Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 49


__ADS_3

(Pov Selina)


-


"Kita akan menikah"


Aku tergelak mendengar lelucuan dari David yang tak masuk akal itu.


"Omong kosong macam apa itu?"


"Siapa bilang omong kosong, Aku serius" jawab nya menatap ku dalam ,beberapa saat kami beradu pandang hingga akhirnya aku memutuskan kontak pandangan.


"Tidak, aku tidak mau. Ini bukan salah satu impian aku untuk menikah dengan orang yang tidak ku cintai. "


"Sekali lagi saya tekan kan, ini hanya pernikahan kontrak. Bila nantinya misi dan tujuan hidup kita telah berbeda, kau boleh pergi sesuka hati mu Nara. Sedangkan jika kita pergi bersama dan tinggal di rumah ku tentu kita harus punya ikatan yaitu menikah. Jika kita berbeda rumah,Emang kau punya bayar untuk rumah nya?. Tidak kan.". Jawab nya terdengar kesal. Di kira aku tidak? Apalagi pada kalimat terakhir nya yang mengejek ku. Meski itu benar adanya.


Kuatnya keinginan aku ingin meninggalkan kota sejarah kisah sakit ini, memulai hidup baru tentu jauh daru tempat ini. Meski pun alasan ku bertahan disini hanya untuk Bibi tapi aku tak mau terus membebani nya.


" Tapi aku tidak mau berhubungan badan ya. Karena hal itu aku jaga hanya untuk kak Yoga" Sarkas ku tajam.

__ADS_1


"Tidak masalah. Asalkan kau bisa menahan diri?!"


"Aku. Kau bilang?. Hey Ayolah David. Kaum adam yang tidak tau batasnya apalagi soal perempuan" Ucap ku kesal. Senakal nakal nya aku di luar sana hobi ku bukan berhubungan badan. Paling tidak aku akan menumpahkan dengan minuman dan bernyanyi ketika sedang stres.


"Terserah. Mau tidak?"


"Okey, aku mau asalakan tidak ada hal berhubungan badan. Hmm, kapan berangkat" Kata ku lagi akhirnya memutuskan.


"Besok pagi"


"What?. Besok pagi, tidak bisa di tunda aku ingin menghadiri pernikahan Sahabat ku"


Hanya sebatas ijab kabul saja, tidak ada acara lain . ingat ini pernikahan kotrak saja" putus nya tanpa bisa di ganggu gugat.


Tapi ntah kenapa? Dari senyum menyeringai pria itu aku rasa ada maksud tertentu. Aku curiga ia telah merencanakan sesuatu untuk ku?. Tidak masalah, aku akan berhati hati.


"Baiklah..aku menurut saja.lagi pula kita cuma membutuhkan buku nikah saja kan, takut takutnya orang berburuk sangka dengan kita" Jawab ku mencoba tersenyum. Meski tak menyangka pernikahan kontrak ini harus ku jalani.


Tapi lihat nanti ,Jika aku telah berubah kaya dan merubah penampilan ku kemudian datang lagi kesini. Untuk mengatakan pada kak Yoga bahwa aku cocok untuk nya.

__ADS_1


Dan satu lagi ketika aku telah beruang, akan ku balaskan setiap sakit hati dan perlakuan kedua orang tua ku itu. Tidak pikir baik itu kandung atau tiri. sebab mereka lah aku menjadi begini.


Sadis juga di usia muda sudah mantan Napi.


"aku antar pulang, siapkan barang barang mu. Subuh nanti kita berangkat jangan ada orang yang tahu termasuk bibi mu!"


Aku mengganguk, Tapi dalam hati masih curiga pada David takut takut ada yang di sembunyikan nya. Sebab pria itu bisa berubah rubah dari cara bicara, tatapan bahkan kata kata bisa manis tapi bisa menusuk tepat kehati.


"Tapi kau ada perkerjaan kan untuk ku disana."


"Mudah, kau cukup pintar kan mengendalikan komputer... Nanti akan aku bantu kau jadi wartawan"


"Emang bisa, hanya tamat SMA" kata ku heran.


"Apa yang tidak bisa karena uang. Dan ingat, setiap uang yang keluar milik ku nanti akan kau ganti" Ucap nya kinu tak seburuk tadi.


"Dasar pelit.ngomong ngomong kenapa? Kau mau membantu ku"


Ia terlihat tak mau menjawab hanya membuang muka ke arah lain. Seolah itu bukan urusan yang penting.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2