Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 79


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Bagaimana kalau kalian buat rumah disini saja. Biar dekat!" Usul Raka memandangi David sebagai jawaban.


Suami Selina itu memandangi Selina yang terlihat antususias.


"Ngak deh bro...Disana aja ,soalnya dekat sama kantor saya. Walaupun jauh kami pasti sering main kesini" Jawab David pelan memberikan pengertian.


"Iya..." setuju Selina.


"Yasudah,itu pilihan kalian."


*


Hari hari terus berlalu ..Rasa bahagia terus menghampiri kekuarga ku saat ini apalagi Aqeela dan Aqeel semakin aktif membuat keadaan tak pernah sunyi.


Juga Selina bersama suami nya dan El sering main kesini setiap pekan sekali.


Rumah Peninggalan Alm Ibu dan Alm Ayah tak pernah kami jual bahkan kami masih merawat nya meski pun kini jarang di huni hanya sekali kali saja.


Sampai akhirnya ada dua orang suami isteri penjual dagangan warung ingin menyewakan rumah itu. Sebab selain tempatnya nyaman juga cocok dan banyak di kunjungi penjual 'ungkap Bu Sumi kala itu.


Hingga Raja ikut memberikan keputusan bahwa tak usah uang sewa cukup di rawat dan di bersihkan saja. Tentu saja bu Sumi dan pak Rahmad menerimanya.


Yah! pak Rahmad yang dulu ingin mencoba mencelakai kami karena bayaran Pak Daniel. tapi bagiku dan Raka kami telah memaafkan nya apalagi mendengar cerita mereka.


Bahwa kala itu pak Rahmad terpaksa melakukanya demi biaya anak nya di rumah sakit. Tapi ternyata Allah berkehendak lain ,meski pun telah di rawat dengan baik anak pak Rahmd Dan Bu Sumi telah menerima ajal nya menemui sang pencipta.

__ADS_1


Bisa ku lihat begitu terpukul nya mereka berdua...


Sedangkan kak Yoga dan Tiara ku lihat hubungan mereka semakin membaik apalagi ku lihat mereka pun juga sudah punya calon momongan.


Apalagi kalau bukan sudah menerima perjodohan itu dengan baik...?.


*


Panas trik matahari tanpak menyilaukan pandangan ,semua nya tak luput di sinari termasuk tanah kuburan yang telah di beri bunga yang sudah menjadi kering.


Kini aku dan Raka bersama kembar yang sudah berusia 3 tahun sedang berada di Tempat pemakaman Umum (TPU),lebih pasnya di Pemakaman ibu.


Awal tiba kami mempersembahkan doa ziara kubur terlebih dahulu, barulah membersihkan dan lainya.


"Ini tempat apa Bunda,Papa?" Tanya Aqeela dengan wajah polos nya.


"Tempat peristirahatan Oma mu Sayang.." jawab ku.


"Bukanya Oma ada di rumah?" Tanya Aqeel lagi.


"Itu Oma juga. Ini juga Oma Kalian ! Keduanya sayang Aqeela dan Aqeel." Sahut Raka mengikuti gaya polos kembar.


.


Setelah itu kami pun beranjak pergi pulang sebab hari tanpak gerimis Raka pun memutuskan untuk singah di warung makan dulu..


Ternyata selain di sugahkan makanan enak kami juga di sugahkan pemandangan yang Wow. Sebab ada kak Yoga dan Tiara sedang makan juga dan mereka terlihat... Romantis.

__ADS_1


Pancaran cinta dari keduanya tanpak jelas membuat dua insan itu tak melihat kehadiran kami di sebelah mereka.


"Ekhem..."


"Eh..Ada Kak Nindy juga bang Raka..ada kembar juga. Ya ampun sampai ngak sadar" tutur Tiara salah tingkah sebab ke pergok sedang berduaan sedangkan kak Yoga hanya terlihat biasa saja.


"Hey..kalian. Apa kabar?" sapanya ramah.


"Allhamdulilah baik..jangan lupa besok pagi datang acara syukuran si kembar ya." Jawab Raka.


"Sipp. Oke!!"


*


Dan,pada akhirnya aku telah benar benar merasakan yang namanya bahagia yang luar biasa.


Tak ku sangka rasa sakit yang dulu kurasakanan,ternyata ada bahagia luar biasa di depanya! dan kini aku telah berada di garis finis,aku telah berhasil melalui semuanya sampai titik ini. Meski ntah sudah berapa banyak air mata ikut berkorban.


Tapi tak apa !sebab kini aku telah bahagia . bukan hanya aku para orang orang yang ku kenal ikut bahagia seperti Selina dan kak Yoga, mereka juga telah bahagia dengan keluarga mereka saat ini.


....


-


Ending.


🙏🙏🙏❤😍😍

__ADS_1


__ADS_2