Kisah Cinta Citra

Kisah Cinta Citra
POV Author


__ADS_3

Eril pulang dengan sangat kecewa, karena tidak bisa mendapatkan apa yang dia mau tadi.


'Sial, ternya anak itu tidak mudah untuk di tipu,' batin Eril.


Eril menghentikan motornya di hotel, karena malam ini ia akan meminta wanita bayarannya untuk memuaskan hasratnya lagi.


Sesampainya dia di dalam kamar, Eril langsung mengirimkan pesan kepada wanita bayarannya. Walaupun mereka berpacaran tetap saja ia membayar wanita itu.


📤Eril.


(Datang malam ini juga, di hotel biasa.)


30 menit kemudian ...


Akhirnya yang di tunggu sampai juga dengan keadaan yang sangat menggoda. Eril langsung menghampirinya dan bercumbu.


"Sayang, aku ingin kamu memutuskan hubungan dengan Citra," ucap manja wanita tersebut.


Eril menghentikan aktivitasnya, kemudian dia mengendong wanita itu ke atas tempat tidur.


"Euum, aku sudah bilang bukan?" Eril mengingatkan wanita itu akan jawabannya.


"Baiklah. Tapi, jangan sampai kalian tidur!" Wanita itu langsung melancarkan aksinya.


*. *. *.


Citra merasa sangat gelisah, karena sejak kejadian tadi Eril sama sekali tidak bisa di hubungi sampai malam hari ini.


"Ke mana dia? Sampai saat ini tidak bisa di hubungi," ucap Citra dengan cemas.


Entah mengapa perasaannya kian cemas tidak menentu, saat mengingat kembali ucapan Yogi siang tadi.


Citra terkejut saat ponselnya berdering, ternyata panggil masuk dari Yogi di malam hari seperti ini.


"Ada apa, dia menelepon?" tanya Citra sambil menjawab panggilannya.


📞Pak Yogi.


Citra.

__ADS_1


[Halo, Pak.]


Lama Citra menunggu sahutan dari Yogi. Namun, tidak ada bersuara sedikitpun.


Citra.


[Halo, Pak.]


Yogi.


[Iya, halo.]


Citra.


[Ada apa, Pak?]


Yogi.


[Tidak ada, besok datang dengan cepat.]


Tut ... Tut.


"Aneh, sepertinya dia ada maslah? Atau, dia menyukaiku?" Citra berjalan menuju balkon kamarnya, kemudian ia menatap langit malam.


Citra berdoa agar Yogi tidak menyukainya, karena dia sudah mencintai Eril sang kekasih hatinya itu.


'Ya Allah, semoga aku dan Bang Eril berjodoh,' batin Citra sambil berdoa.


*. *. *.


Seorang pria tampan duduk di bangku yang berada di balkon, sambil menatap langit malam yang indah ini.


'Ya Allah, semoga saja wanita yang aku cintai juga mencintaiku,' batin pria tersebut sambil berdoa. Agar wanita pujaannya menyukai dia.


*. *. *


Fiia sangat kesal pada pacar adiknya, karena sudah berselingkuh di belakang sang adik dengan wanita yang sangat di kenalinya.


"Aku sangat kesal. Namun, tidak bisa memberitahu pada Citra kalau pacarnya selingkuh," ucap Fiia dengan sangat bingung.

__ADS_1


Fiia takut menceritakan semua yang di lihatnya tadi pagi, karena dia tidak mau sampai kejadian beberapa bulan lalu kembali terjadi.


Flashback on ...


Fiia menatap wajah Citra yang sejak tadi menangis, sehingga dia mencoba untuk menenangkan sang adik.


"Citra, sudahlah mungkin memang dia bukan pria baik," ucap Fiia dengan sangat lembut.


Citra berhenti menangis kemudian dia memeluk sang kakak dengan sangat lembut, ia sangat bersyukur memiliki Fiia di dunia ini.


"Kak Fiia, terimakasih atas semuanya," ucap Citra dengan pelan.


Fiia tersenyum melihat sang adik sudah tidak menangis lagi, dan juga bahagia seperti saat ini.


"Sudahlah, anggap saja dia itu angin lalu," jawab Fiia.


"Bukannya, b dua i?" tanya Citra.


Fiia kesal akan jawaban dari Citra, sehingga dia menoyor kepala sang adik dengan sangat kuat.


"Peyot!"


Flashback off ...


"Kalau hal ini sampai dia tahu, sudah pasti adikku itu sangat hancur," ucap Fiia dengan sangat lirih.


Fiia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan sang adik, kalau tahu pacarnya berselingkuh dengan orang terdekat mereka.


*. *. *.


Citra membuka sosial media, dan melihat poto Yogi seorang diri tengah memegang bantal berbentuk love.


Sama kamunnya kapan?


Citra tersenyum dan membayangkan kalau dia orang yang di maksud oleh atasannya itu, setelah pipinya memerah seperti kepiting rebus.


"Andai dulu dia menyukaiku, dan kami berpacaran. Mungkin saja aku akan selalu tidur di cafe tanpa takut terkena hukuman," kekeh Citra yang berjalan masuk ke dalam, karena angin malam sangat sejuk menembus kulitnya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2