Kisah Cinta Citra

Kisah Cinta Citra
POV Author


__ADS_3

Sang ojek menyadari kalau sapu tangannya di ambil oleh Citra tanpa sepengetahuannya, sehingga dia langsung menghentikan laju motornya. Kemudian menatap wajah gadis itu dan satu tangannya yang sudah berlumur ingus.


"Aduh Nang, kenapa tidak bilang kalau mau ngelap ingus?" tanya sang ojek sambil menepuk keningnya.


Citra langsung berhenti menangis kemudian memberikan sapu tangan yang sudah di penuhi oleh ingusnya, sontak membuat sang ojek jijik dan muntah-muntah.


"Mang, kok bisa muntah sih?" tanya Citra dengan sangat panik dan membantu sang ojek minum.


Pria itu langsung menatap tajam ke arah Citra, karena dia muntah karena gadis itu dan ia langsung berkata, "Sapu tangan itu milik bos saya."


Citra langsung membuka mulut lebar-lebar, mendengar ucapan sang ojek yang artinya dia dalam masalah besar.


"Terus?" tanya Citra dengan sangat cemas dan panik.


"Cuci saja. Tapi, kamu sendiri yang mengembalikannya," jawab sang ojek sambil mengemudikan motornya kembali menunjuk rumah pamannya Citra.


"Baik," jawab Citra.

__ADS_1


Setelah sampai di tempat tujuan, sang ojek memberikan alamat kantor bosnya pada Citra agar gadis itu bisa mengantarkan sapu tangan sendiri.


Citra masuk ke dalam kamarnya sambil melepaskan hijab dan mulai memejamkan mata, saat ia hampir saja tertidur ada seseorang yang menjerit dari ruang tamu.


"Astaghfirullah, apa itu? Aku baru saja ingin tidur?" tanya Citra pada diri sendiri, kemudian bergegas pergi menuju ruang tamu.


Setelah sampai di sana, Citra sangat terkejut melihat Fiia ada di hadapannya. Dengan cepat dia berlari dan memeluk sang kakak yang sangat di rindukan.


"Kok, kakak ada di sini?" tanya Citra sambil melepaskan pelukannya.


Fiia menganggukkan kepala kemudian duduk di sofa sambil memperlihatkan ponselnya, terdapat panggilan kerja di sebuah restoran yang sangat terkenal di Banda Aceh.


Fiia membuang pandangannya ke arah lain karena kesal pada sang adik yang terlalu mengejeknya.


*. *. *


Eril melajukan mobilnya menuju kantor sang papa karena ingin mendapatkan sedikit informasi. Pria itu tahu Yogi bekerjasama dengan Citra lewat media sosial yang ia lihat beberapa hari lalu.

__ADS_1


Eril berniat untuk bertanya-tanya kepada Yogi mengenai Citra, karena dia ingin sekali tahu di mana sang mantan tinggal dan bersama siapa. Namun, sayangnya pria yang di cari sudah pulang sejak satu jam lalu.


Eril sangat kesal kemudian dia bergegas pergi bersama dengan Elisa menuju rumah Yogi.


*. *. *


Flo tahu kalau sang pacar mencari keberadaan Citra karena dia sudah menyadap ponsel Eril, dan berniat akan menyusul pacarnya ke Kota Banda Aceh.


"Lihat saja, jika aku sudah ada di sana maka rencana jahatku membuatmu tidak akan pernah bahagia," ucap Flo sambil menatap poto Citra bersama dengan Yogi.


Flo sangat iri melihat sang tante selalu saja jadi bahan rebutan pada pria, walau Citra memiliki kulit yang gelap. Gadis itu menyusun rencana agar tentenya menderita selamanya.


*. *. *.


Citra merasa gelisah sejak tadi. Namun, dia sama sekali tidak tahu apa sebabnya karena ia tidak berbuat apa-apa yang membuatnya akan secemas ini.


'Aku tidak sanggup memikirkan hal ini, karena aku sudah mulai mengantuk,' batin Citra.

__ADS_1


Gadis itu mulai tertidur karena otak kecilnya tidak mampu memikirkan hal yang terlalu rumit, seperti saat ini.


Bersambung.


__ADS_2