Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru

Kesucianku Hilang Di Malam Tahun Baru
BAB 25


__ADS_3

-


...


" Selina "


kalimat itu lolos dengan sendirinya bagai bongkahan batu menghimpit dada. Ya Allah jika aku sedang bermimpi tolong bangunkan aku.


Apa sebenarnya terjadi. Kenapa bisa Pak Daniel dan Selina bekerja sama dengan hal ini.


"Ya Allah , Selina ini kamu kan nak. Apa yang terjadi", ucap ibu pun sama tak percaya nya.


" Iya. Nin, Bu. Ini Selina. Maafin Selina ya" Jawab Selina membuat ku serasa gil4 dengan kenyataan ini.


Perlahan aku mendekat pada sahabat lama ku itu. Ia terlihat mengangkat kepala lalu kami bertatapan sejenak.


"Katakan, bahwa kamu bukan Selina Anatasya kan" pinta ku mengiba.


"IYa Nindy, ini aku Selina mantan Sahabat mu dulu" jawab nya dengan mata berkaca kaca.


"Mantan" ulang ku memastikan.


"Kita kita hanya mantan sahabat Nin"

__ADS_1


"Ngak , aku ngak pernah ngangap kamu mantan sahabat Sel.. Kamu tetap sahabat aku" Ucap ku memeluk nya. Meski pun ia tak membalas tapi juga tak menghindar.


"Maafin aku ya Nin. Aku menyesal, mungkin berakhir di balik jeruji besi lebih baik untuk ku" Ucap nya terisak pilu.


Ada gurat penyesalan disana..


Perlahan melepaskan pelukan, mengusap air mata kasar dengan punggung tangan. Lalu melangkah menjauh mendekat dengat ibu.


setidaknya aku tahu, disini bukan tempatnya mengungkapkan isi hati. Terlalu banyak pasang mata dan telinga bukan berarti mereka bisa memahami semuanya.


"Untuk saudara Daniel anda telah terbukti sebagai tersangka melakukan tindakan kriminal, Anda tidak bisa mengelak lagi. Silahkan kembali ketahanan. Sidang akan di lakukan besok pagi jam 09.30 . keputusan itu akan menentukan nasib anda". Ucap Pak Galih akhirnya.


Kemudian lelaki bernama Daniel itu di bawa pergi oleh polisi. Hingga hilang dari pandangan.


"baik pak" jawab Selina pelan. Namun membuat ku tak tega ia seperti tersangka yg bersalah tapi itu kenyataan nya yg sulit ku percaya.


Akhirnya ia di bawa pergi oleh polwan tanpa ekspresi itu.


"Selina" sontak semua pandangan mengarah kepada pintu.


"Kak Yoga" Ucap ku dan Selina bersamaan.


"Maafin selina ya kak.. Selina pergi dulu menembus kesalahan Selina" jawab Selina dengan linangan air mata. Lalu akhirnya pergi melangkah.

__ADS_1


"Sel..." namun panggilan itu tak di respon oleh Selina ia tetap melangkah engan memandangi kak Yoga.


"Untuk pak Rahmad dan pak Komar juga silahkan kembali ke tahanan. Tunggu sidang besok pagi"


"Tapi pak saya hanya disuruh pak Daniel. Tolong jangan tahan saya. Kasihan keluarga saya" pinta pak Rahmad


"tidak bisa pak. silahkan jelaskan di sidang besok pagi" jawab pak Galih tegas.


"Bawa pergi" titah pak Galih lagi.


Para polisi itu menurut dan membawa kedua lelaki itu pergi.


Melihat orang pelaku yang telah pergi kami semua pun pergi meninggalkan kantor polisi.


Namun saat aku dan Ibu ingin pulang tiba tiba tante Nayla mengajak mampir dulu ke warung depan sana. Merasa tak enak akhirnya ibu menerima.


Lalu ku lihat Raka pergi bersama Tante Ria dan paman Bagas.


Sedangkan kak Yoga entah kemana, memang semenjak malam itu ia lebih banyak menghindar sedangkan pertemuan tadi hanya sebuah kebetulan yang tak di inginkan.


tapi baguslah agar ia tak banyak berharap. Sebab kak Yoga berhak mendapatkan jodoh yang lebih baik.


...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2