lebar nya yang dulu. Tapi kini di balik wajah itu seolah tak ada kehidupan lagi.
" Nindy kenapa kamu jengukin aku?. Aku ngak pantas di baikin dari Nindy. Kejahatan aku sama kamu udah banyak banget. Mungkin menebus nya kesalahan aku di sini juga ngak akan bisa menebus kesalahan aku sama kamu Nin" Ucap wanita ber manik coklat itu kini terlihat berkaca kaca.
"Ngak, kamu ngak boleh ngomong seperti itu. Jelasin semua nya sama aku. Agar aku bisa memahami semua nya", pinta ku
" Mari duduk dulu Sel.. Jangan ada yang di tutupi lagi sama aku. Agar jelas semua nya, ," Tambah ku lagi.
Ia menurut. Aku menghapus air mata nya dengan lembut.
"Baiklah Nin aku akan cerita. Setelah ini terserah mu mau membenci ku. Tapi aku mohon maaf kan aku" Jawab Selina ter gambar jelas ada rasa ber salah bahkan mengiba untuk ku.
"Cerita lah.." pinta ku pada Selina menatap nya dalam seolah memberi kan kekuatan batin.
Ku lihat gadis itu menghela nafas gusar. Siap untuk memulai cerita nya. Aku pun siap untuk mendengar.
Bersambung...
__ADS_1
J A N G A N L U P A T I N G A L I N J E J A K Y A G U Y S .... oh iya M A K A S I H B A N G E T buat yang sudah setia ngikutin cerita saya.,🥺🥺.
MAaf juga kalau masih banyak kekurangan nya. saya selalu berusaha untuk memperbaiki nya.,🙂.